Search Articles & Publications

Showing 4962 articles found for "Pada"

SIMEDIS (Sistem Tombol Panik Darurat Untuk Tindakan Medis Cepat) pada Poliklinik Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku

Jonathan Mendrofa, Manuel Panjaitan, Markus Marselinus Soge
Abstract: Pelayanan kesehatan merupakan hak mendasar setiap manusia, termasuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Namun, pelaksanaannya di Lembaga Pemasyarakatan… syarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku menghadapi berbagai kendala, seperti kekurangan tenaga medis, keterbatasan fasilitas, serta prosedur darurat yang lambat dan manual. Sistem penanganan medis yang panjang dan tidak efisien meningkatkan risiko keterlambatan penanganan, terutama pada malam hari. Sebagai solusi, teknologi Tombol Panik Darurat diusulkan untuk mempercepat penyampaian informasi kondisi darurat langsung dari WBP ke petugas terkait tanpa perantara. Sistem ini memungkinkan notifikasi real-time yang mencantumkan lokasi dan waktu kejadian, sehingga petugas dapat merespons lebih cepat dan tepat. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi penanganan darurat dan menjamin pemenuhan hak kesehatan Warga Binaan secara optimal.

ANALISIS SENTIMEN MASYARAKAT PADA PARIWISATA PANTAI DI KABUPATEN BELITUNG STUDI KASUS: PANTAI TANJUNG PENDAM

Sella, Irza Tri, Boby Rahman
Abstract: Penelitian bertujuan untuk menganalisis sentimen masyarakat terhadap pariwisata Pantai di Kabupaten Belitung khususnya dengan studi kasus Pantai Tanjung Pendam. Metode penelitian memanfaatkan data yang diperoleh dari 286&#8230; ulasan Google Review periode 2016-2026 dan dianalisis menggunakan pendekatan analisis sentimen, distribusi rating, word frequency, wordcloud, dan analisis korelasi temporal sebelum dan setelah pandemi COVID-19. Hasil penelitian menunjukan persepsi pengunjung terkait destinasi sangat positif dengan presentase 90,2% ulasan tergolong sentimen positif, 7,7% netral, dan 2,1% negatif. Distribusi rating memperkuat temuan tersebut, di mana lebih dari 90% ulasan berada pada rating 4 dan 5, dengan rating 5 mencapai 65%. Hasil lain turut menunjukan analisis kata dominan menunjukan daya tarik utama destinasi terletak pada keindahan panorama, khususnya pemandangan matahari terbenam(sunset), suasana nyaman dan kesesuaian sebagai destinasi wisata keluarga. Sentimen negatif yang relatif kecil umumnya berkaitan dengan fasilitas, pengelolaan kawasan dan aspek kebersihan. Uji korelasi Pearson menunjukkan nilai 0,99 (p < 0,05), yang mengindikasikan hubungan sangat kuat antara pola persepsi wisatawan sebelum dan sesudah pandemi, sehingga struktur narasi pengalaman wisata cenderung stabil secara temporal. Kesimpulan menunjukan destinasi ini memiliki citra positif yang kuat dan tingkat kepuasan pengunjung yang tinggi, sekaligus memberi rekomendasi bagi pengelola dalam meningkatkan kualitas serta fasilitas dan pengelolaan.

Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Komponen Elektronika Aktif dan Pasif Menggunakan Articulate Storyline di SMK Negeri 1 Padang

Ramdani, M. Syukron, Faiza, Delsina, Hanesman, Efrizon
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline pada materi komponen elektronika aktif dan pasif untuk peserta didik kelas X Teknik Audio Video di SMK Negeri 1 Padang.&#8230; ang. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D, yang meliputi tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Subjek penelitian terdiri atas ahli materi, ahli media, dan peserta didik. Instrumen penelitian berupa angket validasi dan angket praktikalitas. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memiliki tingkat validitas yang sangat baik. Validasi oleh ahli materi memperoleh rata-rata persentase sebesar 86,3% dengan kategori sangat valid, sedangkan validasi oleh ahli media memperoleh rata-rata persentase sebesar 88,75% dengan kategori sangat valid. Hasil uji praktikalitas oleh peserta didik menunjukkan rata-rata persentase sebesar 92,93% dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline layak dan praktis digunakan sebagai media pendukung pembelajaran komponen elektronika aktif dan pasif di Sekolah Menengah Kejuruan.

Rancang Bangun dan Monitoring Sistem Pengering Sepatu Menggunakan Logika Fuzzy  Berbasis Mikrokontroler ESP8266

Lalu Kaisar Wisnu Kita, Mishthafiyatillah, M. Surya Bagus Rangkuti, Febran Danuarta
Abstract: Di Indonesia, pengeringan sepatu sering bergantung pada sinar matahari yang tidak selalu tersedia, terutama saat cuaca buruk. Penelitian ini mengembangkan alat pengering sepatu berbasis Internet of Things (IoT) yang andal&#8230; l dan efisien. Alat ini dilengkapi pemanas PTC, kipas DC, sensor DHT untuk memantau suhu dan kelembapan, serta sensor beban HX711 untuk mendeteksi kadar air. Sistem fuzzy digunakan untuk mengatur suhu dan kelembapan secara otomatis agar tetap optimal selama proses pengeringan. Hasil pengujian menunjukkan alat ini mampu mengurangi kadar air hingga 99,7% pada suhu 50 °C. Waktu pengeringan bervariasi tergantung bahan sepatu: kain (65% kelembapan) selama 120 menit, kanvas (85,5%) selama 125 menit, dan kulit (91%) selama 145 menit. Alat ini juga mendukung pemantauan dan pengendalian secara real-time melalui aplikasi web berbasis IoT, sehingga memudahkan pengguna dalam mengontrol proses pengeringan sepatu kapan saja dan di mana saja. 

Rancang Bangun Media Pembelajaran Interaktif Berbantuan Augmented Reality (AR) pada Mata Pelajaran Perencanaan dan Instalasi Sistem Audio Video

Fernanda, M, Hidayat, Hendra
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun media pembelajaran interaktif berbantuan Augmented Reality (AR) pada mata pelajaran Perencanaan dan Instalasi Sistem Audio Video (PISAV) di SMKN 1 Sumatera Barat. Latar&#8230; tar belakang penelitian ini didasari oleh masih dominannya penggunaan media pembelajaran konvensional serta belum tersedianya media pembelajaran interaktif berbasis AR yang mampu membantu siswa memahami materi teknis secara visual dan kontekstual. Media pembelajaran dikembangkan menggunakan platform Assemblr EDU dengan metode pengembangan Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang meliputi tahapan Concept, Design, material collecting, Assembly, Testing, dan Distribution. Materi yang difokuskan dalam pengembangan media ini adalah instalasi sistem audio rumah. Uji kelayakan media dilakukan melalui validasi ahli materi dan ahli media, serta uji penerimaan pengguna (User Acceptance Testing/UAT) yang melibatkan siswa kelas XI Teknik Audio Video. Hasil validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan berada pada kategori valid dan layak digunakan. Hasil UAT juga menunjukkan tingkat penerimaan yang sangat tinggi oleh siswa, sehingga media pembelajaran interaktif berbantuan AR ini dinilai sangat layak digunakan sebagai media pendukung pembelajaran PISAV. Media ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar, pemahaman konsep, serta keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran.

EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN TERSTRUKTUR DENGAN PENDEKATAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN MINUM OAT PADA PASIEN TB PARU DI POLI PARU RS UMMI BOGOR, JAWA BARAT TAHUN 2025

Ismi Sarah, Emi Yuliza, Saiful Gunardi
Abstract: TB Paru merupakan penyakit menular yang memerlukan kepatuhan tinggi dalam pengobatan menggunakan Obat Anti Tuberkulosis (OAT). Rendahnya kepatuhan minum obat masih menjadi masalah utama yang dapat menyebabkan kegagalan pengobatan.&#8230; engobatan. Tujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan terstruktur dengan pendekatan komunikasi terapeutik keluarga terhadap kepatuhan minum OAT pada pasien TB paru di Poli Paru RS UMMI Bogor Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Sampel pada penelitian ini berjumlah 20 pasien TB paru yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Intervensi diberikan melalui edukasi terstruktur yang melibatkan keluarga pasien selama 2 kali pertemuan. Data dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kepatuhan minum OAT setelah intervensi dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan terstruktur dengan pendekatan komunikasi terapeutik keluarga efektif dalam meningkatkan kepatuhan minum OAT pada pasien TB paru.

EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN E-BOOK TPT (TERAPI PENCEGAHAN TUBERKULOSIS) PADA KELUARGA PASIEN TB, WILAYAH KERJA PUSKESMAS KECAMATAN CAKUNG JAKARTA TIMUR TAHUN 2025

Intan Puspa Pratiwi, Emi Yuliza, Saiful Gunardi
Abstract: Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan angka kejadian yang tinggi di Indonesia. Salah satu upaya pencegahan penularan TBC adalah pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) pada kontak serumah&#8230; rumah pasien TBC. Namun, cakupan TPT masih rendah, salah satunya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan keluarga mengenai manfaat dan tujuan TPT. Pendidikan kesehatan melalui media e-book merupakan salah satu media edukasi yang mudah diakses dan berpotensi meningkatkan pengetahuan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan melalui media e-book Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) terhadap tingkat pengetahuan keluarga pasien tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 20 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan tentang TPT diberikan satu kali intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tingkat pengetahuan sebelum intervensi sebesar 70,75% dan meningkat menjadi 99,00% setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah diberikan pendidikan kesehatan melalui media e-book. Kesimpulan penelitian ini adalah pendidikan kesehatan melalui media e-book efektif dalam meningkatkan tingkat pengetahuan keluarga pasien tuberkulosis mengenai Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT).

Gambaran Medication Error di Instalasi Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung

Hikmah, Lailatul, Lestari, Yovita Endah
Abstract: Kesalahan dalam pengobatan (Medication error) adalah kejadian yang merugikan pasien akibat pemakaian obat selama dalam penanganan tenaga kesehatan, yang sebetulnya dapat dicegah. Medication error yang terjadi pada berbagai&#8230; ai fase dalam pelayanan obat di RSPBA Bandar Lampung. Ada 3 Fase yang dinilai dalam medication error ini yaitu fase prescribing, fase transcribing, dan fase dispensing. Penelitian ini merupakan observasional dengan desain cross sectional terhadap data-data resep yang ada di Instalasi Farmasi RSPBA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi medication error pada ketiga fase tersebut. Fase prescribing potensia kesalahan terjadi karean: tidak adanya nama dokter (9,13%), tidak adanya nomor SIP (17,1%), tidak adanya tanggal penulisan resep (217%), tidak adanya paraf dokter (16,3%), tidak adanya tanggal lahir pasien (9,5%), tidak adanya nomor rekam medik (1,5%). Pada fase transcribing potensi kesalahan terjadi karena: tidak jelas nama dokter (8,7%) tidak jelas nomor SIP dokter (14,8%), tidak jelas cara pakai obat (0,39%). Sedangkan pada fase dispensing potensi terjadi kesalahan terjadi karena: jumlah obat yang disiapkan tidak sesuai dengan yang diresepkan (0,39%).

Analisis Kepatuhan Minum Obat dan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Sekip Palembang Tahun 2025

Karmeinica, Annisa, Dedi Pahrul, Asih Fatriansari
Abstract: Diabetes Mellitus (DM) Tipe II merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi dan resistensi insulin. Prevalensi DM yang terus meningkat menjadi permasalahan kesehatan&#8230; tan masyarakat, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Sekip Palembang. Salah satu faktor yang berperan dalam keberhasilan pengendalian kadar gula darah adalah kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat secara teratur. Ketidakpatuhan minum obat dapat menyebabkan kadar gula darah tidak terkontrol dan meningkatkan risiko terjadinya komplikasi jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan minum obat dan kadar gula darah pada penderita Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Sekip Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 74 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data kepatuhan minum obat dikumpulkan menggunakan kuesioner ARMS-12, sedangkan data kadar gula darah diperoleh dari hasil pemeriksaan di Puskesmas. Analisis data dilakukan secara univariat untuk melihat distribusi frekuensi dan persentase masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden termasuk dalam kategori patuh (82,4%), sedangkan 17,6% tidak patuh. Untuk kadar gula darah, 51,4% responden berada dalam kategori terkontrol dan 48,6% tidak terkontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun mayoritas pasien telah patuh, masih terdapat proporsi yang cukup besar dengan kadar gula darah belum terkendali. Diharapkan agar tenaga kesehatan meningkatkan edukasi berkelanjutan, konseling rutin, serta melibatkan keluarga dalam mendukung kepatuhan terapi guna membantu pasien mencapai kontrol gula darah yang optimal dan mencegah komplikasi lebih lanjut.

Pengaruh Intervensi Pengawas Minum Obat (PMO) Berbasis WhatsApp Group terhadap peningkatan Kepatuhan Minum Obat Pasien TB Paru

Hasanah, Siti Nur, Arif Hidayatullah, Siti Kamilah
Abstract: Penyakit tuberkulosis (TB) merupakan penyakit akibat infeksi oleh basil Mycobacterium tuberculosis, yang umumnya menyerang pada organ paru-paru. Efektifnya pengobatan TB paru dibutuhkan pengawas minum obat (PMO) untuk menjamin&#8230; njamin keberlangsungan pengobatan hingga tuntas. Inovasi digital sering dilakukan untuk menunjang pelayan kesehatan, salah satunya penggunaan Whatsapp Group guna mengoptimalkan peran PMO dalam pelayanan Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pengawas Minum Obat (PMO) berbasis Whatsapp Group terhadap tingkat kepatuhan minum obat pada pasien TB paru. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment two group pretest-posttest, dengan melibatkan 46 responden di Puskesmas Muka Cianjur. Intervensi dilakukan selama 3 minggu berturut-turut pada jam yang telah disepakati. Pengukuran variabel independent menggunakan kuesioner PMO yang berisi 15 pertanyaan, sedangkan variabel dependen menggunakan kuesioner MMAS-8 (Morisky Medication Adherence Scale). Hasil uji Paired T Test menunjukan meningkatnya nilai rerata skor tingkat kapatuhan kelompok intervensi dengan rata-rata 5.48 menjadi 6.64, sedangkan kelompok kontrol dari 5.20 menjadi 5.66. Hasil uji Independent T Test menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pengawas minum obat (PMO) berbasis whatsapp group terhadap tingkat kepatuhan minum obat pada pasien TB paru (p = .005 (p < 0,05)).