Search Articles & Publications

Showing 1675 articles found for "Bela"

Implementasi Kegiatan “Rabu Literasi” Sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Literasi Dan Numerasi Di SMP 1 Karangtanjung

Fadilah Hapidz, Tela Piyana, Astriani Rosdiana, Ida Yenita, Dida Roudhatul Munawaroh, M. Rinzat Iriyansyah
Abstract: Menciptakan masyarakat yang literat dan memiliki peradaban yang tinggi ditandai dengan terciptanya sumber daya manusia yang memiliki kecakapan hidup, sehingga mendukung terciptanya kesejahteraan dunia. Dari pada itu, melalui… alui pendidikan merdeka belajar diciptakan penguatan kompetensi literasi dan numerasi  dengan tujuan menciptakan anak bangsa yang dapat berfikir kritis, kolaboratif, kreatif, dan komunikatif. Literasi dan numerasi merupakan suatu keterampilan dalam membantu peserta didik untuk menumbuh kembangkan kemampuan-kemampuan dasar seperti kemampuan membaca, menulis, dan berhitung siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk merefleksikan implementasi kegiatan pembiasaan bernama “Rabu Literasi” sebagai upaya meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik di SMP Negeri 1 Karangtanjung. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka. Hasil penelitian menggambarkan kegiatan pembiasaan yang telah dilakukan guna meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik. Sehingga melalui kegiatan pembiasaan “Rabu Literasi” ditujukkan untuk meningkatkan minat baca peserta didik dan membiasakan peserta didik dalam memahami makna dalam tulisan-tulisan yang peserta didik baca.

Nilai-Nilai Kearifan Lokal Rumah Bongkar Pasang Desa Tanjung Batu Seberang Sebagai Sumber Pembelajaran IPS

Rahman, Andri
Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai kearifan lokal pada rumah bongkar pasang di Desa Tanjung Batu Seberang Kecamatan Tanjung Batu untuk dijadikan sebagai sumber pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).… Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik non-probability sampling dengan  purposive sampling, sehingga informan dalam penelitian ini berjumlah empat orang informan utama dan lima orang informan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan peneliti melalui dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Uji keabsahan data yang digunakan adalah uji kredibilitas, uji transferabilitas, uji defendabilitas, dan uji konfirmabilitas. Berdasarkan analisis data disimpulkan bahwa nilai kearifan lokal dari rumah bongkar pasang di desa Tanjung Batu Seberang Kecamatan Tanjung Batu yang dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran IPS adalah nilai ekonomis, nilai estetis dan nilai intelektual yang sangat relevan   dalam   mendukung pembelajaran  IPS  secara kontekstual  sesuai  ketentuan  dalam  kurikulum  merdeka belajar. Salah   satu   cara   untuk mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dari rumah bongkar pasang di Desa Tanjung Batu Seberang sebagai  sumber  belajar  kontekstual  dalam  pembelajaran IPS adalah menggunakan model pengintegrasian berdasarkan tema.

Penerapan Data Mining Untuk Memprediksi Hafalan Santri Tahfidz Menggunakan Metode Decision Tree (Studi Kasus MIK Sarina)

Siti Romlah, Zaehol Fatah
Abstract: Data mining membantu memberikan keputusan yang tepat dan cermat dengan mengungkap pola dari data yang kompleks. Data mining dengan metode Decision Tree memprediksi kemampuan hafalan santri tahfidz berdasarkan faktor-faktor… or seperti usia, durasi belajar, jumlah ayat yang dihafal dan frekuensi menghafal. Model prediksi ini bertujuan untuk membantu pengelola pesantren dalam menentukan pendekatan pembelajaran yang lebih tepat dan efisien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Decision Tree dapat memberikan prediksi yang akurat dengan akurasi 96.00%, sehingga dapat bermanfaat bagi pengelola untuk menyatukan dan meningkatkan program hafalan santri.

Pengembangan Kurikulum Berbasis Pendidikan Karakter

Intan Permata Sari R, Sintawati S, Bahri
Abstract: Pendidikan karakter merupakan aspek penting dalam membentuk individu yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki moral dan integritas yang tinggi. Di Indonesia, pengembangan kurikulum berbasis pendidikan… n karakter menjadi langkah strategis untuk menciptakan generasi yang berkualitas dalam berbagai dimensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan kurikulum yang berbasis pendidikan karater, menggali tantangan yang dihadapi, serta potensi dampak positifnya terhadap peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum berbasis pendidikan karakter membutuhkan pendekatan holistik yang mencakup pengintegrasian nilai-nilai karakter dalam proses pembelajaran serta evaluasi yang berkesinambungan. Penelitian ini juga mengidentifikasi bebrpa tantangan, termasuk kesiapan guru dan infrastruktur pendidikan yang belum mendukung. Meskipun demikian, pengembangan kurikulum pendidikan karakter memiliki dampak positif dalam membentuk karakter peserta didik di era gobalisasi.

Pelatihan Sumber Daya Manusia Di Mts Syirkah Salafiyah Jenggawah, Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember

Laila Silvi Romadhoni, Yusril Huda Mahendra, Lailatul Munawaroh, Riska Yulia Mahmud, Rofiq Hidayat
Abstract: Pelatihan sumber daya manusia (SDM) memiliki peran penting dalam pengembangan kompetensi guru untuk meningkatkan produktivitas dan belajar mengajar di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan… tihan SDM di salah satu lembaga melalui metode field research. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung, wawancara mendalam, dan kajian dokumen pelatihan. Subjek penelitian adalah kepala sekolah yang telah menjabat selama enam lima tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan keterampilan teknis dan soft skills guru demikian, terdapat tantangan dalam implementasi pasca-pelatihan, terutama dalam hal penerapan pengetahuan yang didapat ke dalam pembelajaran sehari-hari. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan metode evaluasi dan pengawasan terhadap hasil pelatihan agar berdampak lebih signifikan terhadap kegiatan pembelajaran.

Evaluasi Kurikulum

Andi Triwenni Wulandari, Nurfauziah Kasmin, Bahri
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi kurikulum. Jenis penelitian merupakan study kepustakaan (library)research), yaitu penelitian yang dikumpulkan data serta berbagai sumber literatur yang tersedia di perpustakaan.… stakaan. Hasil dari penelitian ini adalah Evalusi kurikulum dilakukan berdasarkan pada tujuan tertentu, agar kegiatan evaluasi berjalan secara terarah dan juga tepat sasaran. Evaluasi adalah proses mengumpulkan data untuk membuat keputusan tentang apakah sistem pembelajaran harus diperbaiki untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Dengan berbagai teori dari evaluasi kurikulum, para pengembang kini dapat berupaya untuk menghadirkan (improve) atau inovasi dalam setiap program yang akan dilakukan.

Peran Pendidikan Ipa Dalam Membangun Kesadaran Peserta Didik Untuk Menjaga Kelestarian Lingkungan: Studi Di Sd Islam Al-Muhajir Randuagung Lumajang

Muhammad Syahril Mubarok, Muhammad Suwignyo Prayogo, Huday Biyah Saifullah
Abstract: Kerusakan lingkungan kini telah menyebar dan menjadi isu global, padahal dulunya dianggap sebagai permasalahan lokal dalam suatu negara. munculnya permasalahan lingkungan yang sebagian besar disebabkan oleh aktivitas manusia.… usia. Akibat kepedulian manusia terhadap lingkungan, residu tersebut mulai hilang. Oleh karena itu, kesadaran lingkungan perlu ditanamkan sejak dini. Karakter Salah satu cara sekolah dasar mengajarkan tanggung jawab terhadap lingkungan adalah melalui kelas sains. Tujuan Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggunakan pengajaran sains untuk membantu siswa sekolah dasar mengembangkan sikap sadar lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Tinjauan literatur dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Reduksi data, visualisasi data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi merupakan metode yang digunakan untuk mengkaji data, yang kemudian disajikan kembali melalui pembahasan deskriptif. Studi ini menunjukkan bahwa menciptakan kurikulum ilmiah yang berpusat pada siswa dapat membantu siswa mengembangkan karakter sadar lingkungan. Siswa mendapat kesempatan untuk terlibat langsung dengan lingkungan melalui pendidikan sains. Guru dapat menerapkan berbagai model pembelajaran, antara lain Problem Based Learning (PBL), Project Based Learning (PjBL), Contextual Teaching and Learning (CTL), dan Outdoor Methods Learning, untuk membantu siswa mengembangkan karakter sadar lingkungan. Sumber daya pengajaran dan media pendidikan juga sangat penting dalam membantu anak mengembangkan karakter welas asih.

Peningkatan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model Project Based Learning (PJBL) pada Siswa Kelas IV UPT SD Ngeri 11 Lubuk Jaya Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan

Dia Loza, Animar Fauziah, Yunadil Husni, Ade Marlia, Desmaneni
Abstract: Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa, solusi pemecahan masalah tersebut adalah penggunaan model Project Based Learning (PjBL) dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan… deskripsikan peningkatan hasil belajar matematika pada siswa kelas IV UPT SD Negeri 11 Lubuk Jaya Kecamatan Sungai Pagu  Kabupaten Solok Selatan. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada siswa kelas IV UPT SD Negeri 11 Lubuk  Jaya yang peneliti lakukan dari tanggal 22 Juli s/d 1 Agustus 2024 dalam dua siklus, masing-masing siklus 2 pertemuan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penilaian hasil belajar siswa pada kondisi awal mata pelajaran matematika memperoleh persentase 36,84%, pada siklus I memperoleh persentase sebesar 40% dan siklus II 90%. Proses pembelajaran siklus I pada aspek guru memperoleh persentase 84,84% dan aspek siswa 77%, pada siklus II aspek guru memperoleh persentase sebesar 95% dan pada aspek siswa sebesar 93,93%. Berdasarkan pesentase pembelajaran tersebut, sudah terjadi peningkatan proses pembelajaran dan sudah mencapai indikator keberhasilan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas IV UPT SD Negeri 11 Lubuk Jaya Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan.

Strategi Keterampilan Kolaboratif melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Learning Di SMP Negeri 1 Ciruas

Adi Nestiadi, Teguh Pujiningsih, Putri Kiki Lestari, Wati Rohmawati, Wilda Andriani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif dalam mengembangkan keterampilan kolaboratif siswa di SMP Negeri 1 Ciruas. Metode penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan observasi… rvasi partisipatif pada perserta didik. Partisipasi penelitian ini dari siswa/i SMP Negeri 1 Ciruas. Model pembelajaran koorporatif tipe jigsaw ini diimplementasikan pada kelompok-kelompok di dalam kelas. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa dalam model pembelajaran koorporatif dapat meningkatkan partisipasi aktif peserta didik dalam pencapaian akademik dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Melalui kolaborasi peserta didik dapat saling berkomunikasi membagikan ide dan memperkuat kemampuan sosial dan komunikasi.

Peningkatan Hasil Belajar Matematika dengan Model Problem Based Learning Berbasis TPACK di Kelas V SD

Devano Andalas, Ade Marlia, Rosi Satria Andi
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika yang disebabkan oleh proses pembelajaran yang berpusat pada pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik… idik menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian peserta didik kelas V SDN 95/III Tanjung Pauh Mudik tahun pelajaran 2024/2025. Data penelitian terdiri dari data kuantitatif dan kualitatif dengan dua siklus, masing-masing tiga pertemuan. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan peningkatan hasil belajar matematika peserta didik, yaitu pertemuan I 26,1%, pertemuan II 33,3%, dan pertemuan III 46,7%. Pada siklus II, peningkatan hasil belajar matematika peserta didik adalah pertemuan I 53,3%, pertemuan II 73,3%, dan pertemuan III 100%. Penilaian aktivitas pendidik pada siklus I menunjukkan skor pertemuan I 43,1%, pertemuan II 48,8%, dan pertemuan III 62,5%. Pada siklus II, skor pertemuan I 78,4%, pertemuan II 92,04%, dan pertemuan III 98,8%. Penilaian aktivitas peserta didik pada siklus I pertemuan I 36,7%, pertemuan II 43,3%, dan pertemuan III 44%. Pada siklus II, pertemuan I 62,3%, pertemuan II 62,3%, dan pertemuan III 88%. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada peserta didik kelas V SDN 95/III Tanjung Pauh Mudik Kabupaten Kerinci.