Abstract:Membangun karakter manusia yang seutuhnya tidak terlepas dari pembentukan sumber daya manusia daya manusia yang dibangun dengan bertolak pada pembangunan sikap iman, ahlak moral, tanggung jawab, demokrasi dan toleransi adalah…
dalah hal mutlak yang harus dilakukan sejak dini. Peran mata pelajaran Agama Hindu yang dibelajarkan di sekolah berlandaskan atas prinsip bahwa Ajaran Hindu adalah sebagai pandangan hidup pribadi pemeluknya dalam hubungannya dengan Ida Sanghyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa). Pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di sekolah SD Inpres 2 sausu hasil belajarnya belum mencapai kriteria ketuntasan pada tahun ajaran 2023/2024. Hal ini membuat guru harus melaksanakan penelitian tindakan kelas dengan menerapkan suatu metode pembelajaran yaitu Problem Based Learning. Pada kondisi awal sebelum penerapan siklus diketahui bahwa ketuntasan belajar hanya mencapai 20 %. Setelah penerapan metode pembelajaran Problem Based Learning pada siklus I didapatkan hasil ketuntasan belajar 30 %. Pencapaian tersebut belum maksimal sehingga dilaksanakanlah siklus II dan mendapatkan ketuntasan belajar 95 % dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Dan dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran problem based learning pada siswa kelas V SD Inpres 2 Sausu tahun pelajaran 2023 – 2024 berhasil dapat menigkatkan hasil belajar siswa.
Abstract:Pendidikan karakter memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian dan moral siswa sejak usia dini. Salah satu konsep nilai-nilai kebaikan dalam ajaran Hindu yang dapat diterapkan dalam pendidikan karakter adalah Catur…
ur Paramitha, yang meliputi Maitri yang artinya suka bersahabat atau memiliki banyak teman, Karuna artinya cinta kasih atau kasih sayang, Mudita artinya memperlihatkan wajah riang gembira atau penuh simpati dan Upeksa artinya tidak mencampuri urusan orang lain.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan nilai-nilai Catur Paramitha dalam pendidikan karakter siswa di SD Negeri 27 Palu serta dampaknya terhadap perilaku siswa dalam lingkungan sekolah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai Catur Paramitha dilakukan melalui pembiasaan sehari-hari, seperti saling membantu antarteman (Maitri), menunjukkan empati kepada sesama (Karuna), menghargai keberhasilan teman (Mudita), serta bersikap sabar dalam menghadapi tantangan pembelajaran (Upeksa). Implementasi nilai-nilai ini berdampak positif terhadap sikap dan perilaku siswa, seperti meningkatnya rasa saling menghargai, kerja sama, dan kepedulian sosial di lingkungan sekolah.
Dengan demikian, penerapan nilai-nilai Catur Paramitha dalam pendidikan karakter di SD Negeri 27 Palu terbukti mampu membentuk sikap moral dan sosial yang baik pada siswa. Oleh karena itu, integrasi nilai-nilai ini dalam pembelajaran serta kegiatan sekolah perlu terus dikembangkan agar semakin efektif dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia.
Abstract:Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan hasil belajar siswa SMK Negeri 2 Sukawati tahun pelajaran 2022/2023 melalui penerapan model pembelajaran pbl tipe STAD berbantuan…
ntuan LKS Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Pada Materi Catur Purusa Artha SMK Negeri 2 Sukawati tahun pelajaran 2022/2023 berjumlah 32 orang terdiri dari 16 orang siswa laki-laki dan 16 orang siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan masing- masing siklus terdiri dari empat tahapan yaitu: perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan tes, selanjutnya dianalisis secara deskriptif kuantitatif berdasarkan nilai rata-rata, daya serap dan kriterium ketuntasan belajar. Adapun hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah: rata-rata hasil belajar peserta didik pada siklus I adalah 76,88 dengan daya serap 76,88% dan ketuntasan klasikal 53,13%. Pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa adalah 82,97 dengan daya serap 82,97% dan ketuntasan klasikal 87,50%. Berdasarkan hasil yang diperoleh tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan penerapan model pembelajaran pbl tipe STAD berbantuan LKS Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Pada Materi Catur Purusa Artha SMK Negeri 2 Sukawati tahun pelajaran 2022/2023 dan disarankan kepada guru pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti untuk menerapkan model Pembelajaran pbl tipe STAD berbantuan lembar kerja siswa dalam pembelajaran pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti sebagai upaya meningkatkan hasil belajar siswa.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Siswa SMK Negeri 2 Sukawati melalui penerapan Model pembelajaran Kooperatif Type STAD tahun pelajaran 2022/2023 Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan…
kan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa SMK N 2 Sukawati tahun pelajaran 2022/2023 sebanyak 11 orang Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan lembar tes. Data yang didapatkan dari metode tes hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif Hasil penelitian dengan menerapkan Model pembelajaran STAD ini menunjukkan bahwa (1) rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 77 24 Dengan rincian 7 siswa atau 63,63 % kategori bisa memenuhi target KKM yang di tetapkan sekolah standarnya adalah 75,sedangkan 4 orang siswa atau 36,36 % berada di bawah standar KKM ,jadi terdapat 4 orang siswa yang belum tuntas Daya serap siswa 77 24 %, ,sedangkan pada siklus II rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 78.19 dengan daya serap siswa adalah 85 71% Tedapat 3 siswa atau 27,27% katagori di bawah KKM yang ditetapkan KKM Pendidikan Agama adalah 75,dan 8 orang 85.71% katagori diatas KKM bidang study. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Kooperatif Type STAD dapat Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Siswa SMK Negeri 2 Sukawati tahun pelajaran 2022/2023 Oleh karena itu peneliti menyarankan kepada guru untuk menerapkan Metode Kooperatif Type STAD dalam proses pembelajaran di kelas demi peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran
Abstract:Membangun karakter manusia yang seutuhnya tidak terlepas dari pembentukan sumber daya manusia daya manusia yang dibangun dengan bertolak pada pembangunan sikap iman, ahlak moral, tanggung jawab, demokrasi dan toleransi adalah…
dalah hal mutlak yang harus dilakukan sejak dini. Peran mata pelajaran Agama Hindu yang dibelajarkan di sekolah berlandaskan atas prinsip bahwa Ajaran Hindu adalah sebagai pandangan hidup pribadi pemeluknya dalam hubungannya dengan Ida Sanghyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa). Pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di sekolah Barat hasil belajarnya belum mencapai kriteria ketuntasan pada tahun ajaran 2023/2024. Hal ini membuat guru harus melaksanakan penelitian tindakan kelas dengan menerapkan suatu metode pembelajaran yaitu Problem Based Learning. Pada kondisi awal sebelum penerapan siklus diketahui bahwa ketuntasan belajar hanya mencapai 20 %. Setelah penerapan metode pembelajaran Problem Based Learning pada siklus I didapatkan hasil ketuntasan belajar 30 %. Pencapaian tersebut belum maksimal sehingga dilaksanakanlah siklus II dan mendapatkan ketuntasan belajar 95 % dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Dan dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran problem based learning pada siswa kelas V SD Inpres 5 Balinggi tahun pelajaran 2023 – 2024 berhasil dapat menigkatkan hasil belajar siswa.
Abstract:Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan di SD N 1 Tolai pada Kelas V Semester I Tahun Pelajaran 2024/2025 yang bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan Model Problem Based Learning dapat …
ased Learning dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Agama Hindu Dengan Materi Panca Yadnya . Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes prestasi belajar yang dilaksanakan saat berlangsungnya proses pembelajaran. Untuk memaknai data hasil penelitian, data yang telah diperoleh dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif, dengan menyajikan rata-rata, modus, median dan prosentase ketuntasan belajar. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Model Problem Based Leaning dapat meningkatkan prestasi belajar mata pelajaran Agama Hindu. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada awalnya rata-rata 67,5, dengan prosentase ketuntasan belajar 33,33%. Setelah diberikan tindakan pada siklus I prestasi belajar siswa mengalami peningkatan menjadi rata-rata 74,16, dengan ketuntasan belajar 66,66%. ditetapkan sehingga penelitian ini adalah Model Problem Based Learning dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Agama Hindu di kelas V di SD N 1 Tolai
Abstract:Penelitian ini di latar belakangi banyaknya siswa kelas IV SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik menghadapi kesulitan dalam pembelajaran IPAS. Oleh karena itu penelitian ini bermaksud untuk mengatasi kesulitan belajar siswa dan…
memperbaiki tindakan pembelajaran dikelas menggunakan model pembelajaran Projeck Based Learning.
Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini siswa kelas IV SDN 15/III pada semester 1 tahun pembelajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif, yaitu berupa data hasil belajar siswa. Data tersebut diperoleh dari hasil tes evaluasi siswa yang dilakukan.
Penelitian ini dilakukan selama dua siklus, masing-masing siklus dua pertemuan. Peningkatan hasil belajar ditandai oleh peningkatan ketuntasan belajar dan nilai rata-rata kelas. Pada siklus I indikator keberhasilan didapatkan ketuntasan pembelajaran IPAS 69%. Sedangkan peningkatan nilai rata-rata kelas pada siklus II pembelajaran IPAS 94%. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa PTK ini berhasil meningkatkaan hasil belajar IPAS siswa kelas IV.
Abstract:Rendahnya hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Pancasila pada observasi awal sebesar 33% siswa yang tuntas dan siswa yang belum tuntas sebesar 67%, hal tersebut terjadi dikarenakan rendahnya…
ahnya hasil belajar siswa, kurangnya penggunaan pendekatan yang menarik, materi pembelajaran hanya berpusat pada guru, dan siswa menjadi cepat jenuh dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu penelitian ini bermaksud untuk mengatasi kesulitan belajar siswa dan memperbaiki tindakan pembelajaran di kelas melalui pendekatan saintifik. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini siswa kelas II SD Negeri 14/III Punai Merindu Kecamatan Danau Kerinci Barat Kabupaten Kerinci pada semester I tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menghasilkan data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif berupa hasil belajar siswa dan data kualitatif berupa hasil observasi guru dan siswa. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus, masing-masing siklus dua pertemuan. Peningkatan hasil belajar ditandai oleh peningkatan ketuntasan belajar dan nilai rata-rata kelas. Pada siklus I pertemuan 1 didapatkan ketuntasan mata pelajaran Pendidikan Pancasila 30% dan pada pertemuan 2 didapatkan ketuntasan mata pelajaran Pendidikan Pancasila 50%, karena tingkat keberhasilan siswa belum mencapai indikator keberhasilan maka penelitian dilanjutkan pada siklus II, pada siklus II pertemuan 1 diperoleh 80% dan pertemuan 2 diperoleh 90%. Pada pengamatan aspek guru dan aspek siswa juga mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Dilihat pada siklus I aspek guru sebesar 52% dan siklus II 82% sehingga terjadi peningkatan pada aspek guru sebesar 30%, sedangkan pada aspek siswa siklus I sebesar 40% dan siklus II 95% sehingga terjadi peningkatan aspek siswa sebesar 55%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik dapat meningkatkan proses dan hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas II SD Negeri 14/III Punai Merindu Kecamatan Danau Kerinci Barat Kabupaten Kerinci.
Abstract:Pendidikan inklusif merupakan Pendidikan berfokus pada upaya mempromosikan keseimbangan dan keadilan bagi semua siswa. Artikel ini menganalisis konsep dasar pendidikan inklusi, termasuk pengertian, filosofi, dan prinsip-prinsip…
prinsip utamanya, sebagai fondasi dalam membangun sistem pendidikan yang mampu mengakomodasi keberagaman kebutuhan siswa. Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis kajian pustaka (library research), artikel ini mengungkap pentingnya penerapan prinsip inklusi dalam mendesain kurikulum, pelatihan guru, dan penyediaan fasilitas pendukung. Hasil analisis menyoroti pentingnya sinergi antara kebijakan pendidikan, pengembangan profesional guru, dan keterlibatan masyarakat untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Dengan demikian, artikel ini memberikan wawasan mengenai pentingnya pendidikan inklusi sebagai langkah strategis dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan berkeadilan bagi semua siswa.
Abstract:Tujuan penulisan artikel ini yakni untuk memaparkan pelaksanaan program bimbingan belajar yang mana merupakan salah satu inisiatif pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan prestasi akademik siswa, terutama di daerah…
ah dengan keterbatasan akses terhadap pendidikan berkualitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode Participatory Action Research (PAR). Metode Participatory Action Research (PAR) merupakan pendekatan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahap kegiatan, mulai dari identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Sinergi mahasiswa menjadi kunci keberhasilan program ini, dengan mahasiswa berperan sebagai tutor yang tidak hanya mengajarkan materi, tetapi juga memberikan motivasi dan bimbingan moral kepada para siswa. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam prestasi akademik siswa yang terlibat, serta peningkatan kepercayaan diri dan motivasi belajar siswa.