Abstract:Berdasarkan observasi awal yang dilakukan oleh penulis terhadap Siswa di Kelas VIII SMP Negeri 3 Lahewa Kabupaten Nias Utara ditemukan bahwa pembelajaran Bahasa Inggris di kelas masih monoton, metode yang digunakan guru…
guru dalam mengajar masih bersifat konvensional, belum ditemukan strategi pembelajaran yang tepat, dan rendahnya kualitas pembelajaran Bahasa Inggris, serta rendahnya hasil belajar siswa untuk mata pelajaran Bahasa Inggris. Berdasarkan hasil belajar dan observasi awal tentang nilai siswa di atas, maka penulis berusaha untuk meningkatkan minat siswa dan hasil belajar siswa melalui cara merubah strategi pembelajaran yang diterapkan di dalam kelas yang selama ini menggunakan strategi pembelajaran konvensional menjadi strategi pembelajaran yang berpusat pada siswa. Kemudian penulis membaca buku strategi pembelajaran dan tertarik untuk menerapkan Strategi Pembelajaran Media Audio Visual untuk meningkatkan hasil belajar siswa.Penulis melaksanakan metode ini dengan anggapan bahwa metode ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa bahasa inggris melalui strategi pembelajaran Media Audio Visual Siswa di Kelas VIII SMP Negeri 3 Lahewa Kabupaten Nias Utara tahun pelajaran 2023/2024. Hal ini didasarkan pada penelitian yang telah dilakukan pada siklus pertama dan siklus ke dua yang didasarkan dari nilai rata-rata siswa di siklus I sebesar 5,7 pada sesi pertama dan 6,9 pada sesi kedua menunjukkan bahwa siswa setelah menguasai materi yang diajarkan walaupun belum begitu sempurna. Hasil ini menunjukkan peningkatan kemampuan siswa menguasai mata pelajaran bahasa inggris khususnya dalam skill mendengarkan Apabila dibandingkan dengan nilai awal siswa sesuai data yang sudah disampaikan dalam analisis sebelumnya. Sedangkan hasil yang diperoleh dari tes prestasi belajar di siklus II menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam mengikuti pelajaran sudah cukup baik. Ini terbukti dari rata-rata nilai siswa mencapai 7,5 pada sesi 3 dan 8,3 pada sesi 4 Hasil ini menunjukkan bahwa metode Audio-Visual telah berhasil meningkatkan kemampuan siswa menempa ilmu sesuai harapan. Melihat perbandingan nilai awal, nilai siklus I dan nilai siklus II, terjadi kenaikan yang signifikan, yaitu dari rata-rata nilai awal adalah 4,5 naik di siklus I menjadi 6,3 dan di siklus II naik menjadi 7,9 Kenaikan ini tidak bisa dipandang sebelah mata karena kenaikan nilai ini adalah dari upayaupaya yang maksimal yang dilaksanakan peneliti demi peningkatan mutu pendidikan dan kemajuan pendidikan khususnya di Siswa di Kelas VIII SMP Negeri
Abstract:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perkembangan keterampilan menulis teks deskriptif siswa SMP Swasta PAB 9 Klambir Lima dengan menggunakan media visual. Penelitian ini dilakukan karena kemampuan menulis…
ulis teks deskriptif siswa SMP Swasta PAB 9 Klambir Lima masih tergolong kurang. Sasaran penelitian adalah siswa SMP Swasta PAB 9 Klambir Lima yang berjumlah 34 orang. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tata cara pelaksanaan dan pelaksanaan tindakan pada objek penelitian dibagi dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi, dan dilaksanakan dalam dua kali pertemuan. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Analisis dilakukan dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif dan teknik analisis data kualitatif. Kriteria keberhasilan kegiatan adalah tes menulis teks deskriptif dengan menggunakan media gambar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media visual dalam pembelajaran menulis teks deskriptif dapat meningkatkan keterampilan siswa. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya hasil belajar siswa yaitu. rata-rata 59,41 menjadi 65,88 pada siklus I dan menjadi 100,00 pada akhir siklus II. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa hasil belajar memenuhi kriteria kelulusan minimal (MMC) dengan standar nilai 70. Peningkatan kelulusan bertambah 3 orang siswa yaitu sebanyak 3 orang siswa. 12,507% menjadi 22 siswa yaitu 64,72% dan 100,00%. yaitu Periode kedua berjumlah 34 siswa, hal ini juga didukung dengan peningkatan hasil belajar siswa pada periode terakhir dari 3 siswa atau 12,50% menjadi 22 siswa atau 64,72% dan 100% atau 24 siswa. Kesimpulannya penerapan media visual terbukti mampu meningkatkan keterampilan menulis teks deskriptif siswa kelas VII SMP Swasta PAB 9 Klambir Lima..
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepemimpinan pengasuh dalam meningkatkan mutu Pendidikan serta untuk mengkaji kepemimpinan pengasuh yang efektif dalam meningkatkan mutu Pendidikan di Pondok Pesantren Fastabiqul…
abiqul khairat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, maka cara pengumpulan data dilakukan dengan tiga teknik, yaitu wawancara mendalam, observasi partisipan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pengasuh dalam meningkatkan mutu pendidikan adalah sebagai manajer, sebagai Pendidik, sebagai pemberdaya sumber daya manusia, pengambil keputusan, sebagai pencapai tujuan, sebagai motivator dan sebagai supervisor. Kepemimpinan pengasuh yang efektif dalam meningkatkan mutu pendidikan adalah dengan membangun kerja sama yang baik dengan sesama Kiai atau lembaga lain, menyiapkan generasi pengasuh dan para guru, serta membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.
Abstract:Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui budaya ekonpmi para pengrajin gula merah di Desa Lembang Lohe dengan memanfaatkan potensi sumber daya yang dimilikinya baik sumber daya lahan berupa pohon kelapa maupun sumber daya…
daya manusia yang mengandalkan anggota keluarga masing-masing. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalsis dengan cara mengelaborasinya dengan hasil-hasil penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha pembuatan gula merah merupakan pekerjaan yang diwarisi secara turun temurun. Bertahannya usaha pembuatan gula merah ini didasari oleh tindakan rasional dari para pengrajin, dimana hasil pendapatan dari usaha gula merah lebih besar dibandingkan dengan menjual kelapa dalam bentuk kelapa batok ke pasar. Agar usaha ini tetap bertahan dalam menopang kebutuhan rumah tangga, maka pengetahuan pembuatan gula merah diajarkan kepada anak-anaknya dengan mengajak mereka terlibat dalam proses pembuatan gula merah.
Abstract:Dalam era modern ini, pentingnya membentuk etika pergaulan siswa menjadi fokus utama dalam pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keefektifan layanan bimbingan klasikal dalam membentuk etika pergaulan siswa…
di MTSM Lawang Tigo Balai. Permasalahan utama yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman siswa tentang pentingnya etika dalam berkomunikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi sejauh mana layanan bimbingan klasikal dapat memberikan dampak positif terhadap perubahan perilaku siswa dalam berkomunikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, melibatkan wawancara mendalam dengan siswa, guru, dan orang tua, serta observasi langsung terhadap interaksi siswa di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan klasikal memiliki peran yang signifikan dalam membentuk etika pergaulan siswa. Guru bimbingan dan konseling berperan sebagai fasilitator yang membantu siswa mengenali dan mengatasi tantangan dalam berkomunikasi. Adanya ruang untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman juga memberikan kontribusi positif terhadap perubahan sikap siswa.
Abstract:Prokrastinasi akademik dapat menjadi tantangan yang signifikan dalam mengembangkan keterampilan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas upaya mengurangi prokrastinasi akademik melalui pembelajaran…
lajaran klasikal pada siswa MTSN 1 Payakumbuh. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, dimana siswa sebagai subjek utamanya. Pendekatan konselor klasik dilakukan oleh konselor yang fokus pada pemberian informasi, teknik manajemen waktu, dan peningkatan motivasi diri. Siswa juga akan berpartisipasi dalam diskusi kelompok dan berbagi pengalaman serta strategi untuk mengatasi penundaan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner untuk menilai tingkat prokrastinasi sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan prokrastinasi akademik siswa secara signifikan. Faktor-faktor seperti pemahaman konsep waktu, perencanaan tugas, dan motivasi belajar menjadi inti dalam upaya mengatasi penundaan. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa nasihat tradisional dapat menjadi strategi yang efektif untuk membantu siswa mengembangkan kebiasaan belajar yang lebih produktif
Abstract:Manajemen waktu merupakan keterampilan penting yang memengaruhi keberhasilan dan perkembangan pribadi anak-anak di panti asuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali efektivitas penerapan bimbingan kelompok dalam meningkatkan…
ngkatkan manajemen waktu di Panti Asuhan Aisyah Putra. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Partisipan penelitian melibatkan staf pengajar dan penghuni panti asuhan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen sumber daya manusia yang diterapkan di SMP Islam Al I’tishom. Selain itu peneliti juga akan menganalisis sejauh mana penerapan total quality manajemen dalam pengelolaan…
pengelolaan sumber daya manusia di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data yang dipakai dalam penelitian ini adalah berupa data primer dan sekunder. Data primer bersumber dari kepala sekolah, personalia, guru, dan karyawan. Sedangkan data didapatkan dari berbagai dokumen yang berkaitan dengan variabel penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan observasi terhadap lokus penelitian. Data juga didapatkan dari wawancara kepada beberapa orang yang terlibat langsung dalam pengelolaan sumber daya manusia.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP Islam Al I’tishom Karawang telah melaksanakan sebagian dari empat prinsip total quality manajemen berupa kepuasan pelanggan, respek terhadap setiap orang, manajemen berdasarkan fakta, dan perbaikan berkesinambungan. Perbaikan berkesinambungan dilaksanakan dalam bentuk pembinaan berkala. Manajemen berbdasarkan fakta diwujudkan melalui administrasi pengelolaan SDM. Selain itu prinsip PDCA (Planing, Do, Check, Act) telah diterapkan di tempat penelitian. Planning berupa inventarisir dan penyusunan formasi menjelang awal tahun ajaran baru. Do dilaksanakan mulai dari iklan rekrutmen SDM, penerimaan lamaran, seleksi, dan penempatan. Check diterapkan melalui kegiatan pembinaan, pengontrolan, dan pelatihan SDM. Adapun Act diwujudkan dalam bentuk kegiatan pemberian reward bagi guru maupun karyawan serta peringatan bahkan pemutusan hubungan kerja bagi guru yang melanggar peraturan.
Abstract:Pengelolaan dan konservasi hewan dan tumbuhan pada ekosistem begitu penting bagi kelestarian lingkungan hidup. Sehingga, perlu adanya dalam mengelola dengan sebaik mungkin agar tidak terjadinya kepunahan bagi flora maupun…
n fauna. Dalam melakukan pengelolaan masyarakat harus ikut berperan dan andil untuk melaksanakan pelestarian ekosistem lingkungan hidup. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan bahwasannya pengelolaan dan konservasi di Indonesia saat ini sudah mulai pudar dan mengalami kepunahan hal ini dapat dilihat dari pembakaran hutan secara sembarangan, adanya pembobotan secara non procedural dan lainnya. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui peran penting dari mengelola dan mengkonservasi hewan ataupun tumbuhan serta bagaimana kebijakan pemerintah agar tidak mengabaikan ekosistem tersebut. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif berupa studi kepustakaan. Dalam hasil penelitian menunjukkan bahwasannya kebijakan pemerintah di Indonesia masih belum dapat dikatakan berjalan dengan sempurna, hal ini dikarenakan masih banyaknya hukum yang tidak memiliki kepastian dimana berbentuk pengabaian lahan untuk dikelola dan dibangunnya pabrik industry. Tidak hanya itu, nilai hukum dibuat dengan kepastian untuk dapat menertibkan masyarakat dalam mengelola satwa lingkungan dan membentuk keadilan bersama.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pembelajaran Kitab Kuning Taisirul khalaq Terhadap Adab Santri MMI Surau Cubadak Bunga Tanjung. Metode penelitian ini penelitian kuantitatif asosiatif dan desain penelitiannya…
iannya correlation research. Sampel penelitian menggunakan teknik purposive yakni menggunakan kriteria khusus terhadap sampel yang berjumlah 55 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, angket, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisi datanya menggunakan teknik statistis desktriptif dan inferensial dengan menggunakan bantuan software SPSS versi 1.6, Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara Pembelajaran Kitab kuning taisirul khalaq terhadap adab santri MMI Surau Cubadak Bunga Tanjung. Hal ini diketahui dimana setelah dilakukan uji koefisien korelasi diperoleh rhitung sebesar 0,665, sementara rtabel 0,2656 yang diambil dari nilai product moment dengan taraf kesalahan 5%, maka dapat disimpulkan 0,665>0,2656 (2) hubungan ini diukur tingkat hubungan nya dengan melihat nilai person correlation yang menunjukkan angka 0,665 yang apabila diartikan dengan tabel Koefisen korelasi bahwa angka 0,665 menunjukkan hubungan yang kuat (3) Selanjutnya di ukur tingkat perhitungan koefisien determinasi dan dapat disimpulkan bahwa pengaruh antara variable X (Pembelajaran Kitab Kuning Taisirul Khalaq) dengan variable Y (Adab Santri) mencapai 44,2%. Dengan demikian terdapat factor lain yang mempengaruhi adab santri di pondok pesantren MMI Surau cubadak Bunga Tanjung sebesar 55,8 %