Search Articles & Publications

Showing 1514 articles found for "Siswa"

Penerapan Model Pembelajaran Stad Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Dan Budi Pakerti Tahun Ajaran 2023/2024 SMP Negeri Satu Atap Negeri 2 Sausu

I Nyoman Abdi Prasetyo
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Siswa SMP Negeri Satu Atap Negeri 2 Sausu kls VII Semester I melalui penerapan Model pembelajaran Kooperatif Type STAD tahun pelajaran 2023/2024 Penelitian… itian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri Satu Atap Negeri 2 Sausu  tahun pelajaran 2023/2024 sebanyak 11 orang Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan lembar tes. Data yang didapatkan dari metode tes hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian dengan menerapkan Model pembelajaran STAD ini menunjukkan bahwa (1) rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 77 24 Dengan rincian 7 siswa atau 63,63 % kategori bisa memenuhi target KKM yang di tetapkan sekolah standarnya adalah 75,sedangkan 4 orang siswa atau 36,36 % berada di bawah standar KKM ,jadi terdapat 4 orang siswa yang belum tuntas Daya serap siswa 77 24 %, ,sedangkan pada siklus II rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 78.19 dengan daya serap siswa adalah 85 71% Tedapat 3 siswa atau 27,27% katagori di bawah KKM yang ditetapkan KKM Pendidikan Agama Hindu untuk kelas IV adalah 75,dan 8 orang 85.71% katagori diatas KKM bidang study. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Kooperatif Type STAD dapat Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Siswa Kelas VII SMP Negeri Satu atap Negeri 2 Sausu tahun pelajaran 2023/2024 Oleh karena itu peneliti menyarankan kepada guru untuk menerapkan Metode Kooperatif Type STAD dalam proses pembelajaran di kelas demi peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran

Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Hindu Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Tps (Think-Phair-Share) Dikelas VIII SMP Negeri 1 Mamosalato Tahun Pelajaran 2023/2024

Ida Ayu Komang Fatmawati
Abstract: • Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini berdasarkan pada penelitian upaya meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe TPS di SMP Negeri 1 Mamosalato. Adapun Tujuan penelitian… enelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe TPS dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Mamosalato. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah nilai hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe TPS dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terlihat dari indikator persentase siswa yang mengikuti pembelajaran mengalami peningkatan. Persentase hasil belajar siswa pada siklus I rata-rata persentasenya adalah 37,5 %. Pada siklus II persentase rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 87,5 %. Berdasarkan hasil analisis data penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe TPS pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMP Negeri 1 Mamosalato tahun pelajaran 2023-2024.

Pengaruh Game Online Terhadap Motivasi Belajar Siswa SMP Dan SMA di Dusun Kate-Kate, Desa Hunuth, Kota Ambon

Surasmin Umalekhoa, Aminah Rehalat, Franklin W.Ubra
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh game online terhadap motivasi belajar siswa SMP dan SMA di desa hunuth dusun kate-kate. Penelitian ini menggunakan 2 variabel yaitu game online sebagai variabel bebas dan motivasi&#8230; otivasi belajar sebagai variabel terikat. Penelitian ini menggunakan tipe kuantitatif dengan dengan metode deskriptif, Populasi dalam penelitian ini sebanyak 79 siswa, dan sampel yang di ambil dari populasi sebanyak 30 orang siswa, Metode pengambilan sampel yang dilakukan adalah dengan melalui penyebaran kuesioner sebanyak 20 pernyataan dari masing-masing variabel. Analisis data menggunakan uji instrumen (uji validitas, uji reliabilitas), uji asumsi klasik (uji normalitas, uji linieritas), uji hipotesis (analisis regresi sederhana, uji parsial/uji T, uji korelasi dan uji determinasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa game online berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa SMP dan SMA di desa hunuth dusun kate-kate di karenakan hasil pengujian hipotesis menunjukan tingkat konsumsi Game Online (X) berpengaruh signifikan terhadap Motivasi Belajar (Y). Berdasarkan hasil uji t menunjukkan nilai thitung < ttabel (0,10602 < 1,70113) dengan Signifikansi (Sig) variabel Game Online (X) adalah sebesar 0,00 < probabilitas 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima, Artinya terdapat pengaruh fositif yang signifikan antara variabel X (Game Online) terhadap variabel Y (Motivasi Belajar), berdasarkan uji determinasi diperoleh nilai R Square atau koefisien determinasi sebesar 617 yang dapat ditafsirkan bahwa variabel Game Online (X) memiliki pengaruh kontribusi sebesar 61,7%.

Efektifitas Manajemen Berbasis Madrasah Dalam Meningkatkan Pendidikan Di MTs Hubbul Wathan NW

Adiyono, Fitri Dayanti, Hurul iinun
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala madrasah dalam meningkatkan efektivitas manajemen berbasis madrasah (MBM) di MTs Hubbul Wathan NW. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data&#8230; a dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala madrasah, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kepala madrasah memegang peran sentral dalam keberhasilan implementasi MBM. Kepemimpinan yang kuat, visi yang jelas dan terarah, serta kemampuan dalam memotivasi dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan madrasah, seperti guru, staf, siswa, dan masyarakat, menjadi faktor kunci dalam meningkatkan efektivitas manajemen berbasis madrasah. Temuan ini menegaskan pentingnya peran strategis kepala madrasah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang efektif dan berkelanjutan.

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dalam Materi Yadnya Dalam Cerita Mahabarata Siswa Kelas XI P1A Melalui Penerapan Model Problem Based Learning Di SMA Negeri 1 Torue Kec. Torue Kab. Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah

Gusti Ayu Aryanti
Abstract: Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan Hasil Belajar siswa dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu Materi Yadnya Dalam Cerita Mahabarata Malalui penerapan Model Pembelajaran “Problem Based Learning” siswa kelas&#8230; las XI P1A SMA Negeri 1 Torue tahun pelajaran 2023/2024 Tujuan penelitian ini dilaksanakan yaitu untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang mana menggunakan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi/pengamatan dan refleksi pada setiap siklusnya memfokuskan pencarian datanya menggunakan tes hasil belajar dan melaksanakan analisis dengan analisis deskriptif. Setelah dilakukan refleksi, terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari rata-rata nilai 69,90 meningkat menjadi 73,12 rata- rata kelasnya pada siklus I dan pada siklus II meningkat menjadi 81,40. Ketuntasan belajar juga terjadi peningkatan dari awalnya 64,00 % menjadi 72,00 % pada siklus I dan 92,00 % pada siklus II. Data tersebut menunjukkan keberhasilan pelaksanaan penelitian sesuai indikator yang direncanakan. Akhirnya peneliti berkesimpulan bahwa Penerapan Model Problem Based Learning (Pbl) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu Materi Yadnya dalam cerita Mahabarat siswa Kelas XI P1A SMA Negeri 1 Torue Kec.Torue Kab. Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah.

Penerapan Metode Pembelajaran Peer Lessons Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu SD Negeri Bau

Ketut Adi Agung Putra
Abstract: Dalam kondisi   lingkungan pendidikan keluarga memiliki peran penting di dalam keberhasilan pendidikan. Dalam keluarga tentu akan ada orang tua, saudara, bahkan teman sebaya atau saudara sebaya yang memiliki perbedaan beberapa&#8230; beberapa tingkat kelas tentunya memiliki pengetahuan lebih. Dalam arti luas sumber belajar tidak harus selalu dari guru melainkan juga sumber belajar dari orang lain, seperti sumber belajar dari teman sekelas atau temannya di rumah yang memiliki kemampuan lebih untuk mengajarkan kepada temannya. Sumber belajar teman sebaya ini disebut Peer Lessons. Penerapan model pembelajaran Peer Lessons dalam Pembelajaran Pendidikan  Agama Hindu dapat meningkatkan prestasi/hasil belajar siswa SD Negeri Bau. Prestasi/hasil belajar siswa  meningkat dari tingkat penguasaan materi dengan Rata-rata sebesar 74,5 atau Daya Serap 74,5% dan Ketuntasan Klasikal sebesar 77,2% dengan kategori Cukup Baik pada tahap observasi pada Siklus I, menjadi meningkat dengan Rata-rata sebesar 85,5 atau Daya Serap 85,5% dan dengan Ketuntasan Klasikal sebesar 100% dalam kategori Amat Baik pada tahap Siklus II.

Analisis Pendidikan Dalam Kesadaran Bela Negara Di Era Digital

Qanita Salsabila Lirabbiha, Vaira Viky Zainur, Nazwa Alia Putri, Therefa Andhari Hadi Prana, Dadi Mulyadi Nugraha
Abstract: Era digital yang ditandai dengan pesatnya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, menjadi sebuah tantangan baru bagi generasi muda saat ini. Salah satu tantangan yang dimaksud adalah pengembangan rasa nasionalisme dan&#8230; an patriotisme dalam diri generasi muda. Studi ini meneliti beberapa guru, mahasiswa dan siswa sekolah di Indonesia menggunakan metode penelitian kualitatif berupa survei kuisioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa di era digital, bela negara tidak hanya melakukan hal-hal secara fisik, tetapi juga menggunakan media sosial dengan bijak. Kita telah berpartisipasi dalam membela negara dengan mencegah penyebaran hoaks dan informasi yang menyebarkan serta menjaga reputasi Indonesia di internet. Setelah itu, bela negara nyata di era teknologi saat ini adalah berpartisipasi dalam kegiatan yang bermanfaat bagi Indonesia. Inti dari bela negara di era digital adalah memanfaatkan media sosial secara bijak, menghindari hoaks dan informasi yang merugikan negara, menjaga nama baik Indonesia, dan menciptakan citra positif Indonesia di internet.

Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Melalui Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning Pada SMA Negeri 1 Mepanga

Ni Made Primawati
Abstract: Berdasarkan observasi, aktivitas dan prestasi belajar siswa kelas SMA Negeri 1 Mepanga, dapat dikategorikan masih sangat rendah. Dilihat dari fenomena tersebut diatas, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas&#8230; s dan prestasi belajar siswa SMA Negeri 1 Mepanga dengan mencoba menerapkan metode diskusi dikombinasikan dengan metode project bassed learning. Tentu! Berdasarkan deskripsi yang Anda berikan, sepertinya Anda sedang merancang penelitian untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa SMA Negeri 1 Mepanga. Berikut adalah struktur yang dapat Anda gunakan untuk merumuskan penelitian Anda dengan fokus pada penerapan metode diskusi dan project-based learning (PBL): Subjek penelitian tersebut adalah SMA Negeri 1 Mepanga Dalam penelitian ini tersebut menggunakan metode Diskusi dikombinasikan dengan Metode Project Bassed Learning dalam mata pelajaran Agama Hindu dan Budi Pekerti. Dalam penelitian ini peneliti memasang target dalam rata-rata kelas (M) 80, Daya Serap (DS) 80%, Ketuntasan Belajar Klasikal 80% dan aktivitas 80%. Dilihat dari hasil penelitian ini, bahwa penerapan metode Diskusi dikombinasikan dengan metode Project bassed learning dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar dalam mata pelajaran agama hindu dan budi pekerti. Hasil ini ditunjukan dengan adanya peningkatan hasil aktivitas belajar pada siklus I 31 % dan siklus II menjadi 85%. Prestasi belajar siswa juga meningkat yaitu pada siklus I rata-rata kelas (M) 70, daya serap (DS) 70%,ketuntasan belajar 22% dan siklus II menjadi rata-rata kelas (M) 89, daya serap (DS) 89%, serta ketuntasan belajar klasikal 100% dari KKM 75. Dari hasil penelitian yang telah dicapai ini dapat diimplementasikan dengan merekomendasikan kepada Guru Agama Hindu Tentu! Jika penelitian Anda telah mencapai hasil yang signifikan dan relevan, berikut adalah beberapa langkah yang bisa diambil untuk mengimplementasikan hasil penelitian dengan merekomendasikannya kepada Guru Agama Hindu.

Peran Pendidikan Agama Hindu Dalam Menanamkan Konsep Tat Twam Asi Kepada Siswa Di SD Inpres 2 Balinggi

Ni Putu Yuniantari
Abstract: Pendidikan agama Hindu memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa sejak dini, terutama dalam menanamkan nilai-nilai spiritual yang luhur. Salah satu ajaran fundamental dalam Hindu adalah konsep Tat Twam Asi, yang&#8230; ang berarti "Aku adalah Engkau" sebagai cerminan kesatuan dan empati dalam kehidupan sosial. Konsep ini sangat relevan dalam pembentukan sikap toleransi, kepedulian, dan rasa persaudaraan di lingkungan sekolah. Melalui pendidikan agama Hindu, siswa diajarkan untuk memahami dan menerapkan Tat Twam Asi dalam interaksi sehari-hari, baik dengan teman sebaya, guru, maupun lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana peran pendidikan Agama Hindu dalam menanamkan konsep Tat Twam Asi kepada siswa di SD Inpres 2 Balinggi. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan observasi, wawancara, dan studi literatur sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konsep Tat Twam Asi dalam pembelajaran agama Hindu dapat meningkatkan rasa empati dan kepedulian sosial siswa. Pembelajaran berbasis praktik langsung, seperti kegiatan gotong royong, membantu siswa memahami makna mendalam dari ajaran ini secara nyata. Dengan demikian, pendidikan Agama Hindu memiliki peran strategis dalam membentuk karakter siswa yang berbudi pekerti luhur melalui ajaran Tat Twam Asi. Untuk memperkuat implementasi konsep ini, diperlukan metode pembelajaran yang inovatif, berbasis pengalaman nyata, serta dukungan dari guru dan lingkungan sekolah. Dengan pemahaman dan penerapan yang baik, siswa dapat mengembangkan sikap saling menghormati dan hidup berdampingan secara harmonis sesuai dengan nilai-nilai luhur Hindu.

Meningkatkan Hasil Belajar IPAS dengan Menggunakan Model Contextual Teaching and Learning Berbasis Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) Di Kelas IV B SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao Kabupaten Solok Selatan

Fatima jasmini, Ade Marlia, Esa Yuli Marta
Abstract: Rendahnya hasil belajar IPAS di kelas IV B SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao karena kurangnya penggunaan variasi model pembelajaran, pemahaman tentang implementasi kurikulum, dan proses pembelajaran masih bersifat teacher centered.&#8230; tered. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dua siklus, subjek penelitian ini siswa kelas IV B SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan dengan jumlah siswa 25 orang di semester II TA 2023/2024. Setelah dilakukan penelitian selama dua siklus, hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Contextual Teaching AND Learning berbasis TPACK dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Meningkatnya hasil belajar pada mata pelajaran IPAS, dapat dilihat pada pertemuan 1 persentase ketuntasan yaitu 36% pada pertemuan 2 persentase ketuntasan yaitu 56%. Jadi untuk siklus I persentase ketuntasannya adalah 46%. Pada siklus II, pertemuan 1 persentase ketuntasan yaitu 76% pada pertemuan 2 persentase ketuntasan yaitu 88%. Jadi, untuk siklus II persentase ketuntasannya adalah 82%. Melihat persentase ketuntasan pada mata pelajaran IPAS sudah terjadi peningkatan dan sudah mencapai indikator keberhasilan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Contextual Teaching AND Learning berbasis TPACK dapat meningkatkan proses dan hasil belajar IPAS pada pembelajaran kurikulum merdeka di kelas IV B SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan sudah berjalan dengan baik.