Abstract:Hak Kekayaan Intelektual (HKI) merupakan hak tersebut muncul akibat dari hasil karya intelektual seseorang atau Individu. HKI dalam konsepnya memberikan hak eksklusif kepada pencipta dan penemu yang relatif baru, yang meliputi…
liputi hak-hak ekonomi dan moral. Manusia pada fitrahnya memiliki hak yang melekat dalam dirinya, yang tidak dapat diambil dan harus dihormati. Kemudian, keberadaan masyarakat Indonesia yang bersifat komunal memiliki dampak pengaruh terhadap perlindungan HKI. Pentingnya sistem hukum yang mengatur Hak Kekayaan Intelektual terkait dengan perlindungan warisan budaya Indonesia, seperti yang terjadi dalam kasus klaim Malaysia terhadap kesenian Reog Ponorogo. Meskipun, HKI memberikan jaminan perlindungan, masih terdapat kontroversi terkait adanya klaim budaya yang memicu protes di dalam masyarakat. Analisis Upaya Hukum Indonesia Dalam Melindungi Hak Kekayaan Intelektual Atas Kesenian Reog Ponorogo ditinjau dari Undang- Undang Nomor 13 Tahun 2016 mengatur mengenai hak paten, serta Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang hak cipta, yang dapat mengatasi klaim seni budaya tersebut. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif yang bersifat analistis, dengan menggunakan data sekunder dan pendekatan menggunakan undang-undang. Hasil dan Pembahasan menjelaskan awal mula seni budaya Indonesia diklaim sepihak oleh negara lain serta upaya perlindungan HKI terhadap seni budaya Indonesia. Saran yang diajukan melakukan pendaftaran resmi seni budaya dengan melibatkan komunitas dan masyarakat agar mendapatkan pengakuan baik di nasional maupun internasional, kerjasama internasional mengenai seni dan warisan budaya dengan berpartisipasi pada forum-forum internasional terkait HKI dan warisan budaya untuk memperkuat posisi budaya Indonesia, pelestarian budaya serta penguatan kapasitas SDM dibidang HKI dan perlindungan warisan budaya.
Abstract:Tujuan dilakukannya penelitian yaitu untuk mengetahui perbedaan pengaruh pemberian pupuk organik di jenis tanah yang berbeda dan mengetahui apakah pemberian pupuk organik pada tanah yang mengandung banyak unsur organik…
(Gambut) dibandingkan jenis tanah yang lain terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery. Penelitian ini menggunakan metode percobaan rancangan faktorial yang terdiri dari 2 faktor dan disusun dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor I adalah macam pupuk organik padat dan cair, pupuk padat yaitu kompos dan pupuk organik cair yaitu pupuk bio slurry cair. Faktor II adalah berbagai macam jenis tanah yaitu tanah Latosol, tanah Regosol dan tanah Gambut. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan sidik ragam jenjang 5%. Perlakuan yang berpengaruh nyata, selanjutnya diuji lanjut dengan DMRT pada jenjang 5%. Pada kombinasi perlakuan terjadi interaksi yang nyata pada parameter berat segar akar dan volume akar dan memiliki hasil yang terbaik pada jenis tanah adalah tanah regosol dan pupuk organik untuk hasil yang terbaik adalah pupuk organik cair.
Abstract:Menggunakan alat pelindung diri merupakan suatu kewajiban pekerja untuk melindungi pekerja dari risiko kecelakaan kerja. Tujuannya adalah menjaga keselamatan pekerja dan juga orang di sekitarnya. Selain itu, APD yang digunakan…
digunakan harus nyaman dan efektif dalam memberikan perlindungan terhadap bahaya yang mungkin terjadi. Pentingnya K3 dan penggunaan APD dalam meminimalisir tingkat kecelakaan kerja, meminimalisir risiko dan meningkatkan produktivitas kerja. Penerapan penggunaan alat pelindung diri pada pekerja perkebunan sawit di pengaruhi oleh faktor-faktor perilaku pekerja. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku penggunaan alat pelindung diri (APD) terhadap kesehatan dan keselamatan kerja pada pekerja perkebunan sawit. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode studi literatur yang telah dipublikasikan yang berkaitan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku penggunaan alat pelindung diri (APD) terhadap kesehatan dan keselamatan kerja pada pekerja perkebunan sawit. Kriteria yang diambil yaitu jurnal terbitan 2018-2024. Terindeks Google Scholar jurnal nasional dan internasional. Hasil terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) terhadap Kesehatan Keselamatan Kerja pada pekerja Perkebunan Kelapa Sawit yaitu faktor sikap, pengetahuan, pengawasan, pelatihan, kondisi APD.
Abstract:Konstruksi adalah salah satu jenis pekerjaan yang rentan terhadap kecelakaan kerja. Perencanaan bangunan, pengadaan bahan, dan pelaksanaan pembangunan itu sendiri. adalah semua bagian dari proses pembangunan. Salah satu…
cara terbaik untuk mencegah kecelakaan di tempat kerja adalah dengan menghilangkan risiko atau mengendalikan sumber. bahaya secara teknis, yang berarti pekerja harus menggunakan Alat Pelindung. Diri (APD). Alat Pelindung Diri. (APD) melindungi seluruh tubuh pekerja dari potensi bahaya. yang terjadi di tempat kerja. APD memegang peranan yang sangat penting.. dan dibutuhkan oleh pekerja untuk meminimalisir kecelakaan kerja karena banyak potensi bahaya.. baik di dalam maupun di luar lingkungan kerja.. Tujuan penelitian. ini untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada pekerja konstruksi. Metode penelitian yang digunakan ialah literature review yang membahas tentang faktor-faktor yang mempengaruhi. perilaku kepatuhan penggunaan APD pada pekerja. konstruksi. Sumber data dari penelitian ini diambil dari jurnal yang terindeks google schoolar, terindeks nasional dan internasional sejak tahun 2016-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak faktor yang mempengaruhi perilaku kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD) pekerja konstruksi.. Dapat disimpulkan beberapa di antaranya adalah pendidikan dan pengetahuan, sikap dan. perilaku, usia, masa kerja, dan ketersediaan alat pelindung diri (APD).
Abstract:Pendidikan Islam di Asia Tenggara, terutama melalui lembaga seperti pesantren di Indonesia dan madrasah di Malaysia, memainkan peran sentral dalam pembentukan karakter generasi muda. Pesantren mengintegrasikan pendidikan…
agama dan umum, menciptakan suasana yang mendukung pengembangan keterampilan siswa. Sementara itu, madrasah di Malaysia sering berkolaborasi dengan sistem pendidikan nasional, menggabungkan kurikulum agama dengan mata pelajaran umum. Perkembangan Islam di kawasan ini memiliki dinamika unik, dipengaruhi oleh latar belakang suku dan budaya yang beragam. Meskipun terdapat perbedaan dalam pola pendidikan Islam di Asia Tenggara, kesamaan tetap ada sebagai hasil dari rumpun budaya Melayu. Peran kesultanan dalam proses Islamisasi sangat menentukan, dimulai dari raja yang memeluk Islam dan diikuti oleh bangsawan serta masyarakat. Kesultanan tidak hanya berfungsi sebagai institusi politik, tetapi juga mendukung pendidikan dan syiar Islam, terutama pada masa perdagangan internasional yang subur, yang dikenal sebagai 'the age of commerce'.
Abstract:Otoritas moneter dan perbankan memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan suatu negara. Namun, dengan kemajuan teknologi dan perubahan dalam lanskap keuangan global, tantangan baru muncul yang mungkin…
ungkin mempengaruhi peran dan fungsi otoritas moneter dan perbankan di masa depan.Dalam era digital dan kemajuan teknologi finansial (fintech), otoritas moneter dan perbankan dihadapkan pada berbagai isu yang perlu ditangani. Salah satu isu utama adalah perubahan dalam sistem pembayaran yang didorong oleh teknologi seperti blockchain dan mata uang digital. Peningkatan penggunaan mata uang digital atau cryptocurrency dapat menyebabkan pergeseran dalam dinamika keuangan global dan mengubah cara otoritas moneter dan perbankan mengatur dan mengawasi sistem keuangan.Selain itu, tantangan lainnya adalah perlindungan konsumen dan privasi dalam lingkungan yang semakin terhubung secara digital. Otoritas moneter dan perbankan perlu memperhatikan kebijakan dan regulasi yang tepat untuk melindungi konsumen dari ancaman keamanan siber dan pelanggaran data, sambil memfasilitasi inovasi teknologi yang dapat meningkatkan layanan keuangan.Selain itu, terdapat juga isu-isu terkait inklusi keuangan dan aksesibilitas. Dalam menghadapi perubahan teknologi, otoritas moneter dan perbankan perlu memastikan bahwa semua lapisan masyarakat memiliki akses yang adil dan setara terhadap layanan keuangan. Ini bisa melibatkan pengembangan solusi inovatif seperti layanan keuangan berbasis teknologi mobile atau pembiayaan.Dalam menghadapi masa depan yang penuh dengan tantangan ini, otoritas moneter dan perbankan perlu beradaptasi dan mengatur ulang strategi mereka. Kolaborasi dengan sektor swasta, institusi internasional, dan regulator global juga menjadi penting untuk mengatasi tantangan yang dihadapi.
Abstract:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) efektivitas proses pembelajaran Google Classroom, 2) efektivitas aplikasi Google Classroom dalam pembelajaran daring dan 3) kendala pembelajaran daring menggunakan media Google…
oogle Classroom. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Contoh penelitian ini adalah ruang kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Efektivitas pembelajaran Google Classroom, diukur sebesar 75,50% untuk pembelajaran daring di Google Classroom, 2) Efektivitas Google Classroom Aplikasi Classroom untuk pembelajaran daring 79,28% menyatakan sangat efisien digunakan untuk pembelajaran daring, 3) terkait jaringan internet Kegagalan pembelajaran daring dengan media Google Classroommencapai 92,90%.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi prokrastinasi akademik pada siswa di SMAS Budi Agung Medan. Prokrastinasi akademik didefinisikan sebagai kecenderungan untuk menunda-nunda penyelesaian…
lesaian tugas akademik, yang dapat berdampak negatif bagi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Variabel yang dikaji adalah faktor-faktor yang mempengaruhi prokrastinasi akademik, yang terdiri dari faktor internal (kondisi fisik dan psikologis) dan faktor eksternal (gaya pengasuhan orang tua dan kondisi lingkungan). Populasi dalam penelitian ini adalah 40 siswa kelas XI SMAS Budi Agung Medan tahun ajaran 2023/2024. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner/angket. Hasil analisis menunjukkan bahwa kontribusi masing-masing faktor terhadap prokrastinasi akademik adalah: (a) kondisi fisik 28%, (b) gaya pengasuhan orang tua 25%, (c) kondisi lingkungan 24%, dan (d) kondisi psikologis 23%. Faktor kondisi fisik merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi prokrastinasi akademik, dengan 62,5% siswa menyatakan kontribusi sedang dan 22,5% kontribusi tinggi. Sedangkan faktor kondisi psikologis memiliki kontribusi terendah, dengan 62,5% siswa menyatakan kontribusi sedang dan 27,5% kontribusi tinggi. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi bagi pihak sekolah, orang tua, dan siswa untuk memahami dan mengatasi permasalahan prokrastinasi akademik melalui upaya perbaikan kondisi fisik, gaya pengasuhan orang tua, kondisi lingkungan, serta penguatan aspek psikologis siswa.
Abstract:Literasi merupakan fondasi utama untuk menghadapi tantangan pendidikan di jenjang selanjutnya. Literasi tidak berarti hanya kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga melibatkan pemahaman, interpretasi, dan apresiasi berbagai…
bagai bentuk komunikasi, termasuk bahasa lisan, tulisan, dan media digital. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana kegiatan pojok literasi dapat mengatasi peserta didik yang belum lancar dalam membaca. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, dimana data dikumpulkan dalam bentuk berupa paragraf dan gambar, sehingga peneliti perlu mengkaji data tersebut terlebih dahulu yaitu melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, obsevasi dan dokumentasi. Subjek pada penelitian ini ialah seluruh peserta didik kelas 1 sampai kelas 6 di SDN Kaloran Kidul yang mengikuti program pojok literasi. Hasil dari penelitian ini yaitu guru memiliki peran yang cukup vital untuk menumbuhkan kemampuan membaca peserta didik dengan menjadi pendamping & motivator. Program wajib pojok literasi yang dilaksanakan di SDN Kaloran Kidul cukup sukses untuk dapat mendukung peserta didik menjadi lebih percaya diri, meningkatkan minat baca, kelancaran dalam membaca, serta berpikir lebih kritis.
Abstract:Hukum merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga kestabilan kehidupan sosial baik pada tingkat individu maupun masyarakat. Sebagai pengatur, hukum memberikan kerangka yang jelas untuk mengelola interaksi sosial melalui…
ui aturan-aturan yang adil dan sistematis. Peran hukum sebagai pelindung juga sangat krusial untuk menjamin keadilan dan hak-hak setiap individu di tengah dinamika sosial yang kompleks. Artikel ini membahas bagaimana hukum berfungsi dalam dua aspek tersebut: sebagai pengatur yang menciptakan keteraturan sosial dan sebagai pelindung yang menjamin hak asasi manusia serta mencegah konflik. Ditekankan bahwa keberhasilan hukum sangat bergantung pada implementasi yang konsisten dan keadilan yang nyata di lapangan. Dengan menganalisis peran hukum dalam kehidupan sosial, artikel ini memberikan wawasan penting tentang bagaimana hukum dapat memperkuat kohesi sosial dan membangun masyarakat yang lebih harmonis.