Search Articles & Publications

Showing 4171 articles found for "Menu"

EFEKTIVITAS KOMBINASI SENAM TAI CHI DAN TEH BUNGA TELANG TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI KLINIK PRATAMA KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN JAKARTA PUSAT TAHUN 2025

Tut Wuri Handayani, Emi Yuliza, Saiful Gunardi
Abstract: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang prevalensinya terus meningkat dan menjadi faktor risiko utama terjadinya penyakit kardiovaskular. Selain terapi farmakologis, diperlukan terapi nonfarmakologis&#8230; logis yang aman, mudah diterapkan, dan efektif untuk membantu mengendalikan tekanan darah. Senam Tai Chi dan teh bunga telang merupakan terapi komplementer yang masing-masing telah terbukti dapat menurunkan tekanan darah, namun penelitian mengenai kombinasi keduanya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kombinasi senam Tai Chi dan teh bunga telang terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Klinik Pratama Kementerian Kelautan dan Perikanan Jakarta Pusat. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan one group pretest–posttest design. Sampel penelitian berjumlah 20 responden penderita hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah diberikan intervensi kombinasi senam Tai Chi dan teh bunga telang sesuai standar operasional prosedur. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan rata-rata tekanan darah sistolik dan diastolik setelah diberikan intervensi kombinasi senam Tai Chi dan teh bunga telang. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi.

Implementasi Kebijakan Kolaborasi Riset dan Inovasi di Pusat Riset Mikrobiologi Terapan, Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan, Badan Riset Inovasi dan Nasional

Risdawati, Muhammad Husein Maruapay, Saprudin
Abstract: Integrasi lembaga riset ke dalam Badan Riset dan Inovasi Nasional memperkuat kebutuhan tata kelola kolaborasi riset, namun Perjanjian Kerja Sama sering masih dipahami sebagai dokumen administratif, bukan arena tata kelola.&#8230; a. Penelitian ini menganalisis bagaimana Perjanjian Kerja Sama berfungsi sebagai instrumen kolaborasi riset dan inovasi di Pusat Riset Mikrobiologi Terapan, BRIN. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi terbatas, serta telaah regulasi, dokumen kerja sama, laporan monitoring, dan rekapitulasi kerja sama 2022-2026. Temuan menunjukkan bahwa Perjanjian Kerja Sama telah bergeser dari kewajiban legal-administratif menjadi akselerator inovasi, tercermin dari sekitar 70 perjanjian aktif, 50% kemitraan industri, tujuh perjanjian lisensi, kasus hilirisasi Xanthan Gum, dan capaian dana eksternal Rp1,758 miliar pada triwulan I 2026. Implementasi didukung jejaring peneliti yang bersifat bottom-up, kepemimpinan fasilitatif, berbagi sumber daya, serta sistem SILARI dan SIBAHRI. Hambatan utama meliputi perbedaan aturan hukum, keterbatasan transparansi pelacakan dokumen, kekurangan tenaga teknis, antrean alat, keterbatasan pembiayaan mitra, dan risiko cuaca. Kontribusi penelitian terletak pada pemaknaan Perjanjian Kerja Sama sebagai arena mikro-administratif tempat kelincahan riset dan kepatuhan hukum dinegosiasikan.

Efektivitas Pemeriksaan Pajak Daerah untuk Kepatuhan PBJT Makanan dan Minuman

Rina Melliza, Sri Harini, Saprudin
Abstract: Penelitian ini menganalisis efektivitas pemeriksaan pajak daerah dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak Pajak Barang dan Jasa Tertentu atas makanan dan minuman di Kabupaten Bogor. Kajian ini berangkat dari kesenjangan&#8230; antara meningkatnya potensi penerimaan dan menurunnya indikator kepatuhan pelaporan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap sepuluh informan yang dipilih secara purposive, terdiri atas unsur BAPPENDA, petugas pemeriksa, tim pemeriksa, dan wajib pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan pajak daerah mampu meningkatkan kepatuhan formal dan material, tetapi efektivitasnya belum optimal. Realisasi penerimaan melampaui target pada 2022-2024, namun persentase realisasi menurun dari 115,06% menjadi 102,63%, sementara rata-rata wajib pajak yang melaporkan omzet turun dari 93,06% menjadi 90,63%. Efektivitas pemeriksaan terkendala oleh implementasi standar operasional yang belum konsisten, keterbatasan pemeriksa, pemanfaatan teknologi yang belum optimal, frekuensi pemeriksaan yang belum merata, serta penegakan sanksi yang belum konsisten. Strategi yang ditawarkan adalah pemeriksaan berbasis risiko yang diperkuat kapasitas sumber daya manusia, sistem digital terintegrasi, komunikasi transparan, frekuensi pemeriksaan yang konsisten, dan tindak lanjut yang tegas.

Karakteristik Fisikokimia Bakteriosin Bakteri Asam Laktat (BAL) Hasil Isolasi Chao Pangkep

Wa Ode Nurhadija, Ade Irma, Wahdaniar, Juniati Binti Lukman
Abstract: Bakteri asam laktat (BAL) merupakan mikroorganisme non-toksik yang mampu menghasilkan senyawa antikimroba, seperti bakteriosin, yang mampu menghambat atau membunuh mikroorganisme patogen, yaitu bakteriosin. Penelitian dimulai&#8230; mulai dengan melakukan peremajaan isolat C10 dan C11 dan dilanjutkan dengan produksi dan presipitasi bakteriosin dan dilanjutkan dengan uji sifat kimiawi dari bakteriosin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat bakteri asam laktat C10 dan C11 merupakan bakteri Gram positif bentuk batang (basil). Hasil uji sifat kimiawi bakteriosin isaolat bakteri asam laktat C10 dan C11, menunjukkan bahwa bakteriosin yang di hasilkan merupakan senyawa protein yang di buktikan dengan uji ninhidrin positif.  Uji molisch negatif dan uji lowry positif dengan konsentrasi protein C10 senilai 0,66 mg/mL sedangkan C11 sebesar 1,04 mg/mL.

Hubungan Pola Konsumsi Minuman Berkafein dengan Kejadian Gangguan Gastrointestinal pada Mahasiswa di Kota Jember

Ahmad Robi Faro'id, Anggun Nanda Pamungkas, Dimas Syihab Azzuhri
Abstract: Latar Belakang: Pertumbuhan coffeeshop yang pesat di kota-kota pelajar Indonesia mendorong peningkatan konsumsi minuman berkafein di kalangan mahasiswa. Kafein diketahui dapat merangsang sekresi asam lambung dan melemahkan&#8230; an sfingter esofagus bawah sehingga berpotensi menimbulkan gangguan gastrointestinal. Tujuan: Menganalisis hubungan antara pola konsumsi minuman berkafein dengan kejadian gangguan gastrointestinal pada mahasiswa di Kota Jember. Metode: Penelitian cross-sectional dengan 150 mahasiswa di Kota Jember yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi uji korelasi Spearman dan regresi logistik biner. Hasil: Mayoritas responden memiliki pola konsumsi kafein kategori sedang (89,3%) dan mengalami gangguan gastrointestinal kategori sedang (62,7%). Terdapat hubungan positif signifikan antara pola konsumsi kafein dengan kejadian gangguan gastrointestinal (r = 0,434; p < 0,001). Analisis multivariat menunjukkan pola konsumsi kafein (OR = 1,139; 95% CI: 1,063–1,220) dan riwayat penyakit lambung (OR = 9,354; 95% CI: 2,821–31,022) sebagai prediktor independen yang signifikan. Simpulan: Pola konsumsi minuman berkafein berhubungan secara positif dan signifikan dengan kejadian gangguan gastrointestinal pada mahasiswa di Kota Jember. Mahasiswa dengan riwayat penyakit lambung memiliki risiko hampir sembilan kali lebih besar mengalami gangguan gastrointestinal sedang-berat.

Analisis Mitos Larangan Duduk di Depan Pintu dalam Perspektif Islam Hitam Ali Syariati

Raihannur, Muhammad, Muhammad Hafizh
Abstract: Mitos larangan duduk di depan pintu merupakan bentuk pamali yang masih hidup dalam masyarakat Indonesia dan tetap diwariskan di tengah perubahan sosial. Artikel ini berangkat dari pertanyaan tentang makna sosial mitos tersebut,&#8230; rsebut, faktor yang menyebabkan keberlanjutannya, serta cara menganalisisnya dalam perspektif Islam Hitam Ali Syariati. Kajian ini bertujuan menjelaskan makna sosial larangan duduk di depan pintu, menguraikan alasan mitos itu tetap bertahan, dan menafsirkan relevansi sosial-keagamaannya. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi pustaka, sedangkan pendekatan yang dipakai ialah Islam Hitam dengan landasan teoritis Ali Syariati. Data dianalisis secara deskriptif-analitis melalui penelaahan literatur tentang pamali, mitos, budaya, dan pemikiran Syariati. Hasil Kajian menunjukkan bahwa mitos ini tidak sekadar berisi ancaman mistis, tetapi berfungsi sebagai media pendidikan adab, kontrol sosial, dan penanaman akhlak. Kesimpulannya, larangan duduk di depan pintu dapat dipahami sebagai tradisi moral yang relevan secara sosial-keagamaan sepanjang tidak diyakini sebagai kebenaran gaib yang mutlak

IJAZ AL-QASHR DALAM QS. AL-BAQARAH AYAT 179: KEINDAHAN MAKNA DALAM UNGKAPAN YANG SINGKAT

Norsafwati, Iqlima Dhuha Anwar, Agna Azkia, Akhmad Dasuki
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk ijaz al-qashr dalam QS. Al-Baqarah ayat 179 serta mengungkap keindahan makna yang terkandung dalam ungkapan yang singkat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan&#8230; jenis studi pustaka (library research), dengan sumber data berupa Al-Qur’an, kitab tafsir, serta literatur yang berkaitan dengan ilmu balaghah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat tersebut mengandung bentuk ijaz al-qashr, yaitu penyampaian makna yang luas dalam lafaz yang singkat tanpa penghilangan unsur kalimat. Ungkapan “فِي الْقِصَاصِ حَيَاةٌ” mencerminkan struktur bahasa yang ringkas namun sarat makna, yang mencakup pencegahan kejahatan, efek jera, serta perlindungan terhadap kehidupan manusia. Keindahan ayat ini tidak hanya terletak pada aspek kebahasaan, tetapi juga pada kandungan nilai sosial dan kemanusiaan yang mendalam.

MAZHAB TAFSIR FALSAFI: KELAHIRAN, PERKEMBANGAN, SUMBER, METODE, KARAKTERISTIK, TOKOH, DAN KARYANYA

Fitri A, Muhammad Hafizh, Akhmad Dasuki
Abstract: Mazhab tafsir falsafi adalah corak penafsiran Al-Qur'an yang memadukan filsafat dan rasionalitas. Ia lahir dan berkembang seiring menguatnya tradisi rasional dalam peradaban Islam, terutama setelah penerjemahan karya-karya&#8230; ya Yunani. Pertanyaan utama dalam kajian ini meliputi: bagaimana kelahiran dan perkembangannya, sumber serta metode yang digunakan, serta karakteristik dan tokoh pentingnya. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan kualitatif deskriptif dengan menganalisis literatur primer dan sekunder. Hasilnya menunjukkan bahwa tafsir falsafi bersumber pada Al-Qur'an, hadis, serta argumentasi logis dan metafisis. Metode yang dipakai adalah filosofis-analitis yang menekankan harmonisasi wahyu dan akal. Karakteristik utamanya terlihat pada penalaran spekulatif, pendekatan konseptual, serta upaya membuktikan kesesuaian antara iman dan rasio. Tokoh-tokoh penting mazhab ini antara lain Al-Farabi, Ibnu Sina, Al-Ghazali (dalam beberapa karyanya), dan Ibnu Rusyd. Karya-karya mereka seperti Tahafut al-Falasifah, Fusus al-Hikam, dan tafsir-tafsir bercorak isyari-filosofis menjadi identitas mazhab. Simpulannya, tafsir falsafi berkontribusi signifikan dalam memperkaya khazanah tafsir Islam, meskipun kajian ini terbatas pada analisis literatur tanpa penelitian lapangan.

ANALISIS KAIDAH TAFSIR AL-AM, AL-MUSYTARAK, DAN AL KHAS DALAM MEMAHAMI AL QUR’AN

Auliya Yulanda, Fadlianor Rahman, Haikal Habibi, Akhmad Dasuki
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kaidah tafsir Al-‘Ām, Al-Khāṣ, dan Al-Musytarak dalam Al-Qur’an. Ketiga kaidah tersebut merupakan bagian penting dalam ilmu tafsir yang berperan dalam memahami makna lafaz Al-Qur’an&#8230; faz Al-Qur’an secara tepat. Al-‘Ām menunjukkan makna yang bersifat umum, Al-Khāṣ menunjukkan makna yang bersifat khusus, sedangkan Al-Musytarak merupakan lafaz yang memiliki lebih dari satu makna sehingga memerlukan konteks dalam penafsirannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, yaitu dengan mengkaji berbagai literatur yang berkaitan dengan kaidah tafsir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman terhadap kaidah Al-‘Ām, Al-Khāṣ, dan Al-Musytarak sangat penting untuk menghindari kesalahan dalam penafsiran Al-Qur’an. Selain itu, penerapan kaidah-kaidah tersebut membantu dalam menentukan makna yang sesuai dengan konteks ayat. 

ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SERVICE RECOVERY DALAM JASA PELAYANAN TEKNIK BALAI BESAR STANDARDISASI DAN PELAYANAN JASA INDUSTRI AGRO (BBSPJIA)

Achmad Djuhdi Endawan, Muhammad Husein Maruapey, Rusliandy
Abstract: Penelitian ini menganalisis implementasi kebijakan service recovery dalam jasa pelayanan teknik di BBSPJIA serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Kajian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya kendala&#8230; konsistensi waktu layanan, kesenjangan komunikasi, dan belum eksplisitnya kebijakan service recovery meskipun capaian kepuasan pelanggan tergolong tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan penguatan melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa service recovery telah berjalan melalui penanganan keluhan, penjelasan teknis, pengecekan ulang, dan penyesuaian layanan, tetapi masih bersifat prosedural dan belum terlembagakan sebagai kebijakan terstruktur. Hambatan utama meliputi asimetri komunikasi antara proses teknis dan pemahaman pelanggan, keterbatasan waktu akibat peningkatan beban layanan, serta koordinasi antarunit yang belum optimal. Faktor pendukung utama adalah disposisi pelaksana yang responsif dan empatik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa service recovery pada pelayanan publik teknis ditentukan oleh interaksi antara kompleksitas teknis, kapasitas organisasi, dan kualitas interaksi manusia.