Abstract:Penelitian ini mengeksplorasi pemanfaatan teknologi WebGIS dan ArcGIS StoryMaps dalam diseminasi objek wisata di Pulau Moa, Maluku Barat Daya. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana platform tersebut…
sebut dapat digunakan secara efektif untuk mempromosikan keindahan alam dan budaya Pulau Moa kepada calon wisatawan. Metode penelitian melibatkan pengumpulan data geospasial objek wisata, pembuatan peta interaktif, dan penyusunan cerita berbasis lokasi dengan memanfaatkan fitur-fitur interaktif ArcGIS StoryMaps. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat enam lokasi objek wisata alam di Pulau Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya yang sangat berpotensi dikembangkan diataranya yaitu Pantai Tiakur, Pantai Liukety, Pantai Syota, Gunung Kerbau, Pantai Seradona dan Pantai Gerdasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini memberikan kemampuan untuk menciptakan presentasi yang kaya multimedia, meliputi peta interaktif, gambar, dan narasi, yang mampu meningkatkan pemahaman dan daya tarik terhadap objek wisata di Pulau Moa. Harapannya, strategi ini dapat menjadi sarana efektif dalam mempromosikan Pulau Moa sebagai destinasi pariwisata menarik dan berkelanjutan, serta memberikan kontribusi positif pada perkembangan ekonomi lokal.
Abstract:Penerapan model PBL memberikan pengalaman siswa untuk terlibat secara kontestual dengan permasalahan kehidupan sehari-hari mereka, sehingga pembelajaran lebih bermakna dan siswa tidak merasa berpikir secara abstrak. Model…
l ini dinilai efektif terhadap self-confidence siswa. Namun, penelitian sebelumnya yang menyelidiki keefektifan model PBL terhadap self-confidence siswa menunjukkan hasil yang tidak konsisten. Oleh karena itu, studi meta-analisis ini dilakukan untuk menguji keefektifan model PBL terhadap self-confidence siswa dibandingkan dengan model pengajaran konvensional dengan pendekatan meta analisis. Studi ini menganalisis 20 ukuran efek dari 17 studi primer yang dipublikasikan pada tahun 2016 hingga 2024. Pengumpulan data menggunakan database Google Scholar, Education Resources Information Center (ERIC), Directory of Open Access (DOAJ), Springer publishing, AIP Proceedings, IOP Sciences, dan Elsevier. Hasil analisis dengan menggunakan model estimasi random-effect diperoleh ukuran efek gabungan sebesar (g = 0.52; p < 0.01). Nilai ini berada pada kategori efek sedang. Hasil ini memberikankesimpulan bahwa penggunaan model PBL memiliki pengaruh yang signifikan terhadap self-confidence siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini memberikan kesimpulan yang lebih objektif mengenai keefektifan PBL terhadap self-confidence siswa, sehingga diharapkan dapat dijadikan sebagai landasan pengambilan keputusan yang tepat bagi pendidik dan pemangku kepentingan.
Abstract:Pendahuluan: Tingginya angka karies saat ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu faktor perilaku masyarakat yang masih belum menyadari pentingnya pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Kurangnya pengetahuan…
huan akan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut meningkatkan insidensi penyakit gigi dan mulut. Tujuan: tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan kebiasaan menyikat gigi pada anak laki-laki dan perempuan usia 7-9 tahun dengan kejadian karies gigi di SDN Keroncong Mas Permai. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan metode penelitian deskriptif korelasi. Metode pendekatan cross-sectional variabel pada objek penelitian diukur atau dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan. Hasil: Hasil analisis hubungan kebiasaan menyikat gigi pada anak laki-laki dan perempuan usia 7-9 tahun dengan kejadian karies gigi di SDN Keroncong Mas Permai berdasarkan Spearmen Rank didapatkan hasil sig. (2-tailed) adalah 0,001 <0,05 dan antara kedua variabel adalah 0,298. Kesimpulan: Menunjukkan keeratan hubungan antara kebiasaan menyikat gigi pada anak laki-laki dan perempuan usia 7-9 tahun dengan kejadian karies gigi di SDN Keroncong Mas Permai berkorelasi cukup kuat dan bersifat positif.
Abstract:Orang tua sebagai penentu dalam mengembangkan kreatifitas anak, pendampingan orangtua yang sangat dekat dan akrab dengan anak nya dapat berpengaruh terhadap kreatifitas dan bakat anak dalam berkarya seni rupa, penelitian…
ini bertujuan untuk mengalisis sejauh mana pentingnya pendampingan orangtua untuk mengembangkan kreatifitas dan bakat anak berkarya seni rupa (mewarnai), kegiatan mewarnai pada seni rupa berfungsi untuk mengasah otak anak, meningkatkan daya imanjinasi anak, menambah wawasan anak terhadap bentuk warna dan estetika serta menumbuhkan daya kreatifitas anak, minat dan bakat anak, selain itu, menumbuh rasa percaya diri anak terhadap karya mewarnai yang mereka rancang. Objek penelitian pada anak berusia 4 sampai 8 tahun di Rumah Seni cemara ceria. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif fenomologi dimana peneliti melihat secara fenomena yang terjadi dilapangan selain itu penelitian juga membuktikan dengan dokumentasi agar hasil penelitian ini lebih akurat, hasil penelitian ini untuk menunjukan melalui pendampingan orang tua, dimana orang tua terlibat langsung dalam mengembangkan kreatifitas dan bakat telihat secara langsung. Dengan adanya orangtua disamping anak, anak merasa lebih nyaman, lebih percaya diri, kretifitas nya lebih terlihat dari pada tidak ada orangtua disamping anak, anak terlihat takut, dan malas serta menangis. Hal ini memperlihatkan perndampingan orangtua sangat penting dalam tumbuh kembang anak dan mengembangkan kreatifitas dan bakat anak dalam mewarnau seni rupa. Dengan adanya pendampingan orangtua, orang tua langsung memberikan pendidikan kepada anak pentingnya kerjasama, berkerja teliti dalam mewarna, serta belajar untuk sabar dalam memberi warna pada gambar karna sejatinya pendidikan pertama pada anak buka terletak pada guru disekolah, tetapi pada orangtua anak.
Abstract:Kegiatan workshop pengabdian masyarakat yang bertajuk “Workshop Penggunaan Sistem Informasi Prediksi Penjualan Bahan Bangunan pada UD Berkat Jaya Kecamatan Talawi” dilatarbelakangi karna belum adanya sistem komputerisasi…
sasi dalam penentuan stok barang yang kemudian berhasil dikerjakan dan tentu belum mengerti cara penggunaan aplikasinya maka kegiatan ini bertujuan untuk memberikan panduan dalam penggunaan dan pemanfaatan fitur-fitur aplikasi Prediksi Penjualan Bahan Bangunan. Dengan workshop ini, pemilik dan admin UD Berkat Jaya Kecamatan Talawi dapat memahami cara memprediksi stok barang secara objektif, sehingga memudahkan dalam pengambilan keputusan yang lebih efektif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penjelasan deskriptif dan praktik langsung. Pemateri memberikan penjelasan tentang fitur-fitur dalam Sistem Informasi Prediksi Penjualan Bahan Bangunan dengan praktik langsung, sehingga pemilik dan admin dapat lebih memahami materi dan konsep yang disampaikan. Luaran yang menjadi target dalam pengabdian ini adalah publikasi artikel pada jurnal nasional belum terakreditasi.
Abstract:Pengabdian Masyarakat berjudul "Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pembuatan Slide Presentasi bagi Guru-Guru” ini merupakan upaya mendukung inovasi dalam dunia pendidikan khususnya di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan…
dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Sekolah
Brainfor Islamic School Kisaran. Permasalahan yang dihadapi guru-guru pada tingkat ini adalah
kendala dalam menyusun materi presentasi yang cepat, serta menarik perhatian orangtua siswa
maupun siswanya dan mampu efektif dalam menyampaikan informasi. Dalam menyikapi
permasalahan ini, kami mengusulkan solusi melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dengan
fokus pada penggunaan ChatGPT yang dapat memberikan panduan desain, layout, dan konten
presentasi secara otomatis, sesuai dengan tujuan yang ingin di sampaikan Narasumber atau Guru.
Penggunaan ChatGPT ini bertujuan membantu guru-guru Brainfor dalam menyusun slide
presentasi yang sesuai alur ataupun prosedur serta relevan dengan kurikulum yang berlaku.
ChatGPT ini akan dapat diakses melalui platform online atau aplikasi, memudahkan akses dan
penggunaan oleh para guru. Dalam upaya mendukung pemahaman dan penerapan teknologi ini,
proposal ini juga mencakup pelatihan intensif bagi guru-guru mengenai penggunaan alat AI
dalam menyusun materi presentasi yang berkualitas.
Selain itu, sebagai langkah inovatif tambahan, narasumber melibatkan penggunaan platform
desain grafis Canva dalam pembuatan slide presentasi. Canva adalah alat yang user-friendly dan
populer dalam pembuatan desain grafis, termasuk pembuatan slide presentasi. Para guru akan
diajarkan cara mengintegrasikan output dari Chat GPT yang dikembangkan dengan Canva,
sehingga para guru-guru dapat menghasilkan presentasi yang lebih kreatif dan sesuai dengan
gaya masing-masing. Langkah ini diambil untuk memberikan variasi dan fleksibilitas lebih
kepada guru dalam menciptakan materi yang menarik perhatian siswa atau objek lainnya.
Rencana kegiatan diawali dengan identifikasi kebutuhan guru-guru melalui survei dan dialog
untuk memastikan bahwa AI yang digunakan dapat menjawab kebutuhan yang sebenarnya.
Setelah itu, dilanjutkan dengan penggunaan Canva dalam desain grafis. Pelatihan ini tidak hanya
mencakup aspek teknis, tetapi juga penerapan praktis dalam kegiatan pengetahuan dan
pembelajaran sehari-hari.
Setelah fase pelatihan, guru-guru akan diberikan kesempatan untuk mengimplementasikan
pengetahuan yang diperoleh mereka dalam pembelajaran di kelas. Selama periode ini, mereka
juga akan mendapatkan dukungan dan pemantauan penggunaan ChatGPT AI dan Canva untuk
memberikan dampak positif atau hasil pembelajaran.
Dengan menyatukan kecerdasan buatan, platform desain grafis, dan pelatihan guru, proyek ini
bertujuan menciptakan solusi holistik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat SD
dan PAUD. Melalui pendekatan ini, diharapkan para guru dapat dengan lebih kreatif dan efektif
menyampaikan materi kepada siswa, maupun objek lainnya serta menghasilkan dampak positif
pada proses pembelajaran dan pemahaman mereka.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya politik birokrasi dan tantangan good governance di Pemerintah Kota Pematangsiantar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya indikasi bahwa tata kelola pemerintahan daerah…
aerah belum sepenuhnya mencerminkan prinsip-prinsip good governance, terutama dalam aspek transparansi, akuntabilitas, profesionalitas aparatur, dan responsivitas pelayanan publik. Di sisi lain, kondisi tersebut diduga berkaitan erat dengan budaya politik birokrasi yang masih hierarkis, dominatif, dan kurang partisipatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan pada bulan Desember 2025 terhadap tujuh informan yang dipilih secara purposif, terdiri atas aparatur sipil negara, tokoh masyarakat, akademisi, wartawan, pengguna layanan publik, aktivis/LSM, dan pihak lain yang relevan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya politik birokrasi di Pemerintah Kota Pematangsiantar masih cenderung top-down, berorientasi pada loyalitas terhadap pimpinan, dan belum memberi ruang yang memadai bagi transparansi, akuntabilitas, serta inovasi kelembagaan. Kondisi tersebut berdampak pada terbatasnya akses terhadap informasi publik, lemahnya kepercayaan terhadap objektivitas tata kelola jabatan, rendahnya profesionalitas aparatur, serta belum optimalnya penerapan prinsip-prinsip good governance. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lemahnya budaya politik partisipatif dalam birokrasi menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi belum optimalnya kualitas tata kelola pemerintahan di Pemerintah Kota Pematangsiantar.
Abstract:Pemilihan umum yang berkualitas merupakan salah satu faktor penting dalam mewujudkan demokrasi yang transparan dan akuntabel. Namun, dalam praktiknya, proses pemilihan umum sering menghadapi kendala dalam menentukan alternatif…
rnatif terbaik secara objektif karena banyaknya kriteria yang harus dipertimbangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Simple Additive Weighting (SAW) sebagai sistem pendukung keputusan dalam menentukan pemilihan umum terbaik di Aek Songongan. Metode SAW digunakan karena mampu melakukan penilaian berdasarkan pembobotan dan perangkingan terhadap sejumlah kriteria yang telah ditetapkan. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tingkat partisipasi masyarakat, transparansi penyelenggaraan, kepatuhan terhadap regulasi, efektivitas pelaksanaan, dan tingkat kepuasan masyarakat. Proses penelitian dilakukan melalui pengumpulan data, penentuan bobot kriteria, normalisasi matriks keputusan, serta perhitungan nilai preferensi untuk memperoleh hasil peringkat terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SAW dapat membantu memberikan rekomendasi pemilihan umum terbaik secara objektif dan sistematis. Dengan demikian, penerapan metode SAW diharapkan dapat menjadi alat bantu pengambilan keputusan yang efektif bagi pihak terkait dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilihan umum di Aek Song-songan.
Abstract:Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan yang sangat signifikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam bidang komunikasi mobile. Selain itu, melalui pokok pembahasan yang dilakukan…
lakukan pada penelitian kali ini bertujuan untuk untuk dapat memberikan solusi yang sistematis dan objektif dalam menentukan produk iPhone bekas yang layak dijual di tahun 2026 pada Konter R11 Store. Dan selain itu juga untuk bagian Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian kali ini adalah dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menerapkan metode Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk dapat membantu proses penentuan iPhone bekas yang layak dijual di tahun 2026 pada Konter R11 Store. Maka berdasarkan hal tersebut pulah, maka pada penelitian kali ini menunjukkan hasil bahwa metode ini mampu memberikan rekomendasi yang jelas dan objektif dalam menentukan iPhone bekas yang paling layak untuk dijual di Konter R11 Store pada tahun 2026. Proses perhitungan dilakukan dengan mempertimbangkan bobot dan nilai setiap kriteria, sehingga menghasilkan nilai preferensi (Vi) yang merepresentasikan tingkat kelayakan masing-masing alternatif secara kuantitatif. Hasil akhir menunjukkan bahwa dari 15 alternatif iPhone bekas yang dianalisis, terdapat 5 unit dengan nilai preferensi tertinggi yang dinilai paling layak untuk dijual. Alternatif D14 menempati peringkat pertama dengan nilai preferensi sebesar 0,1018. Nilai ini menunjukkan bahwa D14 memiliki keunggulan paling optimal dibandingkan alternatif lainnya, sehingga sangat direkomendasikan sebagai prioritas utama dalam proses penjualan. Selanjutnya, alternatif D13 berada pada peringkat kedua dengan nilai preferensi 0,1011, yang memiliki selisih nilai sangat kecil dengan peringkat pertama, menandakan kualitas dan kelayakan yang hampir setara. Peringkat ketiga ditempati oleh alternatif D15 dengan nilai preferensi sebesar 0,077. Meskipun nilainya lebih rendah dibandingkan dua peringkat teratas, D15 tetap memenuhi kriteria kelayakan yang ditetapkan dan masih layak untuk dijual. Pada peringkat keempat dan kelima, alternatif D11 dan D10 memperoleh nilai preferensi masing-masing sebesar 0,069 dan 0,068.
Abstract:Program magang merupakan kegiatan penting yang membantu mahasiswa memperoleh pengalaman kerja yang relevan dengan bidang studinya. Namun, pemilihan program magang terbaik di Universitas Royal sering kali masih dilakukan…
secara subjektif dan informal. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode ELECTRE (Elimination Et Choix Tradusiant la Realite) guna membantu pemilihan program magang terbaik berdasarkan beberapa kriteria, yaitu bidang pekerjaan, kesesuaian dengan jurusan, reputasi instansi, Lokasi dan benefit. Penelitian ini dilakukan secara manual melalui perhitungan matriks Keputusan ternormalisasi, index concordance dan discordance, serta matriks agrerat dominasi untuk mendapatkan peringkat alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini dapat memberikan rekomendasi secara objektif, dengan program magang terbaik berada di Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Asahan. Metode ELECTRE terbukti efektif dalam bembantu mahasiswa mengambil Keputusan secara sistematis dan rasional dalam pemilihan tempat magang.