Search Articles & Publications

Showing 29 articles found for "Wash"

M-WASH ANDROID MOBILE APPLICATION (CASE STUDY : PT. YZO PUTRA SEJAHTERA)

Pernando, Yonky, Anton, Oey, Saragih, Raymond Erz, Roza, Yuni
Abstract: Abstract: The vehicle washing application using mobile is an application that aims to help users make it easier for users to order vehicle washing services online. This app was designed to make it easy for users to use and… nd to allow them to send vehicle wash notifications whenever and wherever they want using a mobile device. Ordering Features: This application has several main features, namely Ordering Features: Users can order vehicle washing services easily through this application. They only need to choose the type of car they want, the services they want, and the time and place where they want to work. Integration Payment: This application is equipped with an online payment system, which allows easy and secure payments through the application. Feature Order Tracking: Users can monitor the status of their orders through the application, namely when the order will be picked up, the vehicle washing process, and when the order will be completed and will be completed. This application is equipped with a good and secure data management system, so that user data and orders can be accessed easily and protected from unwanted actions. Vehicle washing using mobile applications can provide many benefits for users, such as user convenience and satisfaction, time and cost efficiency, and ease of finding information. Because of this, app development must begin with a focus on the most important features that users require and end with a positive user experience.   Keywords: application; android; m-wash; mobile; vehiclewash.     Abstrak: Aplikasi cuci kendaraan menggunakan mobile merupakan aplikasi yang bertujuan untuk membantu pengguna dalam mempermudah pengguna dalam memesan jasa cuci kendaraan secara online. Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan pengguna dalam menggunakan dan memungkinkan mereka mengirim notifikasi cuci kendaraan kapan pun dan di mana pun mereka mau menggunakan perangkat seluler. Fitur Pemesanan : Aplikasi ini memiliki beberapa fitur utama yaitu Fitur Pemesanan : Pengguna dapat memesan jasa cuci kendaraan dengan mudah melalui aplikasi ini. Mereka hanya perlu memilih jenis mobil yang diinginkan, layanan yang diinginkan, serta waktu dan tempat di mana mereka ingin bekerja. Pembayaran Integrasi: Aplikasi ini dilengkapi dengan sistem pembayaran online, yang memungkinkan pembayaran mudah dan aman melalui aplikasi. Fitur Order Tracking: Pengguna dapat memantau status pesanannya melalui aplikasi, yaitu kapan pesanan diambil, proses pencucian kendaraan, dan kapan pesanan selesai dan akan diselesaikan. Aplikasi ini dilengkapi dengan sistem pengelolaan data yang baik dan aman, sehingga data dan pesanan pengguna dapat diakses dengan mudah dan terlindungi dari tindakan yang tidak diinginkan. Pencucian kendaraan menggunakan aplikasi mobile dapat memberikan banyak manfaat bagi pengguna, seperti kenyamanan dan kepuasan pengguna, efisiensi waktu dan biaya, serta kemudahan dalam mencari informasi. Oleh karena itu, pengembangan aplikasi harus dimulai dengan fokus pada fitur paling penting yang dibutuhkan pengguna dan diakhiri dengan pengalaman pengguna yang positif.   Kata kunci: aplikasi; android; m-wash; mobile; cuci kendaraan.

Qualitative Study: Compliance with the Implementation of Covid-19 Health Protocols at Jambi City Tourist Attractions

Hubaybah, Fitria Eka Putri, Muhammad Rifqi Azhary, Fadzlul
Abstract: The Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) pandemic was first known to have appeared in Wuhan City, China in December 2019 and was declared a global pandemic by the World Health Organization (WHO) on March 12 2020. This virus… rus has spread very quickly to several countries in the world, including Indonesia where the Covid-19 pandemic has been designated as a type of disease that causes a Public Health Emergency on March 31 2020. With this determination, mitigation efforts must be carried out in accordance with statutory regulations in emergency response period for handling Covid-19. Tourist attractions have the potential to become a locus for the spread of COVID-19 if there is a gathering of visitors while traveling, causing the need for health protocols in carrying out activities at that location. This research uses qualitative research which aims to gather information about the compliance of people at tourist attractions with the health protocols implemented in Jambi City. The results of this research show that the implementation of the health protocol, namely 5M (wearing a mask, washing hands, maintaining distance, staying away from crowds and reducing mobility) is carried out well and is carried out directly by the government and tourist attraction owners through CHSE (Clean Health Safety and Environment). And the community has good knowledge, attitudes and behavior in complying with the health protocols implemented. The conclusion of this research is that the implementation of health protocols at various tourist attractions in Jambi City has gone well with supervision carried out by the government and tourist owners.

Factors Associated with the Occurrence of Diarrhea in Babies Under Five Years Old in the Public Health Center Kebun Kopi Jambi City

Marlian Yuniati, Dwi Noerjoedianto, Silvia Mawarti Perdana
Abstract: Diarrhea is an infection of the digestive tract that poses a global health challenge, including in Indonesia. It is characterized by defecation occurring three or more times in children, or more than four times in neonates… es within 24 hours, with stools that are soft or liquid, and sometimes contain blood. The incidence of diarrhea at the Kebun Kopi Health Center is particularly high. This study aims to analyze the factors related to the incidence of diarrhea in the working area of the Kebun Kopi Community Health Center, Jambi City. The research utilized a cross-sectional study design, with a population of 843 people, from which 71 samples were selected through accidental sampling. Data were collected through observation and questionnaires, and analyzed univariately and bivariately using the chi-square test. The results indicate a significant relationship between latrine ownership (p-value 0.000), hand washing behavior (p-value 0.000), and knowledge (p-value 0.000) with the incidence of diarrhea. The variables associated with the incidence of diarrhea at the Kebun Kopi Health Center in Jambi City include latrine ownership, hand washing behavior, and knowledge. The high incidence of diarrhea is closely linked to inadequate sanitation, poor hand washing practices, and low levels of health knowledge. To significantly reduce the incidence of diarrhea, it is essential to improve access to proper sanitation, promote effective hand washing practices, and enhance public knowledge about essential health practices.

Studi Kritis Peran Ormas Islam Dalam Pengembangan Lembaga Pendidikan Islam Pada Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah,Dan Perti

Ahmad Faiz, Zulmuqim, Fauza Masyhudi
Abstract: Islam merupakan agama rahmatan lil’alamin, yang tidak hanya bisa dilihat dari aspek ritual maupun teologis semata. Ormas Islam lahir dan didirikan untuk menjawab kebutuhan umat pada bidang keberagamaan. Penelitian ini ingin… ingin mengetahui peran ormas pada bidang pengembangan pendidikan Islam di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ormas Islam didirikan dengan tujuan mulia yaitu menjawab keresahan dan melayani kebutuhan masyarakat pada aspek keberagamaan. Untuk mengeksplor lebih dalam tentang perilaku keberagamaan dalam konteks sosial setidaknya membutuhkan tiga pendekatan, yaitu pendekatan sosial, pendekatan agama, dan pendekatan psikologi. Awal munculnya ormas Islam dapat dikelompokkan pada tiga alasan yaitu: pertama, dakwah Islami; kedua, pendidikan; dan ketiga, pemberdayaan ekonomi umat. Ketiga alasan inilah yang melatarbelakangi pergerakan Islam saat itu, sebab urusan politik diawasi dan dikontrol oleh penjajah Hindia Belanda. Kelahiran organisasi keagamaan Islam diawali dengan adanya Jami’at Al Khair di Jakarta (1905), kemudian Al Irsyad (1911), merupakan ormas keturunan Arab di Indonesia pengembangan dari Jami’at Al Khair, seterusnya muncul Syarikat Dagang Islam (1911), dan berikutnya lahir Muhammadiyah di Yogyakarta (1912), Persatuan Islam (1923) di Bandung, Nahdatul Ulama di Surabaya (1926), Al Jami’atul Washliyah di Medan (1930) serta Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) di Canduang Bukittinggi dan Al Ittihadiyah di Medan (l935).

Penerapan Metode Value Engineering pada Pengembangan Desain Sistem Pembuangan Terhubung (Keyhole Mount Box) untuk Meja Pemotong Kertas: Studi Kasus pada Usaha Fotokopi

Fitriadi, Muhammad, Saputri, Zunur Evita, Keliat, Agripa Moreno, Annisa, Zahratul, Rafli, Muhammad, Banjarnahor, Elya Fitri, Febriyan, Rafif, Wahyudi, Rizqi
Abstract: Tujuan penelitian ini untuk menerapkan Connected Waste Box dengan pendekatan Value Engineering (VE) guna meningkatkan efisiensi serta ergonomi kerja operator melalui pengurangan gerak pemborosan akibat serpihan kertas yang… ng tercecer. Latar belakang masalah dimulai dari pengamatan aktivitas pemotongan kertas yang menghasilkan serpihan kertas yang berserakan di sekitar meja kerja, sehingga operator perlu bolak-balik membersihkan area kerja dan membuang serpihan tersebut ke tempat sampah, yang menimbulkan pemborosan waktu kerja serta kelelahan.  Hasil analisis fungsi menunjukkan bahwa fungsi Collect waste memiliki Value Index terendah (0,50), be removable & washable (0,20) dan Attach securely (0,25), menandakan seluruh fungsi bernilai tinggi karena berada di bawah angka 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain Keyhole Mount Box berpotensi memberikan peningkatan nilai produk melalui fungsi-fungsi yang efisien dan ekonomis. Analisis Cost Worth dan Value Index menunjukkan bahwa fungsi pengumpulan (collect waste) memiliki nilai tambah yang paling signifikan. Evaluasi alternatif desain menggunakan metode weighted scoring juga menunjukkan bahwa Keyhole Mount Box memiliki keseimbangan performa yang baik antara stabilitas, biaya implementasi, kemudahan pemasangan, dan perawatan. Rekomendasi yang didapat dari penelitian ini adalah dimensi kotak 300 × 80 × 120 mm dengan kepala pengait berdiameter 12 mm dan slot selebar 8,5 mm memberikan clearance sekitar 0,5 mm untuk kemudahan pemasangan tanpa menurunkan kestabilan.  

The Relationship "WASH" Educational to Farmers in Agrarian Regions: COVID-19 Prevention

Yarmaliza, Yarmaliza, Nih Farisni, Teungku, Fitriani, Fitriani, Zakiyuddin, Zakiyuddin, Reynaldi, Fitrah, Nella Syahputri, Veni
Abstract: This research uses Pre-Experimental Design without control group with One Group Pretest-Posttest Design. The study was conducted in March 2021 in two districts that were confirmed to be inhabited by COVID-19 positive residents&#8230; idents (Johan Pahlawan District and Meureubo District), West Aceh, Indonesia. Statistical analysis used: Hand-washing is one way to prevent COVID-19 transmission. This is essential because in this global pandemic, every community has the opportunity to catch COVID 19. The research objective was to determine the effectiveness of WASH educational collaboration on farmers as an attempt to COVID-19 prevention. The population in the study is all farmers who live in these mentioned districts. There were 37 farmers in total. The sampling method used total sampling, namely 37 farmers who live in the areas that are confirmed to have positive patients of COVID 19. Data were analyzed using Univariate, Bivariate (Dependent T-test) and Multivariate with using logistic regression. The result shows that there is a significant influence between the collaboration of WASH Education on farmers as an effort to prevent COVID-19 with a statistical test value of P-Value <0.05. Collaboration on WASH education for farmers is very influential in preventing COVID-19. It is hoped that cross-sectoral involvement and roles can be maintained so that COVID 19 prevention behavior through WASH can continue to be applied. Educative collaboration of WASH impacts on the behaviour alteration toward farmers who live in the area confirmed to be infected by COVID 19.

Pengembangan Program Edukasi Manajemen Jaringan Komputer Pada Siswa Di MA Al Washliyah Dalam Menghadapi Era Digital

Mohd Siddik, Mardalius Mardalius, Endra Saputra
Abstract: Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan edukasi manajemen jaringan komputer di MA Al-Washliyah Kisaran dalam rangka mempersiapkan siswa menghadapi era digital yang terus berkembang pesat. Permasalahan&#8230; ahan utama yang diidentifikasi adalah kurangnya pemahaman siswa terhadap dasar-dasar jaringan komputer, konfigurasi perangkat keras, keamanan jaringan, dan troubleshooting. Solusi yang diusulkan meliputi pelatihan praktis dan interaktif yang mencakup pengenalan konsep dasar jaringan, serta penerapan langsung melalui simulasi dan praktik langsung di lapangan. Program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan teknis siswa, memperluas wawasan mereka tentang pentingnya jaringan dalam kehidupan sehari-hari dan dunia kerja, serta mempersiapkan mereka agar mampu bersaing di era digital. Selain itu, program bertujuan mendukung pengembangan keahlian yang relevan dan mendorong inovasi di bidang teknologi informasi. Target luaran dari kegiatan ini meliputi publikasi jurnal nasional terakreditasi minimal Sinta 6 dan muncul dalam media massa, serta peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap konsep jaringan komputer. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa mampu mengelola dan memanfaatkan jaringan komputer secara efektif dan aman, serta memiliki kompetensi yang relevan untuk menghadapi tantangan teknologi di masa depan. Pendekatan sistematis dan evaluasi keberlanjutan menjadi bagian integral dari pelaksanaan program ini.

Membangun Kreativitas Dan Jiwa Wirausaha Siswa Madrasah Aliyah Al Washliyah Kisaran Melalui Pelatihan Canva

Mardalius, Rika Nofitri, Bela Astuti
Abstract: Perkembangan teknologi digital menuntut peserta didik untuk tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kreativitas serta jiwa wirausaha yang adaptif terhadap kebutuhan zaman. Siswa Madrasah Aliyah sebagai generasi&#8230; asi muda perlu dibekali keterampilan praktis yang dapat mendukung kemandirian ekonomi sekaligus meningkatkan daya saing. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun kreativitas dan menumbuhkan jiwa wirausaha siswa Madrasah Aliyah Al Washliyah Kisaran melalui pelatihan desain grafis menggunakan aplikasi Canva. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan pembuatan produk desain seperti poster promosi, konten media sosial, dan desain kemasan produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep desain visual, kemampuan menghasilkan karya kreatif berbasis digital, serta munculnya minat untuk memanfaatkan keterampilan tersebut sebagai peluang usaha. Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi digital siswa, tetapi juga menanamkan pola pikir kreatif, inovatif, dan berorientasi pada peluang, sehingga mendukung pembentukan karakter wirausaha sejak dini.

Analisis Produk Face Wash Pasaran dengan Metode COPRAS untuk Remaja dan Dewasa

Feri Irawan, Rahmadita, Melly Ayunda Putri Lubis
Abstract: Perawatan wajah kini menjadi kebutuhan penting, terutama bagi remaja dan dewasa yang memiliki jenis kulit berbeda. Banyaknya produk face wash di pasaran sering kali membingungkan konsumen dalam menentukan pilihan terbaik.&#8230; . Penelitian ini bertujuan mengevaluasi sepuluh merek face wash menggunakan metode COPRAS (Complex Proportional Assessment), dengan mempertimbangkan preferensi dua segmen konsumen, yaitu remaja dan dewasa. Sebanyak 25 responden dilibatkan dalam survei dengan empat kriteria utama: harga, kemasan, kenyamanan, dan kualitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas merupakan faktor paling berpengaruh dalam pengambilan keputusan, diikuti oleh harga. Metode COPRAS terbukti efektif memberikan peringkat objektif terhadap produk yang dievaluasi. Dari hasil evaluasi, lima merek dengan skor utilitas tertinggi adalah Pond’s Men, Garnier, Biore, Nivea, dan Cosrx. Pond’s Men memperoleh skor 4,1025, sementara Garnier dan Biore sama-sama mendapatkan skor 4,1124. Merek lokal seperti Wardah juga menunjukkan performa yang kompetitif, membuktikan bahwa produk dalam negeri mampu bersaing dengan merek internasional. Temuan ini memberikan panduan bagi konsumen dalam memilih produk perawatan wajah sesuai kebutuhan dan preferensi masing-masing. Selain itu, hasil penelitian dapat menjadi masukan bagi produsen dalam mengembangkan produk yang lebih responsif terhadap keinginan pasar. Secara keseluruhan, COPRAS terbukti sebagai alat bantu pengambilan keputusan multikriteria yang andal dalam industri kosmetik.