Search Articles & Publications

Showing 4015 articles found for "Dari"

Pendidikan Islam Klasik Rasulullah Sebagai Pendidik Ideal

Amertya Azahra, Fauza Masyhudi, Zulmuqim
Abstract: Pendidikan Islam klasik merupakan pendidikan Islam dari rentang tahun 650-1250 M. Pendidikan Islam zaman klasik ini dimulai dari Rasululah SAW, yang mana dimulai dari zaman jahiliyyah dan saat ini pendidikan itu masih dapat… pat dirasakan. Dalam menyebarkan pendidikan Islam saat itu Rasulullah rela mendapatkan kecaman dari masyarakat jahiliyyah demi menyebarkan Islam dan pendidikan pada saat itu, bahkan ayat yang pertama turun yaitu QS. Al-Alaq’ ayat 1-5 yang memerintahkan untuk iqra’ (bacalah) dan dengan diturunkan nya ayat ini Rasulullah SAW diberi tugas oleh Allah SWT untuk menyampaikan risalah-risalah Ilahi yang akan membawa manusia kejalan yang benar. Artikel ini bukan hanya membahas tentang pendidikan saat zaman klasik namun juga membahas kondisi masyarakat arab sebelum masuknya Islam, Rasulullah sebagai pendidik ideal dan lembaga pendidikan masjid dan kuttab. Tujuan artikel ini adalah untuk memaparkan pendidikan Islam klasik dan proses penyebaran Islam pada masyarakat jahiliyyah. Metode yang digunakan pada artikel ini adalah metode studi pustaka (library research) yang mana pengumpulan data dengan cara mempelajari teori-teori dari berbagai literatur yang berhubungan dengan artikel ini.

Tujuan Pembuatan Kebijakan Pendidikan

Indah Indriani, Wiene Surya Putra, Ade Rizki Ananda Sinuraya
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan tujuan utama di balik pembuatan kebijakan pendidikan, dengan merinci komponen-komponen penting yang terlibat dalam proses tersebut. Kebijakan pendidikan memiliki peran krusial… dalam mewujudkan visi dan misi pendidikan melalui langkah-langkah strategis yang terencana dengan baik. Kelima komponen kebijakan pendidikan, yakni tujuan, rencana, program, keputusan, dan dampak, menjadi fokus utama dalam penelitian ini. Penelitian ini juga mengeksplorasi karakteristik kebijakan pendidikan, yang mencakup aspek tujuan pendidikan, kepatuhan terhadap aspek legal-formal, konsep operasional yang jelas, pembuatan oleh pihak berwenang, evaluabilitas, dan sistematika yang terstruktur. Pembahasan tentang pendekatan dalam pengimplementasian kebijakan pendidikan menjadi penting, dengan merinci pendekatan struktural, prosedural dan manajerial, prilaku, serta politik yang terlibat dalam proses tersebut. Melalui pemahaman terhadap tujuan pembuatan kebijakan pendidikan dan komponen-komponen yang mempengaruhinya, diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam terkait peran dan dampak kebijakan pendidikan dalam mengarahkan kegiatan organisasi pendidikan menuju pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. Kesimpulan dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi signifikan dalam pemahaman dan pengembangan kebijakan pendidikan yang efektif dan berkelanjutan.

Pemberian Imunisasi Pada Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Kelurahan Gerogol, Kecamatan Gerogol – Kota Cilegon

Desty Endrawati Subroto, Yuliawati, Cecep Warman, Fidziah
Abstract: Imunisasi merupakan Langkah untuk mencegah penyakit menular dengan cara memberikan vaksin pada seseorang sehingga tubuhnya resisten terhadap penyakit tertentu. Dalam prosesnya imunisasi dilakukan dengan cara pemberian vaksin… ksin yang akan diberikan melalui suntik ataupun minum. Adapun, tujuan imunisasi adalah  untuk membentuk imun tubuh yang kuat, meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada anak, dan melindungi tubuh dari berbagai penyakit yang beresiko kematian. Dalam rangka Imunisasi Nasional (BIAN), pada bulan Mei Tahun 2023 dilakukan kegiatan PKM Pemberian Imunisasi Campak Rubela di Posyandu Seroja 1 Link, Ciora Tengah, Kelurahan Gerogol – Kota Cilegon. Kegiatan ini melibatkan UPTD Gerogol, segenap Bidan Desa dan Kader Posyandu. Dalam melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat tentang pemberian  Imunisasi di Kelurahan Gerogol. Metode yang diterapkan pada kegiatan ini : A. Perencanaan, B. Pelaksanaan, C. Evaluasi. Adapun, tujuan  diadakannya Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini yakni menciptakan kegiatan yang mampu untuk mengurangi tingkat penyebaran penyakit menular seperti campak dan rubella sehingga hal ini bisa dicegah dengan melakukan imunisasi secara berlangsung.

Rancangan Mading Digital Dengan Metode Pengembangan Extreme Programming Untuk Efektivitas Dalam Pemberitahuan Informasi

Wisnu, R Wisnu Prio Pamungkas, Jihan Difani, Jihan Difani, Muhammad Ammar Amiyoto, Muhammad Ammar Amiyoto, Naufal Eka Wicaksono, Naufal Eka Wicaksono, Raka Rismayana, Raka Rismayana, Seychar Ramadhan, Seychar Ramadhan, Arya Haifandika, Arya Haifandika
Abstract: Mading (Majalah dinding) adalah salah satu fasilitas atau sarana yang digunakan untuk menyebarkan informasi pada lingkungan pendidikan. Penyebaran informasi yang cepat sangat dibutuhkan, namun mading yang ada saat ini sangat… ngat kurang dalam hal keamanan yang dapat menyebabkan terjadinya keterlambatan penyebaran informasi. Mading konvensional dianggap sudah tidak sesuai dengan kondisi saat ini karena anggaran yang dikeluarkan untuk menjalankan mading konvensional ini cukup besar. Oleh karena itu, mading digital menjadi salah satu solusi yang tepat untuk menyebarkan informasi pada lingkungan sekolah. Penyebaran informasi akan lebih mudah karena pada era digital ini anak-anak lebih tertarik dengan apapun yang berkaitan dengan gawai. Metodologi penelitian dilakukan dengan 2 tahapan, yaitu tahap pengumpulan data melalui kajian pustaka, observasi terhadap jurnal dari judul penelitian sejenis. Model yang digunakan dalam pengembangan adalah model Extreme Programming atau XP yang termasuk dalam pendekatan Agile. Pada desain aplikasi digunakan bahasa permodelan UML (Unified Modeling Language). Hadil penelitian dihasilkan diharapkan dapat menggantikan fungsi dari mading konvensional guna memudahkan sekolah dalam menyebarkan infomasi dan siswa dapat mengirimkan informasi melalui aplikasi mading digital ini. Pihak sekolah dapat mengelola informasi mana saja yang akan dipublilkasikan, dan pembaharuan informasi rutin kepada siswa

Kebijakan Pendidikan Terhadap Dimensi Politik Pendidikan

Rianty, Devi Ade, Putra, Wiene Surya, Hidayat, Ricky
Abstract:  Politik dan kebijakan adalah dua hal penting dalam menjalankan roda pemerintahan tidak terkecuali dalam dunia pendidikan. Dua elemen ini bisa mempengaruhi pelaksanaan pendidikan Islam secara keseluruhan. Sejarah politik… k dan kebijakan pendidikan di Indonesia telah dimulai sejak awal kemerdekaan bangsa ini, bahkan pergulatan politik dan kebijakan tersebut sudah ada sejak prakemerdekaan. Perkembangan politik dan kebijakan dalam dunia pendidikan di Indonesia memiliki dinamika yang cukup menarik untuk diperhatikan pada setiap periodenya, mulai dari awal kemerdekaan sampai dengan dinamika politik dan kebijakan pendidikan yang terjadi hari ini. Pembuatan kebijakan di bidang pendidikan seringkali menjadi ajang perebutan pengaruh para elite politik. Akibatnya, politisasi pendidikan kadang menjadi tak terhindarkan. Di sisi lain, upaya untuk melakukan pengarus-utamaan (mainstreaming) kebijakan pendidikan sehingga dapat sejajar dengan kebijakan di bidang lainnya juga tidaklah mudah. Bagi dunia ketiga dan negara-negara berkembang, upaya tersebut tidak saja berhadapan dengan sistem politik dan budaya yang kurang mendukung dan problem ekonomi yang akut. Akibatnya, seringkali kebijakan pendidikan dikalahkan oleh kebijakan lain seperti di bidang pertahanan, keamanan dan ekonomi.

Perilaku Organisasi Dan Kepemimpinan

Wardatun Thaibah Marpaung, Tasya Widyana, Maidiana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek yang ditimbulkan oleh pengaruh perilaku organisasi terhadap kepemimpinan begitu juga pengaruh kepemimpinan terhadap perilaku organisasi . Metode penelitian yang digunakan berupa… n berupa studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan yang digunakan berupa deskriptif- kualitatif. Hasil penelitian ini  menunjukkan bahwa setiap pemimpin dapat menentukan arah organisasi yang telah ditetapkan. keterbatasan mereka menjadi alasan untuk membentuk organisasi, pengaruh orang yang berbeda-beda sikap kepemimpinan tersebut digunakan ketika memimpin. Salah satu pengaruh yang ditimbulkan dari sikap kepemimpinan tersebut adalah dapat mempengaruhi seseorang. Pengaruh yang diberikan ini dimaksudkan di dalam sebuah pekerjaan atau organisasi. Hal itu dikarenakan umumnya sikap kepemimpinan dibutuhkan seseorang dalam memimpin sebuah pekerjaan atau organisasi. Tentu saja pemimpin sangat penting untuk berjalannya organisasi, karena jika organisasi berjalan tanpa unsur kepemimpinan yang baik dari para anggotanya dan pimpinan organisasi, maka segala permasalahan yang timbul dalam kegiatan organisasi akan sulit diselesaikan secara cepat dan efisien, yang mengarah pada tercapainya tujuan keberadaan organisasi, dan kepuasan dalam mencapai tujuan tersebut sangat rendah. Seorang pemimpin harus mempunyai keterampilan dan kemampuan sosial untuk menjadi pemimpin yang baik dan bertanggung jawab, dan seorang pemimpin harus benar-benar mampu menunaikan tugasnya, melakukan pengendalian dan pengendalian diri agar tujuan organisasi tercapai.  

Pemberdayaan Sumber Daya Manusia dalam Konteks Manajemen Pendidikan

Nurnaningsih A, Rezki Akbar Norrahman, Muhammadong, Teguh Setiawan Wibowo
Abstract: Pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) merupakan aspek kritis dalam konteks manajemen pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas proses pembelajaran. Studi ini fokus pada strategi pemberdayaan… SDM dalam konteks manajemen pendidikan untuk mengoptimalkan potensi individu dalam mencapai tujuan pendidikan yang berkelanjutan. Analisis dilakukan terhadap pendekatan pemberdayaan yang melibatkan aspek pengembangan keterampilan, motivasi, dan partisipasi aktif dari seluruh anggota komunitas pendidikan. Penelitian membahas upaya pengembangan keterampilan sebagai landasan utama pemberdayaan SDM, dengan menekankan pada pelatihan dan pengembangan profesional untuk meningkatkan kompetensi guru dan tenaga pendidik. Kedua, motivasi dijelaskan sebagai elemen penting dalam mendorong keterlibatan SDM, melibatkan insentif positif, pengakuan, dan penciptaan lingkungan yang memotivasi. Ketiga, partisipasi aktif diidentifikasi sebagai strategi efektif dalam menciptakan kolaborasi antar stakeholder pendidikan, termasuk guru, orang tua, dan siswa. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa pemberdayaan SDM dalam manajemen pendidikan bukan hanya terbatas pada penguatan individu, tetapi juga memerlukan koordinasi dan kolaborasi yang erat antar elemen pendidikan. Oleh karena itu, implementasi strategi pemberdayaan SDM yang holistik dan terpadu menjadi krusial untuk mencapai tujuan pendidikan yang berkelanjutan dan relevan dengan dinamika perkembangan masyarakat modern. Studi ini memberikan kontribusi pemahaman yang lebih mendalam terhadap konsep pemberdayaan SDM dalam konteks manajemen pendidikan, dengan harapan dapat menjadi pedoman bagi pembuat kebijakan, praktisi, dan peneliti di bidang pendidikan.

Efektivitas Kewenangan Pengadilan Agama Dalam Menyelesaikan Sengketa Ekonomi Syariah

Nadia Farah Dini, Mariani
Abstract: Cara penyelesaian sengketa dapat dibedakan menjadi dua yaitu melalui jalur litigasi maupun non-litigasi. Jalur litigasi adalah mekanisme penyelesaian sengketa dengan menggunakan pendekatan hukum (law approach) yaitu melalui… lui lembaga hukum dan aparat hukum yang berwenang. Sedangkan jalur non-litigasi adalah mekanisme penyelesaian sengketa dengan mekanisme yang hidup di dalam masyarakat seperti musyawarah dan perdamaian. Dalam hal ini sering disebut sebagai Alternative Dispute Resolution (ADR) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 Tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa. Penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas kewenangan pengadilan agama dalam menyelesaikan sengketa ekonomi syariah. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian hukum normatif ini menggunakan metode pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konsep, teknik Pengumpulan bahan hukum dilakukan dengan studi pustaka. Hasil penelitian ini Menurut data pada Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia, sengketa ekonomi syariah yang masuk di Pengadilan Agama dari periode tahun 2018 sampai dengan tanggal 2020 yang berjumlah 57.655 Perkara, sedangkan pada arbritase syariah sejak 2018 sampai dengan 2020 ada sebanyak 247 perkara. Berdasarkan data ini dapat disimpulkan bahwa dalam menyelesaikan sengketa ekonomi syariah, kewenangan pengadilan agama sudah efektif.

Implementasi Kebijakan Pendidikan Islam di Indonesia

M. Habib Alwi, Wiene Surya Putra
Abstract: implementasi kebijakan pendidikan Islam di Indonesia menjadi bagian integral dari upaya pemerintah untuk memperkuat nilai nilai keislaman dalam sistem pendidikan Nasional, kebijakan ini  mencakup berbagai aspek mulai kurikulum … rikulum  hingga pengembangan sumber daya manusia artikel ini mengulas dinamika implementasi kebijakan pendidikan Islam menyoroti tantangan dan peluang yang di hadapi mengintegrasi nilai nilai Islam dengan keberagaman budaya dan kebutuhan modern di Indonesia penelitian ini menggunakan metode pendekatan analisis kebijakan untuk memahami dampak efektivitas implementasi tersebut dengan fokus pada peran lembaga pendidikan dukungan masyarakat dan adaptasi kebijakan di tingkat lokal implikasi temuan ini di harapkan dapat memberikan pandangan yang lebih jelas tentang peran pendidikan Islam dalam mengukuhkan indentitas keislaman di tengah dinamika keberagaman Indonesia 

Analisis Penggunaan Telegram dan Youtube Untuk Meningkatkan Literasi Digital Mahasiswa Universitas Bina Bangsa

Siti Adira Kania, Desty Endrawati Subroto
Abstract: Saat ini, era digital memerlukan literasi digital yang baik bagi setiap individu, termasuk mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi. Literasi digital telah menjadi aspek penting bagi mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi… asi untuk bersaing di pasar kerja yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan Telegram dan YouTube dalam meningkatkan literasi digital di kalangan mahasiswa Universitas Bina Bangsa dengan populasi 100 mahasiswa dari Program Pendidikan Teknologi Informasi. Sampel terdiri dari 35 mahasiswa Semester 6 dan 35 mahasiswa Semester 8 yang dipilih secara acak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan skala Likert sebagai alat pengukuran. Untuk mahasiswa Semester 6, hasil keseluruhan penggunaan Telegram adalah 85,7%, sedangkan hasil keseluruhan penggunaan YouTube adalah 88,6%, menunjukkan bahwa penggunaan YouTube lebih tinggi daripada Telegram. Untuk Semester 8, hasil keseluruhan penggunaan Telegram hanya 71,4%, sedangkan penggunaan YouTube mencapai 100%. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan YouTube lebih efektif daripada Telegram dalam meningkatkan literasi digital di antara mahasiswa di kedua semester. Hasil ini tidak berarti bahwa Telegram tidak berguna, tetapi lebih menunjukkan efektivitasnya dalam situasi tertentu di Universitas Bina Bangsa