Abstract:Model Kooperatif Type STAD Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Siswa Di SMA Negeri 2 Pamona Selatan melalui penerapan Model pembelajaran Kooperatif Type STAD tahun pelajaran 2023/2024.…
4. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa Di SMA Negeri 2 Pamona Selatan tahun pelajaran 2023/2024 sebanyak 11 orang Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan lembar tes. Data yang didapatkan dari metode tes hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian dengan menerapkan Model pembelajaran STAD ini menunjukkan bahwa (1) rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 77 24 Dengan rincian 7 siswa atau 63,63 % kategori bisa memenuhi target KKM yang di tetapkan sekolah standarnya adalah 75,sedangkan 4 orang siswa atau 36,36 % berada di bawah standar KKM ,jadi terdapat 4 orang siswa yang belum tuntas Daya serap siswa 77 24 %,sedangkan pada siklus II rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 78.19 dengan daya serap siswa adalah 85 71% Tedapat 3 siswa atau 27,27% katagori di bawah KKM yang ditetapkan KKM Pendidikan Agama adalah 75,dan 8 orang 85.71% katagori diatas KKM bidang study. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Kooperatif Type STAD dapat Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Siswa SMA Negeri 2 Pamona Selatan tahun pelajaran 2023/2024 Oleh karena itu peneliti menyarankan kepada guru untuk menerapkan Metode Kooperatif Type STAD dalam proses pembelajaran di kelas demi peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu siswa SMA Negeri 2 Pamona Selatan tahun pelajaran 2023/2024. Oleh karena itu, disarankan kepada para guru untuk menerapkan metode kooperatif tipe STAD dalam proses pembelajaran guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa.
Abstract:Penelitian ini dilakukan untuk Peningkatan Kemampuan siswa Dalam Memahami Cerita Mahabarata Melalui Penerapan Model Problem Based Learning Pada Pembelajaran Agama Hindu Kelas V SD Negeri 1 Pandak Gede Kecamatan Kediri Semester…
mester 1 Tahun Pelajaran 2023/2024 Tujuan penelitian ini dilaksanakan yaitu untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang mana menggunakan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi/pengamatan dan refleksi pada setiap siklusnya memfokuskan pencarian datanya menggunakan tes hasil belajar dan melaksanakan analisis dengan analisis deskriptif. Setelah dilakukan refleksi, terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari rata-rata nilai 69,90 meningkat menjadi 73,12 rata- rata kelasnya pada siklus I dan pada siklus II meningkat menjadi 81,40. Ketuntasan belajar juga terjadi peningkatan dari awalnya 64,00 % menjadi 72,00 % pada siklus I dan 92,00 % pada siklus II. Data tersebut menunjukkan keberhasilan pelaksanaan penelitian sesuai indikator yang direncanakan. Akhirnya peneliti berkesimpulan bahwa Penerapan Model Problem Based Learning (Pbl) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu Materi memahami cerita Mahabarata siswa Kelas V SD Negeri 1 Pandak Gede Kediri Tabanan
Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Pendidikan Agama Hindu siswa kelas III SD Negeri 1 tatura. Sebagian besar siswa belum mencapai ketuntasan minimal pada pelajaran pendidikan agama Hindu.Penelitian…
ian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu siswa kelas III SD negeri 1 tatura dengan penerapan pembelajaran kooperatif tipe think pair and share. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK),yang dilaksanakan dalam 2 siklus.Subyek dalam penelitian ini siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 1 Tatura tahun pelajaran 2023/2024 sebanyak 20 orang.
Analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriftif kuantitatif .Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa pada siklus I skor rata-rata hasil belajar dengan kategori rendah. Nilai rata-rata prestasi belajar siswa pada siklus I yaitu 76,00 dengan ketuntasan klasikal 70%, daya serap 76,00 %. Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan ,rata-rata prestasi belajar menjadi 81,75 ketuntasan klasikal menjadi 95 % dan daya serap menjadi 81,75 %. Dan hasil analisis hasil belajar siklus I dan II mengalami peningkatan nilai rata-rata prestasi belajar sebesar 5,75 ketuntasan klasikal sebesar 25 % daya serap sebesar 5,75% dengan penerapan pembelajran kooperatif tipe think pair share.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan penerapan pembelajaran kooperatif tipe think pair and share dapat meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Agama Hindu. Diajukan saran kepada pihak terkait sebagai berikut (1) Guru Pendidikan Agama Hindu agar mencoba menerapkan pembelajaran kooperatif tipe think pair and share (2) Peneliti lain diharapkan mengadakan penelitian lanjutan terkait dengan penerapan model pembelajaran yang inovatif.
Abstract:Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan Hasil Belajar siswa dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu Materi Panca Yajna Malalui penerapan Model Pembelajaran “Problem Based Learning” siswa kelas 5 SD Negeri 3 Beraban …
eraban tahun pelajaran 2023/2024 Tujuan penelitian ini dilaksanakan yaitu untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang mana menggunakan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi/pengamatan dan refleksi pada setiap siklusnya memfokuskan pencarian datanya menggunakan tes hasil belajar dan melaksanakan analisis dengan analisis deskriptif. Setelah dilakukan refleksi, terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari rata-rata nilai 69,90 meningkat menjadi 73,12 rata- rata kelasnya pada siklus I dan pada siklus II meningkat menjadi 81,40. Ketuntasan belajar juga terjadi peningkatan dari awalnya 64,00 % menjadi 72,00 % pada siklus I dan 92,00 % pada siklus II. Data tersebut menunjukkan keberhasilan pelaksanaan penelitian sesuai indikator yang direncanakan. Akhirnya peneliti berkesimpulan bahwa Penerapan Model Problem Based Learning (Pbl) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu Materi Panca Yajna Kelas 5 SD Negeri 3 Beraban
Abstract:Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan Hasil Belajar siswa dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu Materi Tri Guna Malalui penerapan Model Pembelajaran “Problem Based Learning” siswa kelas XII UPT SMAN 4 Wajo tahun…
o tahun pelajaran 2023/2024 Tujuan penelitian ini dilaksanakan yaitu untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang mana menggunakan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi/pengamatan dan refleksi pada setiap siklusnya memfokuskan pencarian datanya menggunakan tes hasil belajar dan melaksanakan analisis dengan analisis deskriptif. Setelah dilakukan refleksi, terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari rata-rata nilai 69,90 meningkat menjadi 73,12 rata- rata kelasnya pada siklus I dan pada siklus II meningkat menjadi 81,40. Ketuntasan belajar juga terjadi peningkatan dari awalnya 64,00 % menjadi 72,00 % pada siklus I dan 92,00 % pada siklus II. Data tersebut menunjukkan keberhasilan pelaksanaan penelitian sesuai indikator yang direncanakan. Akhirnya peneliti berkesimpulan bahwa Penerapan Model Problem Based Learning (Pbl) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu Materi Tri Guna kelas XII semester 1 tahun ajaran 2023/2024 UPT SMAN 4 Wajo
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Siswa SMP Negeri Satu Atap Negeri 2 Sausu kls VII Semester I melalui penerapan Model pembelajaran Kooperatif Type STAD tahun pelajaran 2023/2024 Penelitian…
itian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri Satu Atap Negeri 2 Sausu tahun pelajaran 2023/2024 sebanyak 11 orang Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan lembar tes. Data yang didapatkan dari metode tes hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif.
Hasil penelitian dengan menerapkan Model pembelajaran STAD ini menunjukkan bahwa (1) rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 77 24 Dengan rincian 7 siswa atau 63,63 % kategori bisa memenuhi target KKM yang di tetapkan sekolah standarnya adalah 75,sedangkan 4 orang siswa atau 36,36 % berada di bawah standar KKM ,jadi terdapat 4 orang siswa yang belum tuntas Daya serap siswa 77 24 %, ,sedangkan pada siklus II rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 78.19 dengan daya serap siswa adalah 85 71% Tedapat 3 siswa atau 27,27% katagori di bawah KKM yang ditetapkan KKM Pendidikan Agama Hindu untuk kelas IV adalah 75,dan 8 orang 85.71% katagori diatas KKM bidang study. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Kooperatif Type STAD dapat Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Siswa Kelas VII SMP Negeri Satu atap Negeri 2 Sausu tahun pelajaran 2023/2024 Oleh karena itu peneliti menyarankan kepada guru untuk menerapkan Metode Kooperatif Type STAD dalam proses pembelajaran di kelas demi peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi ambiguitas identitas suku pada anak-anak hasil pernikahan antara perempuan Minangkabau dan laki-laki dari suku lain melalui medium komposisi musik tradisi. Fenomena ini menciptakan…
ptakan waris ganda, dimana anak-anak tersebut mewarisi sistem matrilineal dari pihak ibu dan sistem patrilineal dari pihak ayah. Ambiguitas ini memunculkan dinamika identitas sosial dan budaya yang kompleks, terutama dalam konteks adat Minangkabau yang mengutamakan garis keturunan ibu. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana interpretasi fenomena ambiguitas suku dan waris ganda dapat diungkapkan secara artistik dalam bentuk komposisi musik tradisi Minangkabau yang inovatif. Metode penciptaan karya ini dengan langkah Observasi, perumusan konsep, pengembangan konsep artistik,pemilihan instrumen, penyusunan, perwujudan, dan penyelesaian.Pendekatan interpretasi dipilih untuk menerjemahkan fenomena sosial ini menjadi elemen musikal yang merepresentasikan makna. Dalam proses penciptaan, pengkarya mengolah musik tradisi Minangkabau dengan memasukkan unsur-unsur dari budaya suku lain yang relevan, menghasilkan sebuah karya yang mencerminkan identitas waris ganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi Duo Warih Tungga Rago berhasil merepresentasikan ambiguitas identitas suku melalui eksplorasi musikal yang inovatif. Karya ini menonjolkan dialog antara elemen tradisi Minangkabau dan budaya lain, sekaligus menggambarkan dinamika emosional dan sosial dari fenomena tersebut.
Abstract:• Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini berdasarkan pada penelitian upaya meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe TPS di SMP Negeri 1 Mamosalato. Adapun Tujuan penelitian…
enelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe TPS dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Mamosalato. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah nilai hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe TPS dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terlihat dari indikator persentase siswa yang mengikuti pembelajaran mengalami peningkatan. Persentase hasil belajar siswa pada siklus I rata-rata persentasenya adalah 37,5 %. Pada siklus II persentase rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 87,5 %. Berdasarkan hasil analisis data penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe TPS pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMP Negeri 1 Mamosalato tahun pelajaran 2023-2024.
Abstract:Penelitian ini menganalisis epistemologi sejarah yang diusulkan oleh C. Behan McCullagh dalam bukunya The Logic of History: Putting Postmodernism in Perspective, khususnya pada bab "Justifying Descriptions of the Past,"…
dengan membandingkannya secara kritis dengan perspektif Michael Stanford dan pemikir sejarah kontemporer seperti Hayden White, E.H. Carr, dan Peter Burke. McCullagh menekankan tanggung jawab sosial sejarawan untuk menghasilkan deskripsi masa lalu yang kredibel melalui justifikasi rasional, metode inferensi (langsung, penjelasan terbaik, dan hibrida), serta generalisasi seperti hukum. Namun, Stanford mengkritik pendekatan ini dengan menegaskan bahwa sejarah selalu melibatkan subjektivitas sejarawan, yang dipengaruhi oleh nilai-nilai pribadi dan konteks budaya, sehingga klaim kebenaran sejarah selalu problematis. Penelitian ini menggunakan metode analisis kritis teks dengan pendekatan filosofis-historiografis, mengidentifikasi kelemahan dan kekuatan argumen McCullagh serta mengkonfrontasikannya dengan kritik-kritik yang diajukan oleh Stanford dan pemikir lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun McCullagh memberikan kerangka metodologis yang sistematis, pendekatannya dianggap terlalu kaku dan mengabaikan kompleksitas konteks historis, dinamika sosial, serta keragaman perspektif. Kesimpulannya, epistemologi sejarah perlu lebih memperhatikan subjektivitas, konteks, dan keterbatasan klaim kebenaran dalam penulisan sejarah.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala madrasah dalam meningkatkan efektivitas manajemen berbasis madrasah (MBM) di MTs Hubbul Wathan NW. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data…
a dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala madrasah, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kepala madrasah memegang peran sentral dalam keberhasilan implementasi MBM. Kepemimpinan yang kuat, visi yang jelas dan terarah, serta kemampuan dalam memotivasi dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan madrasah, seperti guru, staf, siswa, dan masyarakat, menjadi faktor kunci dalam meningkatkan efektivitas manajemen berbasis madrasah. Temuan ini menegaskan pentingnya peran strategis kepala madrasah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang efektif dan berkelanjutan.