Abstract:Abstrct : The object of this research is the Sumber Rezeki Rice Refinery which produces rice in Taman Sari, Kec.Pulo Bandring. This Rice Refinery in the processing of supply chain management that has been done can increase…
ease the amount of profit and market share by purchasing rice. Aspects of analysis that occur produce effectiveness and efficiency together in one flow cycle. The use of observations and discussions in the field and designing an application system so that it is able to cope with the rice supply that occurs and predict the rice stock that must be provided by the Sumber Rezeki Rice Refinery.
Keywords: a source of sustenance; predictions; scm; application system; rice stock.
Abstrak : Objek pada penelitian ini adalah pada Kilang Padi Sumber Rezeki yang berproduksi beras di Taman Sari, Kec.Pulo Bandring. Kilang Padi ini dalam pengolahan supply chain management yang telah dilakukannya dapat meningkatkan jumlah keuntungan dan pangsa pasar dengan melakukan pembelian beras. Aspek analisis yang terjadi menghasilkan keefektifan dan keefesienan bersama-sama dalam satu siklus aliran. Penggunaan observasi dan diskusi di lapangan serta melakukan perancangan sistem aplikasi sehingga mampu menanggulangi persediaan beras yang terjadi dan memprediksi stok beras yang harus disediakan oleh Kilang Padi Sumber Rezeki.
Kata kunci : Kilang padi sumber rezeki; prediksi; scm; sistem aplikasi; stok beras.
Abstract:Abstract:Application of the Scrum model in the design of research and community service information systems (Case study at STMIK Lombok), the Institute for Research and Community Service (LPPM) is an activity unit that functions…
unctions to manage all research and community service activities carried out by lecturers in connection with the lecturer improving the quality of the lecturer. The formulation of the problem is how to design and build a research and community service information system so as to facilitate the process of submitting proposals, accepting, selecting, reviewing, approving, controlling implementation and facilitating reporting. This study uses data collection methods namely observation and interviews, while the system development method uses the Scrum method, the following is a description of the stages of software development using the Scrum method, namely: Produck Backlog, Sprint Backlog, Sprint and Working Increment of the Software. Based on the data analysis, it was concluded that the research and community service information system was designed to facilitate the submission of research proposals as well as the dedication and reporting of research and service activities being carried out by lecturers. Presentation of information in this system includes lecturer data input, input of research proposal, dedication proposal input, print decision letter and report data input.
Keywords:Information Systems Research and Community Service, SCRUM Method
Abstrak:Penerapan model Scrum dalam perancangan sistem informasi penelititan dan pengabdian kepada masyarakat (Studi kasus di STMIK Lombok), Lembaga Penelititan dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) adalah sebuah unit kegiatan yang berfungsi mengelola semua kegiatan penelititan dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakasanakan oleh dosen dalam kaitan dengan peningkatan kualitas dosen tersebut. Adapun perumusan masalahnya bagaimana merancang dan membangun sistem informasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sehingga mempermudah dalam proses pengajuan proposal, penerimaan, seleksi, review, persetujuan, pengontrolan pelaksanaan dan mempermudah pelaporan. metode pengembangan sistemnnya menggunakan metode Scrum, uraian dari tahap-tahap pengembangan perangkat lunak menggunakan metode Scrum yaitu : Produck Backlog, Sprint Backlog, Sprint dan Working Increment Of The Software. Berdasarkan analisa data yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa Sistem informasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk melakukan kemudahan dalam pengajuan usulan proposal penelitian maupun pengabdian dan pelaporan kegiatan penelitian dan pengabdian yang sedang dilakukan oleh dosen. Penyajian informasi dalam sistem ini meliputi input data dosen, input proposal penelitian, input proposal pengabdian, mencetak surat keputusan dan input data laporan.
Kata kunci:Sistem Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Metode SCRUM.
Abstract:Abstract : This study aims to determine thecrime rate in motorbike theft cases using the programmeing langiage PHP and MySQL as a database and the application of the Exponential Smoothing method to determine the crime rate…
te of motorcycle theft that occurs in the city of Tanjung Balai for the next period. The data used in this study is motorcycle theft report data from 2018 to 2019 wich was obtained from the Tanjung Balai Police. The benefits of this research can be used by the Tanjung Balai police to determine the extent of the motorcycle theft crime that will occur in a shorter, easier and more accurate manner so that it can take optimal prevention. With the Exponential Smoothing method the alpha value will be searched randomly to find an alpha value that was a minimum error value calculated using Means Absolute Percetage Error (MAPE). Then the prediction results that have an alphan with a minimum error are the best of recommended as a prediction result for the next period. Based on this research, the prediction results obtained from the prediction of the number of motorcycle theft cases the occurred in the city of Tanjung Balai in 2020 were 12 units with an MAPE error value of 0,153%.
Keyword : Exponential Smoothing, Theft, Motorcycle, Forecasting
Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat kriminalitas kasus pencurian sepeda motor dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySQL sebagai basis data serta penerapan metode Exponential Smoothing untuk menentukan tingkat kriminalitas pencurian sepeda motor yang terjadi di kota Tanjung Balai untuk periode berikutnya. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data laporan pencurian sepeda motor dari tahun 2018 sampai dengan tahun 2019 yang diperoleh dari POLRES Tanjung Balai. Manfaat dari penelitian ini dapat digunakan oleh kepolisian Tanjung Balai untuk menentukan seberapa besar tindak kriminalitas pencurian sepeda motor yang akan terjadi secara lebih singkat, mudah dan akurat sehingga dapat melakukan pencegahan yang optimal. Dengan metode Exponential Smoothing akan dicari nilai alpha secara acak sampai menemukan nilai alpha yang memiliki nilai error yang minimum yang dihitung menggunakan Means Absolute Percetage Error (MAPE). Maka hasil prediksi yang memiliki alpha dengan error minimumlah yang paling baik atau direkomendasikan sebagai hasil prediksi untuk periode selanjutnya. Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil prediksi peramalan jumlah kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di kota Tanjung Balai tahun 2020 adalah 12 unit dengan nilai error MAPE sebesar 0,153%.
Kata Kunci : Exponential Smoothing, Pencurian, Sepeda Motor, Forecasting
Abstract:Abstract: This study employs the Community-Based Research (CBR) model to empower female coffee farmers in Nagari Lubuk Malako, South Solok, addressing low economic literacy and limited market access. By engaging the community…
unity as active partners, the research implemented post-harvest training, entrepreneurship literacy, and digital marketing strategies. Results indicate a significant capacity increase, evidenced by the formation of a women's business group, the launch of the local brand “Kopi Lubuk Malako,” and improved skills for 80% of participants. Key outcomes include enhanced household income, strengthened local economic institutions, and increased female independence in decision-making. Supported by local government and leaders, this program also facilitated business legality and halal certification. This study concludes that the CBR model is an effective and sustainable strategy for strengthening the household economy and fostering the empowerment of women in the agricultural sector.
Keywords: the role of women; coffee farmers and CBR
Abstrak: Studi ini menggunakan model Penelitian Berbasis Komunitas (Community-Based Research/CBR) untuk memberdayakan petani kopi perempuan di Nagari Lubuk Malako, Solok Selatan, dengan mengatasi rendahnya literasi ekonomi dan terbatasnya akses pasar. Dengan melibatkan masyarakat sebagai mitra aktif, penelitian ini menerapkan pelatihan pasca panen, literasi kewirausahaan, dan strategi pemasaran digital. Hasil menunjukkan peningkatan kapasitas yang signifikan, dibuktikan dengan pembentukan kelompok usaha perempuan, peluncuran merek lokal “Kopi Lubuk Malako,” dan peningkatan keterampilan bagi 80% peserta. Hasil utama meliputi peningkatan pendapatan rumah tangga, penguatan lembaga ekonomi lokal, dan peningkatan kemandirian perempuan dalam pengambilan keputusan. Didukung oleh pemerintah dan pemimpin lokal, program ini juga memfasilitasi legalitas usaha dan sertifikasi halal. Studi ini menyimpulkan bahwa model CBR merupakan strategi yang efektif dan berkelanjutan untuk memperkuat ekonomi rumah tangga dan mendorong pemberdayaan perempuan di sektor pertanian.
Kata Kunci : peran perempuan; petani kopi dan CBR
Efendi, Syahril, Fauzan Nurahmadi, Fuzy Yustika Manik, Seniman, T. Henny Febriana Harumy, Ivan Jaya, Yeni Absah, Muhammad Romi Syahputra, Liana Dwi Sri Hastuti, Pauzi Ibrahim Nainggolan, Tulus Joseph Herianto, Dewi Sartika Br Ginting, Yudhistira
Abstract:Abstract: The digital transformation of village administration has become an urgent need to enhance public service efficiency and ensure transparent local governance. This study analyzes the implementation of the Village…
Information System (SID) in Kuta Mbelin Village, STM Hulu Subdistrict, Deli Serdang Regency, as a mechanism for supporting administrative digitalization. It also evaluates the role of information technology in village governance and the integration of village statistical data within the framework of the Sustainable Development Goals (SDGs). The research employs a combination of literature review, field observation, and interviews with village officials and community members. The findings indicate that the adoption of SID in Kuta Mbelin Village improves administrative efficiency, accelerates public service delivery, and enables evidence-based data management that supports sustainable village development planning. This study recommends enhancing SID by integrating data analytics and strengthening information security to maximize its usefulness in village governance.
Keywords: village digitalization; village information system; governance; SDGs; kuta mbelin village
Abstrak : Transformasi digital dalam administrasi desa menjadi kebutuhan mendesak guna meningkatkan efisiensi layanan publik dan tata kelola pemerintahan yang transparan. Penelitian ini menganalisis implementasi Sistem Informasi Desa (SID) di Desa Kuta Mbelin, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang, dalam mendukung digitalisasi administrasi desa. Studi ini juga mengevaluasi peran teknologi informasi dalam tata kelola pemerintahan desa serta integrasi data statistik desa dalam perspektif Sustainable Development Goals (SDGs). Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara dengan perangkat desa serta masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SID di Desa Kuta Mbelin meningkatkan efisiensi administrasi, mempercepat pelayanan publik, dan memungkinkan pengelolaan data berbasis bukti yang mendukung perencanaan pembangunan desa berkelanjutan. Studi ini merekomendasikan optimalisasi SID dengan integrasi analitik data dan keamanan informasi untuk meningkatkan daya guna dalam tata kelola desa.
Kata Kunci: digitalisasi desa; sistem informasi desa; tata kelola pemerintahan; SDGs; desa kuta mbelin
Abstract:Abstract: Urban household food security is still constrained by limited land availability and a high dependence on external supply. A community service program conducted in Berkah Family Village Housing, Kubang Jaya Village,…
llage, aims to enhance food self-sufficiency through vertical hydroponics, organic waste processing, and e-commerce–based digital marketing training. Using a Participatory Action Research (PAR) approach, the program increased hydroponic knowledge from 30% to 85%, assembly skills from 15% to 80%, plant maintenance understanding from 25% to 78%, and e-commerce skills from 0% to 75%. A single hydroponic tower produces 7.2–14 kg per cycle, with potential income ranging from IDR 435,000 (pakcoy) to IDR 1,400,000 (lettuce). Kale can be harvested continuously for more than one year every 7–10 days, yielding an average of 105 grams per plant and generating up to IDR 1,100,000 per harvest. Additionally, 20 households are able to process kitchen waste into liquid fertilizer. Overall, the program has proven effective in strengthening household food security and economic resilience while supporting the achievement of the SDGs.
Keywords: community empowerment; family food security; organic waste processing; urban farming; vertical hydroponics
Abstrak: Ketahanan pangan keluarga di perkotaan masih terkendala keterbatasan lahan dan tingginya ketergantungan pada pasokan luar. Program pengabdian di Perumahan Berkah Family Village, Desa Kubang Jaya, bertujuan meningkatkan kemandirian pangan melalui hidroponik vertikal, pengolahan limbah organik, dan pelatihan pemasaran digital berbasis e-commerce. Dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), terjadi peningkatan pengetahuan hidroponik dari 30% menjadi 85%, keterampilan perakitan dari 15% menjadi 80%, pemahaman perawatan tanaman dari 25% menjadi 78%, serta kemampuan e-commerce dari 0% menjadi 75%. Satu unit tower hidroponik menghasilkan 7,2–14 kg per siklus dengan potensi pendapatan Rp. 435.000 (pakcoy) hingga Rp. 1.400.000 (selada). Tanaman kale dapat dipanen berkelanjutan sampai lebih satu tahun, tiap 7–10 hari dengan rata-rata 105 gram per tanaman dan potensi Rp.1.100.000 per panen. Sebanyak 20 keluarga juga mampu mengolah limbah dapur menjadi pupuk cair, sehingga program ini efektif memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi rumah tangga serta mendukung SDGs.
Kata kunci: pemberdayaan masyarakat; ketahanan pangan keluarga; pengolahan limbah organik; pertanian perkotaan; hidroponik vertikal
Abstract:Abstract: The marriage of Islamic boarding school students (santri) has great potential to become a role model and be considered a potential example in marriage by the community, because it is not only based on legal provisions,…
visions, but also deeply rooted in religious values. As a concrete step, the community service team compiled a Marriage Preparation handbook that is relevant to santri, made in a practical manner and equipped with attractive pictures. The method used was Participatory Action Research (PAR). This community service activity was carried out at the Irsyaduth Tholabah Islamic Boarding School in Bojonegoro and was attended by 55 santri consisting of male and female santri aged 17-22 years. The results of the community service showed that 49% of participants fully understood the material in the Marriage Preparation handbook that had been disseminated, and 82% of participants stated that this activity was very useful and served as a guideline for them before getting married. Through this community service, it is hoped that divorce among students can be avoided.
Keywords: islamic boarding school student (santri); marriage; handbook; divorce
Abstrak: Pernikahan santri memiliki potensi besar untuk menjadi role model dan dianggap sebagai panutan potensial dalam pernikahan oleh masyarakat, karena tidak hanya berlandaskan pada ketentuan hukum, tetapi juga berakar kuat pada nilai-nilai agama. Sebagai langkah konkrit, tim pengabdian menyusun handbook Persiapan Nikah yang relevan bagi santri, dibuat secara praktis dan dilengkapi dengan gambar menarik. Metode yang digunakan yaitu participatory Action Research (PAR). Kegiatan pengabdian ini dilakukan di Pesantren Irsyaduth Tholabah Bojonegoro dan diikuti oleh 55 santri yang terdiri dari santri putra dan santri putri dengan rentang usia 17-22 tahun. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa 49% peserta sangat paham dengan materi handbook Persiapan Nikah yang telah disosialisasikan dan 82% peserta menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan menjadi pedoman bagi mereka sebelum melangsungkan pernikahan. Melalui pengabdian ini, diharapkan perceraian di kalangan santri dapat terhindari.
Kata kunci: santri; pernikahan; handbook; perceraian
Abstract:Abstract: This community service activity aims to strengthen the economy of the Srikandi Women Farmers Group (KWT) in Pekon Srikaton, Adiluwih District, Pringsewu Regency, through the implementation of digital marketing…
and diversification of processed chili products. The main problems of KWT include limited skills in chili processing and low utilization of digital technology for marketing. The method used is Participatory Action Research (PAR), with stages of socialization, chili processing training, digital marketing training, mentoring, and evaluation. The training activities increased the skills of KWT members in processing chili peppers into various products such as chili flakes, chili powder, and chili oil, as well as improving their ability to utilize social media for promotion. The results of the evaluation showed a significant increase in technical skills, entrepreneurial interest, and motivation of members to develop a business based on chili derivative products. This activity has proven to be effective in encouraging the economic independence of women through the use of technology and product innovation.
Keywords: chili; digital marketing; product diversification
Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi di Pekon Srikaton, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, melalui penerapan digital marketing dan diversifikasi produk olahan cabai. Permasalahan utama mitra meliputi keterbatasan keterampilan dalam pengolahan cabai serta rendahnya pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), dengan tahapan sosialisasi, pelatihan pengolahan turunan cabai, pelatihan digital marketing, pendampingan, serta evaluasi. Kegiatan pelatihan menghasilkan peningkatan keterampilan anggota KWT dalam mengolah cabai menjadi berbagai produk seperti bon cabai, cabai bubuk, dan chili oil, serta meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan media sosial untuk promosi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan teknis sebesar 60%, minat berwirausaha, dan motivasi anggota untuk mengembangkan usaha berbasis produk turunan cabai sebesar 20%. Kegiatan ini terbukti efektif dalam mendorong kemandirian ekonomi perempuan melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi produk.
Kata kunci: cabai; digital marketing; diversifikasi produk
Abstract:Abstract : This Community Service program was motivated by educational issues in Segeram Village, where apologetic and textual religious understandings have developed. Educational institutions in Segeram Village have not…
yet become a strong force in transforming the mindset of the younger generation, particularly in fostering a moderate understanding of religion to support the creation of a harmonious, dynamic, and diverse society. The community service team used the Participatory Action Research (PAR) method, which consists of three main stages: Focus Group Discussion (FGD), Training, and Implementation. Based on findings from the field activities, the following conclusions can be drawn: a) Educators are capable of formulating and implementing the Independent Curriculum based on Religious Moderation. b) There is active involvement of students, allowing the acquired knowledge to be applied in their daily lives. c) The community’s understanding of religious moderation has contributed to environmental harmony, encouraging people to better preserve and nurture human resources as vital sources of life that must be protected.
Keywords: independent curriculum, religious moderation, PAR
Abstrak : Pengabdian Kepada Masayarakat ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pendidikan yang ada di kampung Segeram dimana berkembang paham keagamaan yang bersifat apologis dan tektual. Lembaga Pendidikan yang ada di Kampung Segeram tidak banyak menjadikan kekuatan perubahan pola pikir Masyarakat muda di Kampung Segeram, terutama dalam pemahaman agama yang moderat untuk menopang bangunan Masyarakat yang harmonis, dinamis dan beragam. Tim PKM menggunakan Metode Participary Action Reaserch (PAR) dimana memiliki 3 tahapan utama yaitu : FGD, Pelatihan dan Implementasi. Berdasarkan temuan pada kegiatan pengabdian di lapangan, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: a)Tenaga pendidik sudah mampu merumuskan dan menerapkan materi Kurikulum Merdeka Berbasis Moderasi Beragama. b) Perlibatan aktif peserta didik sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. c) Pemahaman masyarakat terkait moderasi beragama berdampak pada tercipta harmonisasi alam sehingga masyarakat lebih menjaga dan merawat sumber daya manusia sebagai sumber kehidupan yang harus dijaga.
Kata kunci: kurikulum merdeka, moderasi beragama, PAR
Abstract:Abstract: English proficiency from an early age plays a significant role in shaping the competence of the younger generation to face global challenges. At Sanggar Belajar Tembesi Sidomulyo, English learning is not yet optimal…
timal because the teachers lack a for-mal educational background in the field, causing students to have difficulty mastering basic vocabulary, pronunciation, and understanding instructions. This research aims to address this problem by implementing an Activity Based Learning (ABL) approach, which emphasizes active student involvement through direct activities such as games, songs, visual simulations, and pronunciation exercises. This activity was carried out in four sessions on July 22, July 25, July 29, and August 4, 2025. Evaluation results indi-cate notable improvement. Among the five participating students, four students (80%) showed an average 20% increase in basic vocabulary mastery compared to pre-activity levels. Ninety percent demonstrated clearer pronunciation, and all students (100%) re-ported feeling enthusiastic and more motivated to learn. These findings confirm that the Activity Based Learning (ABL) approach is effective in enhancing participation and learning motivation while creating an enjoyable and meaningful learning experience. All students expressed interest in joining similar activities in the future.
Keywords: activity-based learning; early english acquisition; vocabulary development; community service program; learner motivation; pronunciation improvement.
Abstrak: Penguasaan Bahasa Inggris sejak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk kompetensi generasi muda untuk menghadapi tantangan global di masa depan. Di Sanggar Belajar Tembesi Sidomulyo, pengajaran Bahasa Inggris belum optimal karena pengajar tidak memiliki latar belakang pendidikan formal di bidang tersebut, sehingga siswa mengalami kesulitan dalam penguasaan kosakata dasar, pelafalan, serta pemahaman instruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut dengan menerapkan pendekatan. Activity Based Learning (ABL), yang menekankan keterlibatan aktif siswa melalui aktivitas langsung seperti permainan, lagu, dan latihan pelafalan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam empat sesi pada tanggal 22 Juli, 25 Juli, 29 Juli, dan 4 Agustus 2025. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan. Dari lima siswa peserta, empat siswa (80%) mengalami peningkatan penguasaan kosakata dasar rata-rata 20% dibandingkan sebelum kegiatan. Sebanyak 90% siswa menunjukkan per-baikan pelafalan, dan seluruh peserta (100%) menyatakan merasa senang serta lebih termotivasi mengikuti pembelajaran.Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan Activity Based Learning (ABL) efektif dalam meningkatkan partisipasi dan motivasi belajar, sekaligus menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna. Seluruh siswa juga menyampaikan minat untuk mengikuti kegiatan serupa di masa mendatang.
Kata kunci: activity-based learning; keterlibatan siswa; pembelajaran bahasa inggris; pembelajaran anak usia dini; sanggar belajar sidomulyo.