Search Articles & Publications

Showing 10 articles found for "Rosyid"

HUBUNGAN ANTARA INTERAKSI SOSIAL DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR

Nikmah Fitrotul Khasanah, Nadia Salma Rosyida, Julaikha Noor Hasanah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara interaksi sosial dan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada gejala rendahnya motivasi belajar siswa yang… diduga berkaitan dengan kurang optimalnya kualitas interaksi sosial di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. Sampel berjumlah 36 siswa kelas V SDN Palem 2 Ngawi yang diambil secara total sampling. Instrumen pengumpulan data berupa angket skala Likert 4 poin sebanyak 10 item untuk masing-masing variabel. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson, dengan syarat uji normalitas dan linearitas terlebih dahulu dipenuhi. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara interaksi sosial dan motivasi belajar siswa dengan nilai r = 0,856, p = 0,000, dan r² = 0,733. Artinya, interaksi sosial memberikan kontribusi sebesar 73,3% terhadap variasi motivasi belajar siswa. Temuan ini menegaskan bahwa interaksi sosial berperan penting dalam membentuk semangat dan keterlibatan belajar siswa sekolah dasar.

INTERNALIZING STUDENTS' MORAL VALUES THROUGH ISMUBA LEARNING IN THE MODERNIZATION ERA

Roihan Arrosyid
Abstract: This study focuses on the internalization of moral values among students in facing the challenges of modernization, such as moral degradation and youth relations. This study uses qualitative methods. The data analysis techniques… chniques in this study are data presentation, data discussion, and conclusion drawing. The results of this study identify four key aspects, namely: 1) Pre-learning planning for students is very important to determine the aspects of learning that will be implemented in the classroom, 2) The implementation of ISMUBA learning based on moral knowing and feeling will focus more on students' moral education, 3) Teachers' exemplary behavior as role models for students because good activities must be exemplified first, and 4) Learning projects/training students' skills through learning outside the classroom trains students to face daily challenges and fosters moral action. The main challenges in moral internalization include a lack of teacher role models, a lack of supervision of outside classroom activities, and external factors due to the influence of social media. Therefore, this study recommends cooperation among educators, namely schools, teachers, and families, to strengthen the effective moral internalization of students.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH: KOMPETENSI SDM, STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN, DAN SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH

handa, Sutri Handayani, Isnaini Anniswati Rosyida, Ana Fitriyatul Bilgies
Abstract: This research aims to examine the factors that influence the quality of regional government financial reports: human resources competency, government accounting standards, and regional financial accounting systems (empirical… ical study of the Lamongan Regency Government and Bojonegoro Regency Government). This research was conducted in Lamongan and Bojonegoro involving 40 employees of BPKAD Lamongan and BPPKAD Bojonegoro as respondents. This quantitative research uses multiple linear regression. This technique is processed with SPSS 25 to analyze several hypotheses. The intercorrelation model between the three variables in this research reveals that human resource competency, implementation of government accounting standards and implementation of regional financial accounting systems have a significant correlation with the quality of regional government financial reports.

Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Untuk Guru Sma Kartikatama Kota Metro

Qomariah, Siti, Rosyidah, Ummi, mariana, erni, Wardany, Kusuma, Kinasih, Ayang, Utami, Endang Sri
Abstract: Abstract: Scientific work can be used by teachers as a facility for communicating new information, ideas, studies, and research results to the general public. The preparation of scientific papers is very meaningful for the… he professional development of teachers, but in reality, the culture of writing scientific papers among teachers is still low. Meanwhile, the teacher can write scientific papers based on the implementation of the teacher's creativity and criticality in the daily activities that are observed and experienced in creating a better quality of education to achieve maximum learning results. This program aims to conduct training in the preparation of scientific papers in this matter scientific postings for teachers of SMA Kartikatama Metro. This program is carried out using a classical approach which is tried by giving lectures and delivering modules and individual approaches are tried when accompanying participants in writing scientific papers. Achievement of the target number of participants as well as the objectives of this training can be assessed as good. Within 2 weeks as many as 3 teachers have tried to write scientific posts. All the modules that have been planned can be informed to the participants, even though there are many time constraints there are some modules that are informed in an outline. The expertise of the participants can be seen from the ability to compose scientific papers that can be considered good. Keywords: scientific work; teacher; training.   Abstrak: Karya ilmiah dapat digunakan guru sebagai fasilitas mengomunikasikan informasi baru, gagasan, kajian, serta hasil riset kepada khalayak umum. Penyusunan karya ilmiah sangat berarti untuk pengembangan keprofesionalan guru, tetapi pada kenyataannya budaya menulis karya ilmiah di kalangan guru masih rendah. Sementara itu guru bisa menulis karya ilmiah bersumber pada implementasi kreatifitas serta kekritisan guru terhadap kegiatan tiap hari yang diamati serta dialaminya dalam menciptakan mutu pendidikan yang lebih baik sehingga menggapai hasil belajar yang maksimal. Tujuan program ini merupakan melakukan pelatihan penyusunan karya tulis ilmiah dalam perihal ini postingan ilmiah untuk guru SMA Kartikatama Metro. Program ini dilaksanakan memakai pendekatan klasikal yang dicoba dengan membagikan ceramah serta penyampaian modul serta pendekatan individual dicoba pada saat mendampingi peserta dalam menulis karya ilmiah. Ketercapaian sasaran jumlah partisipan serta tujuan pelatihan ini bisa dinilai baik. Dalam kurun waktu 2 pekan sebanyak 3 orang guru sudah berupaya menulis postingan ilmiah. Seluruh modul yang sudah direncanakan bisa di informasikan kepada paserta, walaupun terdapat banyak keterbatasan waktu terdapat sebagian modul yang  di informasikan secara garis besar. Keahlian paserta dilihat dari kemampuan menyusun karya ilmiah yang dapat dinilai baik. Kata kunci: guru; karya ilmiah; pelatihan.

Analisis Unsur Intrinsik Cerpen Kisah Jenaka Abu Nawas Karya Maulana Ar Rosyid Dan Pemanfaatannya Untuk Pembuatan Bahan Ajar Kelas XI SMA

Rifki Ramadhan, Irfan Efendi, Khoirul Fajri
Abstract: Penelitian ini di latarbelakangi oleh permasalahan di Kelas dalam pembelajaran menganalisis unsur intrinsik cerita pendek dan pemanfaatanya untuk pembuatan bahan ajar. Rumusan masalah penelitian ini yaitu bagaimana analisis… sis unsur intrinsik cerpen Kisah Jenaka Abu Nawas karya Maulana Ar Rosyid? dan bagaimana pemanfaatan bahan ajar yang dibuat dengan analisis unsur intrinsik cerpen Kisah Jenaka Abu Nawas karya Maulana Ar Rosyid? Tujuan penelitian ini untuk mengetahui analisis unsur intrinsik dan mengetahui pemanfaatan bahan ajar yang dibuat dengan menganalisis unsur intrinsik cerpen Kisah Jenaka Abu Nawas karya Maulana Ar Rosyid. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Ditinjau dari permasalahan yang ada peneliti menggunakan metode kualitatif dan menggunakan teknik sumber primer dan sekunder. Hasil penelitian yang dianalisis melalui beberapa cerpen Kisah Jenaka Abu Nawas karya Maulana Ar Rasyid telah ditemukan terdapat unsur intrinsik di dalam masing-masing cerpen yang di analisis diantaranya yaitu 3 tema, 3 alur yaitu alur maju dan alur maju mundur, 11 tokoh, 5 latar, 3 sudut pandang dengan menggunakan sudut pandang ketiga, 3 gaya bahasa dengan menggunakan gaya bahasa kiasan, dan 3 amanat. Hasil temuan tersebut dapat dijadikan bahan ajar pada pembelajaran cerpen khususnya analisis unsur intrinsik kelas XI SMA. Bahan ajar tersebut berupa modul pembelajaran analisis unsur intrinsik cerpen untuk siswa kelas XI SMA yang uji kelayakan tersebut didapat dari empat aspek penilaian yaitu dari aspek kelayakan isi, aspek kelayakan penyajian, aspek kelayakan bahasa dan aspek kelayakan kegrafikan. Bahan ajar Modul tersebut diperkuat dengan validasi oleh empat ahli yaitu dua Dosen dari Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan dua Guru Bahasa Indonesia.

ACCURACY AND ACCEPTABILITY OF THE WELLERMAN’S FOLKSONG TRANSLATION

Luqman Rosyidi, Ulayya, Putri Itsna, Afifah, Miftah Nur, Anam Sutopo, Dwi Haryanti
Abstract: An English folksong entitled The Wellerman became popular in Indonesia recently. Therefore, the accuracy and acceptability in folksong were important to be investigated. This paper reported the accuracy and acceptability… of English into Indonesian translation in a folksong entitled The Wellerman. This research applied descriptive qualitative method. In addition, this research combined with purposive sampling technique. Nababan translation quality assessment framework was used to investigate the accuracy and acceptability of the folksong. The whole The Wellerman’s lyrics consist of 28 lines which was then assessed by the raters in terms of its accuracy and acceptability. The raters were 2 translators and 1 writer. The raters were purposely chosen to conduct reliable results of the accuracy and acceptability. This study found the average score of the accuracy was 2. 35 with 198 total scores and the average score of the acceptability was 2.48 with 209 total scores. The result indicates that the translation was relatively accurate and acceptable for the raters. However, it needs further improvement to maintain the context of the source text (ST) in the target text (TT) to reach an accuracy and acceptability in The Wellerman folksong. This study implied that it is crucial to maintain the imagery, narration, and the context of folksong translation. 

Analisis Tingkat Pengetahuan Masyarakat tentang Kewajiban Zakat Fitrah Di Kelurahan Medan Tenggara

Rambe, Afrianda, Hawani Harahap, Intan, Husain Arosyid, Muhammad, Samri Julianti Nasution, Yenni
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan masyarakat mengenai kewajiban zakat fitrah di Kelurahan Medan Tenggara. Zakat fitrah merupakan salah satu kewajiban bagi setiap Muslim yang memiliki kemampuan… an untuk menunaikannya menjelang Hari Raya Idulfitri. Tingkat pemahaman masyarakat terhadap hukum, syarat, waktu pelaksanaan, serta tujuan zakat fitrah menjadi faktor penting dalam mendukung pelaksanaan ibadah tersebut secara benar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner dan wawancara kepada masyarakat yang berprofesi sebagai pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Medan Tenggara. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif untuk menggambarkan tingkat pengetahuan responden terkait zakat fitrah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden telah memahami kewajiban zakat fitrah secara umum, namun masih terdapat beberapa aspek yang belum dipahami secara optimal, terutama mengenai ketentuan nisab, waktu wajib pembayaran, dan golongan penerima zakat. Faktor pendidikan, usia, serta akses terhadap informasi keagamaan turut memengaruhi tingkat pengetahuan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan edukasi dan sosialisasi mengenai zakat fitrah melalui lembaga keagamaan, tokoh masyarakat, dan media informasi agar pemahaman masyarakat menjadi lebih baik dan pelaksanaan zakat fitrah dapat dilakukan sesuai dengan ketentuan syariat Islam.

Pengaruh Penundaan Pemotongan Tali Pusat Terhadap Kadar Hemoglobin Bayi Baru Lahir Di Bidan Praktek Mandiri Yupi Siti Nur Janah Tahun 2025

Sudarmono, Saraswati, Alfitri , Rosyidah
Abstract: Setelah proses kelahiran, terjadi transisi fisiologis dari sistem pernapasan janin yang semula bergantung pada oksigenasi melalui plasenta, menuju sistem pernapasan mandiri yang bergantung pada paru-paru. Jika proses transisi&#8230; nsisi ini berlangsung secara mendadak, khususnya apabila pemutusan tali pusat dilakukan terlalu cepat, maka distribusi oksigen melalui aliran darah ke tubuh bayi dapat menjadi tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara lebih mendalam temuan dari studi-studi sebelumnya, serta mengkaji secara empiris dampak penundaan pemotongan tali pusat terhadap kadar hemoglobin pada neonatus yang dilahirkan di Bidan Praktik Mandiri Yupi Siti Nurjanah. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuasi-eksperimental dengan rancangan Posttest Only Control Group Design, yang memungkinkan perbandingan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol setelah intervensi dilakukan. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling, dengan jumlah total sampel sebanyak 30 bayi baru lahir. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung menggunakan lembar pencatatan standar selama periode Maret hingga Juni 2025 di fasilitas praktik bidan mandiri. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji statistik Paired Samples T-Test untuk menilai signifikansi perbedaan antar kelompok. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai p (ρ value) sebesar 0,000 (ρ<0,05), mengindikasikan bahwa penundaan pemotongan tali pusat secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada bayi baru lahir. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan kausal yang bermakna antara praktik penundaan pemotongan tali pusat dengan kadar hemoglobin neonatus. Oleh karena itu, pendekatan ini patut dipertimbangkan sebagai bagian dari intervensi obstetrik berbasis bukti dalam praktik kebidanan.

Prosedur Pengajuan Pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pada Bank Syariah Indonesia KCP Jember Gajah Mada

Lestari, Liviana Miftah, Dini Rentina Santi, Fritzy Nur Ardli, Muhammad Daud Rosyidi
Abstract: Kredit usaha rakyat (KUR) Mikro merupakan suatu pembiayaan kredit yang diinisiasi oleh pemerintah bekerja sama dengan BSI. Bank Menawarkan pembiayaan KUR dengan platfond yang bervariasi. Proses pengajuan dana KUR melibatkan&#8230; kan persyaratkan ketat dan verifikasi yang melibatkan analisis terhadap karakter, kapasitas, modal, kondisi keuangan, agunan, dan hambatan dalam usaha. Dalam Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur riview.

Evaluasi Proses Penyusunan Laporan Keuangan Dan Pajak Di Kantor Jasa Akuntan Drs. Suwarno, Mm., Ak., Ca Jember

Rofidhatul Khoiriyah, Quri Arifatma Sari, Nabilatul Nur Laily, Mohammad Daud Rosyidi
Abstract: The preparation of financial and tax reports has a very important role in determining the success and compliance of an entity with applicable regulations and standards. The accounting services firm is the entity responsible&#8230; ble for compiling these reports for its clients. Therefore, evaluation of the process of preparing financial and tax reports at accounting services firms becomes relevant to ensure the quality, accuracy and compliance of these reports. The aim of this research is to evaluate the effectiveness and efficiency of preparing financial and tax reports in accounting services offices. This includes analysis of existing processes, use of technology in preparing reports, and understanding taxes. In this way, it is hoped that areas where improvements are needed to improve service quality and compliance with applicable regulations can be identified. This data was collected through literature reviews and interviews with accounting practitioners and analysis of related documents. Apart from that, direct observation of the report preparation process was also carried out to gain a more in-depth understanding. The research results show that although many accounting firms have implemented best practices in preparing financial and tax reports, there are still several areas where improvements can be made. This includes increased use of technology to increase efficiency and increased collaboration between accounting teams and clients to ensure better compliance. By implementing the recommendations resulting from this research, it is hoped that accounting services firms can improve the services they provide and ensure better compliance with accounting and tax standards