Search Articles & Publications

Showing 2979 articles found for "Oleh"

Peranan Pancasila Dalam Menjembatani Situasi Politik Dan Ekonomi Saat Ini

Rahma Yanti Lubis, Adilla Fathimah Azzahra, Chairika Romadani, Della Putri, Kiki Anugrah, Wahyu Kurniawan Batubara
Abstract: Pancasila sebagai dasar negara Indonesia memiliki peranan penting dalam membentuk karakter bangsa dan menjaga stabilitas sosial, politik, dan ekonomi. Di tengah dinamika politik dan tantangan ekonomi yang semakin kompleks,… s, Pancasila hadir sebagai landasan untuk menyatukan keberagaman dan mengatasi ketegangan yang muncul. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana Pancasila dapat berperan sebagai solusi dalam menjembatani permasalahan politik dan ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia saat ini. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan analitik deskriptif, mengkaji nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan relevansinya dalam konteks kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pancasila, dengan lima sila yang terkandung di dalamnya, memiliki potensi besar untuk meredam polarisasi politik, memperkuat kesatuan bangsa, dan mendorong terciptanya kebijakan ekonomi yang adil dan merata. Pancasila juga dapat menjadi pedoman dalam menciptakan stabilitas sosial dan kepercayaan publik terhadap pemerintahan. Sebagai kesimpulan, Pancasila bukan hanya sebagai simbol negara, tetapi juga sebagai landasan praktis yang mampu menghadapi tantangan politik dan ekonomi di Indonesia, terutama dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan individu dan kepentingan kolektif masyarakat.

Benarkah Sistem Pemerintahan NKRI Sudah Sesuai Dengan Nilai-Nilai Pancasila?

Sari Nur Lyza, Zahwa Aqila Maulida, Lola Claudia, Sarah Lingga, Ahmad Habib Hamonangan Srg, Ajeng Sintia Bella
Abstract: Artikel ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sudah mencerminkan dan mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Sebagai dasar negara,… Pancasila diharapkan dapat menjadi pedoman utama dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-analitis dengan menilai keselarasan antara prinsip-prinsip Pancasila dan kebijakan serta praktik pemerintahan yang ada, melalui analisis konstitusi, undang-undang, dan dinamika politik di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sistem pemerintahan Indonesia secara teoretis mengadopsi nilai-nilai Pancasila, dalam praktiknya masih terdapat sejumlah ketidaksesuaian, terutama dalam hal implementasi demokrasi, keadilan sosial, dan pengelolaan kekuasaan. Oleh karena itu, meskipun dasar negara telah jelas, penguatan pengamalan Pancasila dalam sistem pemerintahan masih perlu dilakukan agar tujuan nasional dapat tercapai secara maksimal.

Pengaruh Nilai Wahdatul Ulum Dalam Membangun Etika Kesehatan Berbasis Tauhid

Ade Febriyanti Tambunan, Adilla fathimah azzahra, Fatimah Zahro, Kiki Anugrah, Lola Claudia, Meikesya Munthe, Nafisa Balqis Hrp, Noor Asninaeka Azzahra S Meliala, Rahma Yanti Lubis, Sartika Ramadani Srg, Syalwa Madani, Zahwa Aqila Maulida
Abstract: Artikel ini membahas pentingnya integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai agama dalam konteks kesehatan. Konsep Wahdatul Ulum, yang berakar pada prinsip tauhid, menekankan bahwa semua pengetahuan, termasuk ilmu kesehatan,… esehatan, harus dipandang sebagai kesatuan yang harmonis,  di mana sains dan agama saling melengkapi dan tidak terpisahkan.Penerapan nilai Wahdatul Ulum dalam etika kesehatan bertujuan untuk menciptakan praktik kesehatan yang tidak hanya fokus pada aspek fisik, tetapi juga memperhatikan dimensi spiritual dan moral. Hal ini diharapkan dapat menghasilkan pendekatan yang lebih holistik dalam pelayanan kesehatan, di mana pasien tidak hanya disembuhkan secara fisik tetapi juga mendapatkan kesejahteraan spiritual. Melalui pendidikan yang berbasis pada nilai-nilai Wahdatul Ulum, diharapkan para profesional kesehatan dapat mengembangkan karakter yang berakhlak mulia dan berwawasan luas. Ini penting untuk memastikan bahwa kemajuan dalam bidang kesehatan sejalan dengan prinsip moral dan etika yang diajarkan oleh agama Islam. Dengan demikian, Wahdatul Ulum berperan sebagai fondasi dalam membangun etika kesehatan yang komprehensif dan berkelanjutan, memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan umat manusia secara keseluruhan.

Strategi Pemasaran Digital Dalam Meningkatkan Brand Awareness Di Usaha Kecil Dan Menengah (UKM)

Muchamad Reihan, Munawaroh
Abstract: Pemasaran digital menjadi salah satu solusi bagi usaha kecil dan menengah (UKM) untuk meningkatkan brand awareness di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. Dengan memanfaatkan berbagai platform digital, UKM dapat menjangkau… enjangkau pasar yang lebih luas dengan biaya yang lebih efisien. Jurnal ini membahas strategi pemasaran digital yang dapat digunakan oleh UKM untuk meningkatkan kesadaran merek, termasuk penggunaan media sosial, SEO, content marketing, dan email marketing. Selain itu, jurnal ini juga mengkaji tantangan yang dihadapi UKM dalam implementasi pemasaran digital dan bagaimana cara mengatasinya.

Implementasi Nilai Pawongan Dalam Kegiatan Membuat Canang Untuk Membentuk Karakter Gotong Royong Peserta Didik Kelas VII 8 SMP Satu Atap Negeri 2 Ampibabo

Ni Wayan Suparni
Abstract: Gotong royong, sebagai salah satu nilai luhur budaya Indonesia, memiliki peran penting dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan saling mendukung. Nilai ini tidak hanya relevan dalam kehidupan sosial, tetapi… api juga menjadi fondasi penting dalam dunia pendidikan. "Gotong royong merupakan wujud nyata dari kebersamaan dan kesatuan masyarakat Indonesia dalam menghadapi tantangan bersama," sebagaimana diungkapkan oleh Geertz (1961) dalam penelitiannya mengenai masyarakat Jawa. Dalam konteks pendidikan, gotong royong dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan kolaboratif, di mana setiap peserta didik saling membantu untuk mencapai tujuan bersama. Namun, dalam kenyataannya, tidak semua peserta didik memahami dan menerapkan nilai gotong royong dalam proses belajar. Fenomena siswa yang egois, tidak mau membantu teman sekelas, dan selalu ingin menang sendiri semakin sering ditemukan. Menurut penelitian oleh Rachmadi (2019), "sikap egois di kalangan pelajar sering kali disebabkan oleh tekanan untuk berprestasi secara individual, sehingga mengesampingkan pentingnya kerja sama dan saling mendukung." Sikap ini tidak hanya merugikan teman sekelas, tetapi juga merugikan diri sendiri karena mereka kehilangan kesempatan untuk belajar dari orang lain dan mengembangkan keterampilan sosial yang penting. Sikap egois ini juga berdampak negatif pada dinamika kelas, di mana suasana belajar menjadi kurang kondusif dan penuh dengan persaingan yang tidak sehat. Dalam studi oleh Suryadi (2020), ditemukan bahwa "kelas dengan tingkat individualisme yang tinggi cenderung memiliki tingkat stres yang lebih tinggi dan prestasi belajar yang lebih rendah." Oleh karena itu, penting untuk menemukan solusi yang dapat mendorong peserta didik untuk kembali mengutamakan kerja sama dan gotong royong dalam belajar. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah melalui pembelajaran berbasis praktik, seperti pembuatan canang sari. Canang sari, yang merupakan bagian dari tradisi Bali dalam upacara keagamaan, dapat menjadi media pembelajaran yang efektif untuk mengajarkan nilai gotong royong. Sebagaimana dikemukakan oleh Sudarsana (2017), "melalui praktik pembuatan canang sari, siswa dapat belajar pentingnya kerjasama, tanggung jawab, dan saling menghargai peran masing-masing dalam mencapai hasil yang diinginkan." Praktikum pembuatan canang sari tidak hanya memperkenalkan siswa pada aspek budaya dan keagamaan, tetapi juga menumbuhkan keterampilan kolaboratif yang esensial dalam kehidupan sehari-hari. Proses pembuatan canang sari yang melibatkan berbagai langkah dan bahan membutuhkan kerja sama yang baik antar siswa. Sebagaimana dijelaskan oleh Ratna (2018), "setiap tahap dalam pembuatan canang sari memerlukan kontribusi dari setiap anggota kelompok, sehingga tidak ada yang bisa bekerja sendiri tanpa bantuan orang lain."

Pancasila Sebagai Sumber Inspirasi Etika Sosial: Kajian Pustaka Tentang Nilai-Nilai Dasar Pancasila Dan Implementasinya

Marzuki, Khairini Elzannah Nababan, Tuhafunuha Al Maslum, Muhammad Yusuf Sidabutar
Abstract: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis dan mengetahui lebih dalam apakah penerapan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan Etika Sosial di Indonesia sudah benarbenar diterapkan oleh masyarakat Indonesia.… . Dan nyatanya seperti yang kita ketahui kekacauan atau konflik antar masyarakat masih banyak dan sering kali terjadi di sekitar kita. Etika sosial adalah seperangkat aturan yang mengatur perilaku dan sikap seseorang dalam berinteraksi dengan orang lain. Etika sosial bertujuan agar semua orang merasa nyaman, hidup damai, dan tidak saling bermusuhan. Contoh etika sosial, Datang tepat waktu ke suatu rapat, Berjabat tangan, Menjaga kontak mata saat berbicara, Tidak meludah di depan orang lain, Berbahasa yang baik dan sopan, Menggunakan pakaian yang pantas sesuai keadaan. salah satu contoh konflik yang sering terjadi di masyarakat adalah rasisme dan diskriminasi. Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang majemuk, untuk menciptakan kehidupan yang rukun diantara perbedaan yang ada, nilai-nilai Pancasila harus benar-benar diterapkan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Pengertian Dan Tujuan Pancasila Sebagai Landasa Hidup Bernegara

Marzuki, Mua’rip Zubaidi Ali Sipahutar, Raihan Nurdiansyah Zulfi, Suci Khairi Adha Nasution, Lisa Dahliana Br Perangin-angin
Abstract: Tulisan ini bertujuan untuk lebih mengetahui dan memahami tentang pancasila dan nilai nilai yang terkandung dalam pancasila itu sendiri, dan pentingnya pancasila bagi suatu negara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif… tatif dan pembahasan secara deskriptif, yaitu teori yang menjadi bahan pembahasannya diperoleh dari hasil studi kepustakaan dengan berbagai macam sumber yang ada dari jurnal, artikel, buku yang memiliki kedalaman dari para ahli. Dengan pentingnya pancasila sebagai suatu negara maka penulis tertarik untuk menganalisi kembali implementasi pancasila sebagai dasar negara. Dengan demikian, implementasi pancasila sangat penting bagi suatu negara.

Pancasila Sebagai Dasar NKRI

Kamdani, Miftahul Jannah, Nazwa Ramadhani
Abstract: Pancasila, sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), merupakan landasan filosofis, ideologis, dan etis yang dirumuskan oleh para pendiri bangsa. Kelima sila Pancasila mencerminkan keberagaman budaya, agama,… , dan adat di Indonesia, yang disatukan dalam semangat Bhineka Tunggal Ika. Artikel ini bertujuan untuk membahas peran strategis Pancasila dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, tantangan yang dihadapi dalam penerapannya, serta solusi untuk menjaga relevansinya di era modern. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan studi pustaka sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pancasila berperan sebagai dasar hukum, panduan etika, dan identitas bangsa, serta memberikan arahan dalam bidang politik, pendidikan, dan sosial-budaya. Namun, tantangan seperti krisis moral, pengaruh globalisasi, dan pragmatisme politik menghambat implementasi nilai-nilai Pancasila. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pendidikan Pancasila, penegakan hukum, dan pengembangan budaya politik yang inklusif untuk memastikan penerapannya yang konsisten. Pancasila tetap relevan dalam menghadapi tantangan global dan menjaga stabilitas nasional, serta berperan sebagai solusi dalam membangun masyarakat yang adil, makmur, dan bermartabat.

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Siswa Kelas VII SMP Negeri Satu Atap 3 Sausu Tahun Ajaran 2023/2024

Ngurah Putu Januarta
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Siswa Kelas VII SMP Negeri Satu Atap 3 Sausu penerapan Model pembelajaran Kooperatif Type STAD tahun pelajaran 2023/2024. Penelitian ini adalah Penelitian… tian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri Satu Atap 3 Sausu tahun pelajaran 2023/2024 sebanyak 11 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan lembar tes. Data yang didapatkan dari metode tes hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian dengan menerapkan Model pembelajaran Kooperatif Type STAD ini menunjukkan bahwa (1) rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 77.24 Dengan rincian 7 siswa atau 63,63 % kategori bisa memenuhi target KKM yang di tetapkan sekolah standarnya adalah 75,sedangkan 4 orang siswa atau 36,36 % berada di bawah standar KKM ,jadi terdapat 4 orang siswa yang belum tuntas. Daya serap siswa 77.24 %, ,sedangkan pada siklus II rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 78.19 dengan daya serap siswa adalah 85.71%. Tedapat 3 siswa atau 27,27% katagori di bawah KKM yang ditetapkan KKM Pendidikan Agama Hindu untuk kelas IV adalah 75,dan 8 orang 85.71% katagori diatas KKM bidang study. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Kooperatif Type STAD dapat Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Siswa Kelas VII SMP Negeri Satu Atap 3 Sausu tahun pelajaran 2023/2024. Oleh karena itu peneliti menyarankan kepada guru untuk menerapkan Metode Kooperatif Type STAD dalam proses pembelajaran di kelas demi peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran.

Implementasi Pancasila Sebagai Pilar Demokrasi (Studi Kasus Jalan Jagung,Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan)

Nafisa Balqis Hrp, Putri Suci Ramadhani Sirait, Sartika Ramadani Srg, Dwinayla Astri, Noor Asninaeka Azzahra S Meliala, Anggun Suci Fadilla, Masrul Zuhri
Abstract: Pancasila merupakan dasar negara yang menjadi pedoman bagi sistem demokrasi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana nilai-nilai Pancasila diimplementasikan sebagai pilar demokrasi dalam kehidupan… hidupan masyarakat. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara, studi literatur, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila, seperti Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, berperan penting dalam menopang demokrasi yang inklusif, adil, dan berkeadilan sosial. Penerapan nilai-nilai ini tampak dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, seperti gotong royong, toleransi, dan musyawarah untuk mufakat. Penelitian ini juga menemukan tantangan dalam implementasi nilai-nilai Pancasila di era demokrasi modern, seperti individualisme dan kurangnya kesadaran akan pentingnya gotong royong. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang konsisten untuk menguatkan internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.