Abstract:Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji ulang kiprah “Tiga Serangkai” sebagai agen-agen penyebar Islam Wasthiyyah yang memimpin Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak yang terkenal akan tradisi pengajaran dan pendidikan hafalan…
afalan Alquran sepeninggal KH. M. Munawwir dengan memanfaatkan teori sosiologi milik Pierre Bourdieu. Konsep Wasathiyyah menjadi dasar dari konsep “al-Muhafdhotu ‘ala Qadimi al-Shalih wa al-Akhdhu bi al-Jadid al-Ashlah” yang bisa diartikan sebagai sikap toleran yang menerima perkembangan dan tuntutan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dan tradisi luhur. Konsep ini juga diterapkan dalam pondok-pondok pesantren beraliran Ahlusunnah Wal Jamaah seperti Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak. Setelah wafatnya KH. M. Munawwir (Muassis Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak) pada 1942 M, kepemimpinan pesantren Al-Munawwir dipegang oleh “tiga serangkai”: 1) KH. R. Abdullah Afandi Munawwir, 2) KH. R. Abdul Qodir Munawwir, dan 3) KH. Ali Maksum (yang baru pindah dari Lasem ke Krapyak di tahun 1943 M). Konsep-konsep dalam teori sosiologi milik Pierre Bourdieu yang digunakan dalam tulisan ini adalah habitus, modal, ranah, dan praktik. Melalui pembacaan ulang terhadap kiprah “Tiga Serangkai” sepeninggal KH. M. Munawwir Krapyak dengan menggunakan teori Pierre Bourdieu, didapatkan beberapa hipotesis sebagai berikut: 1) habitus yang terdapat dalam kisah “Tiga Serangkai” sebagai penerus estafet kepemimpinan Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak adalah habitus “pesantren” yang memegang akidah (doksa) Ahlusunnah Wal Jamaah, 2) Modal yang dimiliki “Tiga Serangkai” sebagai agen penyebar Islam Wasathiyyah adalah modal simbolik, modal ekonomi, modal akademis, modal politik, dan modal kultural, 3) Ranah yang menjadi tempat berkiprahnya “Tiga Serangkai” adalah pondok pesantren, lembaga masyarakat luar pesantren, dan lembaga nasional, dan 4) kiprah yang berarti praktik dalam kacamata Bourdieu di sini mengarah pada kiprah “Tiga Serangkai” di sisi internal (pesantren) dan sisi eksternal (masyarakat dan nasional)
Abstract:Pasar modal telah mengalami pertumbuhan yang stabil. Namun, masih ada beberapa hambatan, termasuk kurangnya pengetahuan keuangan, volatilitas pasar yang disebabkan oleh faktor eksternal, dan kesulitan dengan peraturan dan…
n transparansi. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengenali, memahami, dan mengembangkan solusi untuk masalah-masalah yang dihadapi pasar modal konvensional dan syariah di Indonesia. Selain menjadikan pasar modal Indonesia lebih kompetitif di dunia internasional, hal ini juga akan mendorong inklusi keuangan yang adil dan berkelanjutan. Dalam rangka mendukung pertumbuhan masa depan yang sehat dan berkelanjutan, studi ini bermaksud untuk menyelidiki kemungkinan dan kesulitan yang dihadapi pasar modal konvensional dan syariah di Indonesia serta memberikan solusi yang terkait. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tinjauan literatur. Data diperoleh melalui studi pustaka dari berbagai sumber Tantangan pasar modal Indonesia, baik konvensional maupun syariah, mencakup kurangnya investor lokal, minimnya produk investasi, serta regulasi yang tidak sinkron. Pasar modal syariah juga menghadapi kendala pengetahuan dan kurangnya dukungan. Untuk mengatasinya, dibutuhkan edukasi intensif, kolaborasi antara regulator dan pelaku bisnis, pengembangan produk baru, penyederhanaan peraturan, serta peningkatan transparansi dan tata kelola. Penguatan platform fintech dan infrastruktur pasar modal juga penting untuk memperluas jangkauan investor dan mendorong pertumbuhan pasar modal yang inklusif dan berkelanjutan
Abstract:Keamanan penerbangan merupakan faktor utama dalam menjaga keselamatan penerbangan. Sistem dan prosedur keamanan yang ketat diterapkan untuk memastikan bahwa setiap penerbangan dapat berlangsung dengan aman dan minim risiko.…
ko. Hal ini meliputi pemeriksaan keamanan di bandara, pelatihan awak pesawat dan petugas darat, perawatan pesawat yang teratur, serta penggunaan teknologi canggih dalam pemantauan dan navigasi udara. Dengan mengutamakan keamanan, industri penerbangan dapat meminimalkan risiko kecelakaan dan memastikan keselamatan penumpang dan kru. Dalam konteks keamanan bandar udara, kualitas keamanan bandar udara adalah keandalan sistem keamanan yang sesuai dengan standar baku internasional, yaitu Annex 17 dimana disebutkan bahwa pengamanan adalah gabungan Sumber Daya Manusia, fasilitaas/peralatan dan prosedur untuk melindungi penerbangan sipil dari tindakan gangguan melawan hukum. Yang dimaksud dengan sumber daya manusia disini adalah petugas Aviation Security (Avsec).
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses manajemen risiko strategis melalui identifikasi, evaluasi, pengendalian, dan pemantauan risiko yang dihadapi. Dengan implementasi sistem pengendalian internal yang kuat, perusahaan…
usahaan dapat mengelola risiko secara proaktif dan memastikan tercapainya tujuan organisasi. Di samping itu, kepemimpinan memiliki peran yang sangat vital dalam mendorong perubahan serta inovasi yang dibutuhkan untuk mengatasi tantangan dalam lingkungan bisnis yang terus berkembang. Penerapan manajemen risiko strategis yang efektif tidak hanya meningkatkan kinerja operasional, tetapi juga membantu perusahaan beradaptasi dengan perubahan di pasar dan teknologi, serta meraih keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.
Abstract:Agama Hindu, salah satu yang tertua di dunia, muncul di India dan berkembang melalui enam fase utama: Zaman Weda, Brahmana, Purana, Sangkaracharya, Bhakti, dan Hindu Modern. Penelitian bertujuan untuk menguraikan sejarah…
terkair agama hindu yang dimulai dari zaman weda hingga hindu modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk memahami sejarah perkembangan agama Hindu dari zaman Weda hingga modern, dengan fokus pada interpretasi dan analisis sumber-sumber historis. Data dikumpulkan melalui studi literatur dan analisis artefak arkeologis, serta dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola-pola utama dalam perkembangan agama Hindu dan pengaruhnya terhadap peradaban di India dan Indonesia. Perkembangan agama Hindu dari zaman Weda hingga zaman modern menunjukkan evolusi yang kompleks dan dinamis, mulai dari henoteisme pada Zaman Weda hingga interpretasi ritual dan filsafat yang mendalam pada periode Brahmana dan Upanisad. Pada Zaman Bhakti dan Hindu Modern, pembaruan signifikan terjadi dengan gerakan devosi personal yang lebih inklusif dan reformasi ajaran yang kontekstual. Setelah kemerdekaan India, ajaran Hindu terus beradaptasi secara global, mencerminkan fleksibilitas dan relevansinya bagi masyarakat modern.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran P5 (Proyek Penguatan Profil Siswa Pancasila) dalam pembentukan karakter gotong royong siswa SMP Negeri 10 Kota Serang. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif,…
tif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi untuk mendeskripsikan bagaimana kontribusi P5 dalam menginternalisasi nilai-nilai gotong royong di kalangan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa P5 tidak hanya meningkatkan partisipasi dan kekompakan siswa dalam kegiatan bersih-bersih, tetapi juga mengajarkan tentang kolaborasi, komunikasi, dan tanggung jawab bersama. Meskipun terdapat tantangan seperti kurangnya semangat dari sebagian siswa, peran guru dalam memberikan motivasi sangat penting untuk mengatasi kendala tersebut. Dengan demikian, P5 terbukti efektif dalam membentuk karakter gotong royong yang merupakan nilai luhur dalam Pancasila, sekaligus menjawab tantangan globalisasi yang mengancam nilai-nilai sosial dalam masyarakat.
Abstract:Good governance telah menjadi isu penting dalam tata kelola pemerintahan di Indonesia, terutama dalam mendorong transparansi, akuntabilitas, legalitas, dan partisipasi publik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penerapan…
erapan prinsip-prinsip good governance dalam konteks Hukum Administrasi Negara (HAN), mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta memberikan rekomendasi kebijakan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif-analitis, penelitian ini mengungkap bahwa meskipun kerangka hukum seperti Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 telah ada, implementasi di lapangan masih menghadapi tantangan seperti lemahnya pengawasan, intervensi politik, rendahnya kapasitas birokrasi, dan kurangnya partisipasi publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan prinsip-prinsip HAN secara konsisten dapat memperkuat good governance, namun memerlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pengawas. Rekomendasi meliputi penguatan pengawasan internal dan eksternal, pengembangan infrastruktur digital, serta peningkatan kesadaran masyarakat akan hak-hak mereka dalam pengambilan keputusan publik.
Abstract:Dalam lingkungan bisnis yang kompleks dan dinamis, pengambilan keputusan strategis yang tepat menjadi krusial bagi perusahaan. Penelitian ini mengeksplorasi peran analisis auditor eksternal dalam mendukung pengambilan keputusan…
putusan strategis di perusahaan. Auditor eksternal, dengan evaluasi independennya terhadap laporan keuangan dan sistem kontrol internal, memberikan wawasan objektif yang esensial bagi manajemen. Tujuan penelitian ini adalah memahami integrasi temuan dan rekomendasi auditor eksternal dalam proses pengambilan keputusan manajerial serta dampaknya terhadap strategi bisnis perusahaan. Metode penelitian ini menggunakan library research dengan analisis kualitatif data literatur yang relevan dan studi kasus perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa auditor eksternal berperan penting dalam mendeteksi kecurangan, mengevaluasi risiko, dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi, yang semuanya mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif. Tantangan utama yang dihadapi termasuk resistensi terhadap perubahan dan keterbatasan literasi digital. Rekomendasi praktis untuk meningkatkan efektivitas audit eksternal meliputi pemilihan auditor yang tepat, komunikasi efektif, pengendalian internal yang kuat, dan penggunaan sistem informasi manajemen. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap literatur yang ada dan menawarkan panduan praktis bagi perusahaan dalam meningkatkan kolaborasi dengan auditor eksternal untuk mencapai tujuan bisnis yang lebih baik.
Abstract:Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam industri keuangan, termasuk dalam hal penggunaan uang digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran uang digital dalam transformasi…
nsformasi lembaga keuangan dan mengidentifikasi implikasi serta tantangan yang terkait. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif dengan metode penelitian menggunakan dua teknik analisis data, yakni analisis kajian studi pustaka dan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan uang digital memberikan manfaat besar bagi efisiensi, aksesibilitas, dan inovasi dalam industri keuangan. Namun, ada beberapa tantangan terkait dengan peran uang digital dalam transformasi lembaga keuangan. Tantangan tersebut meliputi risiko keamanan dan privasi, mengingat seringnya serangan siber dan penipuan terkait dengan asset digital. Selain itu, adopsi uang digital juga dapat memperkuat kesenjangan keuangan, karena akses internet dan teknologi yang masih terbatas di beberapa wilayah. Dalam mengatasi tantangan ini, lembaga keuangan perlu mengembangkan kerangka kerja regulasi yang sesuai untuk mengelola uang digital. Sehingga lembaga keuangan dapat memanfaatkan peran uang digital secara maksimal dan meminimalkan resiko yang terkait.
Abstract:Digitalisasi telah mengubah fundamental cara bisnis beroperasi, termasuk dalam sektor pemasaran. Dengan teknologi yang terus berkembang dan internet yang meresap secara luas, pemasaran digital menjadi pendorong utama bagi…
i pertumbuhan dan kompetitivitas bisnis. Ini juga terlihat dalam industri Horeca di Indonesia, yang mengalami pertumbuhan pesat sebagai kontributor penting bagi ekonomi negara. Agar tetap relevan dan berdaya saing, industri Horeca harus terus berinovasi dan mengikuti tren pemasaran yang berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pemasaran digital efektif dalam meningkatkan penjualan di sektor Horeca. Dengan menggunakan metode tinjauan pustaka, berbagai sumber informasi seperti jurnal ilmiah, buku, dan laporan penelitian relevan dikumpulkan dan dianalisis. Melalui tinjauan kritis dan mendalam, konsep-konsep kunci dieksplorasi untuk memberikan wawasan tentang implementasi strategi pemasaran digital yang dapat memberikan hasil signifikan bagi bisnis Horeca. Temuan penelitian mengidentifikasi beberapa strategi pemasaran digital yang dapat diterapkan oleh bisnis Horeca, termasuk pemasaran melalui media sosial yang konsisten dan interaktif, serta penggunaan konten berkualitas tinggi seperti informasi informatif, edukatif, gambar, dan video menarik. Selain itu, strategi pemasaran berbayar seperti Google Ads dan iklan media sosial, serta kerjasama dengan influencer, juga efektif dalam memperluas jangkauan merek dan meningkatkan keterlibatan konsumen. Optimisasi mesin pencari (SEO) dan layanan obrolan langsung juga dapat meningkatkan interaksi langsung dengan pelanggan dan pengalaman mereka. Implementasi strategi pemasaran digital yang tepat dapat menghasilkan manfaat besar bagi bisnis Horeca, termasuk peningkatan penjualan dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Namun, bisnis perlu terus memantau dan mengevaluasi strategi mereka serta beradaptasi dengan perubahan perilaku dan preferensi konsumen untuk tetap relevan dan sukses dalam lingkungan pemasaran yang dinamis dan kompetitif.