Abstract:Pelayanan kesehatan merupakan hak mendasar setiap manusia, termasuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Namun, pelaksanaannya di Lembaga Pemasyarakatan…
syarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku menghadapi berbagai kendala, seperti kekurangan tenaga medis, keterbatasan fasilitas, serta prosedur darurat yang lambat dan manual. Sistem penanganan medis yang panjang dan tidak efisien meningkatkan risiko keterlambatan penanganan, terutama pada malam hari. Sebagai solusi, teknologi Tombol Panik Darurat diusulkan untuk mempercepat penyampaian informasi kondisi darurat langsung dari WBP ke petugas terkait tanpa perantara. Sistem ini memungkinkan notifikasi real-time yang mencantumkan lokasi dan waktu kejadian, sehingga petugas dapat merespons lebih cepat dan tepat. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi penanganan darurat dan menjamin pemenuhan hak kesehatan Warga Binaan secara optimal.
Abstract:Perkembangan teknologi digital, khususnya media sosial, telah memengaruhi pola pikir, perilaku, dan interaksi sosial generasi milenial. Tingginya intensitas penggunaan menjadikan media sosial tidak hanya sebagai sarana komunikasi,…
omunikasi, tetapi juga sebagai pembentuk karakter dan gaya hidup. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh media sosial terhadap generasi milenial menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier sederhana. Sampel terdiri dari 60 responden yang dipilih melalui probability sampling dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berdasarkan dimensi kemudahan akses, kualitas informasi, interaktivitas, frekuensi penggunaan, etika, dan kesadaran digital, kemudian dianalisis menggunakan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan nilai korelasi sebesar 0,543 (kategori cukup kuat). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,295 mengindikasikan bahwa media sosial berkontribusi 29,5% terhadap variabel generasi milenial, sementara 70,5% dipengaruhi faktor lain. Nilai signifikansi 0,000 < 0,05 menandakan adanya pengaruh signifikan, dengan persamaan regresi Y = 33,389 + 0,414X. Implikasi penelitian menekankan pentingnya literasi digital dan kesadaran etika dalam penggunaan media sosial. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas variabel, jumlah, dan cakupan responden agar hasil lebih komprehensif dan memiliki generalisasi lebih luas.
Abstract:Penelitian bertujuan untuk menganalisis sentimen masyarakat terhadap pariwisata Pantai di Kabupaten Belitung khususnya dengan studi kasus Pantai Tanjung Pendam. Metode penelitian memanfaatkan data yang diperoleh dari 286…
ulasan Google Review periode 2016-2026 dan dianalisis menggunakan pendekatan analisis sentimen, distribusi rating, word frequency, wordcloud, dan analisis korelasi temporal sebelum dan setelah pandemi COVID-19. Hasil penelitian menunjukan persepsi pengunjung terkait destinasi sangat positif dengan presentase 90,2% ulasan tergolong sentimen positif, 7,7% netral, dan 2,1% negatif. Distribusi rating memperkuat temuan tersebut, di mana lebih dari 90% ulasan berada pada rating 4 dan 5, dengan rating 5 mencapai 65%. Hasil lain turut menunjukan analisis kata dominan menunjukan daya tarik utama destinasi terletak pada keindahan panorama, khususnya pemandangan matahari terbenam(sunset), suasana nyaman dan kesesuaian sebagai destinasi wisata keluarga. Sentimen negatif yang relatif kecil umumnya berkaitan dengan fasilitas, pengelolaan kawasan dan aspek kebersihan. Uji korelasi Pearson menunjukkan nilai 0,99 (p < 0,05), yang mengindikasikan hubungan sangat kuat antara pola persepsi wisatawan sebelum dan sesudah pandemi, sehingga struktur narasi pengalaman wisata cenderung stabil secara temporal. Kesimpulan menunjukan destinasi ini memiliki citra positif yang kuat dan tingkat kepuasan pengunjung yang tinggi, sekaligus memberi rekomendasi bagi pengelola dalam meningkatkan kualitas serta fasilitas dan pengelolaan.
Abstract:Abstrak penelitian ini mengkaji fenomena penyaluran bantuan beras pasca-bencana yang kerap menjadi perbincangan hangat di media sosial X. Tujuan utama penelitian adalah untuk memetakan persepsi masyarakat terhadap kredibilitas…
ilitas dan ketepatan sasaran distribusi bantuan tersebut menggunakan algoritma Naive Bayes. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data berbasis kata kunci relevan, pembersihan data (preprocessing), dan klasifikasi sentimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Naive Bayes mampu mengidentifikasi kecenderungan opini publik secara akurat, baik berupa dukungan maupun keluhan terkait prosedur distribusi. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pemangku kebijakan dalam mengevaluasi sistem penyaluran bantuan logistik agar lebih transparan dan responsif terhadap aspirasi masyarakat di ruang digital.
Abstract:Penelitian ini menganalisis perkembangan penelitian artificial intelligence (AI) dalam konteks perpustakaan, khususnya perannya dalam mendukung komunikasi digital. Metode yang digunakan adalah analisis bibliometrik dengan…
n visualisasi menggunakan VOSviewer, berdasarkan 115 artikel yang diambil dari database Scopus melalui Publish or Perish. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan publikasi AI di perpustakaan selama periode 2013–2023. Tema seperti challenge, academic libraries, dan artificial intelligence chatbot masih tergolong baru dan belum banyak diteliti. Penulis dengan sitasi tertinggi adalah Cox, A. M., Pinfield, S., dan Rutter, S., sementara jurnal paling produktif adalah Library Hi Tech. Temuan ini memberikan gambaran tren dan peluang riset AI di perpustakaan ke depan.
Abstract:PT Pertamina RU V Balikpapan sebagai bagian dari BUMN besar di Indonesia semakin mengandalkan sistem informasi berbasis cloud untuk mendukung operasional bisnisnya, termasuk dalam pengelolaan data logistik, produksi, keuangan,…
angan, dan pelanggan. Namun, ketergantungan terhadap cloud menyebabkan munculnya risiko keamanan yang signifikan seperti data leakage, serangan man-in-the-middle, ransomware, dan akses tidak sah terhadap informasi sensitif. Saat ini, sistem keamanan yang diterapkan di PT Pertamina masih menggunakan enkripsi tradisional seperti SSL/TLS dan enkripsi simetris statis, yang dinilai rentan terhadap serangan modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelemahan sistem keamanan data yang ada, mendalami penerapan teknik enkripsi hybrid yang menggabungkan algoritma AES (simetris) dan RSA (asimetris), serta merancang pendekatan enkripsi hybrid yang dapat diimplementasikan secara langsung oleh tim teknologi informasi PT Pertamina. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode problem-solving melalui tinjauan dokumen internal, analisis studi kasus, dan telaah literatur dari jurnal ilmiah terpercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode enkripsi hybrid (AES + RSA) berhasil menyeimbangkan antara kecepatan enkripsi dan tingkat keamanan, dengan peningkatan kecepatan enkripsi sebesar 40% dibandingkan penggunaan RSA murni. Implementasi hybrid juga menunjukkan peningkatan keamanan terhadap serangan brute-force dan man-in-the-middle karena kunci sesi tidak disimpan secara terbuka. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan platform manajemen kunci terpercaya, penerapan kebijakan key rotation otomatis, serta pelatihan bagi staf TI mengenai praktik keamanan siber terbaik.
Abstract:Penyebaran informasi palsu (hoaks dan fake news) di media sosial merupakan tantangan serius terhadap integritas informasi publik di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren, volume, dan pola diseminasi…
hoaks berdasarkan data verifikasi yang dikumpulkan melalui web scraping dari situs fact-checker lokal selama periode Januari hingga Agustus 2025. Hasil analisis data menunjukkan bahwa volume hoaks didominasi secara signifikan oleh dua kategori: Disinformasi Faktual dan Klaim Meragukan. Analisis kontribusi platform menunjukkan bahwa Facebook dan Instagram menjadi saluran utama penyebaran di kedua kategori tersebut. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi stakeholder dan platform media sosial untuk merumuskan strategi mitigasi yang tersegmentasi dan ditargetkan
Abstract:Diabetes Mellitus (DM) Tipe II merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi dan resistensi insulin. Prevalensi DM yang terus meningkat menjadi permasalahan kesehatan…
tan masyarakat, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Sekip Palembang. Salah satu faktor yang berperan dalam keberhasilan pengendalian kadar gula darah adalah kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat secara teratur. Ketidakpatuhan minum obat dapat menyebabkan kadar gula darah tidak terkontrol dan meningkatkan risiko terjadinya komplikasi jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan minum obat dan kadar gula darah pada penderita Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Sekip Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 74 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data kepatuhan minum obat dikumpulkan menggunakan kuesioner ARMS-12, sedangkan data kadar gula darah diperoleh dari hasil pemeriksaan di Puskesmas. Analisis data dilakukan secara univariat untuk melihat distribusi frekuensi dan persentase masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden termasuk dalam kategori patuh (82,4%), sedangkan 17,6% tidak patuh. Untuk kadar gula darah, 51,4% responden berada dalam kategori terkontrol dan 48,6% tidak terkontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun mayoritas pasien telah patuh, masih terdapat proporsi yang cukup besar dengan kadar gula darah belum terkendali. Diharapkan agar tenaga kesehatan meningkatkan edukasi berkelanjutan, konseling rutin, serta melibatkan keluarga dalam mendukung kepatuhan terapi guna membantu pasien mencapai kontrol gula darah yang optimal dan mencegah komplikasi lebih lanjut.
Abstract:Penyakit tuberkulosis (TB) merupakan penyakit akibat infeksi oleh basil Mycobacterium tuberculosis, yang umumnya menyerang pada organ paru-paru. Efektifnya pengobatan TB paru dibutuhkan pengawas minum obat (PMO) untuk menjamin…
njamin keberlangsungan pengobatan hingga tuntas. Inovasi digital sering dilakukan untuk menunjang pelayan kesehatan, salah satunya penggunaan Whatsapp Group guna mengoptimalkan peran PMO dalam pelayanan Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pengawas Minum Obat (PMO) berbasis Whatsapp Group terhadap tingkat kepatuhan minum obat pada pasien TB paru. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment two group pretest-posttest, dengan melibatkan 46 responden di Puskesmas Muka Cianjur. Intervensi dilakukan selama 3 minggu berturut-turut pada jam yang telah disepakati. Pengukuran variabel independent menggunakan kuesioner PMO yang berisi 15 pertanyaan, sedangkan variabel dependen menggunakan kuesioner MMAS-8 (Morisky Medication Adherence Scale). Hasil uji Paired T Test menunjukan meningkatnya nilai rerata skor tingkat kapatuhan kelompok intervensi dengan rata-rata 5.48 menjadi 6.64, sedangkan kelompok kontrol dari 5.20 menjadi 5.66. Hasil uji Independent T Test menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pengawas minum obat (PMO) berbasis whatsapp group terhadap tingkat kepatuhan minum obat pada pasien TB paru (p = .005 (p < 0,05)).
Abstract:Enterobius vermicularis atau cacing kremi merupakan nematoda usus yang sering menginfeksi anak usia sekolah dasar dan ditularkan melalui jalur fekaloral akibat tertelannya telur infektif dari lingkungan yang terkontaminasi.…
si. Pengetahuan wali murid berperan penting dalam pencegahan infeksi ini melalui penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Tujuan: Menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan wali murid kelas 2 salah satu SD di Jawa Timur dengan kejadian infeksi cacing kremi pada anak. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional menggunakan pendekatan cross-sectional dilakukan pada Juni–Juli 2025 terhadap 39 responden dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Fisher’s Exact Test dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Sebanyak 25 responden (64,1%) memiliki tingkat pengetahuan baik dan 14 responden (35,9%) memiliki pengetahuan kurang baik. Sebanyak 7 anak (17,9%) terindikasi mengalami gejala infeksi cacing kremi dan 32 anak (82,1%) tidak menunjukkan gejala. Hasil uji Fisher’s Exact Test menunjukkan nilai p = 0,005 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan wali murid dengan kejadian infeksi cacing kremi pada anak kelas 2 salah satu SD di Jawa Timur.