Search Articles & Publications

Showing 129 articles found for "Tuntutan"

KAJIAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN WANPRESTASI DALAM PUTUSAN NOMOR: 9/Pdt.G.S/2024/PN.Bpp

Sherina Darius, Leidy W. Palempung, Reynold Simandjuntak
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk perlindungan hukum terhadap korban wanprestasi dan untuk mengetahui penyelesaian wanprestasi dalam putusan nomor 9/Pdt.G.S/2024/PN Bpp. Metode yang gunakan dalam penelitian… nelitian ini yaitu penelitian hukum normatif. Dan hasil dari penelitian ini yakni Bentuk-bentuk perlindungan hukum terhadap korban wanprestasi Yaitu perlindungan melalui tuntutan hak (Pasal 1267 KUH Perdata), perlindungan  melalui mekanisme penyelesaian sengketa, perlindungan melalui eksekusi dan jaminan. Dan penyelesaian wanprestasi dalam putusan nomor 9/Pdt.G.S/2024/PN Bpp yaitu berdasarkan putusan yang menjadi dasar hukum yang digunakan adalah Pasal 1243 KUHPerdata; kedua fokus utama Pengadilan adalah membuktikan tiga hal secara berurutan: adanya perjanjian yang sah, adanya kelalaian/pelanggaran yang dilakukan ,adanya kerugian; ketiga wanprestasi dalam Putusan 9/Pdt.G.S/2024/PN Bpp kemungkinan besar berpusat pada pemberian sanksi atau pemenuhan kewajiban yang tidak dipenuhi yakni adanya Ganti Rugi dari Tergugat kepada Penggugat dalam Amar Putusan yakni : Menghukum Tergugat untuk membayar kerugian yang telah sangat dirasakan kerugiannya oleh Penggugat, yaitu Kerugian Materiil Uang modal usaha yang dimasukan oleh PENGGUGAT sebesar Rp. 180.000.000,- (Seratus delapan puluh juta rupiah); keempat Kewajiban utama Tergugat setelah adanya putusan dalam perkara sederhana yang telah memiliki kekuatan hukum tetap adalah untuk melaksanakan isi putusan itu secara sukarela. Keputusan dalam gugatan sederhana bersifat final dan tidak bisa dilakukan langkah hukum seperti banding, kasasi, atau peninjauan kembali, kecuali jika terdapat keberatan.

MEMBANGUN KREATIVITAS PESERTA DIDIK DENGAN CARA PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI MELALUI KURIKULUM MERDEKA DI SD NURUL JADID, BATANG-BATANG

Umar Baasyir, Mazidatur Riskiyah, David Alviansyah, Fitriatul Fikrah Ashari, Ibnatul Mutiah, Yunita Dian Sari
Abstract: Perubahan kurikulum yang menyesuaikan kebutuhan dengan kebutuhan peserta didik, tuntutan masyarakat, dan perkembangan zaman. Salah satunya yaitu pengembangan kurikulum merdeka belajar.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji… aji implementasi kurikulum merdeka terhadap pengembangan kreativitas peserta didik. Dengan metode pembelajaran berdiferensiasi yakni menyesuaikan dengan belajar unik setiap siswa dengan memepertimbangkan sifat, keterampilan, minat preferensi belajar mereka. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan melalui pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi berupa catatan, transkrip, buku, surat kabar, majalah, prasasti, notulen, hasil penelitian, dan sebagainya. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pengimplementasian kurikulum merdeka di sekolah dasar adalah pemanfaatan teknologi, menyiapkan perangkat pembelajaran, menerapkan strategi pembelajaran yang sesuai dengan minat dan bakat, pembelajaran disesuaikan dengan situasi dan kondisi lingkungan, serta kearifan lokal, sosial ekonomi dan memberikan ruang kepada peserta didik untuk belajar secara kolaboratif. Sehingga dapat dipahami bahwa penerapan kurikulum merdeka berdampak pada peningkatan kreativitas peserta didik untuk menghasilkan inovasi dalam pendidikan.

MEMBANGUN KREATIVITAS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DI ERA KURIKULUM MERDEKA DI SD NURUL JADID, BATANG-BATANG

Syaiful Bahri, Mazidatur Riskiyah, David Alviansyah, Ibnatul Mutiah
Abstract: Perubahan kurikulum yang menyesuaikan kebutuhan dengan kebutuhan peserta didik, tuntutan masyarakat, dan perkembangan zaman. Salah satunya yaitu pengembangan kurikulum merdeka belajar.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji… aji implementasi kurikulum merdeka terhadap pengembangan kreativitas peserta didik. Dengan metode pembelajaran berdiferensiasi yakni menyesuaikan dengan belajar unik setiap siswa dengan memepertimbangkan sifat, keterampilan, minat preferensi belajar mereka. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan melalui pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi berupa catatan, transkrip, buku, surat kabar, majalah, prasasti, notulen, hasil penelitian, dan sebagainya. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pengimplementasian kurikulum merdeka di sekolah dasar adalah pemanfaatan teknologi, menyiapkan perangkat pembelajaran, menerapkan strategi pembelajaran yang sesuai dengan minat dan bakat, pembelajaran disesuaikan dengan situasi dan kondisi lingkungan, serta kearifan lokal, sosial ekonomi dan memberikan ruang kepada peserta didik untuk belajar secara kolaboratif. Sehingga dapat dipahami bahwa penerapan kurikulum merdeka berdampak pada peningkatan kreativitas peserta didik untuk menghasilkan inovasi dalam pendidikan.

PENINGKATAN KESEHATAN MENTAL MAHASISWA MELALUI PROGRAM MANAJEMEN STRES AKADEMIK DI UNIVERSITAS NURUL HASANAH KUTACANE, ACEH TENGGARA

Siska Putri Belangi
Abstract: Mahasiswa merupakan kelompok yang rentan mengalami permasalahan kesehatan mental akibat berbagai tuntutan akademik dan tekanan psikososial di lingkungan perguruan tinggi. Beban tugas, tuntutan prestasi akademik, manajemen… n waktu yang kurang efektif, serta tekanan adaptasi lingkungan dapat memicu stres akademik yang berdampak negatif terhadap kesehatan mental mahasiswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam mengelola stres akademik guna memperkuat kesehatan mental. Kegiatan dilaksanakan di Universitas Nurul Hasanah Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, dengan sasaran mahasiswa aktif dari berbagai program studi. Metode pelaksanaan meliputi edukasi kesehatan mental, pelatihan manajemen stres akademik, diskusi interaktif, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mahasiswa mengenai stres akademik dan kesehatan mental, meningkatnya kesadaran akan pentingnya strategi koping adaptif, serta perubahan sikap mahasiswa dalam menghadapi tekanan akademik. Program pengabdian ini diharapkan dapat menjadi upaya preventif dan promotif yang berkelanjutan dalam mendukung kesejahteraan psikologis mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi.  

Dari Kampung ke Kota: Transformasi Solidaritas Mahasiswa Perantau Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan

Nurintan, Hetti Melinda Purba, Anju Panjaitan, Anas Fela Naibaho, Abdi Eralisasi Harefa, Rohani, Elsa Kardiana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi solidaritas sosial mahasiswa perantau Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan dari kehidupan kampung ke lingkungan kampus di kota. Penelitian ini menggunakan… pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap 10 mahasiswa perantau yang telah tinggal di Kota Medan minimal dua tahun, dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solidaritas sosial di kampung bersifat kuat, emosional, dan kekeluargaan, yang tercermin dalam praktik gotong royong dan interaksi sosial yang intens. Sementara itu, di lingkungan kampus, solidaritas tetap ada namun mengalami perubahan menjadi lebih selektif, rasional, dan berbasis kepentingan. Perubahan ini dipengaruhi oleh perbedaan lingkungan sosial, tingkat heterogenitas, tuntutan akademik, serta perkembangan teknologi komunikasi. Meskipun demikian, mahasiswa tetap mempertahankan nilai-nilai kebersamaan sebagai bagian dari identitas sosial mereka. Penelitian ini menunjukkan bahwa transformasi solidaritas tidak menghilangkan nilai kebersamaan, tetapi mengubah bentuknya menjadi lebih adaptif terhadap konteks kehidupan perkotaan dan akademik. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kajian sosiologi pendidikan dan menjadi bahan evaluasi bagi institusi pendidikan.

ANALISIS FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA KEAKTIFAN BELAJAR DAN SOLUSI PEMBELAJARAN EFEKTIF DI LINGKUNGAN PESANTREN

Khairul Umam, Ahmad Muzayyan, Muhammad Atiullah, Alvan Gora Fatahillah, Nurul Khalisah, Wildaturrohimah, Abd. Azis
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena rendahnya keaktifan siswa dan sering terjadinya rasa kantuk saat proses pembelajaran berlangsung di SMAS Al-Muqri. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis… faktor-faktor penyebab kurangnya semangat dan keaktifan siswa di dalam kelas, serta menemukan solusi pembelajaran yang efektif dalam konteks lingkungan pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini meliputi Kepala Sekolah, para guru mata pelajaran, serta mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Universitas PGRI Sumenep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab rasa kantuk dan pasifnya siswa adalah padatnya jadwal kegiatan keagamaan yang dilaksanakan pada malam hari sehingga waktu istirahat siswa menjadi terbatas. Selain itu, terdapat juga faktor minat belajar dan kedisiplinan internal siswa yang turut mempengaruhi kondisi tersebut. Solusi yang diterapkan meliputi penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi, pendekatan yang interaktif, serta penciptaan suasana kelas yang kondusif untuk menjaga fokus siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman terhadap kondisi fisik dan psikologis siswa merupakan kunci utama terciptanya pembelajaran yang efektif di lingkungan pesantren di tengah tuntutan kegiatan kurikulum ganda.

Manajemen Wakaf Masjid Berbasis Profesionalisme Nadzir: Studi Kualitatif di Masjid Jamik Medan

Aulia, Rizka, Winata, Hendi, Hikmah Pasaribu, Nurul, Samri Julianti Nasution, Yenni
Abstract: Wakaf memiliki potensi strategis yang besar bagi kesejahteraan umat, namun realitas di lapangan menunjukkan adanya kesenjangan akibat pengelolaan yang masih tradisional dan konsumtif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji… aji manajemen wakaf masjid berbasis profesionalisme nadzir di Masjid Jamik Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data utama berupa wawancara mendalam, dipadukan dengan observasi langsung serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen wakaf di Masjid Jamik Medan saat ini berada dalam fase transisi dari pola konvensional menuju tata kelola modern yang lebih akuntabel. Secara struktural organisasi nadzir sudah terbentuk secara formal, namun implementasi fungsi manajemen ilmiah seperti perencanaan strategis yang terdokumentasi dan sistem akuntansi yang terstandar belum diterapkan secara menyeluruh. Profesionalisme nadzir masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan kompetensi teknis, kurangnya pemahaman mendalam terhadap regulasi perwakafan nasional (UU No. 41 Tahun 2004), serta keterbatasan waktu akibat status kerja sukarela dan paruh waktu. Meski demikian, terdapat kesadaran yang kuat mengenai tuntutan transparansi dan digitalisasi, serta dimulainya inisiasi pemanfaatan aset secara produktif melalui kerja sama usaha lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kapasitas nadzir melalui pelatihan manajerial, pendampingan regulasi, dan penguatan kelembagaan menjadi kebutuhan mutlak untuk mengintegrasikan karakter moral dengan keahlian teknis modern secara berkelanjutan.

Pengaruh Literasi Keuangan Syariah terhadap Perilaku Paylater: Sebuah Studi Etnografi pada Lingkungan Akademisi

Ihktibar Dabutar, Dafa, Khoiri, Muslih, Ria Armayani Hasibuan, Reni
Abstract: Pesatnya perkembangan teknologi finansial telah memopulerkan layanan Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater di kalangan akademisi, yang berpotensi memicu perilaku konsumtif dan pengelolaan utang berisiko. Penelitian ini… bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam pemahaman, negosiasi, dan praktik literasi keuangan syariah di kalangan akademisi (mahasiswa, dosen, dan staf) serta bagaimana hal tersebut memengaruhi keputusan mereka dalam menggunakan layanan paylater. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografi, data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi di lingkungan kampus. Hasil penelitian mengungkap adanya variasi tingkat literasi keuangan syariah di kalangan akademisi, di mana pemahaman teoretis mengenai riba, gharar, dan maisir sering kali mengalami bias ketika dihadapkan pada kemudahan konsumsi digital dan tuntutan gaya hidup modern. Kebaruan penelitian ini menunjukkan adanya ruang kompromi dan negosiasi nilai di luar kelas, di mana paylater kerap kali dianggap sebagai instrumen agnostik atau "jembatan" pemenuhan kebutuhan finansial temporer. Simpulan penelitian menegaskan bahwa literasi keuangan syariah tidak secara linier menghasilkan penolakan terhadap paylater, melainkan membentuk perilaku penggunaan yang lebih berhati-hati, selektif, dan kritis terhadap aspek akad serta risiko keuangan yang menyertainya. 

Transparansi Anggaran Daerah sebagai Strategi Peningkatan Akuntabilitas Publik

Rafi Danang Rasidayu, Aycen Wulung Pilar, Meirinawati, Meirinawati, Indra Devian Lumban Gaol
Abstract: Transparansi anggaran daerah menjadi salah satu isu penting dalam manajemen publik di Indonesia, terutama dalam tiga tahun terakhir ketika tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang cepat, terbuka, dan akuntabel semakin… meningkat. Fenomena aktual seperti keterlambatan distribusi bantuan sosial, ketidakmerataan pelayanan administrasi kependudukan, serta rendahnya kualitas layanan kesehatan menunjukkan adanya persoalan mendasar dalam tata kelola birokrasi. Data Badan Pusat Statistik (2025a) mencatat indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik masih berada di angka 73,5, yang menegaskan perlunya perbaikan serius. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran transparansi anggaran daerah sebagai strategi peningkatan akuntabilitas publik. Penulisan dilakukan dengan pendekatan deskriptif-analitis berdasarkan literatur akademik, regulasi pemerintah, serta data sekunder dari BPS dan media nasional. Pembahasan menyoroti faktor kepemimpinan birokrasi, koordinasi antarinstansi, dan kapasitas sumber daya manusia sebagai penentu kualitas tata kelola. Hasil analisis menunjukkan bahwa transparansi anggaran tidak hanya berfungsi sebagai bentuk keterbukaan informasi, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Dengan penerapan transparansi yang konsisten, akuntabilitas publik dapat ditingkatkan, kesenjangan antarwilayah dapat ditekan, dan tujuan pembangunan berkelanjutan lebih mudah tercapai.  

Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja pada Perawat RSUD dr. Rasidin Padang

Orien Tiara Putri, Nurul Prihastita Rizyana, Febriyanti Nursya
Abstract: Rumah Sakit Umum Daerah dr. Rasidin padang merupakan salah satu Rumah Sakit Yang Memiliki kunjungan pasien terbanyak di Kota Padang dengan jumlah kunjungan 5.335 pasien. RSUD dr. Rasidin juga termasuk 3 dari 10 dari Rumah… h Sakit dengan jumlah kunjungan terbanyak. Perawat merupakan tenaga kerja di rumah sakit dengan tanggung jawab memberikan pelayanan optimal pada pasien, tuntutan itu dapat menyebabkan kelelahan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Perawat RSUD dr. Rasidin Padang Tahun 2025. Jenis Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret- Agustus 2025 Populasi penelitian adalah seluruh perawat instalasi rawat inap berjumlah 130 orang, dengan sampel sebanyak 51 responden yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Subjective Self Rating Test dari Industrial Fatigue Research Committee (IFRC) untuk menilai tingkat kelelahan kerja, serta kuesioner identitas responden terkait umur, shift kerja, dan masa kerja. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 54,9% perawat mengalami kelelahan kerja berat, 41,2% perawat mengalami shift kerja beresiko menunjukan 49,0% yang memiliki umur beresiko dan 82,4% masa kerja lama . Analisis bivariat memperlihatkan terdapat hubungan signifikan antara shift kerja (p=0,023), umur (p=0,001), serta masa kerja (p=0,007) dengan kelelahan kerja.