Abstract:Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa, solusi pemecahan masalah tersebut adalah penggunaan model Project Based Learning (PjBL) dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan…
deskripsikan peningkatan hasil belajar matematika pada siswa kelas IV UPT SD Negeri 11 Lubuk Jaya Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada siswa kelas IV UPT SD Negeri 11 Lubuk Jaya yang peneliti lakukan dari tanggal 22 Juli s/d 1 Agustus 2024 dalam dua siklus, masing-masing siklus 2 pertemuan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penilaian hasil belajar siswa pada kondisi awal mata pelajaran matematika memperoleh persentase 36,84%, pada siklus I memperoleh persentase sebesar 40% dan siklus II 90%. Proses pembelajaran siklus I pada aspek guru memperoleh persentase 84,84% dan aspek siswa 77%, pada siklus II aspek guru memperoleh persentase sebesar 95% dan pada aspek siswa sebesar 93,93%. Berdasarkan pesentase pembelajaran tersebut, sudah terjadi peningkatan proses pembelajaran dan sudah mencapai indikator keberhasilan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas IV UPT SD Negeri 11 Lubuk Jaya Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan.
Abstract:Proyek Pengembangan Gedung Stasiun dan Double-Double Track Manggarai – Jatinegara memerlukan pondasi yang aman dan tidak mengganggu lingkungan sekitar. Pondasi Borepile dipilih karena tidak menimbulkan getaran dan kebisingan.…
singan. Tugas Akhir ini bertujuan untuk menganalisa penurunan (settlement) dan kapasitas daya dukung pondasi borepile pada Proyek Pengembangan Gedung Stasiun dan DDT Manggarai – Jatinegara. Metodologi yang digunakan meliputi perhitungan kapasitas daya dukung pondasi berdasarkan data SPT dan CPT menggunakan metode Meyerhof serta metode Reese & Wright. Selain itu, perhitungan penurunan pondasi dilakukan berdasarkan data penyelidikan tanah dengan metode semi empiris, metode Versic, serta analisis menggunakan program Plaxis 2D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas daya dukung pondasi borepile tunggal tipe B2 pada Gedung Wing Kiri Stasiun Manggarai memenuhi syarat yang ditentukan oleh SNI 8460:2017, dengan nilai Qult > Qijin, yaitu 383,33 ton (Meyerhof) dan 358,61 ton (Reese & Wright). Penurunan pondasi borepile juga berada dalam kategori aman dengan nilai 12,62 mm (semi empiris), 11,45 mm (Versic), dan 12,38 mm (Plaxis 2D), yang semuanya berada di bawah batas maksimum yang diizinkan sebesar 40 mm. Pondasi borepile pada proyek ini memiliki kapasitas daya dukung dan penurunan yang mengikuti standar yang berlaku, dan dapat dilaksanakan dengan aman dalam konstruksi.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik kelas IV SDN 055/XI Pinggir Air Kota Sungai Penuh melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning. Penelitian menggunakan metode…
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 10 peserta didik yang terdiri dari 5 laki-laki dan 5 perempuan. Data dikumpulkan melalui lembar observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar peserta didik dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, persentase ketuntasan belajar mencapai 60%, sementara pada siklus II meningkat menjadi 80%. Aktivitas guru dan peserta didik juga menunjukkan peningkatan signifikan, dengan aktivitas guru mencapai 95,44% dan aktivitas peserta didik mencapai 93,93% pada siklus II. Berdasarkan hasil tersebut, model Discovery Learning terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik. Penelitian ini merekomendasikan penerapan model pembelajaran ini untuk materi dan mata pelajaran lainnya.
Abstract:Gojek merupakan salah satu aplikasi yang bergerak di bidang pelayanan transportasi dengan menyediakan berbagai layanan dari transportasi sampai gaya hidup, salah satunya layanan Go-Food yang merupakan sebuah fitur layanan…
n pesan antar makanan. Selama ini Go-Food telah banyak melakukan promosi penjualan yang dipasarkan melalui aplikasi Gojek dengan alat promosi penjualan berupa price discount. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara promosi penjualan yang dilakukan Go-Food dengan minat beli konsumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Penelitian ini menggunakan rank spearman. Populasi penelitian ini adalah konsumen yang pernah atau sering menggunakan layanan Go-Food. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah simple random sampling (sampel acak sederhana). Jumlah sampel yang diambil dalam peneletian ini sebanyak 32 responden yang dihitung menggunakan Slovin. Data diolah menggunakan skala ordinal. Analisis data dilakukan dengan bantuan komputer melalui program SPSS versi 25. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa promosi penjualan yang dilakukan Go-Food dengan minat beli konsumen terdapat hubungan yang signifikan antara promosi dengan minat beli konsumen.
Abstract:Nelayan penangkap ikan adalah sebuah pekerjaan di atas permukaan perairan, dimana nelayan penangkap ikan berisiko tinggi untuk mengalami kecelakaan akibat kerja ataupun penyakit akibat kerja. Keselamatan dan Kesehatan Kerja…
rja (K3) merupakan suatu kegiatan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman melalui peningkatan dan pemeliharaan kesehatan jasmani dan rohani serta kondisi sosial pekerja. Hal ini secara khusus bertujuan untuk mencegah atau mengurangi insiden dan penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau bagaimana penerapan keselamatan kerja pada nelayan penangkap ikan di indonesia. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka. Dimana sumber pustaka berasal dari pencarian di google schooler, dan PubMed yang diterbitkan dalam bahasa inggris atau indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa kecelakaan kerja yang dialami nelayan adalah terpeleset/jatuh, terpotong/tertusuk, tertimpa benda jatuh, dan kejadian lain seperti luka bakar/luka akibat ledakan atau tertimpa mesin kapal. dan kecelakaan tersebut menyebabkan cedera fatal dan nonfatal. Sebagian besar nelayan hanya menderita satu luka. Sementara yang lain mengalami banyak luka dalam kecelakaan tersebut. Jenis luka yang sering dialami nelayan adalah patah tulang, luka ringan, luka ekstremitas atas, keseleo, luka bakar, amputasi bahkan luka intrakranial.
Abstract:Remaja dengan kondisi keluarga broken home sering kali mengalami tantangan dalam kemampuan regulasi dirinya. Kondisi kedua orang tua yang berpisah membuat remaja dengan keluarga broken home tidak memiliki model peran untuk…
uk mengembangkan keterampilan regulasi dirinya, karena tidak memiliki contoh yang jelas tentang bagaimana mengatur emosi dan perilaku dalam situasi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang gambaran self regulation pada remaja dengan keluarga broken home serta implikasinya pada bimbingan dan konseling. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu pedoman wawancara yang dikembangkan berdasar pada teori self regulation Bandura, Schunk dan Zimmerman. Partisipan dalam penelitian ini adalah remaja atau siswa kelas XI SMAN 19 Bandung dengan kondisi keluarga broken home. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran self regulation yang baik pada remaja dengan keluarga broken home terutama pada aspek mengatur standar dan tujuan dan aspek evaluasi diri.
Abstract:Kekerasan dalam lingkungan sekolah merupakan permasalahan krusial yang tidak boleh diabaikan. Terjadinya kasus kekerasan dalam lingkungan sekolah menunjukkan ketidakamanan sekolah yang mempengaruhi iklim serta proses belajar…
ajar mengajar. Bentuk–bentuk kekerasan dalam hal ini dapat berupa segala tindakan yang merugikan baik secara fisik, psikis serta materi. Kekerasan dalam lingkungan sekolah juga dapat memberikan dampak negatif yang berkelanjutan seperti menimbulkan trauma psikis dan juga menghambat perkembangan individu untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Hal ini menunjukkan bahwa perlu adanya upaya pencegahan serta penanganan kekerasan di lingkungan sekolah, Dengan ini tujuan dilaksanakan psikoedukasi pencegahan dan penanganan kekerasan di SMAN 8 Makassar yaitu untuk meningkatkan pemahaman kepada siswa, guru, dan staf tentang bentuk, dampak, serta cara mencegah dan menangani kekerasan serta menciptakan lingkungan aman di sekolah. Metode pelaksanaan psikoedukasi dilakukan dengan penyajian materi, sesi diskusi dan tanya jawab serta pemberian pre-test dan post-test. Partisipan terdiri dari masing-masing ketua kelas dan ketua organisasi sebanyak 55 siswa. Analisis data menggunakan teknik uji gain Score dan paired sample t-test. Hasil analisis data menunjukkan nilai pretest dan posttest p<0,05 yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman terkait materi penanganan dan pencegahan kekerasan di sekolah.
Abstract:Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) adalah hak eksklusif atas karya cipta individu/kelompok, dengan dilindungi perlindungan hukum dan hak ekonomis dari kreativitas atas karya cipta. HKI mencakup hak cipta dan hak kekayaan industri,…
dustri, termasuk paten, desain industri, merek, rahasia dagang, dan lainnya. HKI adalah aset bernilai ekonomis yang dapat menjadi jaminan kredit bagi lembaga keuangan berbentuk jaminan fidusia, dengan nilai jual dan terikat perjanjian tertulis. Terdapat tantangan HKI sebagai agunan kredit, seperti ketidakjelasan bentuk perikatan, kurangnya pedoman penilaian nilai ekonomis HKI, dan belum adanya lembaga khusus penilai HKI. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis praktik serta implikasi penggunaan hak cipta sebagai jaminan utang dalam konteks hukum kekayaan intelektual (HKI). Dalam penelitian ini menggunakan penelitian hukum yuridis normatif mengadopsi pendekatan studi kepustakaan dan menganalisis peraturan perundang-undangan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Untuk menggunakan HKI sebagai objek jaminan utang, ada beberapa masalah dan hambatan. Ini termasuk jangka waktu yang terbatas untuk perlindungan HKI, tidak ada definisi yang jelas tentang due-diligence, aset HKI tidak dinilai, dan tidak ada undang-undang yang mendukung penggunaan aset HKI sebagai jaminan kredit. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2022 adalah bentuk upaya pemerintah untuk menerapkan hak cipta dalam objek penjamin utang. Peraturan ini mengatur identifikasi objek hak cipta, penilaian nilai ekonomi, pendaftaran dan perlindungan hukum, penyusunan perjanjian jaminan, penyelesaian sengketa sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, dan bahkan penerapan Hak Cipta HKI sebagai objek jaminan.
Abstract:Mata pelajaran sejarah merupakan materi yang penting dipelajari tapi kerap kali mendapat tantangan. Tidak sedikit siswa tidak menyukai sejarah dan dianggap membosankan karena guru kurang bisa menarik perhatian siswa dalam…
m kelas. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji lebih dalam tentang tingkat ketertarikan siswa dalam pengajaran sejarah di SMAN 1 Majalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketertarikan siswa terhadap mata pelajaran sejarah dipengaruhi besar oleh cara mengajar guru dalam kelas.
Abstract:Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS kelas V SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik Kabupaten Kerinci. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar melalui…
elalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis TPACK. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik Kabupaten Kerinci pada semester I tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini dilakukan selama II siklus, masing-masing siklus terdiri dari 3 kali pertemuan. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik pada siklus I diperoleh persentase ketuntasan sebesar 60.0% dan siklus II meningkat menjadi 93.3% terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 33.3%. Hasil pelaksanaan observasi guru pada siklus I diperoleh persentase 71.1%, dan meningkat pada Siklus II menjadi 93.3% terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 22.2%. selain itu, hasil pelaksanaan observasi peserta didik juga mengalami peningkatan, yakni dari 65.4% pada siklus I dan 92.9% pada siklus II terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 27.5%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) berbasis TPACK dapat meningkatkan proses dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS di kelas V SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik Kabupaten Kerinci.