Search Articles & Publications

Showing 551 articles found for "Efektivitas"

EFEKTIVITAS MAL PELAYANAN PUBLIK DI KABUPATEN PANGANDARAN

Garis, Regi Refian, Sabila Niqa Afuwwan Toha, Asep Nurdin Rosihan Anwar
Abstract: Efektivitas pada Mal Pelayanan Publik Kabupaten Pangandaran merupakan inovasi pemerintah daerah Kabupaten Pangandaran untuk meningkatkan efektivitas dan efesiensi pelayanan publik di Kabupaten Pangandaran. Tujuan dari penelitian… nelitian ini untuk mengetahui bagaiaman Efektivitas Mal Pelayanan Publik di Kabupaten Pangandaran. Berdasarkan hasil penelitian di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Pangandaran bahwa  efektivitas pada Mal Pelayanan Publik di Kabupaten Pangandaran belum berjalan dengan optimal. Hal ini dibuktikan dengan beberapa indikator yang belum optimal yaitu pada indikator stuktur organisasi yaitu stuktur yang masih mengikuti stuktur Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan, indikator lingkungan interen yaitu mengenai belum optimalnya sumber daya manusai yang ada, dan indikator keterbukaan informasi masih belum optimalnyaa sosialisasi kepada masyarakat mengenai Mal Pelayanan Publik Kabupaten Pangndaran. Teori yang di gunakan dalam penelitian ini adalah teori menurut Sutrisno (2018:90) yaitu Karakterisitk Organisasi, Karakteristik Lingkungan, Karakterisitik Karyawan, dan Kebijakan Praktik Manajemen. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi.

Peningkatan Kapasitas Digital UMKM Melalui Pelatihan Digital Marketing di Kampung Waninggap Mi’raf

Romdioni , Agus Nisfur, Wahyudhi, Candra Agus
Abstract: Pelatihan digital marketing menjadi kebutuhan strategis bagi UMKM dalam menghadapi transformasi digital yang semakin cepat. UMKM di Kampung Waninggap Mi’raf masih menghadapi keterbatasan dalam literasi digital, penggunaan… aan media sosial, dan penerapan strategi pemasaran berbasis teknologi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM melalui pelatihan digital marketing yang terstruktur. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan desain one-group pretest–posttest untuk mengukur efektivitas pelatihan. Pelatihan dilaksanakan melalui penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan intensif selama dua minggu. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta mengenai konsep digital marketing setelah pelatihan. Peserta mampu memproduksi konten digital, menggunakan media sosial secara konsisten, membuka toko pada marketplace, serta meningkatkan interaksi digital dengan pelanggan. Evaluasi pascapelatihan menunjukkan adanya peningkatan aktivitas pemasaran digital dan potensi peningkatan omzet usaha. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan digital marketing efektif dalam meningkatkan kapasitas UMKM. Kegiatan ini membuktikan bahwa digital marketing merupakan strategi penting dalam memperluas pasar dan meningkatkan daya saing UMKM di era digital.

Eksplorasi Peran Aplikasi Srikandi dalam Meningkatkan Efisien dan Efektivitas Kerja di Sekretariat Daerah Kabupaten Merauke

Yusup, Junaryo, Dumatubun, Nelly FM. Lucyani, Betaubun, Restu M.N.
Abstract: Penelitian Eksplorasi peran aplikasi dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja di Sekretariat Daerak Kabupaten Merauke berujuan untuk Mendeskripsikan kontribusi SRIKANDI dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas… tas kerja serta hambatan yang di hadapi di Sekretariat Daerah Merauke. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan peneliian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif eksploratif, dengan melakukan pengumpulan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah aplikasi SRIKANDI memberikan kontribusi dalam meningkatakan efisiensi dan efektivitas kerja pegawa di Sekretariat Daerah Kabupaten Merauka. Dengan penerapan aplikasi SRIKANDI mempercepat proses pencatatan, pencarian, dan distribusi dokumen antar unit kerja. Dan prosedur birokrasi menjadi lebih sederhana dan transparan, selain itu penelusuran arsip menjadi lebih akurat serta keamanan dari arsip juga terjaga. Namun yang menjadi kendala dalam penerapan aplikasi SRIKANDI adalah Infrastruktur dan sumber daya manusia, yakni iinternet tidak stabil (sering mengalami gangguan) dan sebagian pegawai yang belum terbiasa dengan teknologi digital. Hasil dari Eksplorasi Peran Aplikasi Srikandi dalam Meningkatkan Efisien dan Efektivitas Kerja di Sekretariat Daerah Kabupaten Merauke diharapkan dapat menjadi referensi serta gambaran nyata kepada instansi pemerintahan mengenai efektivitas penggunaan aplikasi Srikandi dalam meningkatkan kinerja administrasi.

Evaluasi Sistem Absensi Online Sebagai Alat Monitoring Kehadiran dan Produktivitas Kerja di Dinas Pendidikan Kabupaten Merauke

Estrada, Erick, Dumatubun, Nelly FM. Lucyani, Betaubun, Restu M.N.
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas sistem absensi online E-NTAGO dalam memonitor kehadiran dan meningkatkan produktivitas kerja pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Merauke. Metode yang digunakan adalah… h pendekatan kualitatif deskriptif eksploratif, dengan pengumpulan data melalui observai, wawancara dan studi leteratur. Hasil penelitian menunjukan bahwa sistem absensi online (E-NTAGO) memberikan dampak positif dalam meningkatkan kedisiplinan dan produktivitas kerja pegawai di Dinas Pendidikan Kabupaten Merauke. 87% pegawai menyatakan E-NTAGO memudahkan proses absensi, data kehadiran lebih akurat dan real-time dan Sistem GPS dan QR Code dan 65% pegawai merasa lebih disiplin karena absensi dicatat secara otomatis dan terpantau, Produktivitas meningkat karena adanya transparansi dan akuntabilitas. Namun, beberapa kendala teknis seperti sinyal internet yang tidak stabil serta keterbatasan perangkat masih menjadi tantangan. Sumber daya manusia juga merupakan tantangan dalam penerapan sistem E-NTAGO karena beberapa pegawai kurang familiar dengan teknologi mengalami kesulitan dalam menerapkan sistem E-NTAGO. Hasil temuan ini diharapkan dapat dapat menjadi referensi bagi pemangku kepentingan yang berkaitan dengan penerapan sistem E-NTAGO.

Efektivitas Pengelolaan Kelas pada Masa Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di SMAN 6 Sinjai

Andi Fadilah Mutia
Abstract: This study is motivated by changes in the education system due to the COVID-19 pandemic, which have led to the implementation of Limited Face-to-Face Learning (Pembelajaran Tatap Muka Terbatas/PTMT) in schools, thereby requiring… equiring more adaptive and effective classroom management at SMAN 6 Sinjai. The research problem is how teachers’ classroom management strategies are implemented and the extent of their effectiveness in supporting the learning process under conditions of limited time, interaction, and facilities. This study aims to analyze the effectiveness of classroom management during PTMT using a descriptive qualitative approach through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that classroom management is categorized as highly effective, with 85% of learning activities implemented as planned, 88% of teachers applying active learning strategies, and 90% of classroom arrangements complying with health protocols, resulting in a 40% reduction in classroom disturbances. Furthermore, 78% of students reported greater comfort in a conducive learning environment, while the utilization of sanitation facilities consistently reached 95%. Although 82% of teachers experienced an increased workload, learning stability was maintained through adaptive strategies and collaboration. The study concludes that the effectiveness of classroom management is determined by the integration of instructional planning, environmental management, and students’ psychosocial adaptation. The novelty of this study lies in the concept of crisis-based adaptive classroom management that simultaneously integrates pedagogical, health, and character-building dimensions, while emphasizing teachers’ dual roles as facilitators and risk managers in the PTMT context. These findings are expected to serve as a reference for developing classroom management practices in secondary schools during crisis and educational transition situations, as well as strengthening more responsive, flexible, and sustainable learning policies aimed at improving student learning outcomes in the current Indonesian educational context.

Tinjauan Literatur: Efektivitas Penggunaan Metode Multisensori dalam Pembelajaran Membaca untuk Anak Disleksia di Sekolah Inklusi

Raudatul Jannah, Radiyatus Shalihah
Abstract: Dyslexia is a neurodevelopmental disorder that specifically affects an individual's ability to process phonological and orthographic information, thereby hindering the development of basic literacy skills. In inclusive education… ducation systems at the elementary level, these limitations are often not addressed through pedagogical approaches that align with the neurocognitive needs of learners. The problem addressed in this study is the effectiveness of the multisensory learning approach in improving the reading skills of children with dyslexia in inclusive elementary education settings. This research was conducted through a systematic literature review using a descriptive qualitative approach, drawing upon scholarly sources published in nationally and internationally accredited journals over the past decade. Thematic analysis was employed to identify consistent empirical findings related to multisensory interventions. The results show that the multisensory approach (which simultaneously engages visual, auditory, kinesthetic, and tactile modalities) has been proven to enhance phonological decoding, word recognition accuracy, reading fluency, and learning affectivity in children with dyslexia. Its effectiveness is highly influenced by the duration and intensity of the intervention, educators' competence in designing multisensory activities, and the suitability of materials to individual sensory profiles. The conclusion of this review asserts that the multisensory approach is not merely a remedial strategy, but a neuroeducation-based pedagogical framework that is inclusive and transformative. The novelty of this research lies in its integrative emphasis on the multisensory approach and principles of educational neuropsychology as the foundation for developing learning models that are responsive to the needs of neurodivergent learners in the context of inclusive elementary education in Indonesia.

Efektivitas Kegiatan P5 dalam Meningkatkan Kreativitas Peserta Didik Kelas VIII SMPN 281 Jakarta

Azlea Mayasya Aziz, Desy Safitri, Sujarwo
Abstract: Creativity is an essential aspect in education to prepare learners to face complex future challenges. P5 activities (P5 Student Profile Strengthening Project) serve as an effort to enhance the creativity of students at SMPN… MPN 281 Jakarta. This research employs a quantitative descriptive approach to evaluate the effectiveness of P5 activities in improving the creativity of eighth-grade students. Data were collected through questionnaires completed by 70 students and interviews with 3 teachers, including the P5 coordinator. The research findings indicate that the effectiveness of P5 activities in enhancing student creativity reaches a very high category, with a percentage of 92%. Student creativity experiences a significant improvement, particularly in generating new ideas, viewing problems from various perspectives, seeking alternative solutions, and daring to undertake challenging tasks. However, there is still room for improvement, especially in aspects of creativity related to unconventional thinking to express oneself. Teachers and the P5 coordinator play crucial roles in designing and implementing P5 activities to create an environment conducive to student creativity growth. In conclusion, P5 activities are effective in enhancing the creativity of eighth-grade students at SMPN 281 Jakarta, yet continuous improvement is needed to achieve maximum creative potential.

Efektivitas Metode Demonstrasi dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa

Nor Habibah, Muhammad Yasin
Abstract: The success of a lesson is inseparable from the selection of methods presented, one of which is using the demonstration method, where students and teachers must be actively involved in the learning process. The author describes… scribes the demonstration method in fiqh learning. 1) How is the effectiveness of the demonstration method in fiqh learning at MTs Negeri Insan Cendekia. 2) How is the effectiveness of the use of demonstration methods in student understanding of fiqh learning by using descriptive analysis so as to determine the effectiveness of the use of demonstration methods in Fiqh subjects. The findings in this study are that students show proficiency because they are able to analyse the material presented by the teacher, but there are obstacles encountered is the presence of inattentive students who are unable to answer questions because of lack of focus.

Pembelajaran Religius untuk Generasi Muda: Strategi Pendidikan yang Mendalam dan Menginspirasi

Sinambela, Juita, Sinaga, Janes
Abstract: Penelitian ini mengeksplorasi dan menganalisis efektivitas strategi pendidikan religius dalam membentuk karakter dan nilai-nilai spiritual pada generasi muda. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui pendekatan kajian… ajian literatur, dapat menganalisa dan memaparkan strategi pendidikan yang religious. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pendidikan yang mendalam dan menginspirasi mampu mengintegrasikan ajaran keagamaan ke dalam kehidupan sehari-hari generasi muda. Analisis data mengungkapkan perubahan positif dalam sikap, nilai, dan perilaku partisipan. Temuan ini didukung oleh pendekatan kualitatif yang mencakup pengkodean tematik dan analisis naratif. Partisipan menilai positif pendekatan ini karena memberikan ruang bagi refleksi pribadi, pembangunan nilai moral, dan pengalaman spiritual yang mendalam. Kesimpulan penelitian ini memberikan wawasan praktis untuk pengembangan pendekatan pendidikan yang dapat membentuk karakter positif pada generasi muda, menghadirkan relevansi ajaran keagamaan dalam konteks modern, dan mendorong penerapan nilai-nilai spiritual dalam tindakan nyata.

Efektivitas Bible Camp terhadap Pembinaan Iman Kristen para Pemuda

Yerliani Boymau, Hendrik A. E. Lao
Abstract: Youth represent a socio-psycho-spiritual entity undergoing a critical transitional phase, characterized by identity crises, value disorientation, and pressures from secular-cultural influences. Within the framework of Christian… ristian pastoral theology and pedagogy, faith formation serves as a strategic mechanism to cultivate integrative spiritual maturity, encompassing cognitive (doctrinal understanding), affective (spiritual affection), and conative (practical orientation) dimensions. This study analyzes the effectiveness of Bible Camp as an experiential learning-based faith formation model in the spiritual development of youth. Employing a qualitative descriptive approach through participatory observation, in-depth interviews, and document analysis, the research explores the contribution of Bible Camp to the internalization of theological values, the construction of religious identity, and the strengthening of faith community cohesion. The findings indicate that Bible Camp activities—such as hermeneutic study, collective worship, existential reflection, and group dynamics—result in significant faith transformation on both personal and communal levels. This process aligns with Streib’s faith development theory and Mezirow’s transformative learning theory, which emphasize cognitive reconstruction through reflective experience within a social context. Bible Camp effectively mediates the transition from conventional faith to reflective and dialogical faith, while enhancing youth’s spiritual competencies in confronting the complexities of contemporary reality. The findings reinforce the assumption that faith formation in interactive non-formal settings is more effective than conventional instructional approaches in producing theological and ethical paradigm shifts. Therefore, Bible Camp is positioned as a relevant and contextual ecclesiological instrument in the recontextualization of Christian faith education. This model functions not only as a venue for individual spiritualization but also as a catalyst for the formation of resilient, participatory, and transformative Christian character within a pluralistic socio-religious ecosystem. Recommendations are directed towards institutionalizing Bible Camp as a systemic strategy for youth faith formation in the mission of the contemporary church.