Search Articles & Publications

Showing 2079 articles found for "Dasa"

Penerapan Discovery Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa Sekolah Dasar

Mujahadah, Umi, Aji, Waskito, Muhammad
Abstract: Keterampilan sosial merupakan kompetensi penting bagi siswa sekolah dasar untuk dapat berinteraksi secara efektif, bekerja sama, dan mengembangkan hubungan interpersonal yang positif. Model pembelajaran Discovery Learning… g menjadi salah satu pendekatan inovatif yang menempatkan siswa sebagai subjek aktif dalam proses pembelajaran sehingga mereka terdorong untuk menemukan pengetahuan melalui pengalaman langsung. Tulisan ini bertujuan mengkaji konsep Discovery Learning, urgensinya dalam pembelajaran di sekolah dasar, strategi implementasi, serta dampak jangka panjangnya terhadap keterampilan sosial siswa. Dengan pendekatan studi literatur, artikel ini mengintegrasikan teori-teori konstruktivistik dan hasil penelitian yang relevan. Kajian menunjukkan bahwa Discovery Learning mampu meningkatkan keterampilan komunikasi, kolaborasi, empati, pengelolaan konflik, dan pemecahan masalah sosial. Model ini tidak hanya berpengaruh terhadap peningkatan proses pembelajaran di kelas, tetapi juga mendukung pembentukan karakter sosial dalam jangka panjang. Oleh karena itu, penerapan Discovery Learning direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran yang relevan dalam mendukung paradigma Merdeka Belajar pada Pendidikan dasar.

Menghormati Agama Lain Sebagai Warisan Kenabian Kajian Tafsir Al-Mishbah Dalam Konteks Pendidikan Islam

Agung Wibisono, Luqman Abdul Jabbar
Abstract: Penghormatan terhadap agama lain merupakan nilai fundamental dalam ajaran Islam yang berakar pada misi kenabian dan prinsip rahmatan lil ‘alamin. Islam memandang bahwa Allah SWT telah mengutus nabi dan rasul kepada setiap… iap umat, meskipun tidak seluruhnya disebutkan dalam Al-Qur’an. Artikel ini bertujuan mengkaji konsep menghormati agama lain sebagai warisan kenabian berdasarkan ayat-ayat Al-Qur’an melalui pendekatan Tafsir Al-Mishbah karya M. Quraish Shihab, serta menganalisis relevansinya dalam konteks pendidikan Islam, khususnya penguatan moderasi beragama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode kajian pustaka dan analisis tematik terhadap ayat-ayat Al-Qur’an, seperti QS. An-Nahl: 36 dan QS. Ghafir: 78. Hasil kajian menunjukkan bahwa Tafsir Al-Mishbah menegaskan prinsip universalitas kenabian yang melahirkan sikap teologis moderat, terbuka, dan menghargai keberagaman agama tanpa mengaburkan prinsip tauhid. Dalam konteks pendidikan Islam, nilai ini merupakan bagian dari akhlak profetik yang penting untuk diinternalisasikan melalui pembelajaran, guna membentuk karakter peserta didik yang toleran, berkeadilan, dan mampu hidup berdampingan secara damai dalam masyarakat plural. Dengan demikian, penghormatan terhadap agama lain tidak dimaknai sebagai relativisme akidah, melainkan sebagai manifestasi nilai-nilai kenabian yang berorientasi pada kemanusiaan dan keadilan.

Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Dasar-Dasar Teknik Mesin Kelas X SMK Dhuafa Padang

Sabarno, Hari, Erizon, Nelvi, Adri, Junil, Afnison, Wanda
Abstract: Hasil belajar siswa dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya kecerdasan emosional. Kecerdasan emosional yang baik diyakini mampu meningkatkan motivasi dan konsistensi siswa dalam proses pembelajaran, sehingga berdampak… ampak pada peningkatan prestasi akademik. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan hasil belajar mata pelajaran Dasar-Dasar Teknik Mesin siswa kelas X SMK Dhuafa Padang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian berjumlah 40 siswa kelas X, yang seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Data kecerdasan emosional diperoleh melalui angket kuesioner, sedangkan data hasil belajar bersumber dari dokumen nilai resmi sekolah. Instrumen kecerdasan emosional telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, korelasi Pearson Product Moment, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional siswa berada pada kategori sedang, sedangkan hasil belajar tergolong baik. Uji hipotesis menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kecerdasan emosional dan hasil belajar siswa kejuruan.

TRANSFORMASI PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN MENUJU SEKOLAH UNGGUL

Rara Amelia, Sri Anggih Fauziah, Chairyzan Shauma Rafa, Bilqis Syakilla Maryadi, Zahrotul Munawaroh
Abstract: Keberhasilan sebuah sekolah dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna sangat bergantung pada bagaimana sarana dan prasarana di dalamnya dikelola. Penelitian ini menggali lebih dalam mengenai perjalanan transformasi pengelolaan… engelolaan fasilitas di MTs Nurul Hikmah Pondok Aren dalam cita-citanya menjadi madrasah unggul. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, peneliti berinteraksi langsung dengan narasumber dan mengamati kondisi lapangan untuk memahami realitas yang ada. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meski kebutuhan dasar fasilitas telah terpenuhi, MTs Nurul Hikmah masih berjuang menghadapi tantangan birokrasi yayasan yang sentralistik, keterbatasan dana, serta sistem perawatan yang belum terpadu. Namun, semangat perubahan mulai terlihat melalui langkah-langkah nyata, seperti pendataan aset yang lebih tertib, penyediaan ruang kelas yang nyaman dengan pendingin udara (AC), serta tumbuhnya rasa memiliki di kalangan warga sekolah untuk menjaga fasilitas bersama. Perubahan ini secara perlahan menciptakan suasana belajar yang lebih hangat dan kondusif bagi siswa. Akhirnya, penelitian ini menegaskan bahwa untuk menjadi sekolah unggul, bukan hanya fisik bangunan yang perlu dibenahi, melainkan juga penguatan tata kelola yang lebih mandiri dan modern demi masa depan pendidikan yang lebih baik.

Peran Kepala Sekolah dalam Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan

Siti Naila Suhailah, Muhammad Basyam, Ayu Wirdana, Zahrotul Munawwaroh
Abstract: Manajemen sarana dan prasarana pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang efektivitas proses pembelajaran dan peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Dalam konteks tersebut, kepala sekolah memiliki peran… ran strategis sebagai pemimpin dan manajer yang bertanggung jawab terhadap perencanaan, pengadaan, pemanfaatan, pemeliharaan, serta evaluasi sarana dan prasarana pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala sekolah dalam manajemen sarana dan prasarana pendidikan berdasarkan kajian pustaka dari berbagai penelitian terdahulu yang relevan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah artikel jurnal nasional berbahasa Indonesia yang terbit paling lambat tahun 2020 dan memiliki keterkaitan dengan topik penelitian. Teknik analisis data dilakukan melalui pengumpulan, klasifikasi, dan sintesis temuan penelitian untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai praktik dan kecenderungan pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan oleh kepala sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa peran kepala sekolah sangat menentukan efektivitas manajemen sarana dan prasarana, terutama dalam aspek perencanaan berbasis kebutuhan, koordinasi dalam pengadaan, pengawasan pemanfaatan, serta evaluasi dan pemeliharaan berkelanjutan. Namun demikian, masih ditemukan kesenjangan kajian yang menunjukkan bahwa beberapa penelitian lebih menekankan aspek administratif dibandingkan peran kepemimpinan strategis kepala sekolah. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi konseptual dalam memperkaya kajian tentang kepemimpinan kepala sekolah dalam manajemen sarana dan prasarana pendidikan.  

Arsip dan Dokumentasi dalam Administrasi Pendidikan

Arifuddin Rauf, Aulia Kartika, Nurul Adelia, Algazali, Fadlu, Kamus
Abstract: Administrasi pendidikan memerlukan sistem pengelolaan informasi yang efektif untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan pendidikan. Arsip dan dokumentasi merupakan komponen penting dalam proses administrasi karena berfungsi… i sebagai sumber data, bukti autentik, dan dasar pengambilan keputusan. Arsip adalah rekaman informasi yang dibuat, diterima, dan dipelihara oleh lembaga pendidikan dalam rangka pelaksanaan kegiatan akademik maupun non-akademik. Sementara itu, dokumentasi merupakan proses pencatatan, pengumpulan, dan penyimpanan data secara sistematis agar informasi dapat ditemukan kembali dengan cepat dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep, fungsi, dan prinsip pengelolaan arsip dan dokumentasi dalam lingkungan administrasi pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dari berbagai buku dan jurnal administrasi pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan arsip yang baik mampu meningkatkan efisiensi pelayanan administrasi, menjaga akuntabilitas sekolah, serta mendukung transparansi dan evaluasi program pendidikan. Selain itu, penerapan sistem dokumentasi yang terstruktur berkontribusi pada penyediaan data yang valid sebagai dasar perencanaan dan pengembangan mutu lembaga pendidikan. Oleh karena itu, sekolah perlu menerapkan manajemen arsip dan dokumentasi sesuai standar dan memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung efektivitas administrasi pendidikan.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIF DAN KREATIF UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN NILAI-NILAI PANCASILA DI MI NT TIBU LAMPIT

Husairi, Abdul Wadud, Sri Rahmawati, Yunia Juwaeriyah
Abstract: Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui Penerapan Model Pembelajaran Aktif dan Kereatif Untuk Meningkatkan Pemahaman Nilai-nilai Pancasila Pada Siswa Sekilah Dasar. kelas I semester genap MI  NT Tibu… u Lampit tahun pelajaran 2025/2026. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas I pada semester gnap tahun pelajaran 2025/2026 yang berjumlah 20 orang siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Data mengenai hasil belajar siswa dikumpulkan melalui tes hasil belajar. Data yang telah dikumpulkan tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada siklus I jumlah siswa 20 orang, yang lulus 8 orang dan yang tidak lulus 12 orang, Persentase kelulusan pada siklus I sejumlah 40% dan ketidaklulusan sejumlah 60%, karena belum memenuhi standar yang kami targetkan maka dilakukan penelitian kedua pada siklus II. Data yang diperoleh pada siklus II dengan jumlah siswa 20 orang, yang lulus 13 orang dan yang tidak lulus 7 orang, dengan persentase kelulusan 65% serta ketidaklulusan 35%. Karena belum merasa tuntas, peneliti melakukan penelitian kembali pada siklus III yang jumlah siswanya 20 orang, siswa yang lulus 18 orang, dengan persentase ketuntasan 90%.

Tujuan Pendidikan Nasional dan Relevansinya dengan Pendidikan Kristen Anak Usia Dini

Chika Tamba
Abstract: Penelitian ini menguraikan tentang hubungan antara Tujuan Pendidikan Nasional dengan Pendidikan Kristen Anak Usia Dini. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pemahaman bahwa masa anak usia dini adalah masa emas dalam… lam proses membangun karakter, moral, dan spiritual anak. Pada tahap ini, perkembangan anak berlangsung sangat cepat, sehingga nilai-nilai dasar yang ditanamkan akan sangat memengaruhi kepribadian mereka di masa depan. Dalam konteks pendidikan di Indonesia, Tujuan Pendidikan Nasional menegaskan pentingnya membentuk manusia yang memikiki iman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Hal ini sebenarnya sejalan dengan Pendidikan Kristen yang juga berfokus pada pembentukan karakter Kristiani, pengenalan akan kasih Allah, serta pertumbuhan iman sejak usia dini. Karena itu, penting untuk melihat bagaimana kedua hal ini saling terkait dan bagaimana sinmandiri, demokratis, dan bertanggung jawab. Selain itu, pendidikan Kristen anak usia dini berfokus pada penanaman iman, kasih, dan nilai moral yang bersumber dari Alkitab.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka. Data diperoleh dari dokumen resmi pendidikan nasional serta literatur pendidikan Kristen anak usia dini yang terbit dalam sepuluh tahun terakhir. Analisis dilakukan dengan membandingkan dan melihat relevansi antara tujuan pendidikan nasional dengan praktik pendidikan Kristen anak usia dini.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat titik temu yang jelas antara keduanya, terutama dalam aspek spiritualitas, moralitas, dan pengembangan karakter. Pendidikan Kristen anak usia dini dapat menjadi salah satu bentuk implementasi nyata dari tujuan pendidikan nasional, karena selain menanamkan nilai iman, juga mendukung perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotorik anak. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi kerangka tujuan pendidikan nasional dengan perspektif pendidikan Kristen, yang sebelumnya belum banyak dikaji.Penelitian ini memberikan kontribusi berupa pemahaman yang lebih komprehensif bagi guru, lembaga pendidikan Kristen, dan pembuat kebijakan dalam merancang kurikulum serta strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan anak usia dini sekaligus selaras dengan tujuan pendidikan nasional.

Analisis Komparatif Model dan Tahapan Pengembangan Kurikulum yang Relevan bagi Sekolah Dasar

Neyzha Veradine, Anissa Miftahqul Fauziyach, Nawang Sovyana, Dea Nurhani, Teguh Prasetya, Muhammad Ferhesa Himawar, Juniar Gita Permata
Abstract: Pendidikan sekolah dasar memiliki peran strategis dalam membentuk fondasi pengetahuan sikap dan keterampilan peserta didik sehingga pengembangan kurikulum perlu dilakukan secara relevan dan adaptif terhadap karakteristik… peserta didik serta dinamika kebijakan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan berbagai model serta tahapan pengembangan kurikulum yang relevan bagi sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif melalui studi kepustakaan yang bersumber dari buku jurnal ilmiah nasional dan dokumen kebijakan pendidikan. Data dianalisis dengan mengidentifikasi mengelompokkan serta membandingkan karakteristik dan tahapan pengembangan kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat satu model pengembangan kurikulum yang dapat diterapkan secara seragam di seluruh sekolah dasar. Model grass roots relevan dalam pengembangan kurikulum berbasis sekolah karena menekankan partisipasi guru dan penyesuaian terhadap kebutuhan lokal sedangkan Kurikulum Merdeka memberikan kerangka pengembangan kurikulum yang fleksibel dengan penekanan pada kompetensi esensial dan pembelajaran berdiferensiasi. Selain itu pemilihan model pengembangan kurikulum perlu disesuaikan dengan karakteristik mata pelajaran sehingga pendekatan integratif menjadi strategi yang paling relevan dalam mengembangkan kurikulum sekolah dasar yang adaptif kontekstual dan berkelanjutan.

PENGEMBANGAN KECERDASAN EMOSIONAL ANAK USIA DINI

Yessica Nathania Nababan
Abstract: Penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai bagaimana kecerdasan emosional anak usia dini dapat berkembang melalui proses pembelajaran, pola pengasuhan, serta interaksi sosial yang terjadi di lingkungan… ingkungan keluarga dan sekolah. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi pada anak usia 4–6 tahun, guru PAUD, serta orang tua sebagai pendamping utama. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kecerdasan emosional anak muncul melalui serangkaian aktivitas belajar yang mengarah pada pengendalian emosi, kemampuan bersosialisasi, dan pembentukan perilaku positif. Dalam praktiknya, guru memanfaatkan kegiatan bermain, bercerita, serta percakapan sederhana untuk menanamkan nilai emosional, sedangkan orang tua memberikan dukungan melalui komunikasi yang penuh empati, contoh perilaku baik, dan pengasuhan yang konsisten. Keberhasilan proses ini turut ditunjang oleh kesiapan pendidik, keterlibatan aktif keluarga, serta lingkungan belajar yang mendukung. Namun demikian, penelitian juga menemukan beberapa kendala seperti karakter anak yang berbeda-beda, ketidakteraturan pendampingan di rumah, serta keterbatasan sarana pembelajaran. Penelitian ini menegaskan perlunya kolaborasi antara sekolah dan keluarga untuk memastikan proses pengembangan kecerdasan emosional berlangsung efektif dan berkelanjutan.