Abstract:Education plays an important role in improving the quality of human life, but economic constraints often prevent many students from continuing their education. The Smart Indonesia Program (PIP) was launched to address these…
ese issues by providing educational assistance. However, in its implementation, the selection of PIP recipients at IT Al-Ikhsan Private Junior High School is still inaccurate. This research aims to classify the eligibility of PIP recipients using the Naive Bayes method. This method is applied to student data from the school's Dapodik in 2024 which consists of 265 students. The data is processed through CRISP-DM data mining stages, namely Business Understanding, Data Understanding, Data Preparation, Modeling, Evaluation, and Deployment. As a result, the Naive Bayes model showed an accuracy of 92.31% with a precision value for the “Yes” class of 89%, recall 100%, and F1-score 94%. In conclusion, variables such as means of transportation, KPS and KIP recipients, parents' income, and distance from home to school affect the eligibility of PIP recipients.
Abstract:This anthropological study examines the implementation of the 5S culture (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) as a mechanism for character education at State Elementary School 232 Dampang. Utilizing a qualitative ethnographic…
aphic approach, this research investigates how daily cultural practices shape the moral values and behavioral patterns of students within the school ecosystem. Data were gathered through participant observation, in-depth interviews with teachers and students, and document analysis. The findings reveal that the 5S culture functions as a vital enculturation process, transforming abstract moral values into lived, daily habits. Teachers act as primary cultural models, fostering a respectful social environment. However, challenges persist, such as the social dissonance between the school's structured discipline and the students' varied external home environments. Ultimately, this study demonstrates that embedding repetitive cultural rituals within educational institutions effectively instills core values of empathy, respect, and social harmony, providing a sustainable model for early childhood character development.
Abstract:Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi masih melakukan pelaporan kegiatan harian secara manual sehingga kurang efektif dan berisiko menimbulkan keterlambatan serta…
a kesalahan data. Penelitian ini bertujuan merancang Sistem Informasi Laporan Kegiatan Harian berbasis website untuk mendukung pengelolaan laporan secara lebih efektif. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, studi pustaka, serta pengembangan sistem menggunakan metode Waterfall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dirancang mampu mempermudah pengelolaan laporan, monitoring kegiatan, serta penyusunan data secara lebih cepat, akurat, dan terstruktur.
The Pollution and Environmental Damage Control Division (PPKL) of the Jambi City Environmental Agency still manages daily activity reports manually, resulting in inefficiencies and increasing the risk of delays and data errors. This study aimed to design a web-based Daily Activity Reporting Information System to improve the effectiveness of report management. Data were collected through observation, interviews, and literature review, while the system was developed using the Waterfall method. The results show that the proposed system facilitates report management, activity monitoring, and data processing in a faster, more accurate, and structured manner.
Abstract:This study aims to analyze the effectiveness of public service delivery in issuing Certificate of Indigency (SKTM) at Karang Indah Village Office, Merauke Regency. The background of this research is based on the increasing…
ng number of SKTM applications each year, which has not been matched by optimal service quality improvements. This study employs a qualitative method with a descriptive approach. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation involving 11 informants consisting of village officials and community members. The results show that, in general, the SKTM service at Karang Indah Village Office is relatively effective, particularly in terms of procedures and costs, which are simple, transparent, and free of charge. The service completion time is also relatively fast, often completed within one working day. However, several challenges still affect service effectiveness, such as inconsistencies in procedural implementation, limited facilities and infrastructure, manual administrative systems, and insufficient public awareness regarding the requirements for obtaining SKTM. Additionally, coordination between neighborhood units (RT) and the village office remains suboptimal, potentially causing service delays. This study concludes that the effectiveness of SKTM service delivery in Karang Indah Village needs improvement through digital service innovation, capacity building for administrative staff, and strengthening supervision and public outreach.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen perkantoran modern dalam mendukung penerapan Good Corporate Governance (GCG) pada PT Telkom Pusat Indonesia. Latar belakang penelitian ini adalah keluarnya Surat…
t Keputusan Menteri BUMN Nomor 117 Tahun 2002 yang mewajibkan seluruh BUMN menerapkan prinsip GCG dalam tata kelola perusahaan untuk menciptakan transparansi, akuntabilitas, dan tanggung jawab yang tinggi dalam manajemen perusahaan. Manajemen perkantoran modern dinilai sebagai unsur penting yang memfasilitasi pelaksanaan prinsip- prinsip tersebut secara efektif dan terpadu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan jenis literatur riview yang difokuskan pada yang difokuskan pada analisis mendalam terhadap literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Telkom telah menjalankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan responsibilitas dengan baik melalui pengelolaan administrasi dan pengawasan internal yang didukung oleh manajemen perkantoran modern. Studi ini menegaskan pentingnya manajemen perkantoran modern sebagai pilar utama dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan GCG di PT Telkom Pusat Indonesia.
Kata Kunci: Manajemen Perkantoran Modern, Good Corporate Governance, PT Telkom, BUMN, Tata Kelola Perusahaan.
Abstract:This research discusses the influence of social media content on the emergence of Fear of Missing Out (FOMO) behavior and its connection to increasing consumerism in Generation Z. This generation grew up in a digital ecosystem…
system saturated with visualizations of ideal lifestyles disseminated through platforms like TikTok, Instagram, and Twitter. Constant exposure to such content creates anxiety about missing out on seemingly important social experiences. FOMO then triggers consumptive actions, not due to functional needs, but because of symbolic impulses and social pressure to remain relevant within digital communities. This study employs a descriptive qualitative method with in-depth interviews of informants aged 20–26 years. The analysis results show that content such as unboxing, product reviews, and personal lifestyles have a significant impact on creating social pressure and shaping consumption-based identity. These findings underscore the importance of digital literacy and critical awareness so that Generation Z does not get trapped in a cycle of impulsive consumption, which poses risks to both mental and financial health. As an alternative, the Joy of Missing Out (JOMO) approach is introduced to build healthier and more authentic digital relationships.
Abstract: Perkumpulan Harmoni Alam Papuana adalah organisasi masyarakat sipil yang berfokus pada pelestarian lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat adat di Provinsi Papua Selatan. Organisasi ini aktif dalam mengadvokasi perlindungan…
rlindungan hak-hak masyarakat adat, khususnya terkait dengan akses terhadap sumber daya alam dan pemanfaatan ruang hidup mereka.
Salah satu inisiatif penting yang dilakukan adalah kolaborasi dengan Badan Registrasi Wilayah Adat (BRWA) untuk mendorong konsolidasi dan kerja kolaboratif antar organisasi masyarakat sipil di wilayah tersebut. Melalui diskusi "Para-para Harapan", Perkumpulan Harmoni Alam Papuana berupaya memperkuat pencapaian dan tujuan masing-masing organisasi dalam menghadapi dinamika pembangunan di Provinsi Papua Selatan.
Selain itu, organisasi ini juga terlibat dalam upaya mendesak pemerintah untuk menangani krisis pangan dan kebakaran hutan yang melanda wilayah tersebut. Bersama dengan enam organisasi lainnya, Perkumpulan Harmoni Alam Papuana menyuarakan pentingnya tindakan darurat untuk menyelamatkan dan memenuhi hak masyarakat adat yang terdampak krisis iklim dan kesulitan pangan.
Perkumpulan Harmoni Alam Papuana juga berpartisipasi dalam lokakarya inklusif yang bertujuan untuk pemajuan, penghormatan, dan perlindungan hak masyarakat adat serta lingkungan hidup di Provinsi Papua Selatan. Kegiatan ini melibatkan perwakilan masyarakat adat dari berbagai kabupaten dan menghadirkan narasumber dari berbagai instansi dan lembaga terkait.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, Perkumpulan Harmoni Alam Papuana berkomitmen untuk menjaga harmoni antara manusia dan alam, serta memastikan keberlanjutan budaya dan kehidupan masyarakat adat di Papua Selatan.
Kata Kunci : Manajemen Pelayanan; Pelayanan Organisasi; Perkumpulan harmoni alam papuana
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi yang diterapkan oleh Dinas Sosial dalam menangani permasalahan anak jalanan dan kenakalan remaja di Distrik Merauke, dengan fokus pada fenomena kekerasan jalanan dan penyalahgunaan…
lahgunaan minuman keras (miras). Ruang lingkup kajian mencakup upaya preventif, kuratif, dan rehabilitatif yang dilakukan oleh Dinas Sosial, serta kerja sama dengan pihak-pihak terkait seperti kepolisian, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, yang melibatkan wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi terhadap sejumlah informan kunci, termasuk pejabat Dinas Sosial, tokoh masyarakat, dan remaja yang terdampak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan anggaran, kurangnya fasilitas pendukung, serta lemahnya koordinasi antarinstansi. Meski demikian, terdapat beberapa langkah efektif, seperti pembinaan kelompok remaja rentan dan kampanye penyuluhan bahaya miras di sekolah-sekolah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penanganan anak jalanan dan kenakalan remaja di Distrik Merauke memerlukan pendekatan yang lebih terpadu, partisipatif, dan berkelanjutan, dengan peningkatan kapasitas lembaga sosial serta keterlibatan aktif masyarakat sebagai kunci keberhasilan program.
Abstract:This study aims to determine the effect of Gadget use on the social behaviour of early childhood in Seran Hamlet, East Rumbuk Village, Sakra District in 2023. Research data were collected through questionnaires given to…
parents or guardians of early childhood living in Seran Hamlet. The research method used is a quantitative approach with direct data collection. The research sample consisted of 28 early childhood. Data collection techniques include observation, questionnaires, and documentation. Data analysis was conducted using the simple regression method to evaluate the relationship between the independent variable, namely Gadget Use, and the dependent variable, namely Early Childhood Behaviour. The results showed that there is a correlation and influence between the use of Gadgets and early childhood behaviour, with a correlation coefficient that exceeds the alpha (5%) significance level, namely 0.45> 0.05. Based on the analysis conducted, the results showed that the use of Gadgets has a negative relationship with early childhood behaviour, with a significance level of -91.289. Therefore, it can be concluded that the use of Gadgets has a negative impact on early childhood behaviour in Seran Hamlet.
Keywords: Early childhood, Gadged use, Social behaviour
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran veteran dalam membangun dan meningkatkan semangat nasionalisme di kalangan generasi muda, khususnya anggota Paskibraka Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2025. Kegiatan sosialisasi…
ialisasi dan edukasi ini merupakan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Tenggara dalam memberikan materi kepada anggota Paskibraka sesuai arahan dari Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara serta menindaklanjuti Surat Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan BPIP RI. Penguatan nasionalisme melalui keterlibatan langsung para veteran terbukti efektif dalam membangun kesadaran kebangsaan generasi muda, khususnya dalam konteks pembinaan Paskibraka. Interaksi langsung antara peserta dan veteran menghadirkan pembelajaran historis yang autentik dan bermakna. Hal itu diyakini karena Veteran adalah pelaku sejarah langsung bangsa ini dan menjadi sumber sejarah dan sumber pembelajaran terutama dalam peningkatan nasionalisme, semangat kebangsaan dan nilai-nilai kejuangan.