Abstract:Perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap pendidikan, termasuk di tingkat SMA, dengan penggunaan yang semakin meluas dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi bagaimana teknologi…
gi digital mempengaruhi proses pembelajaran di SMA, dengan fokus pada implementasi dan dampaknya terhadap pencapaian akademis serta interaksi siswa dan guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus di beberapa SMA yang menerapkan teknologi digital secara intensif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru dan siswa, observasi kelas, serta analisis dokumen terkait kurikulum dan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi digital secara positif mempengaruhi proses pembelajaran di SMA. Guru dan siswa melaporkan peningkatan dalam keterlibatan siswa, pemahaman konsep yang lebih baik, dan pengembangan keterampilan digital. Namun demikian, tantangan terkait infrastruktur teknologi, kurangnya pelatihan yang memadai bagi guru, dan potensi gangguan dalam pembelajaran juga teridentifikasi. Implikasi dari hasil ini adalah perlunya pendekatan yang terintegrasi dalam mengadopsi teknologi digital di sekolah, dengan fokus pada pengembangan kurikulum yang memadai, pelatihan untuk guru, dan peningkatan infrastruktur. Diskusi juga menggarisbawahi pentingnya menjaga keseimbangan antara penggunaan teknologi dengan interaksi sosial dan pembelajaran konvensional. Secara keseluruhan, teknologi digital memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di SMA jika dikelola dengan baik. Diperlukan komitmen yang kuat dari semua pihak terkait untuk memastikan integrasi yang efektif dan berkelanjutan dari teknologi digital dalam konteks pendidikan yang berubah dengan cepat ini.
Abstract:Pendidikan di sekolah dasar merupakan tahap kritis dalam membentuk pondasi akademik dan perkembangan sosial anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas strategi pembelajaran inovatif dalam meningkatkan…
katkan kualitas pendidikan di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan fokus pada analisis studi kasus di beberapa sekolah dasar yang menerapkan strategi inovatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru dan siswa, observasi langsung, serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai jenis strategi inovatif seperti flipped classroom, pembelajaran berbasis proyek, dan cooperative learning berhasil meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa, serta hasil belajar akademik mereka. Respons positif dari guru dan siswa terhadap metode-metode inovatif ini juga tercatat dalam penelitian ini. Diskusi mengenai temuan ini menunjukkan konsistensi dengan teori-teori pembelajaran seperti konstruktivisme dan teori pembelajaran aktif. Kesimpulannya, implementasi strategi pembelajaran inovatif memiliki implikasi yang signifikan bagi peningkatan kualitas pendidikan di sekolah dasar, dengan mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan masa depan dengan lebih baik melalui pembelajaran yang lebih bermakna dan relevan.
Abstract:Pematang Johar, sebuah desa yang berkembang pesat di Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, menghadapi tekanan lingkungan yang meningkat akibat alih fungsi lahan, berkurangnya ruang terbuka hijau,…
, dan genangan air yang berulang pada musim hujan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkenalkan revitalisasi infrastruktur hijau sebagai solusi inovatif untuk memperkuat ketahanan lingkungan di tingkat lingkungan permukiman. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, koordinasi dengan aparat desa, sosialisasi partisipatif, demonstrasi praktis pembuatan lubang resapan biopori, sumur resapan, dan taman hujan, serta evaluasi melalui instrumen pretest-posttest. Kegiatan diikuti oleh 42 peserta yang terdiri dari perangkat desa, anggota karang taruna, dan ibu rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan skor pemahaman rata-rata peserta secara signifikan, dari 40% sebelum kegiatan menjadi 84% setelah kegiatan, serta peserta menunjukkan minat yang tinggi untuk menerapkan teknik tersebut secara mandiri. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa intervensi infrastruktur hijau yang murah dan partisipatif dapat ditransfer secara efektif kepada masyarakat serta berkontribusi menurunkan risiko banjir sekaligus memulihkan fungsi ekologis di skala lingkungan permukiman.
Pematang Johar, a rapidly developing village in Labuhan Deli Subdistrict, Deli Serdang Regency, North Sumatra, faces increasing environmental pressure from land-use conversion, reduced green open space, and recurrent waterlogging during the rainy season. This community service activity aimed to introduce green infrastructure revitalization as an innovative approach to strengthen local environmental resilience. The method consisted of preparation, coordination with village authorities, participatory outreach (sosialisasi), practical demonstration of biopore infiltration holes, recharge wells, and rain gardens, and evaluation through pretest-posttest instruments. The activity involved 42 participants consisting of village officials, youth organization members, and housewives. Results showed a substantial increase in participants' average understanding score, from 40% before the activity to 84% afterward, and participants expressed strong interest in applying the techniques independently. The activity concludes that low-cost, participatory green infrastructure interventions can be effectively transferred to communities and contribute to reducing flood risk while restoring ecological function at the neighborhood scale.
Abstract:Akselerasi teknologi informasi memicu adanya kesenjangan digital (digital divide) di tingkat pedesaan akibat rendahnya literasi teknologi pada masyarakat non-produktif dan aparatur desa. Program Pengabdian kepada Masyarakat…
kat (PKM) ini bertujuan mengatasi kendala operasional perangkat digital, kerentanan siber, serta mengoptimalkan administrasi publik di Desa Perapat Janji, Sumatera Utara. Melalui pendekatan Community-Based Education, program diwujudkan lewat dua klaster utama: Digital Literacy Academy untuk warga umum serta E-Government Literacy Workshop bagi aparatur desa. Hasil evaluasi menunjukkan dampak kuantitatif yang signifikan. Skor rata-rata literasi digital masyarakat umum melonjak sebesar 85,4%, naik dari nilai pre-test 42,5 menjadi 78,8 pada post-test. Sementara itu, kompetensi psikomotorik aparatur desa meningkat dari 48,0 menjadi 87,5, dengan tingkat keberhasilan 100% dalam pengarsipan berbasis cloud. Program ini berhasil mempercepat transformasi desa menjadi lebih cakap digital serta meningkatkan efisiensi layanan sosial kedesaan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
The acceleration of information technology has triggered a significant digital divide in rural areas due to low digital literacy among non-productive communities and village officials. This Community Service (PKM) program aimed to overcome operational digital device limitations, cyber vulnerabilities, and sub-optimal public administration services in Perapat Janji Village, North Sumatra. Utilizing a Community-Based Education approach, the project implemented two main initiatives: the Digital Literacy Academy for the general public and the E-Government Literacy Workshop for village officials. The evaluation showed significant quantitative impacts. The general public's average digital literacy score jumped by 85.4%, increasing from a pre-test score of 42.5 to 78.8 in the post-test. Meanwhile, the psychomotor competence of village officials rose from 48.0 to 87.5, achieving a 100% success rate in cloud-based digital archiving. This program successfully accelerated rural transformation toward digital proficiency and enhanced the efficiency of adaptive village social services.
Abstract:Penelitian ini membahas strategi membangun komunikasi keluarga modern berbasis nilai-nilai hadis dalam konteks Kajian Hadis Tematik Kontemporer. Komunikasi keluarga menjadi aspek fundamental dalam membentuk karakter, stabilitas…
bilitas emosional, dan internalisasi nilai moral anggota keluarga. Perkembangan teknologi digital dan media sosial menghadirkan tantangan baru, termasuk kesenjangan generasi, dominasi perangkat digital, dan risiko miskomunikasi. Nilai-nilai hadis menawarkan pedoman normatif yang relevan untuk mengembangkan interaksi yang harmonis, empatik, dan berbasis prinsip keadilan, kelembutan, serta nasihat bijak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi pustaka lima tahun terakhir, menelaah literatur terkait komunikasi keluarga modern, integrasi nilai agama, dan kajian hadis tematik kontemporer. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan prinsip hadis dalam komunikasi keluarga mencakup mendengarkan aktif, penyampaian pesan dengan kelembutan, pendidikan moral berbasis hadis, dan kontrol terhadap pengaruh eksternal. Strategi ini terbukti meningkatkan kualitas interaksi, memperkuat keterikatan emosional, mengurangi konflik internal, serta membentuk karakter anggota keluarga yang adaptif terhadap tantangan sosial dan teknologi modern.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi pelayanan Pendidikan Agama Kristen terhadap kesiapan dewasa muda dalam memasuki pernikahan Kristen. Subjek penelitian adalah dewasa muda yang terlibat dalam kegiatan pembinaan…
embinaan gerejawi seperti kelas pembinaan pranikah, kelompok pemuridan, dan pendampingan pastoral. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi literatur dan analisis data yang berkaitan dengan proses pembinaan kerohanian dewasa muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan pendidikan agama di gereja berkontribusi dalam meningkatkan kesiapan spiritual, emosional, dan sosial dewasa muda. Pelayanan tersebut membantu mereka memahami tujuan pernikahan Kristen, membangun komunikasi yang sehat, serta mengembangkan sikap bertanggung jawab sebagai calon pasangan hidup. Kegiatan pembinaan juga memperkuat keyakinan dewasa muda terhadap nilai-nilai kekristenan sebagai dasar dalam membangun rumah tangga. Rekomendasi penelitian ini adalah agar gereja memperluas program pembinaan pranikah, menyediakan pendampingan berkelanjutan, serta menciptakan ruang belajar yang relevan dengan kebutuhan dewasa muda agar mereka semakin siap memasuki pernikahan yang matang dan berlandaskan iman.
Abstract:Keuangan publik dan sosial Islam merupakan instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui mekanisme distribusi kekayaan yang adil. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis praktik pengelolaan zakat…
dan wakaf di beberapa negara, yaitu Arab Saudi, Inggris, Mesir, Turki, Kuwait, dan Australia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pengelolaan keuangan sosial Islam sangat dipengaruhi oleh sistem kelembagaan, regulasi, serta integrasi dengan kebijakan negara. Negara dengan sistem terpusat cenderung lebih efektif dalam distribusi, sementara negara minoritas Muslim menunjukkan inovasi dalam pengelolaan berbasis komunitas. Studi ini menegaskan bahwa optimalisasi zakat dan wakaf dapat menjadi solusi strategis dalam mengatasi kemiskinan dan ketimpangan sosial secara berkelanjutan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi content marketing Unihouse dalam membangun dan memperkuat brand image di tengah persaingan hunian mahasiswa di Salatiga. Permasalahan utama penelitian ini adalah rendahnya citra…
itra merek Unihouse dibandingkan kompetitor, yang tercermin dari ulasan pelanggan dan penurunan persepsi publik di media digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi aktivitas media sosial, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Unihouse menerapkan strategi content marketing yang terstruktur melalui delapan tahapan utama, yaitu goal setting, audience mapping, content ideation and planning, content creation, content distribution, content amplification, content marketing evaluation, dan content marketing improvement. Strategi ini diimplementasikan melalui pemanfaatan media sosial (Instagram dan Facebook), integrasi paid, owned, dan earned media, serta evaluasi berbasis data (reach, engagement, conversion, dan sentimen audiens). Konten visual yang autentik, storytelling, penggunaan hashtag, call to action, serta optimalisasi electronic word of mouth (e-WOM) berkontribusi dalam membangun asosiasi merek yang modern, profesional, dan relevan dengan gaya hidup mahasiswa. Temuan penelitian menegaskan bahwa content marketing yang adaptif dan berkelanjutan, didukung pengalaman layanan yang konsisten, menjadi determinan utama dalam pembentukan brand image yang kredibel dan berdaya saing pada bisnis jasa hunian berbasis lokal.
Abstract:Penelitian ini dirancang untuk menguji bagaimana kita memahami makna denotatif dan konotatif dalam lirik lagu "Exile" karya Taylor Swift. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis penggunaan makna…
na denotatif dan konotatif yang terdapat dalam lagu "Exile" karya Taylor Swift. Semantik, sebagai cabang linguistik, memiliki peran penting dalam menjelaskan bagaimana makna terbentuk dalam bahasa dan memainkan peran penting dalam memahami bagaimana makna dibangun dalam bahasa, baik secara harfiah maupun kiasan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan memeriksa lirik lagu untuk mengidentifikasi kata, frasa, dan ekspresi yang mengandung makna denotatif (harfiah) dan konotatif (tersirat).
Temuan menunjukkan bahwa meskipun beberapa lirik menyampaikan makna denotatif yang jelas, sejumlah besar ekspresi kaya akan makna konotatif yang mencerminkan kedalaman emosional. Aspek konotatif ini memperkaya interpretasi lirik, memungkinkan pendengar untuk memahami makna di balik permukaan dan terhubung lebih dalam dengan alur cerita emosional lagu, seperti perasaan patah hati, kesalahpahaman, dan perpisahan. Unsur-unsur konotatif dalam lagu berkontribusi pada interpretasi yang lebih dalam di luar makna literal, memungkinkan pendengar untuk terhubung dengan narasi emosional. Oleh karena itu, studi ini menyoroti pentingnya analisis semantik dalam memahami lirik lagu dan menunjukkan bagaimana makna denotatif dan konotatif bekerja bersama untuk meningkatkan pesan keseluruhan sebuah lagu. Kesimpulannya, studi ini menggarisbawahi pentingnya analisis semantik dalam menafsirkan lirik lagu dan menggambarkan bagaimana kombinasi makna denotatif dan konotatif membantu mengkomunikasikan pesan keseluruhan secara lebih efektif.
Abstract:Studi ini meneliti bagaimana frasa deiktik digunakan dan apa artinya dalam artikel berita berjudul “Indonesia Siap Meluncurkan Program Makan Gratis Ambitius untuk Memerangi Stunting.” Tujuan utamanya adalah untuk menemukan…
emukan berbagai jenis kekurangan dan memahaminya secara bermakna, menggunakan gagasan dari Levinson (1983) dan Huang (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima jenis deiksis dalam artikel tersebut: persona, temporal, misalnya; spasial; wacana; dan sosial. Ini berarti bahwa deiksis persona lebih umum daripada yang lain dari waktu ke waktu, yang menunjukkan bahwa fleksibilitas ini terutama memengaruhi partisipan. Pentingnya ekspresi deiktik berasal dari perannya dalam menghubungkan kata-kata dengan situasi di mana kata-kata tersebut digunakan. Studi ini juga menunjukkan bagaimana analisis semantik dan pragmatik terhubung ketika menjelaskan deiksis, dengan makna semantik yang lebih umum dan makna praktis yang berubah berdasarkan situasi. Oleh karena itu, kedua perspektif tersebut diperlukan untuk memahami bagaimana bahasa digunakan. Pada akhirnya, deiksis memainkan peran kunci dalam pelaporan berita karena membantu menyajikan informasi secara jelas dan membuatnya lebih mudah dipahami oleh masyarakat. Mempelajari cara menafsirkan frasa deiktik dapat meningkatkan pemahaman pembaca terhadap berita. Ini berarti menemukan penyebutan yang terhubung dengan bagian teks lainnya.