Search Articles & Publications

Showing 138 articles found for "Sejarah"

Epistemologi Sejarah Dalam Buku The Logic Of History Putting Postmodernism In Perspective: Tinjauan Kritis Atas Justifikasi Deskripsi Masa Lalu Melalui Perspektif Michael Stanford Dan Pemikir Sejarah Kontemporer

Wutres , Sadrak. L.
Abstract: Penelitian ini menganalisis epistemologi sejarah yang diusulkan oleh C. Behan McCullagh dalam bukunya The Logic of History: Putting Postmodernism in Perspective, khususnya pada bab "Justifying Descriptions of the Past,"… dengan membandingkannya secara kritis dengan perspektif Michael Stanford dan pemikir sejarah kontemporer seperti Hayden White, E.H. Carr, dan Peter Burke. McCullagh menekankan tanggung jawab sosial sejarawan untuk menghasilkan deskripsi masa lalu yang kredibel melalui justifikasi rasional, metode inferensi (langsung, penjelasan terbaik, dan hibrida), serta generalisasi seperti hukum. Namun, Stanford mengkritik pendekatan ini dengan menegaskan bahwa sejarah selalu melibatkan subjektivitas sejarawan, yang dipengaruhi oleh nilai-nilai pribadi dan konteks budaya, sehingga klaim kebenaran sejarah selalu problematis. Penelitian ini menggunakan metode analisis kritis teks dengan pendekatan filosofis-historiografis, mengidentifikasi kelemahan dan kekuatan argumen McCullagh serta mengkonfrontasikannya dengan kritik-kritik yang diajukan oleh Stanford dan pemikir lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun McCullagh memberikan kerangka metodologis yang sistematis, pendekatannya dianggap terlalu kaku dan mengabaikan kompleksitas konteks historis, dinamika sosial, serta keragaman perspektif. Kesimpulannya, epistemologi sejarah perlu lebih memperhatikan subjektivitas, konteks, dan keterbatasan klaim kebenaran dalam penulisan sejarah.

Edukasi : Hak Atas Informasi Pengunjung Pada Destinasi Wisata Sejarah Desa Bejijong, Trowulan, Mojokerto

Astutik, Sri, Zulaikha, Farida, Syam Maella, Nurannafi Farni, Harliantara
Abstract: Hak atas informasi yang benar dan jujur  tentang destinasi desa wisata Bejijong merupakan hak pengunjung sebagai konsumen yang harus dipenuhi oleh Pengelola Desa Wisata.  Adanya permasalahan yang dihadapi Pengelola karena… ena adanya perubahan stigma dari Masyarakat terhadap desa wisata Sejarah yang kemudian berubah menjadi wisata religi dan menjadi tempat untuk melakukan pemujaan dan minta berkah bagi orang orang tertentu untuk meningkatkan jabatan atau untuk mendapat rizky yang banyak. Pengelola tidak ingin desa wisata Sejarah ini kemudian berbelok arah hanya dikenal sebagai wisata religi saja.  Pengelola ingin  menyampaikan informasi tersebut kepada masyarakat,  agar wisata sejarah ini tidak kehilangan marwahnya.  Hasil dari pengabdian masyarakat ini, setelah dilakukan survei yang mendalam tentang permasalahan yang dihadapi mitra, selanjunya diberikan edukasi kepada pengelola tentang hak-hak pengunjung sebagai konsumen jasa wisata dan kemudian dibuatkan video konten tentang informasi desa wisata yang diunggah melalui youtube agar dapat diakses dan diketahui pengunjung/ masyarakat.

Adz-Dzabîh Dalam Perspektif Tafsir Ibnu Jarir Ath-Thabari Dan Tafsir Ibnu Katsir

Adep Baehaki, Muhammad Hariyadi, Zakaria Husin Lubi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna adz-dzabîẖ dalam perspektif tafsir Ibnu Jarir Ath-Thabari dan Tafsir Ibnu Katsir. Dengan kata lain ini dimaksudkan untuk tujuan yaitu untuk menjelaskan siapa adz-dzabîẖ yang… yang dimaksud dalam Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menekankan pada penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan tafsir perbandingan antara tafsir Ibnu Jarir ath-Thabari dan tafsir Ibnu Katsir. Acuan pada penelitian ini menggunakan data primer berupa kitab-kitab tafsir khususnya kitab tafsir Ibnu Jarir Ath-Thabari, Jâmi’ al-Bayân ‘an Ta’wîl Âyi al-Qur’ân dan tafsir Ibnu Katsir, Tafsîr al-Qur’ân al-‘Azhîm serta sekunder yang berupa kitab-kitab sejarah seperti al-Bidâyah wa al-Nihâyah, kitab hadis Shaẖîẖ al-Bukhârî dan Shaẖîẖ Muslim, ‘ulum Al-Qur’an Mabâẖits fî ‘Ulûm al-Qur’ân, dan karya-karya ilmiah berupa jurnal ataupun yang lainnya. Setelah melakukan pengolahan data dari data-data yang telah dikumpulkan, tahapan berikutnya adalah menganalisis data yang kemudian disusun dalam bentuk narasi. Adapun hasil analisis data yang telah dilakukan, penulis rangkum menjadi beberapa poin penting. Setelah melakukan analisis data, maka penulis akan menyebutkan kesimpulan. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pendapat yang kuat dari hasil penelitian tentang adz-dzabîẖ adalah Nabi Ismail a.s. berdasarkan pada dalil-dalil yang menunjukan kepada hal tersebut baik dari Al-Qur’an hadis maupun pendapat para ulama. Sedangkan pendapat yang menyebutkan bahwa adz-dzabîẖ adalah Nabi Ishak a.s., maka pendapat tersebut tidak sesuai dengan konteks ayat yang menjelaskan tentang pemberian kabar gembira kepada Nabi Ibrahim a.s. dan istrinya Sarah dengan kelahiran Nabi Ishak a.s. dan keturunannya Ya’kub a.s. Selain itu, pendapat ini juga diambil dari ahli kitab yang hasad dan tidak ridha dengan kemuliaan yang didapatkan oleh orang-orang Arab keturunan Nabi Ismail a.s. dan mereka telah melakukan perubahan pada kitab mereka tentang putra Nabi Ibrahim a.s. yang disembelih bahwa Nabi Ishak a.s. adalah anak satu-satunya atau anak sulung Nabi Ibrahim a.s., lalu mereka menyebarkannya di kalangan mereka sendiri dan di kalangan kaum muslimin.

Metodologi Dan Konsep Hadis Sahih Imam Muslim Di Era Kini

Syahrudi Nst, Idris Siregar, Muhammad Rizki, Zikra
Abstract: Imam Muslim merupakan salah satu tokoh besar dalam sejarah Islam yang memberikan kontribusi signifikan dalam bidang ilmu hadis. Melalui karya utamanya, Sahih Muslim, beliau menyusun koleksi hadis yang diakui sebagai salah… h satu kitab hadis paling otoritatif dalam Islam, berdampingan dengan Sahih Bukhari. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam tentang kehidupan Imam Muslim, metodologi yang digunakan dalam menyusun hadis, serta dampak karyanya terhadap perkembangan ilmu hadis dan masyarakat Muslim secara luas. Dengan pendekatan studi literatur, jurnal ini menganalisis sumber-sumber primer dan sekunder terkait kehidupan dan karya Imam Muslim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejelian Imam Muslim dalam menyeleksi dan mengklasifikasi hadis memberikan sumbangsih besar bagi keilmuan Islam, khususnya dalam memastikan validitas hadis. Selain itu, karyanya menjadi rujukan utama bagi para ulama hingga saat ini, menunjukkan relevansi yang terus berlanjut sepanjang sejarah. Penelitian ini menegaskan bahwa Imam Muslim tidak hanya berperan sebagai ulama hadis, tetapi juga sebagai pelopor metode ilmiah dalam tradisi Islam.

Gerakan Dakwah Organisasi Nahdlatul Wathan

M. Miftahur Rahmat Isnaini, Suparto
Abstract: penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gerakan dakwah Nahdlatul Wathan (NW) dalam konteks penyebaran nilai-nilai Islam yang moderat dan toleran di Indonesia. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan studi… kepustakaan, penelitian ini mengkaji sejarah, visi, misi, strategi, serta tantangan yang dihadapi NW sejak didirikan pada tahun 1953 oleh Tuan Guru KH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NW tidak hanya fokus pada aspek spiritual, tetapi juga berperan dalam pemberdayaan sosial dan pendidikan. Melalui pendirian lembaga pendidikan seperti pesantren dan madrasah, NW berhasil mencetak generasi muda yang memahami ajaran Islam secara mendalam, serta memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Penelitian ini juga menemukan bahwa strategi dakwah NW mencakup pendidikan, sosialisasi, dan pelayanan sosial, dengan pendekatan inklusif dan moderat yang menjadi karakteristik utama. Meski demikian, NW menghadapi sejumlah tantangan, termasuk meningkatnya paham radikal di kalangan generasi muda dan perkembangan teknologi informasi yang membawa dampak positif dan negatif. Dengan memanfaatkan media sosial dan melakukan dialog antaragama, NW berusaha untuk menjangkau audiens yang lebih luas, terutama generasi muda. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gerakan dakwah Nahdlatul Wathan memberikan kontribusi signifikan dalam membangun masyarakat yang berakhlak mulia dan berpengetahuan, serta berkomitmen untuk melanjutkan perjuangan dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang moderat dan toleran.

Penggunaan Alat Peraga Dengan Pendekatan Saintifik Sebagai Model Pembelajaran Efektif dan Penuh Makna Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam

Didik Himmawan, Putri Fathimah Azzahra
Abstract: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Analisis Data yang telah terkumpul akan dianalisis menggunakan pendekatan… an analisis tematik. Proses ini meliputi Koding data untuk mengidentifikasi tema dan pola yang muncul dari data.  Penggunaan alat peraga dengan pendekatan saintifik dalam pembelajaran SKI menjadi penting karena skil SKI bukan hanya keterampilan fisik semata, tetapi juga melibatkan pemahaman mendalam terhadap prinsip-prinsip ilmiah di balik teknik-teknik SKI. Dalam konteks ini, perlunya mengadopsi model pembelajaran efektif dan penuh makna untuk mata pelajaran SKI muncul karena memberikan pengalaman holistik kepada siswa, mencakup aspek fisik, mental, dan konseptual dalam pembelajaran keterampilan SKI. Dengan pendekatan saintifik, siswa tidak hanya mempraktikkan gerakan fisik, tetapi juga memahami konsep ilmiah di balik setiap tindakan, meningkatkan pemahaman mereka secara menyeluruh. Hal ini mendukung pengembangan keterampilan SKI yang berkelanjutan dan menyeluruh, sehingga mendukung visi pembelajaran yang berorientasi pada penerapan ilmu pengetahuan dalam kegiatan fisik, menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih mendalam dan bermakna.

Eduhistory Dan Ekowisata: Menghubungkan Wisata, Sejarah Dan Lingkungan Dalam Melihat Perebutan Ruang Di Tallo

subair, Ahmad Subair
Abstract: Penelitian ini mengeksplorasi dampak aktivitas merusak lingkungan, betonisasi pesisir, dan pembangunan pabrik industri terhadap masyarakat dan lingkungan di Kecamatan Tallo. Aktivitas ini menimbulkan ancaman signifikan terhadap… erhadap keseimbangan ekosistem dan warisan budaya lokal. Metode penelitian kuantitatif diterapkan melalui pendekatan pendidikan, lingkungan, dan sejarah. Survei digunakan untuk mengukur pengetahuan masyarakat tentang dampak lingkungan dan sejarah, serta untuk mengevaluasi efektivitas program edukasi seperti Eduhistory dalam meningkatkan kesadaran. Data yang dikumpulkan meliputi perubahan kualitas lingkungan, akses nelayan, dan kondisi situs sejarah yang terancam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas merusak lingkungan dan betonisasi pesisir menyebabkan penurunan kualitas air, keberagaman hayati, dan akses perahu nelayan, sementara pembangunan pabrik industri mengancam situs sejarah yang berharga. Program edukasi menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, namun masih terdapat kekurangan dalam penerapan pengetahuan tersebut dalam praktik pelestarian. Penelitian ini merekomendasikan penerapan kebijakan yang lebih ketat, peningkatan pelatihan untuk masyarakat, dan integrasi pelestarian budaya dalam perencanaan pembangunan untuk mengatasi tantangan ini secara efektif.ini secara efektif.

Pengaruh Praktik Keagamaan Hindu Terhadap Kehidupan Sosial Masyarakat Bali

Ni Wayan Purningsih, Ida Ayu Ketut Sri Yuliani, Erik Togio, Dawan, I Wayan Wahyu Diantara
Abstract: Agama Hindu memiliki sejarah panjang di Bali sejak abad ke-1 Masehi dan telah berakulturasi dengan budaya lokal, menciptakan bentuk kepercayaan yang unik dan integral dalam identitas budaya masyarakat Bali. Penelitian ini… i bertujuan menganalisis bagaimana praktik keagamaan Hindu membentuk norma sosial, interaksi komunitas, dan kohesi sosial di Bali, serta memberikan wawasan untuk pelestarian budaya dan pengembangan komunitas. Praktik keagamaan Hindu mempengaruhi kehidupan sosial di Bali dengan mengatur struktur masyarakat melalui sistem kasta, meskipun tidak lagi seketat dulu, dan tetap mempengaruhi pembagian kerja serta interaksi sosial. Upacara keagamaan dan festival mempererat hubungan sosial dan solidaritas melalui kegiatan bersama seperti doa dan makan bersama, sementara ajaran karma dan dharma mendorong perilaku etis yang mendukung harmoni sosial dii Bali. Mekanisme penebusan dosa dan upacara pemurnian membantu menyelesaikan konflik, dan para pemuka agama memainkan peran penting dalam memelihara nilai-nilai moral dan etika, serta mempromosikan toleransi dalam masyarakat.

Transformasi Nilai-Nilai Hindu Dalam Kehidupan Sosial Masyarakat Urban Di Indonesia

Ketut Asih, Ni Made Sariningsih, Dewa Ayu Ratnadi, I Putu Wisna Adiguna, Ni Made Maryati
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi nilai-nilai Hindu dalam kehidupan sosial masyarakat urban di Indonesia, khususnya dalam konteks urbanisasi yang cepat dan modernisasi. Studi ini berfokus pada perubahan… bahan yang terjadi pada nilai-nilai religius, sosial, keluarga, dan budaya Hindu untuk tetap relevan di lingkungan perkotaan. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, yang melibatkan pengumpulan data melalui studi literatur, wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis tematik. Studi literatur digunakan sebagai metode utama untuk memahami berbagai bentuk perubahan nilai-nilai Hindu, sementara analisis sejarah membantu melacak evolusi dan pengaruh Hindu di Indonesia dari masa ke masa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Hindu mengalami perubahan signifikan dalam masyarakat urban, terutama dalam praktik keagamaan yang kini lebih sederhana dan inklusif, serta dalam nilai gotong royong dan solidaritas yang beradaptasi dengan gaya hidup perkotaan. Struktur keluarga juga mengalami pergeseran, dengan peran gender yang menjadi lebih fleksibel, mencerminkan peningkatan partisipasi wanita dalam dunia kerja. Transformasi ini tidak hanya memperlihatkan bagaimana nilai-nilai Hindu beradaptasi dengan tuntutan modernitas, tetapi juga bagaimana mereka tetap relevan dalam kehidupan masyarakat yang semakin plural dan dinamis. Kesimpulannya, transformasi nilai-nilai Hindu dalam masyarakat urban menunjukkan adaptasi yang dinamis terhadap tantangan modernisasi dan urbanisasi, sekaligus membuka peluang baru untuk melestarikan nilai-nilai tradisional dalam konteks yang terus berubah. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk mengeksplorasi lebih lanjut berbagai aspek dari transformasi ini dan dampaknya terhadap komunitas Hindu urban di Indonesia.

Historis Perkembangan Agama Hindu Dari Zaman Weda Hingga Modern

Kadek Purnama Wati, Ni Luh Kade Dwicandra Kartika, Ni Luh Gede Ida Antari, Ni Nengah Ayu Suartini, Ni Nyoman Suami
Abstract: Agama Hindu, salah satu yang tertua di dunia, muncul di India dan berkembang melalui enam fase utama: Zaman Weda, Brahmana, Purana, Sangkaracharya, Bhakti, dan Hindu Modern. Penelitian bertujuan untuk menguraikan sejarah… terkair agama hindu yang dimulai dari zaman weda hingga hindu modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk memahami sejarah perkembangan agama Hindu dari zaman Weda hingga modern, dengan fokus pada interpretasi dan analisis sumber-sumber historis. Data dikumpulkan melalui studi literatur dan analisis artefak arkeologis, serta dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola-pola utama dalam perkembangan agama Hindu dan pengaruhnya terhadap peradaban di India dan Indonesia. Perkembangan agama Hindu dari zaman Weda hingga zaman modern menunjukkan evolusi yang kompleks dan dinamis, mulai dari henoteisme pada Zaman Weda hingga interpretasi ritual dan filsafat yang mendalam pada periode Brahmana dan Upanisad. Pada Zaman Bhakti dan Hindu Modern, pembaruan signifikan terjadi dengan gerakan devosi personal yang lebih inklusif dan reformasi ajaran yang kontekstual. Setelah kemerdekaan India, ajaran Hindu terus beradaptasi secara global, mencerminkan fleksibilitas dan relevansinya bagi masyarakat modern.