Abstract:Dengan penekanan pada kinerja manajerial dan individu, penelitian ini mengeksplorasi gagasan kinerja dalam konteks manajemen organisasi. Kinerja individu dievaluasi menggunakan berbagai kriteria, termasuk keluaran, kualitas,…
tas, kehadiran, ketepatan waktu, dan keterampilan kolaboratif. Sebaliknya,
kinerja manajemen mengacu pada bagaimana anggota staf benar-benar berperilaku dalam kapasitas
manajerial mereka, termasuk komunikasi, kehadiran, hasil kerja, dan kebijakan bisnis. Metode pada
penelitian ini ialah pendekatan kualitatif bersifat eksploratif yang dimana data-data yang di ambil berasal
dari sumber web akademis seperti Mendeley, google cendekia, dan lainnya. Koefisien jalur yang
menunjukkan peningkatan kinerja seiring dengan meningkatnya kepuasan kerja memperkuat hubungan
positif antara kepuasan kerja dan kinerja, yang merupakan tema kunci dalam kesimpulan ini. Topik
penting lainnya adalah kepuasan kerja. Selain itu, kinerja manajerial juga sangat dipengaruhi oleh gaya
kepemimpinan, dengan analisis, komunikasi, keberanian, dan tanggung jawab menjadi aspek penting
yang harus diperhatikan dalam meningkatkan kinerja manajerial.
Abstract:Artikel ini bertujuan untuk Menjelaskan bahwa dalam pendidikan dan pelatihan sangat diperlukan dalam mengembangkan kemampuan terhadap pelaksanaan kinerja seorang, karena pendidikan sangat tergantung pada mutu pendidikan,…
jika guru tidak mendapatkan pelatihan dengan baik maka mutu pendidikan tidak akan berkembang. Guru merupakan aset pendidikan bila dapat dikelola secara optimal. Sebaliknya, menjadi “beban pendidikan” jika pengelolaan tidak dibarengi dengan kompetensi yang memadai. Guru yang berkualitas akan mampu bersaing dan mereka perlu mendapat pengembangan sehingga memiliki kompetensi. Masih banyak sekolah di daerah-daerah yang mengalami kekurangan mutu, sedangkan guru yang saat ini kualifikasinya masih banyak yang tidak layak mengajar. Maka dari itu diperlukan pelatihan untuk menambah kemampuan dan wawasan secara berkelanjutan. Profesi guru dalam mengajar membutuhkan pengembangan. Oleh karena itu, seorang pengajar perlu menguasai berbagai kemampuan baik kemampuan dibidang ilmu maupun dibidang teknologi dalam mengajar.
Abstract:Kinerja organisasi pemerintah daerah sangat dipengaruhi oleh kebijakan rekrutmen dan seleksi pegawai yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kebijakan rekrutmen dan seleksi pegawai di pemerintah…
ah daerah serta dampaknya terhadap kinerja organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review. Sumber data yang digunakan adalah literatur akademik, jurnal, buku, dan dokumen resmi terkait kebijakan rekrutmen dan seleksi serta kinerja organisasi pemerintah daerah. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis konten terhadap sumber-sumber literatur yang telah dipilih. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan kebijakan rekrutmen dan seleksi pegawai di pemerintah daerah cenderung dilakukan secara terstruktur dan transparan. Namun, masih terdapat tantangan dalam hal konsistensi dan efisiensi proses seleksi. Dampak kebijakan rekrutmen dan seleksi pegawai terhadap kinerja organisasi pemerintah daerah sangat signifikan, terutama dalam meningkatkan produktivitas, motivasi, dan komitmen pegawai, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. Implementasi kebijakan rekrutmen dan seleksi pegawai yang efektif dapat meningkatkan kinerja organisasi pemerintah daerah. Penting bagi pemerintah daerah untuk terus memperbaiki proses rekrutmen dan seleksi serta memastikan bahwa kebijakan yang ada sesuai dengan tuntutan dan perkembangan zaman.
Abstract:Pendidikan tidak lepas dari peranan seorang guru, peserta didik dan kurikulum. Sebab tiga komponen tersebut merupakan komponen utama dalam sistem pendidikan nasional.menjadi seorang guru harus memerlukan keahlian khusus…
dalam melaksanakan tanggung jawabnya sebagai seorang guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kendala implementasi kurikulum pai di MTs. Muhammadiyah Curup. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi riset kepustakaan (Library Research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Berdasarkan hasil penelitian tentang Problematika Implementasi Kurikulum PAI Dan Upaya Pengentasannya di MTs. Muhammadiyah Curup maka dapat disimpulkan bahwa kurikulum telah diimplementasikan pada aspek: penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang meluas, pembelajaran tematik, bertambahnya jam pembelajaran, metode pembelajaran student center, serta penerapan penilaian autentik. Untuk mengatasi problematika Implementasi Kurikulum PAI di MTs. Muhammadiyah Curup, yaitu dengan cara meningkatakan kreatifitas dan keterampilan dalam proses pembelajaran dan teknologi, melakukan kolaborasi antar guru atau mengadakan Musawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Serta bekerjasama dengan orang tua siswa, peserta didik, dan guru lainnya dalam mengatasi problematika yang dihadapi
Abstract:Model Pembelajaran Berbasis Neurosains dalam konteks Problem-Based Learning (PBL) telah menjadi fokus penelitian yang berkembang dalam upaya untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Studi ini mengeksplorasi integrasi…
prinsip-prinsip neurosains ke dalam pendekatan PBL sebagai cara untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan hasil pembelajaran. Dengan memadukan pengetahuan tentang bagaimana otak belajar dan merespons informasi dengan pendekatan pembelajaran yang menekankan pada pemecahan masalah, penelitian ini menunjukkan potensi besar dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih bermakna dan efektif. Melalui tinjauan literatur yang komprehensif dan studi kasus implementasi PBL berbasis neurosains, jurnal ini mengidentifikasi strategi dan praktik terbaik untuk mengintegrasikan konsep neurosains ke dalam desain pembelajaran PBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini dapat meningkatkan retensi informasi, keterlibatan siswa, dan penerapan keterampilan dalam konteks dunia nyata. Penelitian ini memberikan kontribusi yang berharga bagi pengembangan pendidikan yang inovatif dan berbasis bukti, serta memberikan panduan praktis bagi pendidik dalam merancang pengalaman pembelajaran yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Abstract:masalah dalam penelitian ini yaitu Bagaimana efektivitas program Command Center dalam rangka peningkatan pelayanan publik. Adapun tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui dan mengevaluasi efektivitas pelaksanaan program…
rogram Command Center dalam rangka peningkatan pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Metode penelitian kualitatif adalah penelitian yang bertujuan untuk memberikan gambaran secara sistematis, faktual, dan akurat tentang kondisi atau objek yang diteliti. Penelitian ini dilaksanakan di Kantor Dinas Komunikasi Informatika Dan Persandian Kota Ambon, yang berada di Lantai 4 Balai Kota Ambon Jl. Sultan Hairun, Uritetu, Kec. Sirimau, Kota Ambon, Maluku. Pencapaian tujuan dalam Program Command Center Kota Ambon adalah untuk meningkatkan pelayanan publik dengan menggunakan teknologi yang tersedia namun terdapat hambatan-hambatan dalam menjalankan program ini yaitu masih ada beberapa layanan yang sering mengalami gangguan dan pemerintah masih kekurangan tenaga kerja (programmer). Sehingga pencapaian Program Cerdas Command Center belum berjalan secara maksimal. Proses sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Komunikasi Informatika Dan Persandian Kota Ambon lewat Program Command Center ini belum optimal dikarenakan proses sosialisasi yang dilakukan pemerintah tidak rutin dan tidak langsung berhadapan dengan masyarakat ataupun dari pemerintah tidak memasang spanduk-spanduk yang berkaitan dengan Program Cerdas Command Center sehingga masih banyak masyarakat yang belum memahami dan mengetahui adanya program ini.
Abstract:Tata usaha sekolah mempunyai peranan penting bagi kelancaran administrasi sekolah, tata usaha sekolah perlu diperhatikan karena memiliki peranan dan fungsi yang strategis. Oleh karena itu adanya manajemen tata usaha dapat…
t meningkatkan pelayanan administrasi agar berjalan secara maksimal. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini. Untuk mengetahui perencanaan tata usaha dalam meningkatkan pelayanan administrasi sekolah. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi lapangan. Hasil penelitian ini adalah (1) Perencanaan tata usaha dalam meningkatkan pelaksanaan administrasi sekolah yaitu mencakup; a). Melakukan perekrutan pegawai tata usaha, b). Merumuskan pembagian tugas dan kewajiban, c). Adanya pelibatan dari berbagai warga sekolah, d). Merumuskan strategi yang akan dilaksanakan pada proses pelaksanaan nantinya, e). Memperhatikan keperluan yang dibutuhkan dalam proses pelaksanaan. (2) Pelaksanaan tata usaha dalam meningkatkan pelayanan administrasi sekolah; a). Dilaksanakan sesuai dengan bentuk pelayanan administrasi, b). Adanya peran dan strategi pemimpin dalam hal menggerakkan anggotanya, c). Memenuhi dan melaksanakan apa saja yang diperlukan dalam meningkatkan pelayanan administrasi sekolah, d). Strategi yang digunakan untuk meningkatkan pelayanan administrasi sekolah, e). Mengidentifikasi adanya faktor pendukung dalam meningkatkan pelayanan administrasi sekolah. Adanya solusi dalam mengatasi hambatan pada pelaksanaan pelayanan administrasi sekolah. Hasil dari proses evaluasi yang diperoleh bahwa bentuk-bentuk pelayanan yang diberikan sudah dilaksanakan dengan baik, adanya bentuk tindak lanjut yaitu mengidentifikasi peluang serta meminimalisir kelemahan dan kekurangan.
Abstract:artikel ini membahas mengenai bagaimana konsep pengembangan kurikulum pada pendekatan kurikulum. tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis konsep pengembangan kurikulum pada pendekatan kurikulum dan mengidentifikasi…
tifikasi pendekatan-pendekatan pengembangan kurikulum tersebut yang relevan dengan pendidikan saat ini. penelitian ini mengunakan metode pendekatan analisis literatul dengan mengumpulkan dan menganalisis sumber-sumber data yang relevan pokok bahasan. untuk memastikan bahwa pendekatan kurikulum relevan dan sesuai dengan kebutuhan yang aktual, sangan penting pendekatan pengembangan kurikulum yang sistematis dan komprehensif. hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat televansi konsep pengembangan kurikulum pada pendekatan pengembangan kurikulum di era modern ini. penelitian ini mempunyai peran penting dalam memberi pemahaman bagaimana pentingnya pendektan pengembangan kurikulum. pendekatan pengembangan kurikulum sangat penting untuk menyesuaikan sistem pendidikan dengan kebutuhan yang berubah serta meningkatkan kualitas dan kesetaraan pendidikan.
Abstract:Perencanaan pembelajaran guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Uswah merupakan aspek penting dalam memastikan efektivitas dan relevansi pengajaran agama Islam. Penelitian ini bertujuan…
rtujuan untuk menyelidiki proses perencanaan pembelajaran PAI, tantangan yang dihadapi, serta strategi yang digunakan oleh guru PAI di MTs Al-Uswah. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan untuk mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran PAI di MTs Al-Uswah melibatkan langkah-langkah yang sistematis dan terstruktur, dengan guru-guru PAI secara konsisten menggunakan pendekatan berbasis kurikulum nasional dan mempertimbangkan kebutuhan siswa dalam merancang rencana pembelajaran. Namun, beberapa tantangan juga teridentifikasi, termasuk kesulitan dalam menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan individual siswa, integrasi teknologi dalam pembelajaran, dan mengintegrasikan nilai-nilai agama Islam dengan konteks kehidupan modern. Meskipun demikian, guru-guru PAI di MTs Al-Uswah menunjukkan komitmen yang kuat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran agama Islam melalui upaya perencanaan yang matang dan inovatif. Implikasi penelitian ini dapat digunakan untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan relevan dalam konteks pendidikan agama Islam di MTs Al-Uswah dan lembaga pendidikan serupa.
Abstract:Penelitian ini akan membahas tentang penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai strategi dalam melakukan pembayaran dan memperkuat ekonomi digital di era…
a digitalisasi. QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) merupakan inovasi baru yang diluncurkan sebagai standarisasi pembayaran non tunai berbasis QR Code sebagai pemersatu pembayaran non tunai. Dengan adanya QRIS para Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hanya perlu menyediakan 1 QR Code berlogo QRIS yang dapat membaca semua aplikasi pembayaran non tunai baik berupa uang elektronik, dompet elektronik, dan mobile banking. Dengan adanya QRIS menciptakan solusi yang efektif bagi UMKM untuk mengadopsi gaya hidup tanpa uang tunai (cashless) dan meningkatkan efisiensi dalam transaksi keuangan. Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah kami telaah dapat disimpulkan bahwa penggunaan QRIS memiliki dampak yang beragam terhadap UMKM di berbagai kota di Indonesia. Penggunaan QRIS cenderung masih didominasi oleh kalangan pekerja kantoran daripada remaja atau mahasiswa. Namun demikian, penggunaan QRIS di kalangan UMKM menunjukkan potensi untuk memperluas pasar dan meningkatkan produktivitas, terutama jika didukung dengan inovasi teknologi dan pengetahuan yang lebih luas tentang manfaatnya. Hasil penelitian ini berimplikasi pada perlunya upaya lebih lanjut untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi UMKM dalam penggunaan QRIS. Peranan pemerintah dan pihak terkait penting untuk memberikan sosialisasi yang lebih luas tentang manfaat QRIS dan memberikan insentif bagi UMKM yang mengadopsinya. Selain itu, perlu dilakukan pelatihan tambahan untuk memastikan bahwa pelaku UMKM memahami secara menyeluruh cara menggunakan QRIS untuk meningkatkan efisiensi transaksi dan memperluas pasar mereka dan lebih optimal dalam memanfaatkan teknologi pembayaran digital untuk pertumbuhan dan kelangsungan usaha mereka.