Search Articles & Publications

Showing 4503 articles found for "Penelitian"

Program Penugasan Di Unit Usaha Dalam Membentuk Karakter Mandiri Santri Kelas 6 Putri (Setara Kelas 12 SMA) Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining

Musthafa Zahir, M. Yogi Saputra, Tutik Hanifiyah
Abstract: Kemandirian merupakan sikap yang harus dimiliki oleh setiap siswa dalam melakukan hal apapun agar tidak bergantung kepada orang lain. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Informan… an dalam penelitian ini adalah Wakil Direktur Pengasuahan Santri, Direktur Departemen Usaha, Kepala Divisi Usaha, Pembimbing Santri OSDC bagian Tata Usaha dan Santri OSDC bagian Tata Usaha. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Dengan diadakanya program penugasan santri OSDC di unit usaha, terdapat beberapa hal yang menunjang kemandirian serta pengetahuan yang bersumber dari program penugasan yang diberikan tersebut. Faktor pendukung dan penghambat yang ada bersumber dari eksternal serta internal unit usaha, Faktor pendukungnya antara lain adanya dukungan berupa motivasi dari wali kamar, guru-guru serta pembimbing bagian, faktor penghambatnya adalah masih adanya sifat ketergantungan antara santri kepada orang tua  

Analisis Dampak Positif Penyebaran Dakwah Radio Annashihah Pada Masyarakat Di Jalan Tanwir Raya

Fadilatul Hikmah.S, Ramli, Muhammad Syahruddin, Muhammad Yasin
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Radio Annashihah FM yang merupakan sebuah stasiun radio dakwah yang mendorong dakwah ilmiah Islam dengan fokus pada pemahaman Al-Qur'an dan hadits, serta mendorong persatuan dan… menghindari bahaya baik di dunia maupun di akhira. Namun radio Annashihah merupakan sebuah radio independent yang tidak terikat pada kepentingan pihak atau politik manapun, mereka berkomitmen untuk menyajikan dalam setiap program yang mereka tayangkan dengan selektif dan mengikuti setiap prinsip-prinsip agam yang mulia. Dampak positif yang dirasakan oleh pendegar radio Annashihah adalah masyarakat dapat memperoleh ilmu dan meningkatkan wawasan ilmu keagamaan. Hal ini terjadi karena masyarakat dapat mendengarkan radio kapan pun dan dimana pun mereka berada, termasuk saat sedang mengemudi dan mengerjakan pekerjaan rumah, tanpa mengganggu aktivitas yang mereka lakukan. Adapun faktor pendukung radio Annashihah dalam menyebarkan dakwah adalah dengan adanya dukungan dari pihak internal radio, terutama dukungan yang sangat signifikan dari pemerintah Sulawesi Selatan. Adapun faktor penghambat bagi radio Annashihah dal

Evaluasi Program Imunisasi Anak di Wilayah Pedesaan Tantangan dan Solusi

Darsal Zulfakar Dafid, Wa Ode Nadziyran Urufia, Wa Ode Nurhidayati, Muhamad Subhan, Eky Endriana Amiruddin
Abstract: Program imunisasi anak di wilayah pedesaan menghadapi berbagai tantangan yang kompleks, termasuk akses terbatas terhadap layanan kesehatan, kurangnya tenaga kesehatan yang terlatih, dan faktor sosial-budaya. Penelitian ini… ni bertujuan untuk mengevaluasi tantangan utama dalam implementasi program imunisasi anak di wilayah pedesaan serta untuk mengidentifikasi solusi yang memungkinkan untuk meningkatkan cakupan imunisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif berdasarkan studi pustaka yang relevan dengan topik ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa akses terbatas terhadap layanan kesehatan merupakan hambatan utama dalam program imunisasi anak di pedesaan. Jarak yang jauh antara pemukiman penduduk dengan fasilitas kesehatan, kurangnya infrastruktur kesehatan, dan transportasi yang tidak memadai mempersulit orang tua untuk membawa anak-anak mereka untuk divaksinasi secara teratur. Kurangnya tenaga kesehatan yang terlatih juga menjadi tantangan serius dalam implementasi program imunisasi. Banyak desa yang tidak memiliki jumlah petugas kesehatan yang memadai untuk memberikan layanan imunisasi kepada masyarakat. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan petugas kesehatan tentang imunisasi juga dapat mempengaruhi kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Faktor sosial dan budaya juga memengaruhi partisipasi masyarakat dalam program imunisasi. Kepercayaan, mitos, dan praktek budaya lokal seringkali memengaruhi keputusan orang tua dalam mengimunisasi anak-anak mereka. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan komunikasi yang sensitif dan berbasis budaya dalam mensosialisasikan program imunisasi. Berbagai solusi yang memungkinkan telah diidentifikasi, termasuk memperkuat infrastruktur kesehatan, meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan, dan melibatkan komunitas secara aktif dalam program imunisasi. Dengan mengatasi tantangan-tantangan ini secara holistik dan berkelanjutan, diharapkan dapat meningkatkan cakupan imunisasi anak di wilayah pedesaan dan meningkatkan kesehatan anak-anak secara keseluruhan.

Analisis Penerapan Pasal 49 Kuhp Pada Tindak Pidana Pembunuhan (Studi Putusan No;140/Pid.B/2011, Pengadilan Negeri Muara Enim)

Wahyu Hidayat
Abstract: Tujuan penulisan artikel ini untuk menganalisa penerapan Pasal 49 KUHP pada tindak pidana pembunuhan pasal 338 KUHP. (studi putusan no. 140/Pid.B/2011/PN.ME). Metode yang digunakan dalam penulisan ini merupakan metode hukum… kum normatif  dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian Majelis Hakim menganggap bahwa Suatu perbuatan Tindak Pidana Pembunuhan pasal 338 KUHP ataupun Tindak pidana penganiyaan 351 KUHP, apabila perbuatan tersebut dilakukan pada saat itu tidak dapat lagi berpikir dengan tenang dan jernih dan terpikirlah hanyalah menyelamatkan diri/jiwanya; karena perbuatan tersebut merupakan pembelaan diri, karena perasaan tergoncang. yang masih berlanjut dan masih berhubungan, maka perbuatan tersebut dapat dikategorikan sebagai pembelaan terpaksa yang diatur dalam pasal 49 KUHP (noodweer dan noodweer – exces), sehingga Pelaku Tindak pidana pembunuhan yang terbukti melakukan tindak pidana tersebut harus dilepaskan dari segala tuntutan (onslag van recht vervolging). dengan pertimbangan hukum karena alasan penghapus pidana,  sebagai berikut adanya daya paksa (Overmacht), adanya pembelaan terpaksa (Noodweer , Noodweer-exces), sebab melaksanakan ketentuan Undang- undang, sebab menjalankan perintah jabatan.

Pendekatan Psikologi Komunikasi Dakwah Dalam Membina Akhlak Mahasantri Markaz Tahfidz Al-Birr

Naslah, Abbas, Abdul Fattah, Muhammad Yasin
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendekatan psikologi komunikasi dakwah dalam membina akhlak, serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam melakukan pendekatan psikologi komunikasi dakwah dalam membina… akhlak mahasantri Markaz Tahfidz Al-Birr. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, yaitu penelitian dengan cara mengumpulkan sumber data secara primer dan sekunder melalui observasi, wawancara, dokumen dan jurnal. Observasi dilakukan secara langsung ke lokasi yang menjadi objek penelitian, dengan hasil penelitian yang menggambarkan sesuai fakta yang ada di lapangan, wawancara dengan melibatkan koordinator tahfidz, para pembina, dan beberapa mahasantri sebagai informan, dokumentasi dari beberapa tabel di markaz tahfidz yang berkaitan dengan pokok pembahasan.Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pendekatan Psikologi Komunikasi Dakwah dalam Membina Akhlak Mahasantri, dengan menggunakan pendekatan struktural (mempelajari pengalaman dengan kategori tertentu), fungsional (mempelajari tentang bagaimana agama membawa pengaruh dalam kehidupan), dan psiko-analisis (yang membahas tentang perkembangan bentuk kepribadian manusia). Beberapa faktor pendukung yang dapat dilihat dalam membina akhlak mahasantri seperti motivasi dari pembina, kesadaran atau faktor internal mahasantri, dukungan orang tua dan pengaruh lingkungan. Juga dapat dilihat beberapa faktor yang menghambat dalam membina akhlak mahasantri seperti mahasantri yang mulai futur, pengaruh orang tua, faktor kesehatan, dan metode menghafal. Meskipun masih ditemui beberapa hambatan dalam membina akhlak mahasantri, akan tetapi pembina tetap berusaha semaksimal mungkin agar para mahasantri memiliki akhlatul karimah.

Analisis Pesan Dakwah Dalam Film Animasi Upin Dan Ipin Episode Ragam Ramadhan Di Youtube

Addiina Raihan Hamas, Muhammad Yasin, Muhammad Syahruddin
Abstract: Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan memahami interpretasi denotasi, konotasi, dan mitos, nilai-nilai moral, serta faktor pendukung dan penghambat yang dialami tokoh dalam penyampaian pesan dakwah dalam film animasi… si “Upin dan Ipin Episode Ragam Ramadhan.” Dalam penelitian ini, peneliti menganalisis teks media menggunakan model analisis semiotika Roland Barthes. Dimana teknik ini dilakukan dalam tiga tahap, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Penelitian ini dilakukan di Media Sosial Youtube. Penelitian yang berlangsung selama kurang lebih 2 bulan mulai dari Juli sampai Agustus 2023. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumen. Berdasarkan hasil penelitian, penelitian ini menunjukkan pesan dakwah yang dibagi menjadi tiga, yaitu akhlak pada teman, akhlak pada masyarakat, dan akhlak pada keluarga. Dimana peneliti memberi makna terhadap film animasi “Upin dan Ipin” episode Ragam Ramadhan berdasarkan aspek nilai akhlak yang berisi tentang kelakuan dan perilaku sebagai makhluk sosial. Faktor pendukung dan penghambat didasarkan pada perilaku dan sifat dasar seorang anak. Adapun pengaruh dari penelitian ini yaitu sebagai pengembangan ilmu terhadap media terkhusus pada penelitian yang menggunakan metode semiotika dan dapat meningkatkan responsif terhadap makna pesan yang tersirat dalam sebuah film.

Strategi Dakwah Pengurus Masjid Al-Furqaan Di Kelurahan Maradekaya Kecamatan Makassar Dalam Memakmurkan Masjid

Fauzan Abdul Rozzaq, Muhammad Yasin, Muh. Ramli
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi dakwah Pengurus Masjid Al-Furqaan dalam memakmurkan masjid, untuk mengetahui program kerja yang dibuat, dan juga apa yang menjadi faktor pendukung dan penghambat dalam upaya… paya memakmurkan masjid Al-Furqaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Pada penelitian ini di temukan bahwa pengurus masjid Al-Furqaan sangat berperan penting dalam meningkatkan kemakmuran masjid Al-Furqaan dibuktikan dengan adanya program kerja yang disusun dan dilaksanakan yakni program kerja utama dan program kerja pendukung. Program kerja utamanya adalah program Jum’at Berkah dan program Tabungan Qurban, dan program kerja pendukungnya adalah pelaksanaan peringatan hari-hari besar dalam Islam. Strategi dakwah Pengurus Masjid Al-Furqaan di Kelurahan Maradekayya, Kecamatan Makassar terbagi menjadi dalam beberapa bidang yakni, bidang Idarah (administrasi), Strategi bidang Imarah (program-program), Strategi bidang Ri’ayah (tata kelola program). Faktor pendukung yang dihadapi oleh Pengurus Masjid Al-Furqaan yaitu dengan adanya kegiatan TPA (Taman Pendidikan Al-Qur’an), Majelis Taklim, dan Kegiatan musyawarah. Adapun faktor penghambat yang dihadapi oleh Pengurus Masjid Al-Furqaan yaitu kesadaran masyarakat dalam beribadah yang masih rendah, komunikasi dan kerjasama antar pengurus yang masih kurang, dan pendanaan yang minim.

Strategi Mengajar Guru Berdasarkan Gaya Belajar Siswa Kelas 3 Di MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor

Tiska Dianti, Nur Rochmat, Abdul Saipon
Abstract: Guru dalam pelaksanaan belajar mengajar cenderung membosankan dan monoton, menyebabkan peserta didik mengantuk dan tidak mendengarkan penjelasan serta tidak memahami materi yang disampaikan. Metode yang diterapkan dalam… penelitian ini adalah metode kualitatif, dimana peneliti mengambil sampel atau data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh oleh peneliti bahwa Strategi Mengajar Guru Berdasarkan Gaya Belajar Siswa Kelas 3 di MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor sangatlah penting dengan program-program yang telah diadakan oleh kepala sekolah sebagai salah satu upaya peningkatan kualitas proses belajar mengajar yang efektif, menyenangkan dan kreatif dengan pengelolaan kelas yang sudah tersusun rapih, walaupun ada faktor-faktor penghambat tetapi didukung dengan faktor-faktor pendukungnya. Gaya belajar siswa kelas 3 di MTs Darunnajah 2 Cipining yaitu audio visual dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi serta metode ta’lim wa mutaa’lim.

Implementasi Gerakan Literasi Dalam Meningkatkan Minat Membaca Dan Menulis Santriwati Di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor

Siti Marfuah, Abdul Saipon, M. Irfanudin Kurniawan
Abstract: Gerakan literasi merupakan kemampuan seseorang dalam mengakses, memahami, menyimak dan menggunakan suatu cara melalui mengimpelementasikan berbagai aktivitas yaitu membaca dan menulis untuk berfikir dan berwawasan luas dengan… engan pengembangan santri menjadikan gemar dalam minat baca. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah Ketua Wardan, Guru, Ketua OSDC, dan beberapa santri. Teknik Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: Santri bisa mengimplementasi gerakan literasi ini dengan cara mengadakan pelatihan, mengadakan kunjungan, wajib berkunjung ke perpustakaan, membuat majalah dinding, berpastisipasi membuat buku-buku. faktor pendukung dan penghambat implementasi gerakan literasi yaitu: dukungan sebuah gerakan membaca, Kewajiban santri berkunjung datang ke perpustakaan seminggu tiga kali, Kewajiban membuat karya tulis, Pembekalan dalam pembuatan karya tulis ilmiah. Penghambatnya yaitu: buku bacaan belum cukup banyak, kesadaran dalam gerakan literasi secara individu untuk mau membaca masih rendah, sehingga untuk berkunjung ke perpustakaan harus terjadwal agar individu mau datang ke perpustakaan.

Analisis Unsur Intrinsik Cerpen Kisah Jenaka Abu Nawas Karya Maulana Ar Rosyid Dan Pemanfaatannya Untuk Pembuatan Bahan Ajar Kelas XI SMA

Rifki Ramadhan, Irfan Efendi, Khoirul Fajri
Abstract: Penelitian ini di latarbelakangi oleh permasalahan di Kelas dalam pembelajaran menganalisis unsur intrinsik cerita pendek dan pemanfaatanya untuk pembuatan bahan ajar. Rumusan masalah penelitian ini yaitu bagaimana analisis… sis unsur intrinsik cerpen Kisah Jenaka Abu Nawas karya Maulana Ar Rosyid? dan bagaimana pemanfaatan bahan ajar yang dibuat dengan analisis unsur intrinsik cerpen Kisah Jenaka Abu Nawas karya Maulana Ar Rosyid? Tujuan penelitian ini untuk mengetahui analisis unsur intrinsik dan mengetahui pemanfaatan bahan ajar yang dibuat dengan menganalisis unsur intrinsik cerpen Kisah Jenaka Abu Nawas karya Maulana Ar Rosyid. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Ditinjau dari permasalahan yang ada peneliti menggunakan metode kualitatif dan menggunakan teknik sumber primer dan sekunder. Hasil penelitian yang dianalisis melalui beberapa cerpen Kisah Jenaka Abu Nawas karya Maulana Ar Rasyid telah ditemukan terdapat unsur intrinsik di dalam masing-masing cerpen yang di analisis diantaranya yaitu 3 tema, 3 alur yaitu alur maju dan alur maju mundur, 11 tokoh, 5 latar, 3 sudut pandang dengan menggunakan sudut pandang ketiga, 3 gaya bahasa dengan menggunakan gaya bahasa kiasan, dan 3 amanat. Hasil temuan tersebut dapat dijadikan bahan ajar pada pembelajaran cerpen khususnya analisis unsur intrinsik kelas XI SMA. Bahan ajar tersebut berupa modul pembelajaran analisis unsur intrinsik cerpen untuk siswa kelas XI SMA yang uji kelayakan tersebut didapat dari empat aspek penilaian yaitu dari aspek kelayakan isi, aspek kelayakan penyajian, aspek kelayakan bahasa dan aspek kelayakan kegrafikan. Bahan ajar Modul tersebut diperkuat dengan validasi oleh empat ahli yaitu dua Dosen dari Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan dua Guru Bahasa Indonesia.