Search Articles & Publications

Showing 9 articles found for "Gerai"

KOMUNIKASI PELAYANAN SOCIOLLA DALAM MEMBENTUK PENGALAMAN KONSUMEN (Studi Fenomenologi Pada Pelanggan Di Gerai Sociolla PVJ Mall Kota Bandung)

Nurhafilah, Hofi, Sophia, Evie, Ristiani, Ilona Annisa, Ramadhan, Affan Neskisyah
Abstract: Penelitian ini bertujuan memahami motif, pengalaman dan tindakan, serta pemaknaan pelanggan terhadap komunikasi pelayanan yang mereka terima selama berbelanja secara langsung di gerai Sociolla Kota Bandung. Penelitian ini… i menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi Alfred Schutz, melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap satu key informan dan enam informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif pelanggan berbelanja (because motives) terbentuk dari perpaduan pengalaman kurang menyenangkan di gerai lain, ketidakpastian berbelanja daring, serta kedekatan sosial dan geografis dengan gerai. Adapun tindakan pelanggan terhadap komunikasi pelayanan (in order to motives) diarahkan pada upaya memperoleh kepastian dalam memilih produk, rasa didengarkan, dan kenyamanan personal, yang pada gilirannya turut didukung oleh sistem pelatihan dan standar pelayanan yang diterapkan Sociolla secara institusional. Sementara itu, pemaknaan pelanggan menunjukkan bahwa komunikasi pelayanan dipahami bukan sekadar transaksi jual beli, melainkan bentuk penghargaan personal dan ruang kepercayaan yang membentuk pengalaman berbelanja secara menyeluruh, baik pada dimensi kognitif, emosional, sosial, maupun sensorik.

Pengaruh Brand Image dan Viral Marketing terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Mie Gacoan Bumi Indah Tangerang

Mutiara Azzahra Nur Fatimah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Brand Image dan Viral Marketing terhadap keputusan pembelian konsumen pada Mie Gacoan Bumi Indah Tangerang, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan&#8230; endekatan kuantitatif dengan metode survei dan teknik purposive sampling terhadap 30 responden yang pernah membeli di gerai tersebut. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan SPSS versi 26 melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil menunjukkan Brand Image berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap keputusan pembelian (t = 2,565 > t-tabel 2,052; sig. 0,016 < 0,05). Viral Marketing juga berpengaruh positif dan signifikan secara parsial (t = 2,931 > t-tabel 2,052; sig. 0,007 < 0,05). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (F = 92,252 > F-tabel 3,354; sig. 0,000 < 0,05), dengan Adjusted R² sebesar 0,863, yang berarti 86,3% variasi keputusan pembelian dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Dengan demikian, Brand Image dan Viral Marketing memiliki peran penting dalam meningkatkan keputusan pembelian konsumen Mie Gacoan Bumi Indah Tangerang.

PENDAMPINGAN CAPAIAN KINERJA KELOMPOK USAHA BERSAMA IBU KREATIF GERAI KEMBANG SETAMAN MELALUI MONITORING DAN EVALUASI

Nurmasari, Nurman, Nurman, Mulianto, Budi, Komalasari, Eka, Amrillah, Muhammad Faisal, Aleyna, Nada
Abstract: Pengabdian ini dengan judul : Pendampingan Capaian Kinerja Kelompok Usaha Bersama Ibu Kreatif Gerai Kembang Setaman Melalui Monitoring Dan Evaluasi” pengabdian ini dengan tujuan Untuk mengidentifikasi capaian kinerja program&#8230; rogram PKM melalui monitoring dan evaluasi di KUB Ibu Kreatif Gerai Kembang Setaman Kota Pekanbaru dan untuk memberikan solusi terhadap kendala yang ditemui dalam melaksanakan program PKM di KUB Ibu Kreatif Gerai Kembang Setaman Kota Pekanbaru. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh Tim PKM permasalahan yang ada di KUB Ibu Kreatif Gerai Kembang Setaman menjadi permasalahan prioritas yang harus dicarikan solusinya agar capaian kinerja dapat berjalan dengan baik, dan tentunya akan membawa perkembangan bagi usaha di KUB Ibu Kreatif Gerai Kembang Setaman Adapun permasalahan prioritasnya adalah: Pertama, Koperasi yang sudah terbentuk di KUB Gerai Kembang Setaman pada tahun 2021 belum berjalan baik karena masih minimnya pemahaman para pengurus dan anggota mengenai koperasi. Kedua Sistem data base persediaan barang yang telah diberikan pada tahun 2022 juga belum berjalan dengan baik karena terdapat kendala di SDM yang tidak begitu memahami penggunaan teknologi. Metode yang digunakan: observasi, diskusi, pendampingan dan dokumentasi kegiatan. Dengan adanya kegiatan Pengabdian ini Tim memberikan beberapa solusi dalam bentuk pendampingan, monitoring, evaluasi dan memberikan bantuan sistem data base,alat mesin kasir serta modal usaha.  

Pengaruh Kualitas Produk Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Burger Bangor Di Sukamaju Depok

Naufal Hafizh Adhyatma, Wiwin Wianti, Yosie Noverha
Abstract: Industri restoran cepat saji di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang pesat, didorong oleh meningkatnya permintaan konsumen serta perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan yang semakin praktis. Burger Bangor, sebagai salah&#8230; lah satu merek lokal dengan jaringan lebih dari seratus empat puluh gerai di berbagai wilayah Indonesia, menghadapi tantangan dalam menjaga konsistensi mutu produk dan pelayanan, sebagaimana tercermin dari sejumlah keluhan pelanggan terkait cita rasa yang tidak stabil serta proses pelayanan yang berlangsung lambat, khususnya pada gerai Sukamaju, Depok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan, baik secara parsial maupun simultan, pada objek tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain survei, sedangkan data primer dihimpun melalui penyebaran kuesioner kepada sembilan puluh delapan responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan bantuan perangkat lunak statistik SPSS versi dua puluh lima, meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, serta uji koefisien determinasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, demikian pula kualitas pelayanan. Secara simultan, kedua variabel tersebut terbukti berpengaruh positif dan signifikan, dengan kontribusi gabungan sebesar 62,6 persen terhadap kepuasan pelanggan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini.

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Optimalisasi Produk Unggulan Daerah Di Kelurahan Selatpanjang Timur

Zamaya, Yelly, Eriyati, Eriyati, Taryono, Taryono, Misdawita, Misdawita, Pramana, Angga, Mayentri C.P, Reza
Abstract: Abstract: Community empowerment can be interpreted as an efficient process that is carried out so that it can change certain communities for the better in the future with the competencies and abilities they have. This service&#8230; rvice was carried out in the East Selatpanjang Village, which is located in Tebing Tinggi District, Meranti Islands Regency. The East Selatpanjang Village has various MSMEs engaged in developing regional potentials made from sago, which is a typical plant of peatlands. This service activity was carried out at one of the MSMEs, namely Gerai Seroja. Community service activities were carried out by a team of lecturers and the East Selatpanjang Kukerta team in collaboration with the Kelurahan and the community to provide benefits through promotional activities for the area's superior products. The method used in this service is a qualitative method using the Rapid Rural Appraisal (RRA) technique with assistance from the village administration and the local community.  Keywords: empowerment; potency; villager; optimization     Abstrak: Pemberdayaan masyarakat dapat diartikan sebagai proses berdayaguna yang dilakukan sehingga dapat mengubah masyarakat tertentu menjadi lebih baik kedepannya dengan kompetensi serta kemampuan yang dimilikinya. Pengabdian ini dilakukan di Kelurahan Selatpanjang Timur yang berlokasi pada Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti. Kelurahan Selatpanjang Timur memiliki berbagai UMKM yang bergerak untuk mengembangkan potensi daerah yang berbahan dasar sagu yang merupakan tanaman khas lahan gambut. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada salah satu UMKM yaitu Gerai Seroja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan oleh tim dosen dan tim Kukerta Selatpanjang Timur yang bekerjasama dengan pihak Kelurahan serta masyarakat memberikan kemanfaatan dalam kegiatan promosi produk unggulan daerah tersebut. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan teknik Rapid Rural Appraisal (RRA) dengan adanya bantuan dari pihak kelurahan dan masyarakat setempat.   Kata Kunci: masyarakat; optimalisasi; pemberdayaan; potensi

Strategi Bisnis Dan Inovasi Dalam Pengelolaan Sate Taichan Di Kabupaten Karawang

Neneng Fadilah, Suci Rosalia Dewi, Stevani May Gultom, Hany Farhania
Abstract: Sate Taichan adalah sebuah inovasi dalam dunia kuliner yang berasal dari hidangan sate tradisional Indonesia, namun memiliki karakteristik yang membedakannya dari jenis sate lainnya. Hidangan ini menggunakan daging ayam&#8230; yang dipanggang tanpa tambahan bumbu kacang, kecap manis, atau rempah-rempah yang berat seperti pada sate tradisional. Sebagai alternatif, Sate Taichan disajikan dengan sambal pedas, perasan jeruk nipis, dan taburan garam, yang menghasilkan cita rasa pedas, gurih, dan segar yang khas. Proses pembuatannya melibatkan marinasi yang minimal pada daging, umumnya hanya dengan garam dan merica, untuk mempertahankan rasa asli dan menciptakan tekstur yang empuk. Salah satu ciri khas dari Sate Taichan adalah warna dagingnya yang putih bersih, yang dihasilkan dari proses pemanggangan tanpa menggunakan kecap atau rempah yang pekat. Sate Taichan pertama kali menjadi populer di Jakarta dan dengan cepat menyebar ke berbagai kota besar di Indonesia, menjadi fenomena kuliner yang digemari oleh berbagai kalangan, terutama generasi muda. Daya tarik Sate Taichan tidak hanya terletak pada rasanya, tetapi juga pada kesederhanaan bahan, penyajiannya yang modern, serta kesesuaian dengan tren makanan yang lebih ringan dan sehat. Popularitasnya juga didukung oleh kemudahan dalam penyajian dan fleksibilitas untuk berinovasi, seperti penambahan variasi rasa, pelengkap, dan teknik memasak. Dalam konteks hubungan antara manusia dan budaya, Sate Taichan mencerminkan perubahan preferensi masyarakat Indonesia terhadap makanan yang lebih praktis, estetis, dan memiliki cita rasa global, sambil tetap mempertahankan unsur lokal. Kehadirannya membuka peluang baru dalam bisnis kuliner, baik dalam skala restoran, gerai kaki lima, maupun usaha rumahan. Dengan kombinasi rasa pedas, segar, dan penampilan yang menarik, Sate Taichan tidak hanya sekadar makanan, tetapi juga simbol kreativitas dan adaptasi kuliner Indonesia di era modern.

ANALISIS MENU UNIK DAN BERBEDA DI WARUNG BAKSO LAVA UMMU AKBAR TERHADAP PENINGKATAN USAHA DARI BRANDING WARUNG (STUDI KASUS: TANJUNG MORAWA, DELI SERDANG)

Zikri Habibi Djunaidi, Audri Fadillah Saputri, Hani Widari, Nazla Hazwani, Zainarti
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis menu unik dan berbeda di Warung Bakso Lava Ummu Akbar, mengevaluasi dampak dari menu-menu tersebut terhadap branding warung, dan memahami bagaimana branding yang kuat dapat meningkatkan&#8230; ingkatkan usaha Warung Bakso Lava Ummu Akbar. Dalam melakukan penelitian ini penulis memilih warung bakso lava ummu akbar sebagai tempat rujukan observasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, Pada penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data primer dengan observasi langsung datang dan wawancara mendalam (In-Depth Interview) di warung bakso lava ummu akbar dengan pemilik, karyawan dan pelanggan itu sendiri. Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi menu unik dan branding yang kuat dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan usaha di industri kuliner. Warung Bakso Lava Ummu Akbar menjadi contoh inspiratif bagi pelaku usaha kuliner lainnya dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat. Hasil yang bisa penulis dapatkan setelah melakukan penelitian tersebut yakni ada unsur pemasaran yang penting agara usaha tersebut dalam bersinergi dalam jangka waktu yang panjang. Dari hasil wawancara penulis mendapatkan hasil berkenaan dengan giat usaha dari pemilik yang memulai dari hanya masakan rumahan hingga dapat membuka 6 gerai usaha tersebar di sumatera utara. Adanya konsistensi serta kesabaran dari pemilik usaha dalam mengembangkan produk kulinernya, saran dan masukan terkait menu serta cita rasa menjadi sorotan utama bagi seorang pemilik untuk dapat mengembangkan usaha tersebut. Terdapat dorongan dari orang terdekat juga yang membuat pemilik semakin yakin dalam mengembangkan usahanya. Dengan mempromosikan makanan yang dihidangkan dan memberi rekomendasi kepada orang lain agar mencicipi kanan tersebut.

Krisis Empati di Era Layanan Cepat: Persepsi Karyawan dan Pelanggan terhadap Pelayanan Frontliner di Ritel Modern (Studi Kasus pada Subjek IN-01 dan Subjek IN-02)

Aminuddin, Harun, Febriella, Fika Syanty Ayu, Najiba, Salwa, Tan Evan Tandiyono
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi karyawan dan pelanggan terhadap pelayanan frontliner di Ritel X sebagai salah satu jaringan ritel modern terbesar di Indonesia. Fokus utama penelitian adalah memahami&#8230; bagaimana karyawan memaknai konsep pelayanan berdasarkan standar perusahaan dan bagaimana pelanggan menilai pengalaman layanan yang mereka terima. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi di beberapa gerai Ritel X di Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan memiliki persepsi positif terhadap pentingnya pelayanan prima dan berupaya menerapkan standar 3S (Senyum, Sapa, Salam), namun masih terdapat kesenjangan antara pelaksanaan standar prosedural dengan pengalaman emosional yang diharapkan pelanggan. Pelanggan menilai bahwa kualitas pelayanan belum konsisten antar shift dan antar cabang, serta masih terdapat kekurangan pada aspek empati, komunikasi interpersonal, dan kecepatan respon. Penelitian ini mengungkap lima temuan penting: kesenjangan persepsi antara karyawan dan pelanggan, peran manajemen dalam membentuk budaya pelayanan, kelelahan emosional frontliner, pengaruh lingkungan fisik terhadap persepsi pelanggan, dan rendahnya kompetensi digital dalam pelayanan. Temuan ini menegaskan perlunya pelatihan berkelanjutan, evaluasi sistemik, dan penguatan budaya kerja berbasis empati agar kualitas pelayanan Ritel Modern semakin sesuai dengan harapan pelanggan.

Penerapan E-Government Melalui E-Samsat

Silvia Ningsih
Abstract: Sistem Informasi dibutuhkan oleh semua instansi pemerintahan atau pun swasta. Sistem Informasi sangat membantu dalam penyediaan informasi sehingga memudahkan manajemaen dalam pengambilan keputusan, mengendalikan dan melaporkan&#8230; porkan informasi sehingga instansi dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan. SAMSAT Provinsi Sumatera Barat, membutuhkan sistem informasi untuk mengurangi kepadatan wajib pajak pada kantor SAMSAT serta meningkatkan minat dan kesadaran wajib pajak untuk membayarkan pajak kendaraan bermotor yang mereka miliki. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan, wajib pajak menginginkan sistem pembayaran pajak yang cepat dan tempat pembayaran pajak yang nyaman dan mudah didatangi.Sistem Informasi dibangun dengan menggunakan konsep System Development Life Cycle (SDLC). Konsep ini menghasilkan sistem informasi yang berkualitas sehingga aplikasi Gerai e-SAMSAT memberikan nilai manfaat bagi Kantor SAMSAT Provinsi Sumatera Barat.