Search Articles & Publications

Showing 3669 articles found for "Menggunakan"

Pengaruh Sarana Prasarana Terhadap Prestasi Pencak Silat Di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining

Salim Fajaruddin, M. Yogi Saputra, Nailil Muna Shalihah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sarana prasarana terhadap prestasi ekstrakurikuler pencak silat di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Pengambilan… an sampel sebanyak 68 siswa Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor dan menggunakan teknik simple random sampling. Adapun teknik pengumpulan data yakni menggunakan angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu regresi dan korelasi sederhana berupa analisis deskriptif, analisis inferensial, dan uji persyaratan analisis. Diketahui hasil perhitungan statistik dengan menggunakan SPSS 23 menunjukkan hasil penelitian bahwa terdapat hubungan antara Sarana Prasarana (X) dengan Prestasi Ekstrakurikuler Pencak Silat (Y), terbukti dengan nilai (Rxy) = 0,511 yang berarti terdapat hubungan yang cukup dengan rentang nilai (0,40-0,599), dan nilai koefisien determinasinya sebesar 26% sedangkan sisanya 74% dipengaruhi oleh variabel lain.

Strategi Pemasaran Jasa Pendidikan Di Pesantren Darunnajah 2 Cipining

Ahmad Hasan Rosadhi
Abstract: Penelitian ini membahas tentang strategi pemasaran jasa pendidikan di Pesantren Darunnajah 2 Cipining, Rumusan masalah pada penelitian ini adalah Bagaimana strategi pemasaran jasa pendidikan, Faktor Pendukung dan Faktor… Penghambat dalam Pelaksanaan Strategi Pemasaran Jasa Pendidikan di Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi pemasaran jasa pendidikan di Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan analisis kualitatif dan mengambil lokasi di Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Sumber data dalam penelitian ini adalah Wakil Pengasuh Pesantren, Ketua Panitia Penerimaan Santri Baru 2022 (PPSB), dan guru Pengajar.  Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik mengecek keabsahan data, peneliti menggunakan Triangulasi Sumber. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data dan penyajian data. Teknik penjaminan keabsahan data yang digunakan dalam penelian ini adalah trianggulasi dan menggunakan bahan referensi.  Hasil penelitian diketahui bahwa: (1) pelaksanaan manajemen pemasaran jasa pendidikan, yaitu: meningkatkan kualitas mutu layanan pendidikan, membuat berbagaimacam kegiatan sesuai dengan minat dan bakat siswa, meminimalisir biaya pendidikan yang ada, dan membuat kegiatan-kegiatan kemasyarakatan. (2) media yang digunakan untuk pemasaran jasa pendidikan adalah media cetak dan media elektronik antara lain: brosur, wardan (majalah), website, chanel youtube, instagram, tiktok. (3) factor pendukung dan penghambat strategi pemasaran jasa pendidikan antara lain, faktor pendukung: mudahnya pemasaran di era digital, mudahnya akses komunikasi, lokasi di kawasan asri, harga yang terjangkau, factor penghambat: akses jalan yang sulit dan jauh, belum adanya jurusan ipa dan informatika. Setelah dilalukan observasi lapangan, penulis menyimpukan bahwa pentingnya pemasaran jasa pendidikan mempengaruhi banyak sedikitnya siswa yang mendaftar ke Pesantren Darunnajah 2 Cipining.

Strategi Pembinaan Akhlak Siswa Sekolah Dasar (SD) Islam Terpadu (IT) Al-Hilmi Kabupaten Dompu

Mahdin
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pembinaan akhlak, kendala-kendala dalam penerapan strategi pembinaan akhlak, dan usaha mengatasi kendala-kendala dalam penerapan akhlak Siswa. Jenis penelitian yang gunakan… kan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif, teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Miles & Huberman, teknik penjamin keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Dari Hasil penelitian yang dilakukan dapat di deskripsikan bahwa di SD IT Al-Hilmi, Kab. Dompu dalam pembinaan akhlak siswa-siswinya, menggunakan Strategi Pembinaan Akhlak; keteladanan dalam bertutur kata dan perilaku sebagaimana yang yang di contohkan oleh Rasulullah, Membiasakan sholat dzuhur berjama'ah, sholat Sunnah dhuha, kebersihan dan infaq, Nasihat selalu diberikan setiap pembelajaran di kelas berlangsung, latihan melalui ceramah, hafalan juz amma dan membaca Al-Quran setiap pagi dan hukuman selalu diberikan kepada siswa yang melakukan kesalahan. kendala-kendala dalam pembinaan akhlak; faktor guru yaitu kurang mampu memahami heterogen anak, yang tidak bisa disamakan dalam satu kelas. Anak itu berbagai macam perbedaan latar belakang, faktor dari siswa yaitu adanya yang malas sekolah dan kurangnya kesadaran, faktor lingkungan pergaulan, dan faktor orang tua yang kurangnya dukungan dan perhatian. Usaha yang dilakukan dalam mengatasi kendala-kendala penerapan strategi pembinaan akhlak siswa SD IT Al-Hilmi, Kab. Dompu;  kerjasama antara guru, siswa, dan orang tua siswa.

Membaca  Ulang Narasi Garam dan Terang (Matius 5:13-16) Sebagai Gagasan Berperilaku Pemuda Kristen di Era Milenial

Singgih Prastawa, Sefian Bintang Pangestuti
Abstract: Tujuan dari penulisan artikel ini adalah mendapat pemahaman mengenai bagaimana seharusnya berperilaku sebagai pemuda Kristen di Era Milenial sesuai dengan narasi garam dan terang dunia (Matius 5:13-16) sehingga hal tersebut… but dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan pemuda Kristen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode naratif dan kajian literatur.  Artikel ini bertujuan untuk membahas tentang kehidupan pemuda di era milenial dalam tingkah laku, kebiasaan, cara pandang, dan aspek lainnya yang akan dibahas pada pembahasan artikel ini. Penelitian ini adalah eksegesis dengan kajian literature yang ada. Hal tersebut kemudian dikaitkan dengan narasi pada Kitab Matius 5:13-16, sebagai pemuda Kristen dapat mengenali siapa dirinya sebagai anak Tuhan yang haruslah berporos pada firman Tuhan.

Metode dan Instrumen Pengumpulan Data (Kualitatif dan Kuantitatif)

Muhammad Yasin, Sabaruddin Garancang, Andi Abdul Hamzah
Abstract: Penelitian ini tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana metode dan instrument pengumpulan data yang benar untuk kualtitatif dan kuantitatif. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) yang bersifat… ifat deskriptif kualitatif, dengan pendekatan komparatif yaitu melibatkan perbandinagan antara dua atau lebih elemen atau temuan. Maka permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah pertama: Bagaiamana Metode Pengumpulan Data Pada Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif?, kedua: Bagaimana Instrumen Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif?, ketiga: Bagaimana Instrumen Pengumpulan Data Penelitian Kuantitatif?, Keempat: Bagaimana Kriteria Instrumen Penelitian Yang Baik?. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengumpulan data merupakan salah satu tahapan sangat penting dalam penelitian. Teknik pengumpulan data yang benar akan menghasilkan data yang memiliki kredibilitas tinggi, dan sebaliknya. Oleh karena itu, tahap ini tidak boleh salah dan harus dilakukan dengan cermat sesuai prosedur dan ciri-ciri penelitian baik kualitatif maupun kuantitatif. (2) Proses pengumpulan data dalam penelitian kualitatif dapat dilakukan dengan berbagai cara dengan terjun langsung ke lapangan. Hal ini dapat dilakukan melalui observasi atau kuesioner, wawancara mendalam dengan subjek survei, survei dokumenter, dan diskusi kelompok terfokus. Dalam metode pengumpulan data kuantitatif, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan oleh peneliti, yakni survei kuisioner atau angket, wawancara, dan dokumentasi. (3) Penelitian Kualitatif dalam pengumpulan datanya, instrument yang dapat digunakan anatara lain; Instrument wawancara, instrument Observasi atau pengamatan, Fokus Group Discussion (FGD), Instrumen dokumen. Penelitian kuantitatif dalam mengambil data menggunakan instrumen yang berupa: Instrumen Tes dan Investori, Instrumen Angket atau Kuisioner, Instrumen Lembar Observasi, Instrumen Dokumen dan Data Sekunder. (4) Kriteria pokok yang harus dipenuhi oleh suatu instrumen penelitian agar dapat dinyatakan memiliki kualitas yang baik yaitu validitas, reliabilitas, dan praktikabilitas.

Manajemen Dakwah Remaja Masjid Usman Yakub Dalam Meningkatkan Kualitas Ibadah Jamaah Di Kelurahan Karunrung Kota Makassar

Laode Andibale, M. Zakaria Al Anshori, Syahruddin, Muhammad
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen remaja masjid usman yakub dalam meningkatkan kualitas ibadah jamaah di Kelurahan Karunrung Kota Makassar serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat manajemen… n remaja masjid usman yakub dalam meningkatkan kualitas ibadah jamaah di Kelurahan Karunrung Kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif, yaitu sebuah penelitian yang mengarah pada analisis data secara objektif yang bersifat alami dan disajikan secara naratif. Dalam penelitian ini peneliti mengumpulkan data dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan berlokasi di Kelurahan Karunrung Kota Makassar. Adapun hasil penelitian ini memiliki tujuan untuk mempersatu umat dengan berbagai kegiatan yang bernilai ibadah, yang di antaranya saling menghormati antara jamaah dengan pengurus masjid ataupun masyarakat setempat. Oleh karena itu, diantara-nya melakukan musyawarah jika apabila ada persoalan yang harus di selesaikan dengan baik. Dengan adanya itu jamaah masjid usman yakub lebih meningkatkan kualitas ibadah jamaahnya. Dalam meningkatkan kualitas ibadah jamaah tentu memiliki faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung manajemen remaja masjid adalah adanya dorongan dari jamaah atau masyarakat dengan kepemimpinan yang efektif, mengarahkan dan memotivasi anggota remaja masjid untuk bekerja dengan baik, seperti kegiatan yang bernilai ibadah, baca qu’ran berjamaah dan remaja masjid mengajari anak-anak mengaji, baik iqro maupun al qur’an. Adapun faktor penghambat remaja masjid ialah perbedaan pendapat antar anggota.

Dimensi Manajemen Pendidikan Islam:Pelaksanaan dan Pengawasan dalam Perspektif Al-Qur’an

Zaimatul Hilaliah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep pelaksanaan dan pengawasan pendidikan dalam Al-Quran. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pustaka dengan menggunakan metode kajian tafsir tematik terhadap ayat-ayat… ayat Al-Quran. Hasil penelitian menemukan bahwa manajemen pendidikan merupakan suatu proses dalam mengoptimalkan, menyelaraskan, memberdayakan dan meningkatkan semua sumber-sumber yang terdapat dalam pendidikan agar dapat dikelola secara produktif, efektif, efisien, sehingga bermuara pada peningkatan kualitas pendidikan. fungsi manajemen pendidikan salah satunya adalah pelaksanaan dan Pengawasan pendidikan, yang berupaya agar visi, misi, tujuan dan rencana yang sudah ditetapkan dapat berjalan dengan baik. Pelaksanaan dan pengawasan harus memperhatikan persyaratan atau prinsip untuk memperkuat posisinya sesuai fungsi yang diharapkan. Pelaksanaan dan Pengawasan pendidikan dalam Al-Quran juga memiliki tujuan yaitu fokus pada dasar tujuan yang hendak dicapai terhadap guru di sekolah seperti upaya meningkatkan kepribadian guru, meningkatkan profesinya, kemampuan berkomunikasi, bergaul, baik dengan warga sekolah maupun masyarakat, dan upaya membantu meningkatkan kesejahteraan serta ketaqwaan mereka.

Peran Lembaga Penjamin Mutu Sekolah Dalam Meningkatkan Kualitas Mengajar Guru Di SMP Darunnajah 2 Cipining Bogor

Arif Hidayat, Musthafa Zahir, Mahmun Nurudin
Abstract: Peningkatan kualitas guru tidak hanya pada satu aspek saja, akan tetapi mencakup segala aspek yang berkaitan dalam proses pendidikan mulai dari masukan (input), proses dan keluaran (output). Salah satu tolak ukur peningkatan… atan tersebut ada pada perbaikan aspek manajemen yang baik. Apabila manajemen sudah diterapkan dengan baik maka institusi apapun termasuk institusi pendidikan akan mampu menghasilkan kinerja dan hasil karya yang bermutu. Upaya peningkatan kualitas mengajar guru terus dilakukan oleh berbagai pihak dalam rangka mengembangkan sumber daya manusia dan pengembangan watak bangsa. Peningkatan kualiatas mengajar guru merupakan sasaran pembangunan di bidang pendidikan nasional dan SMP Darunnajah 2 Cipining, SMP Darunnajah 2 Cipining ini berada di tengah lingkungan masyarakat yang agamis dan lingkungan Pondok Pesantren. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus, di mana penelitian dilakukan langsung melalui Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi di lapangan. Dari hasil penelitian yang di peroleh, Peran lembaga penjamin mutu dalam meningkatkan kualitas mengajar guru di SMP Darunnajah 2 Cipining sudah optimal dimulai dari Peran LPM dalam melaksanakan,Pemeriksaan administrasi guru,pengarahan pembuatan soal ujian, mengawasi kedisiplinan guru, membantu kurikulim dalam meningkatkan kualiatas guru. Spervisi guru, IHT, MGMP dan tahil guru mata pelajaran, dan adapun beberapa faktor pendukung dan penghambat lembaga penjamin mutu sebagai berikut: faktor pendukung, kepemimpinan yang komitmen, adanya sumber dana, pasilitas sarana prasarana, diberikan waktu yang luang adapun faktor penghambat, serba komunal Bersama sama, tidak linearnya jenjang Pendidikan yang di ampu LPM, kurangnya SDM.

Analisis Stabilitas Lereng Dengan Bronjong, Sheet Pile, Pasangan Batu Dan Kantilever Menggunakan Software Plaxis Studi Kasus SMPN 1 Asera

Indra, Muh. Satria Pagala
Abstract: Lereng adalah bidang miring yang tercipta akibat adanya beda tinggi antara satu bidang tanah dengan bidang lainnya. Akibat curah hujan yang tinggi menyebabkan potensi longsor semakin tinggi yang dapat menyebabkan tertimbunnya… unnya bangunan ataupun korban jiwa apabila longsor terjadi pada lereng yang berada dibelakang ruang kelas Smpn 1 Asera. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui angka aman lereng tanpa perkuatan dan setelah diberi perkuatan dinding penahan tanah bronjong, sheet pile, pasangan batu dan kantilever diharapkan mampu menahan gaya lateral yang dihasilkan. Eksplorasi ini dilakukan dengan menggunakan strategi komponen terbatas Plaxis 8.2 dan perhitungan manual menggunakan teknik Priest. Investigasi kesehatan lereng menggunakan program plaxis berencana untuk menentukan nilai perlindungan lereng ketika memperkuat menggunakan dinding penahan bronjong, sheet pile, pasangan batu dan kantilever. Hasil perhitungan lereng asli tanpa perkuatan menggunakan program plaxis 8.2, didapatkan angka aman sebesar 0,6138. Dalam estimasi manual yang diselesaikan dengan menggunakan strategi Menteri, angka yang dilindungi pada kemiringan adalah 0,6820. Kemiringan dikatakan tidak aman atau tidak stabil apabila nilai amannya dibawah 1,25. Hasil perhitungan kemiringan berbasis perkuatan DPT Bronjong menggunakan program plaxis 8.2 tanpa beban gempa yaitu 2,0324 dan dengan beban gempa sebesar 1,9878. Hasil perhitungan lereng dengan perkuatan DPT Sheet Pile tanpa beban gempa yaitu 1,6023 dan dengan beban gempa sebesar 1,5965. Hasil perhitungan lereng dengan perkuatan DPT Pasangan Batu tanpa beban gempa yaitu 2,6369 dan dengan beban gempa sebesar 2,6340. Hasil perhitungan lereng dengan perkuatan DPT Kantilever tanpa beban gempa yaitu 2,6228 dan dengan beban gempa sebesar 2,6220. Dengan nilai angka aman yang diperoleh melebihi 1,25 dari yang disyaratkan maka dianggap aman terhadap keruntuhan.

Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Kelompok Investigasi Dalam Pembelajaran Menulis Teks Persuasif Pada Siswa Kelas VIII SMP

Kaerudin, Irfan Efendi, Mustami
Abstract: Penelitian ini berjudul penerapan model Pembelajaran Kooperatif Tipe Investigasi Kelompok dalam pemebelajaran menulis teks persuasif pada peserta didik kelas VIII SMP. penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil… belajar peserta didik pada materi teks persuasif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan model Pembelajaran Kooperatif Tipe Investigasi Kelompok terhadap hasil pembelajaran menulis teks persuasif pada peserta didik kelas VIII SMP. Dengan demikian hipotesis dari penelitian ini adalah: adanya efektifitas penggunaan model Pembelajaran Kooperatif Tipe Investigasi Kelompok terhadap hasil pembelajaran menulis teks persuasif pada peserta didik kelas VIII SMP PUI Gegesik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah pretes-postes control group design, dengan sampel penelitian terdiri dari dua kelas yaitu kelas VIII B sebagi kelas kontrol dengan jumlah 25 peserta didik dan kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 26 peserta didik. Penelitian ini menggunakan pengumpulan data tes. Data tersebut bahan untuk mengetahui efektifitas penggunaan model Pembelajaran Kooperatif Tipe Investigasi Kelompok. Berdasarkan data yang telah dianalisis, menunjukan bahwa nilai rata-rata hasil belajar kelas eksperimen VIII B menggunakan model Pembelajaran Kooperatif Tipe Investigasi Kelompok adalah 79,6 sedangkan nilai rata-rata hasil belajar kelas kontrol VIII A menggunakan model Think Pair Share adalah 72,3. Maka didapat t hitung = 3,380 dan t tabel = 1,677, dengan demikian t hitung > t tabel yaitu 3,380 > 1,677. dengan demikian berarti Ha diterima. Hal ini menunjukan adanya efektifitas penggunaan model Pembelajaran Kooperatif Tipe Investigasi Kelompok dalam pembelajaran menulis teks persuasif pada kelas VIII B SMP PUI Gegesik. hasil observasi aktivitas menyimak, kerja sama, diskusi, tugas dan presentasi peserta didik pada kelas eksperimen menunjukkan kinerja yang baik. Kelas eksperimen memiliki kemampuan menyimak yang unggul, kerja sama yang efektif dalam diskusi dan tugas kelompok, serta antusiasme peserta didik untuk melakukan presentasi.