Search Articles & Publications

Showing 2927 articles found for "Meningkat"

Peran Lembaga Penjamin Mutu Sekolah Dalam Meningkatkan Kualitas Mengajar Guru Di SMP Darunnajah 2 Cipining Bogor

Arif Hidayat, Musthafa Zahir, Mahmun Nurudin
Abstract: Peningkatan kualitas guru tidak hanya pada satu aspek saja, akan tetapi mencakup segala aspek yang berkaitan dalam proses pendidikan mulai dari masukan (input), proses dan keluaran (output). Salah satu tolak ukur peningkatan… atan tersebut ada pada perbaikan aspek manajemen yang baik. Apabila manajemen sudah diterapkan dengan baik maka institusi apapun termasuk institusi pendidikan akan mampu menghasilkan kinerja dan hasil karya yang bermutu. Upaya peningkatan kualitas mengajar guru terus dilakukan oleh berbagai pihak dalam rangka mengembangkan sumber daya manusia dan pengembangan watak bangsa. Peningkatan kualiatas mengajar guru merupakan sasaran pembangunan di bidang pendidikan nasional dan SMP Darunnajah 2 Cipining, SMP Darunnajah 2 Cipining ini berada di tengah lingkungan masyarakat yang agamis dan lingkungan Pondok Pesantren. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus, di mana penelitian dilakukan langsung melalui Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi di lapangan. Dari hasil penelitian yang di peroleh, Peran lembaga penjamin mutu dalam meningkatkan kualitas mengajar guru di SMP Darunnajah 2 Cipining sudah optimal dimulai dari Peran LPM dalam melaksanakan,Pemeriksaan administrasi guru,pengarahan pembuatan soal ujian, mengawasi kedisiplinan guru, membantu kurikulim dalam meningkatkan kualiatas guru. Spervisi guru, IHT, MGMP dan tahil guru mata pelajaran, dan adapun beberapa faktor pendukung dan penghambat lembaga penjamin mutu sebagai berikut: faktor pendukung, kepemimpinan yang komitmen, adanya sumber dana, pasilitas sarana prasarana, diberikan waktu yang luang adapun faktor penghambat, serba komunal Bersama sama, tidak linearnya jenjang Pendidikan yang di ampu LPM, kurangnya SDM.

Implementasi Hidden Curriculum Tentang Nilai Kemandirian Di Madrasah Aliyah Darunnajah 2 Cipining Bogor

Adril Nizar, M. Mukhlis Nasrulloh
Abstract: Hidden Curriculum adalah kurikulum tersembunyi. Tersembunyi berarti tidak dapat dilihat tetapi tidak hilang. Istilah hidden curriculum menunjuk kepada segala sesuatu yang dapat berpengaruh di dalam berlangsungnya pengajaran… ran dan pendidikan, yang mungkin meningkatkan atau mendorong atau bahkan melemahkan usaha pencapaian tujuan pendidikan. Salah satu nilai pendidikan yang ada pada hidden curriculum adalah nilai kemandirian. Yang dimana nilai kemandirian adalah suatu kemampuan dalam kehidupan untuk berkembang dengan standar tingkah laku untuk menjadi lebih baik. Metode penelitian kualitatif deskriptif merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa pelaksanaan hidden curriculum tentang nilai kemandirian di MA Darunnajah 2 Cipining sudah cukup baik meliputi : Kegiatan Organisasi, Kegiatan Keagamaan, Kegiatan Pramuka, Kegiatan Ekstrakurikuler dan Pengembangan Diri. Dari hasil penelitian ini penulis merekomendasikan bahwa lembaga pendidikan MA Darunnajah Cipining agar lebih memperhatikan peningkatan pendidikan nilai karakter siswa.

Strategi Komunikasi Dakwah Lazismu Dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Menunaikan Zakat Di Kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar

Muhammad Suhufi, Abbas Baco Miro, Muhammad Syahruddin, Muhammad Yasin
Abstract: Strategi Komunikasi Dakwah Lazismu Dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Menunaikan Zakat di Kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar. Dibimbing oleh Abbas Baco Miro dan Muhammad Syahruddin. Penelitian ini bertujuan untuk… mengetahu bagaimana Strategi Komunikasi munikasi dakwah yang diterapkan oleh Pengurus Lazismu dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat berzakat khusus Di Kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar . Kemudian untuk mengetahui apa faktor pendukung dan penghambat dalam setiap program - program telah di rancang . Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yaitu sebuah penelitian yang mengarah pada analisis data yang lebih deskriptif dan objektif. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini berlokasi di Kantor Lazismu, kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar yang dilakukan proses penelitian selama kurang lebih 2 bulan, dari bulan September hingga November. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1). Strategi dakwah yang dilaksanakan oleh lazismu adalah meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menubaikan zakat, memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang keutamaan dan kewajiban mengeluarkan zakat, mendorong pastisipasi warga Muhammadiyah untuk mengsosialisasikan LAZISMU di kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar, menjalin kerja sama Bersama pemerintah daerah untuk menfasilitasi aparat pemerintah untuk mengeluarkan infak,zakat, dan sedekahnya kepada LAZISMU. 2). Adapun faktor pendukung LAZISMU dalam mensosialiasikan zakat adalah : 1. Warga Muhammadiyah menyalurkan zakatnya di LAZISMU. 2. Memiliki eksekutif yang loyalitas terhadap LAZISMU. 3. Memiliki pemuda-pemuda Muhammadiyah yang siap diajak untuk kerjasama. 4. Dukungan pemerintah. 5. Struktrur lazismu yang efektif. 6. Dukungan dari amal-amal Muhammadiyah yang ada di makassar, seperti : perguruan tinggi, sekolah-sekolah, masjid Muhammadiyah yang berpotensi menyalurkan zakat di LAZISMU. 3). Faktor penghambat LAZISMU dalam mensosialisasikan zakat ; 1. Minimnya pelatihan-pelatihan yang LAZISMU berikan kepada relawan yang diberdayakan dalam pengelolaan zakat. 2. Kurangnya promosi dan sosialisasi yang dilakukan kepada LAZISMU kepada warga-warga Muhammadiyah yang berpotensi menyalurkan zakat dan infaknnya. 3. Maraknya lembaga-lembaga zakat yang sejenis dengan LAZISMU yang memiliki basis komunitas dan basis masyarakat yang lebih loyal. 4. Kuragnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang pentingya/keutamaan Infak,Zakat, dan Shadakah. 5. Kurangnya koordinasi dan komunikasi antar pengurus dalam menjalankan program kerja yang dtetapkan oleh pimpinan LAZISMU.

Dampak Aktivitas Pariwisata Terhadap Perilaku Keagamaan Masyarakat Di Kelurahan Malino Kecamatan Tinggimoncong Kabupaten Gowa

Herawati, Dahlan Lama Bawa, Meisil B. Wulur, Muhammad Yasin
Abstract: Hasil penelitian ini memperoleh temuan: 1)Aktivitas pariwisata yang ada dikelurahan malino ada dua yaitu  wisata alam yang terdiri dari 4 destinasi yaitu agama, sejarah, alam dan buatan dan wisata belanja yang meliputi belanja… belanja sayuran, makanan dan minuman, buah-buahan. 2)Dampak yang ditimbulkan aktivitas pariwisata perilaku keagamaan masyarakat di kelurahan Malino terbagi dua: dampak positif dan dampak negatif. Dampak positif diantaranya a)Kesempatan para tokoh agama dan masyarakat mendakwahkan Islam ke pariwisatawan yang datang ke Malino. b)Meningkatkan penghasilan ekonomi masyarakat. Adapun dampak negatif yang ditimbulkan: a)Maraknya wisatawan yang datang tanpa memahami aspek-aspek keagamaan dan peribadatan yang ada di Malino. b)Berkembangnya paham-paham keagamaan yang bertentangan dengan akidah Islam. c)Bergesernya nilai-nilai Islam ke nilai-nilai materialistik akibat perkembangan ekonomi yang lebih pesat daripada pendidikan keagamaan. d)Masuknya nilai-nilai yang bertentangan dengan syariat Islam misalnya cara berpakaian dan cara berperilaku. Dengan demikian Tokoh Agama membentuk kesadaran dan tindakan umat terkait dampak positif dan negatif dari aktivitas pariwisata. Selain itu memahami dan mengelola dampak-dampak negatif tersebut agar aktivitas pariwisata dapat dilakukan secara berkelanjutan tanpa mengorbankan nilai-nilai keagamaan dan budaya Kelurahan  Malino.

Strategi Penyiar Dalam Meningkatkan Kualitas Pemberitaan Di Radio Insania 100,8 FM Makassar

Sukma Maladewi, M. Ilham Muchtar, Muhammad Yasin
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi penyiar dalam meningkatkan kualitas pemberitaan di radio Insania Makassar dan  mengungkap faktor pendukung dan penghambat penyiar dalam strategi meningkatkan kualitas pemberitaan… emberitaan di radio Insania Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan tahapan identifikasi masalah yang diteliti, menyusun proposal, tahap pengumpulan data, analisa data, dan penelitian laporan. Teknik pengumpulan data di lakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyiar dituntut  beradaptasi dengan perkembangan zaman dan daya saing di era modern dengan platform digital seperti TV dan Handphone, penyiar dituntut maksimal untuk melakukan fungsi dan tanggungjawab mereka dalam meningkatkan pemberitaannya dengan segmen berita terupdate, faktual, relevan dan menarik, mendatangkan narasumber dan melibatkan pendengar langsung dan sumber berita didapatkan dari media ANTARA.NEWS dan RRI serta kejadian yang sedang hits. Faktor pendukung: jaringan sudah menggunakan internet Network Digital yang dapat diakses melalui aplikasi, Persediaan sarana dan prasarana serta dana yang memadai, Faktor teknis (jaringan)  dan non-teknis (kualitas penyiar), Siaran radio mengalami evolusi di era digital mulai dari saluran analog (suara) ke Network Digital (transmisi suara dan data) yang diakses melalui aplikasi. Sedangkan faktor penghambat yaitu: Jaringan internet yang kadang bermasalah, Ketersediaan berita dari sumber dua media lama, seperti ANTARA.NEWS dan RRI, Faktor teknis (jaringan) cuaca dan alat yang rusak dan non-teknis (kualitas penyiar) dan sebagian pendengar tidak dapat mengakses ke internet karena adanya transisi dari siaran analog ke digital.

Gambaran Pengetahuan Masyarakat Terhadap Upaya Pencegahan Tuberkulosi Paru Di Kampung Toladan Kabupaten Jayapura

Fenska Narly Makualaina, Crystin E Watunglawar, Merson Tempul
Abstract: Latar Belakang: Cara yang efektif untuk menurunkan jumlah penderita TB paru adalah meningkatkan kepatuhan penderita dalam menjalani pengobatan. Selain itu, kepatuhan dalam pengobatan TB paru juga dapat mencegah timbulnya… lnya resistensi obat, kekambuhan penyakit dan kematian. Ketidakpatuhan terhadap pengobatan TB paru menjadi suatu penghalang penting dalam melakukan pengendalian TB paru secara global dan telah menjadi faktor utama penyebab kegagalan pengobatan. Tujuan: Untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Masyarakat terhadap upaya pencegahan Tuberkulosis Paru di Kampung Toladan Jayapura. Metode: Desain Penelitian yang di gunakan adalah mengunakan metode desain penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil: Berdasarkan distribusi frekuensi responden menurut pengetahuan tentang tuberkulosis paru kategori baik sebanyak 34 responden (56.7%), kategori cukup sebanyak 24 (40.0%) dan kurang sebanyak 2 responden (3.3%).Distribusi frekuensi responden menurut pencegahan tuberkulosis paru kategori baik sebanyak 33 responden (55.0%), cukup sebanyak 24 (40.0%) dan kurang sebanyak 3 responden (5.0%). Kesimpulan: Pengetahuan masyarakat tentang tuberkulosis berpengetahuan baik begitu pula dengan pencegahan tuberkulosis paru sebagaian besar baik. Saran: Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan masukan kepada Puskesmas tentang upaya masyarakat dalam menghadapi penyakit TB paru dan cara mencegah penularan TB paru dan melakukan edukasi pada keluarga tentang upaya pencegahan TB paru, dapat referensi dan bahan bacaan di Perpustakaan, sehingga dapat menambah pengetahuan bagi mahasiswa/i terkait pencegahan TB Paru.

Analisis Dampak Positif Penyebaran Dakwah Radio Annashihah Pada Masyarakat Di Jalan Tanwir Raya

Fadilatul Hikmah.S, Ramli, Muhammad Syahruddin, Muhammad Yasin
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Radio Annashihah FM yang merupakan sebuah stasiun radio dakwah yang mendorong dakwah ilmiah Islam dengan fokus pada pemahaman Al-Qur'an dan hadits, serta mendorong persatuan dan… menghindari bahaya baik di dunia maupun di akhira. Namun radio Annashihah merupakan sebuah radio independent yang tidak terikat pada kepentingan pihak atau politik manapun, mereka berkomitmen untuk menyajikan dalam setiap program yang mereka tayangkan dengan selektif dan mengikuti setiap prinsip-prinsip agam yang mulia. Dampak positif yang dirasakan oleh pendegar radio Annashihah adalah masyarakat dapat memperoleh ilmu dan meningkatkan wawasan ilmu keagamaan. Hal ini terjadi karena masyarakat dapat mendengarkan radio kapan pun dan dimana pun mereka berada, termasuk saat sedang mengemudi dan mengerjakan pekerjaan rumah, tanpa mengganggu aktivitas yang mereka lakukan. Adapun faktor pendukung radio Annashihah dalam menyebarkan dakwah adalah dengan adanya dukungan dari pihak internal radio, terutama dukungan yang sangat signifikan dari pemerintah Sulawesi Selatan. Adapun faktor penghambat bagi radio Annashihah dal

Evaluasi Program Imunisasi Anak di Wilayah Pedesaan Tantangan dan Solusi

Darsal Zulfakar Dafid, Wa Ode Nadziyran Urufia, Wa Ode Nurhidayati, Muhamad Subhan, Eky Endriana Amiruddin
Abstract: Program imunisasi anak di wilayah pedesaan menghadapi berbagai tantangan yang kompleks, termasuk akses terbatas terhadap layanan kesehatan, kurangnya tenaga kesehatan yang terlatih, dan faktor sosial-budaya. Penelitian ini… ni bertujuan untuk mengevaluasi tantangan utama dalam implementasi program imunisasi anak di wilayah pedesaan serta untuk mengidentifikasi solusi yang memungkinkan untuk meningkatkan cakupan imunisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif berdasarkan studi pustaka yang relevan dengan topik ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa akses terbatas terhadap layanan kesehatan merupakan hambatan utama dalam program imunisasi anak di pedesaan. Jarak yang jauh antara pemukiman penduduk dengan fasilitas kesehatan, kurangnya infrastruktur kesehatan, dan transportasi yang tidak memadai mempersulit orang tua untuk membawa anak-anak mereka untuk divaksinasi secara teratur. Kurangnya tenaga kesehatan yang terlatih juga menjadi tantangan serius dalam implementasi program imunisasi. Banyak desa yang tidak memiliki jumlah petugas kesehatan yang memadai untuk memberikan layanan imunisasi kepada masyarakat. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan petugas kesehatan tentang imunisasi juga dapat mempengaruhi kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Faktor sosial dan budaya juga memengaruhi partisipasi masyarakat dalam program imunisasi. Kepercayaan, mitos, dan praktek budaya lokal seringkali memengaruhi keputusan orang tua dalam mengimunisasi anak-anak mereka. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan komunikasi yang sensitif dan berbasis budaya dalam mensosialisasikan program imunisasi. Berbagai solusi yang memungkinkan telah diidentifikasi, termasuk memperkuat infrastruktur kesehatan, meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan, dan melibatkan komunitas secara aktif dalam program imunisasi. Dengan mengatasi tantangan-tantangan ini secara holistik dan berkelanjutan, diharapkan dapat meningkatkan cakupan imunisasi anak di wilayah pedesaan dan meningkatkan kesehatan anak-anak secara keseluruhan.

Analisis Pesan Dakwah Dalam Film Animasi Upin Dan Ipin Episode Ragam Ramadhan Di Youtube

Addiina Raihan Hamas, Muhammad Yasin, Muhammad Syahruddin
Abstract: Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan memahami interpretasi denotasi, konotasi, dan mitos, nilai-nilai moral, serta faktor pendukung dan penghambat yang dialami tokoh dalam penyampaian pesan dakwah dalam film animasi… si “Upin dan Ipin Episode Ragam Ramadhan.” Dalam penelitian ini, peneliti menganalisis teks media menggunakan model analisis semiotika Roland Barthes. Dimana teknik ini dilakukan dalam tiga tahap, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Penelitian ini dilakukan di Media Sosial Youtube. Penelitian yang berlangsung selama kurang lebih 2 bulan mulai dari Juli sampai Agustus 2023. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumen. Berdasarkan hasil penelitian, penelitian ini menunjukkan pesan dakwah yang dibagi menjadi tiga, yaitu akhlak pada teman, akhlak pada masyarakat, dan akhlak pada keluarga. Dimana peneliti memberi makna terhadap film animasi “Upin dan Ipin” episode Ragam Ramadhan berdasarkan aspek nilai akhlak yang berisi tentang kelakuan dan perilaku sebagai makhluk sosial. Faktor pendukung dan penghambat didasarkan pada perilaku dan sifat dasar seorang anak. Adapun pengaruh dari penelitian ini yaitu sebagai pengembangan ilmu terhadap media terkhusus pada penelitian yang menggunakan metode semiotika dan dapat meningkatkan responsif terhadap makna pesan yang tersirat dalam sebuah film.

Strategi Dakwah Pengurus Masjid Al-Furqaan Di Kelurahan Maradekaya Kecamatan Makassar Dalam Memakmurkan Masjid

Fauzan Abdul Rozzaq, Muhammad Yasin, Muh. Ramli
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi dakwah Pengurus Masjid Al-Furqaan dalam memakmurkan masjid, untuk mengetahui program kerja yang dibuat, dan juga apa yang menjadi faktor pendukung dan penghambat dalam upaya… paya memakmurkan masjid Al-Furqaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Pada penelitian ini di temukan bahwa pengurus masjid Al-Furqaan sangat berperan penting dalam meningkatkan kemakmuran masjid Al-Furqaan dibuktikan dengan adanya program kerja yang disusun dan dilaksanakan yakni program kerja utama dan program kerja pendukung. Program kerja utamanya adalah program Jum’at Berkah dan program Tabungan Qurban, dan program kerja pendukungnya adalah pelaksanaan peringatan hari-hari besar dalam Islam. Strategi dakwah Pengurus Masjid Al-Furqaan di Kelurahan Maradekayya, Kecamatan Makassar terbagi menjadi dalam beberapa bidang yakni, bidang Idarah (administrasi), Strategi bidang Imarah (program-program), Strategi bidang Ri’ayah (tata kelola program). Faktor pendukung yang dihadapi oleh Pengurus Masjid Al-Furqaan yaitu dengan adanya kegiatan TPA (Taman Pendidikan Al-Qur’an), Majelis Taklim, dan Kegiatan musyawarah. Adapun faktor penghambat yang dihadapi oleh Pengurus Masjid Al-Furqaan yaitu kesadaran masyarakat dalam beribadah yang masih rendah, komunikasi dan kerjasama antar pengurus yang masih kurang, dan pendanaan yang minim.