Search Articles & Publications

Showing 43 articles found for "Darurat"

Manajemen Risiko sebagai Strategi Penguatan UMKM Ritel Pakaian di Dukuh Kebranten

Salsabila, Amelia Azhar, Amirah
Abstract: Penelitian ini bertujuan menilai sejauh mana manajemen risiko diterapkan pada sebuah UMKM ritel pakaian dengan menelaah tiga aspek utama: identifikasi, pengukuran, dan pengelolaan risiko. Metode penelitian yang digunakan… berbasis deskriptif kuantitatif melalui kuesioner berskala lima poin yang diisi oleh lima pengelola toko. Hasil penelitian memberi gambaran bahwa tingkat penerapan manajemen risiko berada pada kategori tinggi. Identifikasi risiko menunjukkan nilai rata-rata 4,03, terutama pada risiko persediaan, persaingan, dan ketepatan pasokan, meskipun beberapa risiko seperti gangguan sistem pembayaran dan ketidaksesuaian harga belum teridentifikasi secara optimal. Pengukuran risiko memperoleh rata-rata 4,01, didominasi pemanfaatan data penjualan dan laporan keuangan, namun belum mengakomodasi pengukuran frekuensi kejadian serta analisis risiko operasional dan pemasok secara terpadu. Pengelolaan risiko memiliki nilai tertinggi (4,45) melalui praktik seperti monitoring stok, pelatihan karyawan, dana cadangan, rencana darurat, dan digitalisasi pencatatan. Meskipun demikian, evaluasi rutin terhadap strategi dan keterlibatan pihak eksternal masih perlu ditingkatkan. Hasil ini menegaskan bahwa UMKM telah memiliki fondasi manajemen risiko yang kuat, tetapi membutuhkan penguatan dalam dokumentasi dan sistematisasi proses agar pengelolaan risiko lebih komprehensif dan berkelanjutan.

INTEGRASI LAYANAN KESEHATAN REPRODUKSI, GIZI, DAN BAHASA INGGRIS DALAM PENYALURAN BANTUAN SOSIAL BAGI KORBAN BANJIR DI DESA HARAPAN MAKMUR, KABUPATEN LANGKAT

Halimatussakdiyah Lubis, Zuliana Amalia, Aulia Ukhtin
Abstract: Bencana banjir yang melanda Desa Harapan Makmur, Kabupaten Langkat, berdampak signifikan terhadap kondisi kesehatan, sosial, dan ekonomi masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.… Kondisi darurat ini meningkatkan risiko gangguan kesehatan reproduksi, masalah gizi, serta hambatan komunikasi dalam proses penyaluran bantuan sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menyalurkan bantuan sosial secara terpadu melalui pendekatan kesehatan reproduksi, gizi, dan Bahasa Inggris guna mendukung pemulihan masyarakat terdampak banjir. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan reproduksi, edukasi gizi seimbang, pelatihan Bahasa Inggris dasar, serta pendampingan masyarakat di lokasi pengungsian. Sasaran kegiatan adalah masyarakat terdampak banjir, relawan lokal, dan perangkat desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan reproduksi, pemahaman gizi keluarga, serta kemampuan komunikasi dasar dalam mendukung koordinasi bantuan. Program ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi situasi darurat dan memperkuat efektivitas penyaluran bantuan sosial. Kegiatan ini direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan di wilayah rawan bencana.

PENYULUHAN PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA

Sukma Aini, Fahrum Nisa, Puji Rahmah
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan kemampuan perencanaan keuangan keluarga di Lingkungan Kalenrunge, Kelurahan Lemba, Kabupaten Soppeng. Banyak keluarga masih menghadapi permasalahan… ermasalahan dalam mengelola pendapatan dan pengeluaran, yang berdampak pada ketidakstabilan ekonomi rumah tangga. Oleh karena itu, kegiatan penyuluhan perencanaan keuangan keluarga dilaksanakan dengan memberikan pemahaman dan keterampilan praktis dalam pengelolaan keuangan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi penyusunan anggaran keluarga, serta sesi tanya jawab. Materi yang diberikan mencakup penyusunan anggaran keluarga, manajemen pengeluaran, pentingnya menabung, perencanaan dana darurat, pengenalan investasi sederhana, serta pengelolaan utang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya perencanaan keuangan keluarga serta perubahan sikap ke arah perilaku finansial yang lebih disiplin dan bijaksana. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang dalam meningkatkan stabilitas ekonomi dan kesejahteraan keluarga melalui pengelolaan keuangan yang efektif dan berkelanjutan.

SIMEDIS (Sistem Tombol Panik Darurat Untuk Tindakan Medis Cepat) pada Poliklinik Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku

Jonathan Mendrofa, Manuel Panjaitan, Markus Marselinus Soge
Abstract: Pelayanan kesehatan merupakan hak mendasar setiap manusia, termasuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Namun, pelaksanaannya di Lembaga Pemasyarakatan… syarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku menghadapi berbagai kendala, seperti kekurangan tenaga medis, keterbatasan fasilitas, serta prosedur darurat yang lambat dan manual. Sistem penanganan medis yang panjang dan tidak efisien meningkatkan risiko keterlambatan penanganan, terutama pada malam hari. Sebagai solusi, teknologi Tombol Panik Darurat diusulkan untuk mempercepat penyampaian informasi kondisi darurat langsung dari WBP ke petugas terkait tanpa perantara. Sistem ini memungkinkan notifikasi real-time yang mencantumkan lokasi dan waktu kejadian, sehingga petugas dapat merespons lebih cepat dan tepat. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi penanganan darurat dan menjamin pemenuhan hak kesehatan Warga Binaan secara optimal.

Analisis Kesiapsiagaan Masyarakat Terhadap Bencana Banjir Di Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang

Anju Diah Natalia Panjaitan, Asih Ester E. G. Harahap, Farhan Fauzan Ahdaputra, Lasmaul T. G. Marpaung
Abstract: Banjir merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang sering terjadi di Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang dan menimbulkan dampak terhadap kehidupan sosial, ekonomi, serta lingkungan masyarakat. Tingginya potensi… si kejadian banjir perlu diimbangi dengan kesiapsiagaan masyarakat untuk mengurangi risiko dan dampak yang ditimbulkan. Namun, informasi mengenai tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir di wilayah tersebut masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapsiagaan masyarakat serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana banjir di Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 31 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data dilakukan dengan menghitung indeks kesiapsiagaan berdasarkan indikator pengetahuan, sikap, sistem peringatan dini, rencana tanggap darurat, dan mobilisasi sumber daya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesiapsiagaan masyarakat berada pada kategori cukup siap. Pengetahuan kebencanaan dan pengalaman menghadapi banjir menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap kesiapsiagaan masyarakat, sedangkan sosialisasi kebencanaan, sistem peringatan dini, keberadaan tim siaga bencana, dan fasilitas evakuasi masih perlu ditingkatkan. Dengan demikian, peningkatan kesiapsiagaan masyarakat memerlukan penguatan edukasi kebencanaan, kelembagaan, serta sarana dan prasarana pendukung mitigasi bencana banjir.

Manajemen Bencana Tsunami Di Aceh Pasca Peristiwa Tsunami Tahun 2004

Susilowati
Abstract: Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Provinsi Aceh pada tahun 2025 merupakan bencana hidrometeorologi yang dipicu oleh curah hujan ekstrem serta diperparah oleh degradasi lingkungan dan perubahan tutupan… pan lahan. Peristiwa ini menimbulkan dampak kemanusiaan dan kerugian materiil yang signifikan, termasuk korban jiwa, kerusakan permukiman, serta lumpuhnya infrastruktur publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen bencana pasca peristiwa banjir bandang dan tanah longsor di Aceh tahun 2025, dengan meninjau tahapan mitigasi, tanggap darurat, dan pasca bencana. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan analisis dokumen, dengan memanfaatkan data dari laporan resmi pemerintah, regulasi kebencanaan, pemberitaan media nasional, serta pendapat pakar. Hasil kajian menunjukkan bahwa penanganan bencana di Aceh telah dilakukan melalui upaya mitigasi struktural dan nonstruktural, respons darurat yang melibatkan koordinasi lintas sektor, serta penyusunan kebijakan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana. Meskipun demikian, tantangan masih ditemukan dalam aspek pengelolaan lingkungan, sistem peringatan dini, dan penataan ruang berbasis risiko. Oleh karena itu, penguatan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat menjadi penting untuk meningkatkan ketangguhan wilayah Aceh terhadap bencana hidrometeorologi di masa mendatang.

Studi Literatur Tentang Peran Latihan Rutin (Drill) dan Kebugaran Personil dalam Meningkatkan Kinerja dan Efektivitas Tanggap Darurat Personil PKP‑PK di Bandar Udara

Nadif Azfa, Anak Agung Bayu Amertha, Nawang kalbuana
Abstract: Personel Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP‑PK) memiliki peran vital dalam menangani keadaan darurat di lingkungan bandar udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran latihan rutin (drill)… rill) dan kebugaran jasmani personel dalam meningkatkan kinerja serta efektivitas tanggap darurat. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai artikel dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa latihan rutin yang terstruktur dan berkelanjutan mampu meningkatkan keterampilan teknis, kecepatan respons, serta koordinasi tim dalam menghadapi situasi darurat. Sementara itu, kebugaran jasmani yang optimal terbukti mendukung daya tahan, ketepatan, serta kestabilan mental personel saat menjalankan tugas berat di lapangan. Kedua faktor tersebut saling melengkapi dan berkontribusi signifikan terhadap keberhasilan penanganan keadaan darurat di bandara. Oleh karena itu, pelatihan fisik dan simulasi operasional perlu terus ditingkatkan, disertai dengan evaluasi berkala untuk menjaga kualitas kesiapsiagaan personel. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar untuk pengembangan program pelatihan dan kebijakan peningkatan kualitas SDM PKP‑PK di masa depan.

Penanganan Kegawatdaruratan Fraktur Dengan Balut Bidai Di Poli Orthopedi Rumah Sakit TK.III 04.06.04 Slamet Riyadi Surakarta

Ida Nur Imamah, Cirilia Aripratiwi, Nadya Rika Aulia, Marisa Lilis Afiani, Syafira Dianty H, Putri Lia Sari, Simon Meydieta Sukarna Putra
Abstract: Fraktur dan dislokasi merupakan tindakan kegawatdaruratan yang perlu ditangani sesegera mungkin secara cepat, tepat dan cermat sehingga menimalisir kecacatan dan kematian, salah satu tindakan yang dilakukan adalah balut… bidai. Penanganan kegawatdaruratan fraktur dengan balut bidai di Poli Orthopedi Rumah Sakit Tk.III 04.06.04 Slamet Riyadi Surakarta dilaksanakan melalui metode seminar, pelatihan, dan pendampingan yang berfokus pada teknik pembalutan dan pembidaian. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pasien dan keluarga mengenai konsep fraktur, penyebab, tanda dan gejala, serta prinsip dan jenis pembidaian dalam situasi darurat. Evaluasi keberhasilan program dilakukan melalui sesi tanya jawab, yang bertujuan mengukur peningkatan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah menerima materi. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta tentang penanganan fraktur dengan balut bidai. Program ini diharapkan menjadi modal berharga dalam upaya peningkatan pengetahuan masyarakat melalui pendidikan kesehatan dan dukungan komunitas untuk penanganan fraktur.

Gambaran Antara Pengetahuan Dan Sikap Kesiapsiagaan Tim Tanggap Darurat Dalam Menghadapi Kebakaran Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) X Jakarta Pusat Tahun 2024

Mario Hiskia Tambunan, Mugi Wahidin, Ade Heryana, Devi Angeliana Kusumaningtiar
Abstract: Rumah sakit merupakan salah satu tempat yang memiliki risiko kebakaran yang tinggi dimana terdapat potensi bahaya seperti distribusi Listrik,pemanas,adanya punting rokok dan bahan mudah terbakar. Kebakaran pernah terjadi… di gedung A rumah sakit pada tahun 2019 dan pada awal tahun 2023 serta tidak ada korban jiwa hanya kerugian material. Kesiapsiagaan kebakaran sangat penting agar potensi kebakaran dapat dikurangi dan dampaknya dapat diminimalisasi. Kesiapsiagaan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti pengetahuan, sikap. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui hubungan antara Pengetahuan dan sikap dengan kesiapsiagaan tim tanggap darurat dalam menghadapi kebakaran di rumah sakit X Jakarta pusat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional study. Jumlah sampel sebanayak 90 orang, dengan teknik sampling yang digunakan teknik total sampling, yaitu keseluruhan anggota tim tanggap darurat dirumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk variabel pengetahuan, jumlah proporsi tertinggi responden dengan pengetahuan kurang baik sebanyak 51 (56,7%) dan untuk untuk variabel sikap jumlah proporsi tertinggi responden dengan sikap baik sebanyak 48 (53,3%), serta untuk variabel kesiapsiagaan, jumlah proporsi tertinggi responden dengan kesiapsiagaan baik dapat diketahui sebanyak 46 (51,1%)

Analisis Efektivitas Program Call Center 112 Sebagai Layanan Pengaduan Gawat Darurat Di Kabupaten Sidoarjo

Muhammad Aqil Akhsanur Rizqi, Imelda Dian Rahmawati
Abstract: Di Era saat ini masyarakat akan selalu meminta kepada pemerintah tentang pelayanan publik yang berkualitas. Namun fakta dilapangan masi banyak kita jumpai permasalahan yang ada di dalam pelayanan publik salah satunya di… kabupaten Sidoarjo memiliki sejumlah masalah yang kompleks, Diantaranya adalah masalah terkait situasi gawat darurat yang memiliki tingkat kepentingan yang tinggi dan harus segera ditangani. kabupaten sidoarjo telah membuat sebuah program pelayanan pengaduan gawat darurat yakni program layanan Call Center 112. Kondisi gawat darurat merupakan kondisi dimana mengancam nyawa dan butuh penanganan secara cepat untuk menghindari apa yang tidak diinginkan. Penelitih bertujuan untuk mendeskripsikan efektifitas program sistem Call Center 112 sebagai layanan pengaduan gawat darurat di kabupaten sidoarjo dan menghasilkan sebuah layanan yang efisien, efektif, akuntabilitas dan tranparansi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitihan efektivitas program Call Center 112 sebagai layanan pengaduan gawat darurat di kabupaten sidoarjo sudah efektif dalam pelaksanaannya karena sudah terpenuhinya seluruh fokus penelitian yang diukur berdasarkan teori efektivitas program menurut Mardiasmo, ketepatan sasaran program, sosialisasi program, pencapaian tujuan program, dan pemantauan program.