Abstract:Penelitian ini dilakukan karena rendahnya hasil belajar peserta didik dalam proses pembelajaran IPAS, ditandai dengan peserta didik kurang merespon materi pelajaran yang diberikan oleh guru, kurang aktifnya peserta didik…
dalam mengajukan pertanyaan, mengemukakan pendapat dan berdiskusi bersama teman. Oleh karena itu penelitian ini bermaksud untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik melalui model Problem Based Learning.
Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Problem Based Learning. Subjek penelitian peserta didik kelas IV UPT SDN 02 Sikumbang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan pada semester I tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian menghasilkan data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik dan data kualitatif berupa hasil lembar observasi guru dan peserta didik.
Hasil penelitian menunjukan dengan penerapan model Problem Based Learning dalam proses pembelajaran pada siklus I hasil belajar diperoleh persentase 47%. Pada siklus II meningkat dengan persentase ketuntasan 88%. Hasil pengamatan aktivitas guru siklus I diperoleh 90% dan siklus II meningkat menjadi 97%. Kemudian hasil pengamatan aktivitas peserta didik siklus I diperoleh 50% dan pada siklus II diperoleh 92%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut memperlihatkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning di kelas IV UPT SDN 02 Sikumbang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPAS.
Abstract:Elida Yanti Putri. 2024. Peningkatan Hasil Belajar IPAS Peserta Didik Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) di Kelas V UPT SD Negeri 25 Koto Kaciak Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok…
lok Selatan. Pembimbing 1 Esa Yulimarta, S.PdI.,M.Pd. dan pembimbing 2 Lili Ratnasari, S.Hum.,M.Pd.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS peserta didik karena kurangnya penggunaan model pembelajaran sehingga peserta didik kurang terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Solusi dari pemecahan masalah tersebut adalah menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT). Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar IPAS.
Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V UPT SD Negeri 25 Koto Kaciak pada semester I tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini dilakukan selama dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari 2 pertemuan.
Hasil penelitian pada mata pelajaran IPAS siklus I diperoleh ketuntasan hasil belajar sebanyak 50% dan meningkat pada siklus II menjadi 85%. Pada hasil observasi guru siklus I diperoleh 80,25% dan meningkat pada siklus II menjadi 95,71%. Sedangkan pada aspek peserta didik diperoleh 69,07% dan meningkat pada siklus II menjadi 84,86%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar IPAS peserta didik kelas V UPT SD Negeri 25 Koto Kaciak Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan.
Abstract:Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik, solusi pemecahan masalah tersebut menggunakan model Problem Based Learning (PBL) berbasis TPACK dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian…
an ini untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik kelas IV A SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan kelas (PTK). Pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada peserta didik kelas IV A SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao yang peneliti lakukan dari tanggal 30 Juli 2024 s/d 15 Agustus 2024 dalam 2 siklus, masing- masing siklus terdiri dari 3 pertemuan. Penilaian hasil belajar peserta didik pada kondisi awal mata pelajaran Matematika memperoleh persentase 40% pada siklus I memperoleh persentase sebesar 52% dan siklus II 84%. Proses pembelajaran siklus I pada aspek guru memperoleh pesentase 81,77% dan aspek peserta didik 72,68%, pada siklus II aspek guru memperoleh 92,40% dan aspek peserta didik 81,81%. Berdasarkan persentase pembelajaran tersebut, sudah terjadi peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II sebesar 32% dan peningkatan proses pembelajaran pada aspek guru dari siklus I ke siklus II sebesar 10,63%, pada aspek peserta didik meningkat sebesar 9,13%, pembelajaran sudah mencapai indikator keberhasilan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning (PBL) berbasis TPACK dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada peserta didik kelas IV A SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan.
Abstract:Stunting merupakan salah satu prasyarat terjadinya gangguan tumbuh kembang pada anak (di bawah 5 tahun). Faktor yang dapat menyebabkan terjadinya stunting antara lain pola asuh yang buruk, kurangnya pelayanan kesehatan bagi…
agi ibu hamil, kurangnya pengetahuan keluarga tentang makanan bergizi, dan sulitnya memperoleh air bersih dan higienis. Dinas Kesehatan Kota Ambon merupakan salah satu lembaga yang melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap perencanaan program kesehatan, termasuk pencegahan penyebaran penyakit, khususnya perkembangan stunting. Saat ini Dinas Kesehatan Kota Ambon memiliki penderita stunting yang bisa dikatakan cukup rentan, Pada sistem pemetaan dan penyebaran stunting di kota ambon penulis menggunakan pemrogramam PHP dan MYSQL serta menggunakan fremwork codigniter untuk pengolahan data, metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode kualitatif, observasi, wawancara,analisis,pustaka, perancangan sistem, pembangunan sistem dan uji coba. hasil dari penelitian ini adalah mengahasilkan rancang bangun sistem informasi geografis pemetaan dan penyebaran penyakit stunting di Kota Ambon.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Siswa SMA Negeri 1 Torue melalui penerapan Model pembelajaran Kooperatif Type STAD tahun pelajaran 2023/2024 Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan…
an Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa SMA Negeri 1 Torue tahun pelajaran 2023/2025 sebanyak 11 orang Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan lembar tes. Data yang didapatkan dari metode tes hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif
Hasil penelitian dengan menerapkan Model pembelajaran STAD ini menunjukkan bahwa (1) rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 77 24 Dengan rincian 7 siswa atau 63,63 % kategori bisa memenuhi target KKM yang di tetapkan sekolah standarnya adalah 75,sedangkan 4 orang siswa atau 36,36 % berada di bawah standar KKM ,jadi terdapat 4 orang siswa yang belum tuntas Daya serap siswa 77 24
%, ,sedangkan pada siklus II rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 78.19 dengan daya serap siswa adalah 85 71% Tedapat 3 siswa atau 27,27% katagori di bawah KKM yang ditetapkan KKM Pendidikan Agama adalah 75,dan 8 orang 85.71% katagori diatas KKM bidang study. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Kooperatif Type STAD dapat Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Siswa SMA Negeri 1 Torue tahun pelajaran 2023/2024 Oleh karena itu peneliti menyarankan kepada guru untuk menerapkan Metode Kooperatif Type STAD dalam proses pembelajaran di kelas demi peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran
Abstract:Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan di SD Negeri 2 Tatura pada Kelas III Semester I Tahun Pelajaran 2023/2024 yang bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan Model Direct Learning dapat meningkatkan prestasi belajar…
ajar siswa pada mata pelajaran Agama Hindu. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes prestasi belajar yang dilaksanakan saat berlangsungnya proses pembelajaran. Untuk memaknai data hasil penelitian, data yang telah diperoleh dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif, dengan menyajikan rata-rata, modus, median dan prosentase ketuntasan belajar. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Model Direct Learning dapat meningkatkan prestasi belajar mata pelajaran Agama Hindu. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada awalnya rata-rata 67,5, dengan prosentase ketuntasan belajar 33,33%. Setelah diberikan tindakan pada siklus I prestasi belajar siswa mengalami peningkatan menjadi rata-rata 74,16, dengan ketuntasan belajar 66,66%. Selanjutnya pada siklus II meningkat lagi menjadi rata- rata 80,00, dan ketuntasan belajar mencapai 91,66%. Hasil yang diperoleh pada siklus II ini telah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan sehingga penelitian ini adalah Model Direct Learning dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Agama Hindu siswa kelas III SD Negeri 2 Tatura.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi dalam meningkatkan kesadaran kesehatan mengenai bahaya game online melalui pendidikan hadis di Desa Padang Tualang. Maraknya penggunaan game online di kalangan anak-anak dan…
an remaja telah menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti kecanduan, penurunan prestasi akademik, dan gangguan kesehatan mental. Pendidikan hadis menjadi salah satu pendekatan efektif dalam membangun kesadaran masyarakat dengan menanamkan nilai-nilai Islam terkait pengelolaan waktu dan perilaku positif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi hadis dalam program pendidikan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap dampak buruk game online serta mendorong perilaku yang lebih disiplin dan bertanggung jawab. Faktor pendukung keberhasilan strategi ini meliputi peran tokoh agama, dukungan keluarga, dan pendekatan berbasis komunitas. Kendala yang dihadapi antara lain rendahnya minat belajar hadis di kalangan anak muda serta kurangnya fasilitas pendidikan yang memadai. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mengembangkan program edukasi berbasis nilai-nilai Islam guna menekan dampak negatif game online.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu siswa kelas V SD Inpres 8 Mamboro.…
. Model STAD merupakan salah satu metode pembelajaran yang menekankan kerja sama dalam kelompok kecil yang heterogen, di mana setiap anggota kelompok memiliki tanggung jawab dalam memahami dan menyampaikan materi kepada teman sekelompoknya. Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif, menyenangkan, dan efektif bagi siswa.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Hal ini terlihat dari peningkatan nilai rata-rata siswa pada setiap siklus serta meningkatnya keaktifan dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.
Dengan demikian penelitian model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat menjadi alternatif metode yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu di tingkat sekolah dasar. Dengan adanya kerja sama dalam kelompok, siswa lebih termotivasi untuk belajar dan memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap materi yang diajarkan. Oleh karena itu, guru disarankan untuk menerapkan model ini dalam pembelajaran guna menciptakan suasana kelas yang lebih dinamis dan mendukung pencapaian hasil belajar yang optimal.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : peran sibali reso bagi kehidupan masyarakat petani di Desa Bulutellue, keterkaitan Sibali Reso terhadap keberhasilan peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat petani di Desa Bulutellue,…
ulutellue, upaya petani di Desa Bulutellue menjaga sibali reso sebagai bagian dari kehidupan sosialnya. Dalam penelitian ini digunakan jenis penelitian kualitatif yang dianalisis dan dituliskan secara deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan individu sebanyak delapan orang informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sibali reso yang ada di Desa Bulutellue merupakan suatu bentuk modal sosial yang menekankan pada kebersamaan masyarakat untuk memperbaiki kualitas hidup bersama dan melakukan perubahan yang lebih baik serta penyesuaian secara terus menerus. Kehadiran sikap sibali reso diterapkan dalam masyarakat merupakan suatu bentuk simbiosis mutualisme yang sama-sama menguntungkan kedua belah pihak yang terlibat dalam proses ini. Dengan dibudayakan secara terus-menerus sikap ini mampu memberikan dampak ypositif dimana selain menjalin hubungan silaturahmi antar sesama manusia dalam hal tolong-menolong juga mampu untuk meningkatkan rasa solidaritas kebersamaan serta menghasilkan suatu pekerjaan yang lebih mudah dan bisa memberikan hasil pertanian yang berlimpah. Eksistensi sibali reso terus diupayakan oleh masyarakat petani di Desa Bulutellue karena mereka menyadari bahwa kegiatan pertanian sebagai mata pencaharian utama di desa ini sangat memerlukan kerjasama utamanya dalam hal pengolahan sawah, pemanenan hasil pertanian sampai pada pengolahan hasil pertanian serta pemanfaatan lahan pasca panen
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada materi Catur Guru di kelas VI SD Inpres 5 Birobuli.…
Model PBL diterapkan untuk membangun pemahaman siswa secara aktif melalui eksplorasi dan pemecahan masalah dalam konteks nyata, sehingga siswa dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan reflektif terhadap nilai-nilai ajaran Catur Guru. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus yang melibatkan tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data diperoleh melalui tes hasil belajar, observasi, dan wawancara, yang kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa, baik dalam aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik.
Keberhasilan pembelajaran berbasis masalah ini ditunjukkan oleh meningkatnya rata-rata nilai siswa dari siklus pertama ke siklus kedua, serta meningkatnya keterlibatan dan antusiasme siswa dalam proses pembelajaran. Selain itu, pendekatan ini juga membantu siswa memahami konsep Catur Guru secara lebih mendalam serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, penerapan model PBL dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti, khususnya dalam mengajarkan nilai-nilai ajaran agama yang berbasis kearifan lokal.