Search Articles & Publications

Showing 863 articles found for "Batas"

Analisis Partisipasi Dan Transparansi Penyusunan Anggaran Pada Badan Pengelola Perbatasan Daerah Kabupaten Merauke

Yaniangga, Paskalis
Abstract: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penerapan partisipasi dan penyusunan anggaran pada Badan Pengelola Perbatasan Daerah di Kabupaten Merauke. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode penelitian… deskriptif. Penelitian deskriptif merupakan gambaran secara sistematis, aktual, dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antara fenomena yang diselidiki mengenai Partisipasi Dan Transparansi Penyusunan Anggaran Pada Badan Pengelola Perbatasan daerah Kabupaten Merauke.  Hasil penelitian menyimpulkan dari 12 ( dua belas ) responden bahwa adanya partisipasi dan transparansi dalam penyusunan anggaran pada Badan Pengelola Perbatasan daerah Kabupaten Merauke antara lain ketika pembahasan tentang anggaran melibatkan pimpinan dan para staf terkait dengan plafom anggaran. Keterlibatan pimpinan dan staf dalam penyusunan anggaran berdasarkan tugas, fungsi serta kewenagan dari nasing-masing bidang dari  awal penyusunan program kerja sampai dengan penggunaan anggaran

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Konservatisme Akuntansi

Indraswari, Adwithya Frista Putri, Romdioni, Agus Nisfur, Asrudi
Abstract: Prinsip konservatisme adalah prinsip kehati-hatian terhadap kondisi yang belum pasti untuk dapat menghindari sikap optimis yang berlebihan dari pihak manajer dan pemilik perusahaan dalam proses pencatatan laba yang melebihi… ihi batas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan manajerial, growth opportunities, return on assets, debt to equity ratio, dan intensitas modal terhadap konservatisme akuntansi pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2020. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan metode purposive sampling dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan, yaitu sebanyak 8 perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2020 dengan total pengamatan sebanyak 32 pengamatan. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan regresi linier sederhana dengan program alat bantu SPSS versi 25. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan kepemilikan manajerial, growth opportunities, return on assets, debt to equity ratio dan intensitas modal tidak berpengaruh terhadap konservatisme akuntansi.

Efektivitas Pengelolaan Kelas pada Masa Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di SMAN 6 Sinjai

Andi Fadilah Mutia
Abstract: This study is motivated by changes in the education system due to the COVID-19 pandemic, which have led to the implementation of Limited Face-to-Face Learning (Pembelajaran Tatap Muka Terbatas/PTMT) in schools, thereby requiring… equiring more adaptive and effective classroom management at SMAN 6 Sinjai. The research problem is how teachers’ classroom management strategies are implemented and the extent of their effectiveness in supporting the learning process under conditions of limited time, interaction, and facilities. This study aims to analyze the effectiveness of classroom management during PTMT using a descriptive qualitative approach through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that classroom management is categorized as highly effective, with 85% of learning activities implemented as planned, 88% of teachers applying active learning strategies, and 90% of classroom arrangements complying with health protocols, resulting in a 40% reduction in classroom disturbances. Furthermore, 78% of students reported greater comfort in a conducive learning environment, while the utilization of sanitation facilities consistently reached 95%. Although 82% of teachers experienced an increased workload, learning stability was maintained through adaptive strategies and collaboration. The study concludes that the effectiveness of classroom management is determined by the integration of instructional planning, environmental management, and students’ psychosocial adaptation. The novelty of this study lies in the concept of crisis-based adaptive classroom management that simultaneously integrates pedagogical, health, and character-building dimensions, while emphasizing teachers’ dual roles as facilitators and risk managers in the PTMT context. These findings are expected to serve as a reference for developing classroom management practices in secondary schools during crisis and educational transition situations, as well as strengthening more responsive, flexible, and sustainable learning policies aimed at improving student learning outcomes in the current Indonesian educational context.

Naaman dalam Dua Perjanjian

Sinambela, Juita, Sinaga, Janes
Abstract: Kisah Naaman, seorang perwira Aram yang disembuhkan dari penyakit kusta dalam 2 Raja-Raja 5, memperoleh makna teologis yang lebih mendalam ketika Yesus menyebutnya dalam Lukas 4:27 sebagai satu-satunya yang disembuhkan pada… ada zaman nabi Elisa. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah hubungan intertekstual antara kedua perikop tersebut melalui pendekatan teologi naratif dan intertekstualitas biblika. Fokus utama diarahkan pada eksplorasi makna teologis dari penyebutan tokoh non-Israel oleh Yesus, sekaligus implikasinya terhadap konsep universalitas anugerah Allah yang melampaui batas etnis, nasional, dan religius. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penyembuhan Naaman bukan sekadar mukjizat fisik, melainkan simbol keterbukaan keselamatan Allah bagi semua bangsa yang bersedia percaya dan taat kepada-Nya. Dengan mengutip kisah Naaman, Yesus menantang eksklusivisme religius yang sering kali membatasi karya Allah hanya pada kelompok tertentu, serta menyatakan inklusivitas misi Kerajaan Allah yang bersifat lintas batas dan transformatif. Narasi ini juga memperlihatkan bahwa karya keselamatan Allah sejak Perjanjian Lama sudah diarahkan pada pemulihan universal, yang mencapai puncaknya dalam pelayanan Yesus Kristus. Dengan demikian, kisah Naaman menegaskan pentingnya gereja masa kini untuk mewujudkan misi yang terbuka, kontekstual, dan inklusif, sebagai respons terhadap kasih karunia Allah yang tidak terbatas oleh kebangsaan, budaya, maupun tradisi keagamaan tertentu.

Karakteristik Morfologi Jamur Makroskopis Yang Tumbuh Pada Serasah Daun Di Hutan UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi

Try Susanti, Luvi Aprilliana Sari, Betama Selfyana, Putri Rahmadania
Abstract: Jamur makroskopis berperan penting sebagai dekomposer dalam ekosistem hutan, namun data morfologinya di kawasan hutan kampus masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mendeskripsikan karakteristik morfologi… fologi jamur makroskopis pada substrat serasah daun di kawasan hutan UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi. Penelitian menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif melalui teknik purposive sampling pada tiga stasiun pengamatan. Hasil penelitian menemukan enam morfotipe jamur, yaitu Leucocoprinus sp., Clavulina sp., Marasmius sp. (dua morfotipe), Mycena sp., dan Coltricia sp. Variasi morfologi meliputi bentuk, warna, tekstur tudung, karakteristik stipe, dan tipe himenofor sebagai bentuk adaptasi terhadap mikrohabitat serasah daun. Penelitian ini menyediakan data dasar keanekaragaman jamur lokal serta menunjukkan potensi biodiversitas jamur di kawasan hutan kampus. Macroscopic fungi play an important role as decomposers in forest ecosystems, yet information on their morphology in campus forests remains limited. This study aimed to identify and describe the morphological characteristics of macroscopic fungi growing on leaf litter in the forest area of UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi. A descriptive exploratory method with a qualitative approach and purposive sampling was employed. Six fungal morphotypes were identified: Leucocoprinus sp., Clavulina sp., Marasmius sp. (two morphotypes), Mycena sp., and Coltricia sp. Morphological variations included cap shape, color, texture, stipe characteristics, and hymenophore type, reflecting adaptation to leaf litter microhabitats. The findings provide baseline data on local fungal biodiversity and demonstrate the biodiversity potential of the campus forest.

Peran Lapas Dalam Membina Wargabinaan Sebagai Upaya Pencegahan Pengulangan Tindak Pidana

Ardiana, Anisa Nur, Fitrayadi, Dinar Sugiana
Abstract: Lembaga Pemasyarakatan Cilegon merupakan lembaga pelatihan penjara sekaligus sarana pelatihan yang melakukan pengawasan terhadap narapidana  dengan membekali mereka dengan keterampilan untuk kehidupan di masa depan setelah… lah menjalani hukuman penjara. Permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana program Lapas memberikan kegiatan orientasi kepada narapidana, (2) Faktor-faktor apa saja yang menghambat dan mendukung Lapas dalam memberikan orientasi kepada narapidana, (3) Solusi apa yang diterapkan Lapas untuk mengatasi kendala dalam melakukan orientasi terhadap narapidana? proses perkembangan narapidana? Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini menggunakan wawancara  tidak terstruktur dan wawancara tatap muka dengan  petugas  dan narapidana atau mantan narapidana Lapas Cilegon. Tujuan peneliti menggunakan wawancara tidak terstruktur, terutama untuk mengenal sumber informasi. Kesimpulan  penelitian ini adalah pelaksanaan pelatihan di Lapas Cilegon sudah sesuai dengan UU No. Undang-undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pelayanan Pemasyarakatan merupakan peraturan perundang-undangan yang  positif dan harus dilaksanakan untuk mencapai tujuan pemasyarakatan. Faktor pendukung upaya Lembaga Pemasyarakatan Cilegon dalam mengembangkan keterampilan narapidana antara lain kondisi penjara yang baik, pelatihan narapidana yang bersifat bottom-up, sarana dan prasarana yang memadai, serta pelatihan berbasis keluarga dan pemberian gaji. . Faktor-faktor yang menghambat upaya Lembaga Pemasyarakatan Cilegon untuk mengembangkan keterampilan narapidana antara lain kurangnya keterampilan penjaga penjara, terbatasnya pemasaran produk keterampilan dan populasi penjara yang kelebihan kapasitas.

Upaya Peningkatan Pengetahuan Masyarakat tentang Hipertensi di Desa Banggina Kecamatan Motui Kabupaten Konawe Utara

Akib, Nurhijrianti, Hariati Lestari, Devi Savitri Effendy, Febriana Muchtar, Jusniar Rusliafa, Putu Eka Meiyana Erawan, Rastika Dwiyanti Liaran, Paridah, Siti Nurfadilah H, Wa Ode Nur Adawiyah Yusryah
Abstract: Hipertensi adalah kondisi tekanan darah yang menetap di atas batas normal dan termasuk masalah kesehatan utama di negara maju maupun berkembang, termasuk Indonesia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan&#8230; uan masyarakat Desa Banggina, Kecamatan Motui, Kabupaten Konawe Utara tentang hipertensi. Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif dengan rancangan pre-test dan post-test. Sampel berjumlah 25 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan, lalu dianalisis dengan uji paired sample t-test. Hasil analisis menunjukkan perbedaan yang bermakna antara skor pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi, dengan rata-rata meningkat dari 6,56 menjadi 8,56, nilai t sebesar 5,225, dan p-value < 0,001. Temuan ini menunjukkan penyuluhan mampu memperbaiki pemahaman masyarakat mengenai faktor risiko, dampak, dan cara pencegahan hipertensi, sekaligus berperan sebagai upaya promotif dan preventif untuk mendorong pola hidup sehat. Penyuluhan sebaiknya dilakukan secara rutin dengan melibatkan tenaga kesehatan, kader, dan tokoh masyarakat, serta didukung media edukasi yang mudah dipahami.

Penyuluhan Interaktif : Pergaulan Bebas dan Kesehatan Reproduksi pada Mahasiswa Baru Perantauan FKM UHO

Harun, Hilda, Ruslan Majid, Rizkita Nur Ainun, Yasrul, Wa Ode Siti Aisyah Nur Cahyani, Sitti Nur Afridasari, Siti Nurfadilah, Paridah, Fifi Nirmala, Rastika Dwiyanti Liaran
Abstract: Latar Belakang: Mahasiswa perantauan merupakan kelompok rentan yang menghadapi berbagai risiko kesehatan, termasuk pergaulan bebas dan masalah kesehatan reproduksi akibat minimnya pengawasan orang tua dan tekanan adaptasi&#8230; i sosial di lingkungan baru. Jauh dari keluarga, mahasiswa perantauan sering kali menghadapi krisis identitas, pengaruh negatif teman sebaya, serta paparan konten digital yang tidak tersaring, sehingga meningkatkan risiko perilaku seksual berisiko. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai pergaulan bebas, kesehatan reproduksi, dan strategi adaptasi sehat di perantauan melalui kegiatan penyuluhan kesehatan yang partisipatif dan berbasis media PowerPoint dan e-leaflet. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan desain kuasi-eksperimen pre-test post-test tanpa kelompok kontrol (one-group pre-test post-test design). Peserta berjumlah 54 mahasiswa Program Studi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo (FKM UHO) Angkatan 2025, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa penyuluhan kesehatan interaktif menggunakan media PowerPoint, e-leaflet berbasis barcode yang dapat diakses melalui smartphone, serta sesi tanya jawab dan diskusi kelompok. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner 15 item pilihan ganda melalui Google Form sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji Wilcoxon Signed-Rank Test dengan batas kemaknaan p < 0,05. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 13,63 pada pre-test menjadi 13,88 pada post-test, disertai peningkatan nilai median dari 14 menjadi 15 dari total skor maksimal 15. Uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan perbedaan yang bermakna secara statistik antara skor sebelum dan sesudah intervensi (Z = -2,536; p = 0,011). Peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama sesi diskusi, dengan pertanyaan-pertanyaan yang kritis dan relevan dengan pengalaman nyata di lingkungan perantauan. Kesimpulan: Penyuluhan kesehatan partisipatif berbasis media PowerPoint, dan e-leaflet terbukti efektif meningkatkan pengetahuan mahasiswa perantauan tentang adaptasi sehat, pergaulan bebas, dan kesehatan reproduksi. Pendekatan ini direkomendasikan sebagai strategi promosi kesehatan yang aplikatif di lingkungan perguruan tinggi.

Pengaruh Infografis Edukatif Terhadap Persepsi Gen Z Tentang Employer Attractiveness PT. X

Dion Giovanno Pasamboan, Annisa Tri Ma'rifah, Siti Nurfadilah Widianti, Widyastuti, Wilda Ansar
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh infografis edukatif terhadap persepsi Gen Z mengenai employer attractiveness PT. X. Target pengabdian adalah fresh graduate dan mahasiswa tingkat akhir yang berpotensi menjadi&#8230; adi calon tenaga kerja perusahaan. Data awal menunjukkan bahwa tingkat pengenalan, ketertarikan bekerja, persepsi reputasi, budaya kerja, dan peluang pengembangan karir responden masih terbatas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain pre-test dan post-test, di mana responden menilai persepsi mereka terhadap perusahaan sebelum dan sesudah diperkenalkan dengan infografis yang menyajikan informasi tentang budaya kerja, nilai-nilai organisasi, peluang pengembangan karir, dan manfaat bekerja di PT. X. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh indikator. Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan infografis edukatif efektif meningkatkan daya tarik perusahaan bagi calon karyawan muda, sekaligus memberikan dasar bagi strategi komunikasi visual yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Peningkatan Kesadaran Masyarakat dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan melalui Gotong Royong Jumat Bersih

Paridah, Hartati Bahar, Afifa Yunizah, Melinda Septiani Seba, Nur Cahyani Dwi Lestari
Abstract: Lingkungan berperan penting bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, namun permasalahan sampah masih menjadi tantangan di Desa Sama Subur akibat keterbatasan fasilitas dan rendahnya kesadaran masyarakat. Pengelolaan&#8230; sampah yang buruk dapat memicu pencemaran serta berbagai penyakit menular. Salah satu upaya yang dilakukan adalah gotong royong “Jumat Bersih” sebagai bentuk partisipasi dan solidaritas sosial. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga minggu melalui tahap perencanaan, implementasi, dan evaluasi yang melibatkan masyarakat serta aparat desa. Data diperoleh dari jumlah Kepala Keluarga (KK) yang berpartisipasi dibandingkan dengan total KK, lalu dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan partisipasi stabil pada angka 48,89% dengan perbaikan kondisi lingkungan, ditandai berkurangnya sampah di sekitar jalan dan pemukiman. Temuan ini menegaskan bahwa gotong royong berperan penting dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan masyarakat pedesaan.