Search Articles & Publications

Showing 1798 articles found for "Part"

Analisis Kasus Korupsi Yang Menjerat Syahrul Yasin Limpo Mantan Menteri Pertanian

Kuswan Hadji, Abel Tegar Santosa, Dhimas Arya Kamandanu, Muhammad Aldy Mubaroq
Abstract: Di tahun politik 2023, kasus korupsi yang menjerat mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) adalah salah satu yang menarik perhatian publik. Kasus ini bermula dari penyelidikan KPK tentang berbagai dugaan korupsi… si di Kementerian Pertanian yang melibatkan SYL dan beberapa pejabat lainnya. Selama menjabat sebagai Menteri Pertanian, SYL diduga melakukan pemerasan, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Pada 11 Oktober 2023, KPK menetapkan SYL sebagai tersangka dan menahannya pada 13 Oktober 2023. Dari informasi yang didapatkan, SYL diduga menerima dana dari pengusaha dan pejabat terkait Kementerian Pertanian untuk digunakan untuk membeli perhiasan, mobil, dan jam tangan mewah ebagai imbalan atas penempatan jabatan atau pembelian barang dan jasa dari departemen tersebut. Di dalam kasus ini, juga terdapat dugaan keterlibatan Ketua KPK Firli Bahuri, mantan anak buah SYL. Kasus ini juga menimbulkan kontroversi karena diduga berkaitan dengan perkembangan politik menjelang Pemilu 2023, di mana SYL merupakan salah satu pengusung calon presiden dan calon wakil presiden, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar. Kasus ini menimbulkan banyak pertanyaan tentang etika dan tata kelola pemerintahan, serta menunjukkan betapa kompleks dan berdampak besarnya dalam bidang hukum dan politik. Artikel ini bertujuan untuk menguraikan fakta-fakta secara kronologis terkait permasalahan-permasalahan tersebut.

Psikoedukasi Regulasi Emosi Sebagai Upaya Menanggulangi Perilaku Agresif Peserta Didik MTs Arifah Gowa

Ahmad Yasser Mansyur, Aulia Kurnia Ramadhani, Azizah Farah Faisal, Nurul Muthmainnah Arifuddin, Nurul Sakinah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai regulasi emosi pada siswa/siswi MTs Arifah Gowa. Partisipan dalam kegiatan ini adalah siswa/siswi kelas VII dan VIII yang berjumlah 300 orang. Desain penelitian… itian yang digunakan adalah one group pre and post-test design. Tingkat pencapaian tersebut terdiri atas pemahaman mengenai segala bentuk emosi dasar dan turunannya, karakteristik emosi, jenis-jenis emosi, faktor yang mempengaruhi emosi, kecerdasan emosional, serta teknik dalam mengelola emosi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan program aplikasi SPSS dengan Uji Non Parametrik Wilcoxon. Artinya, terdapat perbedaan pengetahuan partisipan sebelum dan sesudah dilakukan psikoedukasi regulasi emosi. Psikoedukasi regulasi emosi ini dinilai bermanfaat bagi seluruh siswa/siswi karena dapat mengurangi terjadinya kasus kekerasan akibat dari perilaku agresif.

Persinggungan Hak Ex Officio Hakim Dan Ultra Petitum Partium Dalam Perkara Perceraian

Muhammad Panjiraka Siwi, Rizki Firmansyah, Diana Putri Natalia, Sindu Adi Dewanto, Haza Iryadul F.B., Muhammad Marizal
Abstract: Perceraian di Pengadilan Agama merupakan ranah hukum yang kompleks, melibatkan berbagai aspek sosial, kultural, dan hukum. Sehingga peran hakim vital dengan konsep hukum progresif sebagai landasan maka muncul tantangan implementasi… mplementasi ex officio hakim, ultra petitum partium, konsep judge made law, dan hukum progresif dalam konteks perceraian di Pengadilan Agama. Hukum progresif, yang diperkenalkan oleh Satjipto Rahardjo, menjadi penting dalam merespons ketidakpuasan terhadap penerapan ilmu hukum positif. Hakim dalam era hukum progresif diharapkan tidak hanya sebagai penegak aturan, melainkan sebagai arsitek hukum yang dapat menciptakan keadilan responsif terhadap realitas sosial. Dalam konteks perceraian, hakim memiliki kewenangan ex officio, memungkinkan mereka bertindak tanpa harus terbatas pada tuntutan pihak yang bersengketa. Namun, pelaksanaan ex officio hakim dihadapkan pada pembatasan, termasuk prinsip ultra petitum partium yang mengatur batas wewenang hakim agar tidak melampaui tuntutan yang diajukan. Keseluruhan, artikel ini membahas bagaimana hukum progresif, ex officio hakim, ultra petitum partium, dan judge made law berinteraksi dalam ranah perceraian di Pengadilan Agama. Implementasi konsep-konsep tersebut menjadi krusial dalam mencapai keadilan yang responsif dan seimbang, sambil tetap memperhatikan hak-hak individu yang terlibat dalam persengketaan perceraian.

Perhutanan Sosial: Memberdayakan Masyarakat Lokal dalam Pengelolaan Hutan yang Berkelanjutan

Aulia Ryza Aqilla
Abstract: Hutan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mendukung kehidupan masyarakat lokal. Namun, eksploitasi berlebihan dan pengelolaan yang buruk telah mengancam kelestarian hutan. Pendekatan perhutanan… n sosial (social forestry) muncul sebagai solusi untuk melibatkan masyarakat lokal dalam pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Artikel ini mengeksplorasi konsep dan praktik terbaik perhutanan sosial, serta manfaatnya bagi masyarakat dan lingkungan. Perhutanan sosial menekankan pada partisipasi aktif masyarakat lokal dalam pengambilan keputusan, pemanfaatan, dan konservasi hutan. Melalui pemberian akses dan hak pengelolaan, masyarakat dapat memanfaatkan sumber daya hutan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Selain itu, perhutanan sosial juga mendorong penghidupan berkelanjutan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. Artikel ini menganalisis berbagai model perhutanan sosial yang telah diterapkan di berbagai negara, seperti hutan kemasyarakatan, hutan desa, dan kemitraan kehutanan. Studi kasus dari beberapa wilayah akan disajikan untuk menunjukkan tantangan dan keberhasilan dalam implementasi perhutanan sosial. Selain itu, artikel ini juga menyoroti peran penting kebijakan pemerintah, pelatihan, dan dukungan teknis dalam mendukung perhutanan sosial yang efektif. Dengan mengintegrasikan aspek ekologi, sosial, dan ekonomi, perhutanan sosial menawarkan pendekatan holistik dalam mengelola hutan secara berkelanjutan dan memberdayakan masyarakat lokal. Artikel ini memberikan wawasan berharga bagi pembuat kebijakan, praktisi, dan akademisi dalam memahami potensi perhutanan sosial dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang lebih adil dan berkelanjutan.

Daur Ulang Sampah: Solusi Berkelanjutan untuk Mengurangi Polusi dan Memelihara Lingkungan

Aulia Ryza Aqilla
Abstract: Permasalahan sampah telah menjadi isu global yang semakin mengkhawatirkan, dengan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Penelitian ini mengeksplorasi daur ulang sampah sebagai solusi berkelanjutan untuk… uk mengurangi polusi dan memelihara lingkungan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, penelitian ini menganalisis efektivitas daur ulang sampah melalui survei, wawancara, observasi lapangan, serta studi literatur dan publikasi ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daur ulang sampah memiliki banyak manfaat, seperti mengurangi jumlah sampah di tempat pembuangan akhir, menghemat sumber daya alam, mengurangi emisi gas rumah kaca, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang gaya hidup ramah lingkungan. Namun, implementasi daur ulang sampah juga menghadapi tantangan seperti infrastruktur yang kurang memadai, minimnya kesadaran masyarakat, serta kurangnya insentif dan kebijakan pendukung dari pemerintah. Untuk keberhasilan program daur ulang sampah, dibutuhkan kolaborasi dan partisipasi aktif dari semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, industri, organisasi lingkungan, dan masyarakat luas.

Analisis Hak Kekayaan Intelektual Yang Melekat Pada Kesenian Reog Ponorogo Dalam Sengketa Kasus Hak Kekayaan Intelektual Dengan Malaysia

Moh Imam Mahmudin, Diana Putri Natalia, Nabila Fairuzzahra, Gabriel Ofellius, Sindu Adi Dewanto
Abstract: Hak Kekayaan Intelektual (HKI) merupakan hak tersebut muncul akibat dari hasil karya intelektual seseorang atau Individu. HKI dalam konsepnya memberikan hak eksklusif kepada pencipta dan penemu yang relatif baru, yang meliputi… liputi hak-hak ekonomi dan moral. Manusia pada fitrahnya memiliki hak yang melekat dalam dirinya, yang tidak dapat diambil dan harus dihormati. Kemudian, keberadaan masyarakat Indonesia yang bersifat komunal memiliki dampak pengaruh terhadap perlindungan HKI. Pentingnya sistem hukum yang mengatur Hak Kekayaan Intelektual terkait dengan perlindungan warisan budaya Indonesia, seperti yang terjadi dalam kasus klaim Malaysia terhadap kesenian Reog Ponorogo. Meskipun, HKI memberikan jaminan perlindungan, masih terdapat kontroversi terkait adanya klaim budaya yang memicu protes di dalam masyarakat. Analisis Upaya Hukum Indonesia Dalam Melindungi Hak Kekayaan Intelektual Atas Kesenian Reog Ponorogo ditinjau dari Undang- Undang Nomor 13 Tahun 2016 mengatur mengenai hak paten, serta Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang  hak  cipta,  yang dapat mengatasi klaim seni budaya tersebut. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif yang bersifat analistis, dengan menggunakan data sekunder dan pendekatan menggunakan undang-undang. Hasil dan Pembahasan menjelaskan awal mula seni budaya Indonesia diklaim sepihak oleh negara lain serta upaya perlindungan HKI terhadap seni budaya Indonesia.  Saran yang diajukan melakukan pendaftaran resmi seni budaya dengan melibatkan komunitas dan masyarakat agar mendapatkan pengakuan baik di nasional maupun internasional,  kerjasama internasional mengenai seni dan warisan budaya dengan berpartisipasi pada forum-forum internasional terkait HKI dan warisan budaya untuk memperkuat posisi budaya Indonesia, pelestarian budaya serta penguatan kapasitas SDM dibidang HKI dan perlindungan warisan budaya.

Analisis Perlindungan Jaminan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Bagi Pekerja Anak Di Sektor Informal

Sa’diyah Khafifatunnisa, Devarra Qeentarizha Prayoga, Panji Sakti Rahmatullah
Abstract: Pekerja anak di sektor informal adalah anak-anak yang bekerja di tempat yang tidak memiliki struktur organisasi formal dan peraturan yang berlaku. Sektor informal memiliki banyak karakteristik, termasuk kegiatan usaha yang… ng tidak terorganisir, tidak ada pembagian tugas yang jelas, penggunaan teknologi yang sederhana, modal dan keterampilan yang rendah, dan biasanya berskala kecil dan padat karya. Selain itu, mereka rentan terhadap penyalahgunaan, perlakuan buruk, dan kurangnya perlindungan kesehatan dan keselamatan kerja. Implementasi langkah-langkah keselamatan kerja yang tepat, seperti pelatihan keselamatan, pemakaian alat pelindung diri, serta pengawasan kondisi kerja, akan membantu mengurangi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja bagi pekerja anak. Perlindungan K3 bertujuan untuk mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja melalui upaya sistematis untuk mengidentifikasi dan mengurangi risiko. Kesadaran akan pentingnya perlindungan K3 sering kali masih rendah, baik di kalangan pekerja maupun pengusaha. Budaya kerja yang mengabaikan aspek keselamatan dan kesehatan juga membantu kendala dalam penerapan standar K3. Meningkatkan jaminan kesehatan dan keselamatan kerja bagi pekerja anak di sektor informal, pemerintah, pihak industri, LSM, dan masyarakat harus bekerja sama. Pemerintah harus memberlakukan kebijakan yang mendukung pelaksanaan jaminan kesehatan dan keselamatan kerja, dan industri harus berpartisipasi dengan menyediakan lingkungan kerja yang aman dan sehat serta melakukan pengawasan secara teratur terhadap kondisi kerja pekerja anak. Industri juga dapat berpartisipasi dengan menyediakan tempat kerja yang ramah anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif, yang menitik beratkan pada penelitian kepustakaan (library research) dengan analisis perundang-undangan, peraturan-peraturan, teori-teori hukum, dan konsep-konsep hukum yang berkaitan dengan perlindungan jaminan kesehatan dan keselamatan kerja bagi pekerja anak di sektor informal di Indonesia.

Karakter Tenaga Kerja Dan Iklim Keselamatan Di Workshop Peralatan Pembuatan Semen

Suzani Adina, Susilawati
Abstract: Mengurangi frekuensi kecelakaan kerja dan meningkatkan keselamatan kerja merupakan tujuan dari suasana keselamatan atau perspektif bersama. Iklim keselamatan dapat berubah berdasarkan karakteristik tenaga kerja. Tujuan utama… tama penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana karakteristik tenaga kerja mempengaruhi suasana keselamatan dan mengidentifikasi aspek-aspek yang masuk dalam kategori baik dan masih memerlukan perbaikan. Penelitian cross-sectional ini menggunakan desain kuantitatif. Partisipan dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. bengkel PKM. Sebanyak 56 pekerja dilibatkan dalam teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Analisis regresi ordinal dilakukan terhadap data. Karakteristik tenaga kerja yang diteliti meliputi usia, masa kerja, tingkat pendidikan, jabatan, dan status perkawinan. NOSACQ-50 digunakan dalam penelitian ini untuk menentukan iklim keselamatan. Analisis regresi ordinal dilakukan terhadap data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa, berbeda dengan usia (p-value=0.137) dan status perkawinan (p-value=0.556), yang tidak berpengaruh terhadap iklim keselamatan kerja pekerja, masa kerja (p-value=0.013), pekerjaan jabatan (p-value=0.00), dan tingkat pendidikan (p-value=0.021) berdampak pada iklim tersebut. Dengan demikian, penelitian ini sampai pada kesimpulan bahwa masa kerja, jabatan, dan pencapaian pendidikan merupakan faktor-faktor tenaga kerja yang mempengaruhi iklim keselamatan mereka.

Strategi Dakwah Pembelajaran Al Qur’an Metode Iqro’ Sebagai Upaya Memberantas Buta Aksara Pada Ibu-Ibu Dan Lansia

Zainul Arifin, Arifa Mistiani, Ilmiyah
Abstract: Pendidikan dan pemahaman keagamaan merupakan aspek krusial dalam membangun masyarakat literasi. Namun, buta huruf, khususnya terkait Pembacaan Al-Qur’an , masih menjadi hambatan yang dihadapi banyak perempuan pedesaan. Penelitian… Penelitian ini memiliki tujuan mengevaluasi efektivitas pendampingan dalam pembacaan Al-Qur’an dengan menggunakan pendekatan melalui metode iqro’ dalam upaya pemberantasan buta huruf di kalangan perempuan di Desa Banyuputih. Penelitian ini menggunakan survei dan observasi langsung yang partisipatif sebagai metode pengumpulan data. Hasil studi menunjukkan bahwa pendampingan pembelajaran Al-Qur’an dengan menggunakan pendekatan melalui metode Iqro' efektif dalam mengembangkan keterampilan membaca Al-Qur’an dan mengurangi tingkat buta huruf di kalangan perempuan di Desa Banyuputih. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendampingan pembacaan Al-Qur’an menggunakan metode iqro’ memberikan dampak positif.. tentang pemberantasan buta huruf di kalangan perempuan pedesaan. Temuan-temuan ini mempunyai implikasi yang signifikan terhadap pengembangan program pendidikan dan inisiatif pembangunan komunitas yang berfokus pada literasi agama. Penelitian di masa depan dapat mengeksplorasi faktor-faktor tambahan yang mempengaruhi keberhasilan penerapan metode Iqro dalam konteks yang berbeda.

Gambaran Self Regulation Pada Remaja Dengan Keluarga Broken Home

Wulan Ayu Lestari, Ipah Saripah, Nadia Aulia Nadhirah
Abstract: Remaja dengan kondisi keluarga broken home sering kali mengalami tantangan dalam kemampuan regulasi dirinya. Kondisi kedua orang tua yang berpisah membuat remaja dengan keluarga broken home tidak memiliki model peran untuk… uk mengembangkan keterampilan regulasi dirinya, karena tidak memiliki contoh yang jelas tentang bagaimana mengatur emosi dan perilaku dalam situasi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang gambaran self regulation pada remaja dengan keluarga broken home serta implikasinya pada bimbingan dan konseling. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu pedoman wawancara yang dikembangkan berdasar pada teori self regulation Bandura, Schunk dan Zimmerman. Partisipan dalam penelitian ini adalah remaja atau siswa kelas XI SMAN 19 Bandung dengan kondisi keluarga broken home. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran self regulation yang baik pada remaja dengan keluarga broken home terutama pada aspek mengatur standar dan tujuan dan aspek evaluasi diri.