Abstract:Remaja dengan kondisi keluarga broken home sering kali mengalami tantangan dalam kemampuan regulasi dirinya. Kondisi kedua orang tua yang berpisah membuat remaja dengan keluarga broken home tidak memiliki model peran untuk…
uk mengembangkan keterampilan regulasi dirinya, karena tidak memiliki contoh yang jelas tentang bagaimana mengatur emosi dan perilaku dalam situasi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang gambaran self regulation pada remaja dengan keluarga broken home serta implikasinya pada bimbingan dan konseling. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu pedoman wawancara yang dikembangkan berdasar pada teori self regulation Bandura, Schunk dan Zimmerman. Partisipan dalam penelitian ini adalah remaja atau siswa kelas XI SMAN 19 Bandung dengan kondisi keluarga broken home. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran self regulation yang baik pada remaja dengan keluarga broken home terutama pada aspek mengatur standar dan tujuan dan aspek evaluasi diri.
Abstract:This research aims to examine the communication strategies of nagari government officials in resolving nagari market management problems in Agam Regency. Agam Regency has many traditional markets spread across several regions.…
gions. One of them is Rabaa Market which is located in Nagari Padang Tarok District. Baso, Agam Regency. The market is located on the side of the road connecting Bukittinggi-Payakumbuh-Pekan Baru. There are various problems, including administrative problems regarding ownership of the market land, and there is a tug-of-war regarding land ownership status between the local community and the Agam Regency Government, which in this case is the Nagari Padang Tarok Government, which becomes an obstacle in developing market management. The method used in this research is the Osgood and Wilbur Schramm communication model and the Swot Analysis method. The problem of asset ownership status and the status of Pakan Rabaa Nagari Padang Tarok is still unresolved and still triggers disputes . The results of this research found that the communication strategy used was the Osgood and Wilbur Schramm model of communication approach , which was very effective in resolving Nagari market disputes.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa dengan menggunakan model Project Based Learning. Jenis penelitian yang digunakan adalah meta analisis dari penelitian yang telah dilakukan sebelumnya.…
a. Penelitian ini menggunakan metode sintesis kuantitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model Project Based Learning pada hasil belajar siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menelusuri jurnal melalui Google Cendekia. Dari model Problem based learning dipilih 6 hasil penelitian untuk dianalisi lebih lanjut dalam bentuk %. Dari 6 penelitian dapat, disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik peningkatan hasil belajar dari yang terendah 10,23 % sampai yang tertinggi 73,73 % dengan rata – rata 31,56 % . Rata –rata hasil belajar peserta didik sebelum menggunakan medel pembelajaran Project Based Learning 65,66 dan setelah dilakukan dan menerapkan model Project Based Learning terjadi peningkatan menjadi 83,20 dapat diartikan bahwa model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Abstract:Penelitian ini bertuajuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budipekerti siswa kelas II semester II melalui penerapan model Snowball Throwing di SD Negeri 2 Tolai Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi…
igi Moutong Tahun Pelajaran 2023/2024. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research. Lokasi penelitian ini adalah di SD Negeri 2 Tolai Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi Moutong. Lama dan Waktu penelitian : Penelitian ini dilaksanakan pada semester II tahun pelajaran 2023/2024. Analisis data nilai awal sampai dengan tes akhir baik itu pada siklus I dan Siklus II menunjukkan peningkatan rata-rata kelas, daya serap siswa, dan ketuntasan pada akhir siklus II sudah melebihi ketuntasan belajar yaitu 75%. Selain itu hasil daya serap mencapai kriteria keberhasilan yang ditetapkan.
Abstract:Tata usaha Bagian Umum Pemkab Banyuwangi merupakan bagian administrasi persuratan yang menangani persuratan di Pemkab Banyuwangi yang membutuhakn data yang cepat dan tepat. Dalam pengelolaan surat masuk dan surat keluar…
r di bagian umum ini masih menggunakan arsip berupa file gambar atau image yang mana kapasitas memory yang dibutuhkan bisa dibilang besar, untuk menaggulangi masalah itu maka digunakanlah metode OCR yang bertujuan untuk mengurangi kapasitas memory penyimpanan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan Studi pustaka, untuk perancangan sistem yang digunakan menggunakan perancangan atau pemodelam UML (Unified Modelling Langgueage) dimana metode ini merupakan metode standarisasi untuk mendokumentasikan atau membangun sistem perangkat lunak. Keungulan dari sistem ini adalah efesiensi dalam pencatatan dan pengelolaa surat. Dari pengelolaan surat masuk dan surat keluar yang dibuat, diharapkan mempu menghasilkan data yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan.
Abstract:Penelitian ini mengevaluasi upaya peningkatan hasil belajar siswa kelas VI Semester II di SDN Petemon X/358 Surabaya pada mata pelajaran PPKn, terutama fokus pada materi ASEAN. Evaluasi awal menemukan tantangan signifikan…
n dalam kinerja siswa, dengan rata-rata nilai 52, di bawah amban KKM sekolah yaitu 80. Penelitian menyelidiki proses proses pembelajaran PPKn dengan tujuan meningkatkan hasil belajar siswa melalui Model Pembelajaran Explicit Instruction. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research). Hasil menunjukkan peningkatan kinerja dari 53% ke 84% pada siklus kedua. Penelitian menyoroti pentingya eksplorasi terus-menerus terhadap metodologi pengajaran dan pengembangan sumber belajar. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi interaksi guru-siswa dalam konteks eksplicit instruction, serta skalabilitas model ini ke berbagai pengaturan pendidikan dan mata pelajaran. Dampak dalam jangka Panjang model ini perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk pemahaman komprehensif.
Abstract:Today's education faces the challenge of preparing students with competencies that are relevant to the demands of the times. This research aims to explore innovative strategies in improving 21st Century competencies at SMPN…
MPN 46 Surabaya. The research method involved classroom observation, interviews with teachers, and document analysis. Findings show that project-based learning, the use of interactive technology, cooperative learning models, and student-centered approaches are effective in developing 21st Century competencies. In addition, simulation activities, innovative curriculum development, special extracurricular programs, and continuous teacher training also play an important role. The conclusions emphasize the need for inclusive and innovative learning approaches in dealing with the demands of modern education. The findings provide a strong foundation for the development of effective learning strategies to improve students' 21st Century competencies in the future.
Abstract:Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS kelas V SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik Kabupaten Kerinci. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar melalui…
elalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis TPACK. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik Kabupaten Kerinci pada semester I tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini dilakukan selama II siklus, masing-masing siklus terdiri dari 3 kali pertemuan. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik pada siklus I diperoleh persentase ketuntasan sebesar 60.0% dan siklus II meningkat menjadi 93.3% terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 33.3%. Hasil pelaksanaan observasi guru pada siklus I diperoleh persentase 71.1%, dan meningkat pada Siklus II menjadi 93.3% terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 22.2%. selain itu, hasil pelaksanaan observasi peserta didik juga mengalami peningkatan, yakni dari 65.4% pada siklus I dan 92.9% pada siklus II terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 27.5%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) berbasis TPACK dapat meningkatkan proses dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS di kelas V SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik Kabupaten Kerinci.
Abstract:Pembelajaran bahasa Inggris di SMP/MTS diorientasikan agar siswa dapat mencapai tingkat fungsional, yaitu. berkomunikasi secara lisan dan tertulis memecahkan masalah sehari-hari. Dalam pembelajaran Bahasa Inggris masih sering…
ering terlihat siswa tidak mau bertanya kepada guru , padahal mereka kurang memahami materi yang disampaikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana efektivitas metode focus group Discussion dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Inggris . Siswa Kelas VIII mengikuti penelitian ini pada tahun ajaran 2023-2024. Siswa yang berjumlah 30 orang, 16 orang siswa laki-laki dan 14 orang siswa perempuan. Penelitian ini berlangsung dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari; “perencaaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini meliputi : hasil belajar siswa, observasi terhadap aktifitas selama pembelajaran, hasil post tes yang diberikan dan refleksi dari lembar kuis refleksi. Observasi kinerja guru dalam pembelajaran dengan metode Focus Group Discussion dan refleksi dari mitra peneliti, yang diambil pada setiap akhir siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akitivitas Guru meningkat dengan baik yaitu mencapai (standar skor “baik”) sudah menguasai dan menerapkan model Focus Group Discussion dalam pembelajaran dan pada akhir siklus 2 pada umumnya sudah berkisar pada (standar Skor” sangat baik ). Partisipasi siswa saat KBM pada petemuan pertama siklus 1 masih rendah (berkisar pada standar”cukup), tetapi pada pertemuan kedua siklus satu mulai meningkat( standar skor “baik”)dan suasana kelas semakin harmonis. Pada Akhir silkus 2 pada umumnya siswa sudah berpartisi “sangat baik” pada saat KMB. Hasil belajar siswa pada akhir Siklus 1 semakin meningkat menjadi 17 dari 30 siswa (64%) yang mencapai nilai standar ketuntasan belajar dibanding sebelum PTK berlangsung dari 30 siswa, 17 (60%) siswa yang tuntas. Pada akhir siklus 2 semakin membaik yaitu mencapai 25 dari 30 siswa (80%)
mencapai standar ketuntasan belajar, nilai mereka rata-rata di atas KKM: 70. Memperhatikan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pemebelajaran Focus Group Discussion, terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa di Kelas VIII Menggunakan Model Focus Group Discussion pada SMP Negeri 2 Namohalu Esiwa
Abstract:Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di sekolah menengah dan bertujuan untuk Upaya Meningkatkan Daya Tarik Mata Pelajaran Bahasa Inggris Menggunakan Model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dengan…
n Media Audio Visual pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Namohalu Esiwa. media massa Penelitian ini diikuti oleh siswa kelas SMP VIII, total 30 mata pelajaran Bahasa Inggris. Informasi keberhasilan akademik siswa diperoleh melalui metode tes instrumental yaitu. Berupa tes akademik. Data kemudian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif .Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) pada media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris siswa kelas VIII SMP semester I tahun pelajaran 2023/2024.Rata-rata hasil belajar siswa sebesar menunjukkan peningkatan dari siklus I ke siklus II. Rata-rata hasil belajar siswa kelas hanya mencapai 66,76 pada awal pembelajaran, meningkat menjadi 73,82 pada periode pertama, dan 83,82 pada pada periode kedua. Ketuntasan klasikal awal hanya mencapai 38,23%, meningkat menjadi 67,64% pada siklus I dan menjadi 94,11% pada siklus II dengan judul Upaya Meningkatkan Daya Tarik Mata Pelajaran Bahasa Inggris Menggunakan Model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dengan Media Audio Visual pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Namohalu Esiwa