Search Articles & Publications

Showing 1157 articles found for "Etap"

Kehadiran Allah dalam Krisis: Sebuah Kajian Teologis Naratif atas Pengalaman Elia Berdasarkan 1 Raja-Raja 19

Bernard Maruli Hutabarat, Janes Sinaga, Juita Lusiana Sinambela
Abstract: Tulisan ini bertujuan mengkaji kehadiran Allah dalam pengalaman profetik Elia di 1 Raja-raja 19 melalui pendekatan teologis-naratif. Latar belakang penelitian ini muncul dari persoalan krusial: mengapa Elia mengalami keputusasaan… utusasaan spiritual yang mendalam setelah kemenangan besar di Gunung Karmel, dan bagaimana Allah meresponsnya? Penelitian ini menemukan bahwa kehadiran Allah dinyatakan tidak melalui manifestasi spektakuler seperti api atau gempa, tetapi dalam "suara sepi yang lembut" yang bersifat personal dan pemulih. Kebaruan kajian ini terletak pada penekanan naratif-teologis bahwa kehadiran Allah justru paling nyata dalam keheningan dan kesendirian batin, bukan hanya dalam tindakan-tindakan mujizat. Dengan demikian, penelitian ini menawarkan suatu pemahaman alternatif mengenai cara Allah menyatakan diri dalam konteks penderitaan, trauma, dan krisis iman profetik.

Peranan Pendeta dalam Meningkatkan Pertumbuhan Gereja Secara Kualitas dan Kuantitas

Beni Chandra Purba
Abstract: Penelitian ini menguraikan peran penting pendeta dalam pertumbuhan gereja secara kualitas dan kuantitas. Gereja-gereja seringkali menghadapi berbagai tantangan, baik internal maupun eksternal, yang memerlukan pemahaman yang… ang mendalam tentang identitas gereja dan tujuannya. Kesadaran akan masalah-masalah tersebut dan kemampuan menghadapinya adalah faktor kunci dalam mengalami pertumbuhan gereja. Pembinaan dan pemuridan anggota gereja memainkan peran fundamental dalam membangun fondasi yang kokoh untuk pertumbuhan gereja tersebut. Peran pendeta dalam konteks gereja sangatlah penting karena mereka dipanggil dan ditetapkan oleh Allah untuk memimpin dan menggembalakan jemaat. Dengan kata lain, Allah mengangkat gembala untuk menggembalakan gereja (Efesus 4:11). Di era modern, peran pendeta semakin kompleks karena gereja-gereja sering berada di tengah masyarakat yang beragam, terutama di kota-kota besar, dengan perbedaan suku, status sosial, dan latar belakang pendidikan yang beragam. Pendeta harus memiliki pemahaman yang mendalam tentang peran mereka dalam pertumbuhan gereja. Mereka bertanggung jawab melayani, mengajar, melawat, membina, dan memuridkan anggota gereja agar mereka dapat tumbuh dan berperan aktif dalam pelayanan gereja. Selain itu, pendeta juga mengorganisir pertemuan kelompok distrik, mendelegrasikan tugas melalui kelompok kecil, dan menyelenggarakan ibadah kebangunan rohani untuk membawa jiwa-jiwa baru atau orang-orang yang bertobat kepada Tuhan Yesus agar menjadi anggota gereja-Nya.  

Pandangan Al-Qur’an Tentang Hak Asasi Manusia (HAM) Dalam Konsep Kemanusiaan

Musdalifah Syahrir, Hasyim Haddade, Hamka Ilyas
Abstract: Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan hak dasar yang melekat pada setiap manusia sejak lahir. Dalam perspektif Islam, khususnya Al-Qur’an, konsep HAM tidak hanya dipandang sebagai hak individual, tetapi juga sebagai bagian dari… dari tanggung jawab moral dan spiritual manusia terhadap sesama. Al-Qur’an menempatkan manusia sebagai makhluk yang dimuliakan oleh Allah SWT dan memiliki kedudukan yang sama di hadapan-Nya tanpa membedakan ras, suku, maupun status sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pandangan Al-Qur’an mengenai HAM dalam konsep kemanusiaan melalui pendekatan studi kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Qur’an mengandung prinsip-prinsip HAM seperti hak hidup, kebebasan beragama, keadilan, persamaan, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Nilai-nilai tersebut menjadi dasar terciptanya kehidupan masyarakat yang damai, adil, dan berperikemanusiaan.

Upaya Peningkatan Pengetahuan Masyarakat tentang Hipertensi di Desa Banggina Kecamatan Motui Kabupaten Konawe Utara

Akib, Nurhijrianti, Hariati Lestari, Devi Savitri Effendy, Febriana Muchtar, Jusniar Rusliafa, Putu Eka Meiyana Erawan, Rastika Dwiyanti Liaran, Paridah, Siti Nurfadilah H, Wa Ode Nur Adawiyah Yusryah
Abstract: Hipertensi adalah kondisi tekanan darah yang menetap di atas batas normal dan termasuk masalah kesehatan utama di negara maju maupun berkembang, termasuk Indonesia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan&#8230; uan masyarakat Desa Banggina, Kecamatan Motui, Kabupaten Konawe Utara tentang hipertensi. Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif dengan rancangan pre-test dan post-test. Sampel berjumlah 25 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan, lalu dianalisis dengan uji paired sample t-test. Hasil analisis menunjukkan perbedaan yang bermakna antara skor pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi, dengan rata-rata meningkat dari 6,56 menjadi 8,56, nilai t sebesar 5,225, dan p-value < 0,001. Temuan ini menunjukkan penyuluhan mampu memperbaiki pemahaman masyarakat mengenai faktor risiko, dampak, dan cara pencegahan hipertensi, sekaligus berperan sebagai upaya promotif dan preventif untuk mendorong pola hidup sehat. Penyuluhan sebaiknya dilakukan secara rutin dengan melibatkan tenaga kesehatan, kader, dan tokoh masyarakat, serta didukung media edukasi yang mudah dipahami.

Manajemen Konflik: Meningkatkan Kinerja Guru Melalui Penyelesaian Perbedaan

Muh. Aidil Fitra, Maychilyana Dwi Christine Mile, Khusnul Wafiah Nabilah Hawa, Feronika, Khalifah Tul Jannah, Rezky Eka Wardana, Nur Afni Indahari Arifin, Ahmad Ridfah
Abstract: Konflik merupakan bagian dari interaksi sosial yang dapat muncul akibat perbedaan pandangan, nilai, kebutuhan, dan tujuan, termasuk dalam lingkungan pendidikan. Di sekolah, konflik yang tidak dikelola dengan baik dapat menghambat&#8230; enghambat kerja sama, menurunkan kualitas komunikasi, dan berdampak pada kinerja guru maupun pegawai. Oleh karena itu, pemahaman mengenai manajemen konflik penting diberikan agar konflik tidak hanya dipandang sebagai masalah yang harus dihindari, tetapi sebagai situasi yang perlu dikelola secara bijak dan konstruktif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru dan pegawai mengenai manajemen konflik melalui seminar psikoedukasi. Kegiatan diikuti oleh 19 peserta dari berbagai tingkatan jabatan di lingkungan sekolah. Materi yang diberikan mencakup faktor penyebab konflik, dampak konflik dalam organisasi, serta strategi manajemen konflik yang meliputi menghindari, mengakomodasi, mengkompromikan, berkompetisi, dan mengkolaborasikan. Evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa seminar psikoedukasi memberikan manfaat bagi peserta, terutama dalam meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya mengelola perbedaan dan memilih strategi penyelesaian konflik yang sesuai dengan situasi. Dengan demikian, psikoedukasi melalui seminar dapat menjadi salah satu upaya untuk membantu guru dan pegawai mengembangkan keterampilan dasar dalam mengelola konflik di lingkungan pendidikan.

Penyuluhan Penyakit Pneumonia Di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kendari Tahun 2025

Handayani, Listy
Abstract: Pneumonia merupakan infeksi saluran pernapasan akut yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat baik di tingkat global, nasional maupun di Kota Kendari. Pneumonia tidak hanya menyerang balita, tetapi juga dapat terjadi&#8230; di pada remaja, terutama bila literasi kesehatan pernapasan rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pencegahan pneumonia melalui penyuluhan kesehatan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kendari. Kegiatan dilaksanakan pada 9 Desember 2025 dengan sasaran 25 siswa kelas X. Tahap persiapan mencakup koordinasi dengan sekolah, penyusunan materi, serta penyusunan instrumen pre-test dan post-test. Pelaksanaan dilakukan melalui ceramah menggunakan media presentasi, diskusi, dan sesi tanya jawab atau diskusi. Evaluasi keberhasilan dilakukan dengan membandingkan skor pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi berdasarkan hasil pengisian kuesioner pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan kategori pengetahuan peserta dimana sebelum penyuluhan masih terdapat 8% peserta berpengetahuan kurang dan setelah penyuluhan seluruh peserta (100%) memiliki pengetahuan baik mengenai pneumonia. Temuan ini mengindikasikan bahwa penyuluhan berbasis sekolah efektif sebagai strategi promotif-preventif untuk memperkuat kewaspadaan dini, mendorong perilaku hidup bersih dan sehat dalam mencegah pneumonia. Program serupa direkomendasikan dilakukan rutin dan berkala dengan media edukasi yang lebih interaktif agar retensi pengetahuan tetap terjaga dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.    

Memahami Dasar-Dasar Teater Melalui Pelatihan Singkat dalam Kunjung Teater #1

Andi Aryani, Arjun Subbanul Akbar, Valentania
Abstract: Program pengabdian masyarakat “Kunjung Teater #1” di SMPIT Al Kautsar Makassar dirancang untuk menjawab rendahnya minat siswa terhadap seni teater dengan memperkenalkan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman melalui&#8230; alui practice-as-research (PaR). Studi ini mengintegrasikan tiga komponen dasar pelatihan teater—olah tubuh, olah vokal, dan olah rasa—sebagai metode pedagogis sekaligus metode penelitian. Melalui praktik jasmani, auditori, dan afektif, para siswa terlibat dalam gerak tubuh interpretatif, latihan pengendalian vokal, serta eksplorasi ekspresi emosional yang kemudian disintesiskan dalam penampilan pembacaan puisi bertema Sultan Al-Fatih. Hasilnya menunjukkan bahwa siswa mampu menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran tubuh, kejelasan vokal, artikulasi emosi, dan kepercayaan diri dalam berpenampilan. Program ini terbukti efektif dalam menumbuhkan kreativitas, meningkatkan motivasi, dan memperkuat apresiasi terhadap seni teater di lingkungan sekolah. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan teater berbasis PaR dapat berfungsi tidak hanya sebagai metode instruksional, tetapi juga sebagai medium pemberdayaan untuk pembentukan karakter dan pengembangan artistik siswa sekolah menengah.

Pengawasan Badan Kehormatan Dewan (BKD) Provinsi Riau Terhadap Kinerja Badan Kehormatan Dewan (BKD) Kabupaten Bengkalis Dan Kabupaten Kepulauan Meranti Dalam Meningkatkan Akuntabilitas

Bunga Dewi Prestiani, Syaprianto
Abstract: Badan Kehormatan merupakan alat kelengkapan DPRD sebagaimana tugasnya untuk menegakkan kode etik terhadap anggota dewan. DPRD Provinsi sudah tentu berperan sebagai koordinatif kepada DPRD kabupaten untuk memastikan kinerjanya&#8230; janya sesuai dengan kebijakan dengan visi provinsi. Maka untuk mewujudkannya diperlukan pengawasan kinerja DPRD kabupaten, apakah sudah sesuai dengan kebijakan DPRD provinsi dan tentu saja melihat apakah kinerja yang sudah di lakukan DPRD kabupaten tidak melanggar kode etik dan tetap menjaga martabat, kehormatan dan kredibilitas DPRD. Adapun metode yang digunakan adalah dengan melakukan kunjungan insidentil dan berdiskusi dengan cara bertatap muka. Diharapkan kepada dprd kabupaten agar tetap sesuai dengan kebijakan DPRD provinsi yaitu bekerja dengan baik sebagai wakil rakyat dan masyarakat.

Sosialisasi tentang Kunci Sukses Berkomunikasi Di Dunia Digital Bagi Generasi Z

Ari Usman
Abstract: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Ilmu Komunikasi UNIBI yang bertajuk Sosialisasi tentang Kunci Sukses Berkomunikasi di Dunia Digital bagi Generasi Z ini dilaksanakan di SMKN 10 Bandung. Kegiatan&#8230; ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi komunikasi digital para siswa siswi, tidak hanya dari aspek teknis, tetapi juga nilai moral dan sosial. Permasalahan yang diangkat meliputi: masih minimnya pemahaman etika dalam bermedia sosial, belum optimalnya pemanfaatan internet, serta masih rendahnya kompetensi dalam berkomunikasi digital. Metode yang digunakan yaitu ceramah dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran peserta untuk lebih bijak dalam bermedia sosial, seperti berpikir terlebih dahulu sebelum memposting konten. Selain itu, peserta juga mendapatkan wawasan tentang potensi internet sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan diri. Diikuti dengan pemahaman tentang keunikan komunikasi digital, seperti pentingnya pemilihan kata dan konteks, juga berhasil tersampaikan dengan baik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang tepat dapat membekali Generasi Z dengan keterampilan komunikasi digital yang lebih etis dan efektif.

Analisis Perawatan Dan Pengoprasian Mesin Bandsaw Di PT. Wonojati Wijoyo Agar Kinerja Mesin Tetap Optimal

Dikhi Dwi Prasetyo
Abstract: Wonojati Wijoyo adalah sebuah perusahaan manufaktur furnitur yang mengandalkan kayu jati sebagai bahan baku pokok. Tahap pemotongan awal kayu jati dalam proses produksi memiliki peran krusial dalam menentukan kualitas dan&#8230; n efisiensi produk akhir. Mesin bandsaw berfungsi sebagai perangkat utama pada tahap ini karena kemampuannya dalam melakukan pemotongan kayu secara akurat, cepat, dan adaptif. Namun, temuan observasi mengindikasikan bahwa kinerja mesin belum mencapai standar optimal akibat minimnya pemeliharaan rutin, penyetelan yang kurang akurat, serta teknik operasional yang belum memenuhi standar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang berdampak pada kinerja mesin bandsaw serta melakukan optimalisasi melalui pendekatan teknis dan manajerial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, mencakup observasi lapangan, wawancara dengan operator, dan analisis komparatif data sebelum dan sesudah optimalisasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan efisiensi pemotongan kayu, pengurangan limbah kayu hingga lima puluh persen, serta perbaikan kualitas permukaan potongan setelah penerapan pemeliharaan berkala, peningkatan kompetensi operator sesuai standar mesin, dan penyetelan mesin secara teratur. Pemanfaatan sumber daya ini terbukti meningkatkan daya produksi dan memperpanjang masa pemakaian mesin. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi petunjuk dalam penerapan manajemen perawatan dan pengoperasian mesin yang lebih efektif di industri pengolahan kayu jati.