Search Articles & Publications

Showing 4781 articles found for "Data"

Digitalisasi Wakaf Sebagai Upaya Peningkatan Literasi Keuangan Syariah Masyarakat Melalui Inovasi Teknologi Berbasis Aplikasi

Naura Azzahra, Sazalia, Nur Amelia, Aisyah, Siregar, Zulfikri, Samri Julianty Nasution, Yenni
Abstract: Digitalisasi wakaf melalui inovasi teknologi berbasis aplikasi merupakan terobosan penting dalam pengembangan keuangan sosial Islam dan peningkatan literasi keuangan syariah masyarakat di era industri 4.0. Penelitian ini… bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran, mekanisme, peluang, serta tantangan pemanfaatan aplikasi wakaf digital dalam meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat terhadap keuangan syariah. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui pendekatan studi kasus, penelitian ini mengkaji platform aplikasi wakaf digital yang bermitra dengan lembaga keuangan syariah dan nazhir tersertifikasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam semiterstruktur, observasi nonpartisipan terhadap antarmuka aplikasi, serta studi pustaka terhadap regulasi dan literatur ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi wakaf digital berfungsi ganda sebagai alat transaksi sekaligus kanal edukasi interaktif. Fitur-fitur seperti modul singkat, simulasi keuangan, dan laporan akuntabilitas real-time berhasil menurunkan hambatan psikologis, meningkatkan kepercayaan publik, serta memperluas basis wakif di kalangan generasi muda yang akrab teknologi. Lebih lanjut, inovasi ini mentransformasi paradigma tradisional wakaf dari aset fisik skala besar menjadi wakaf uang mikro yang fleksibel. Meskipun demikian, tantangan signifikan masih dihadapi, meliputi regulasi yang belum sepenuhnya akomodatif terhadap fintech wakaf, isu keamanan data, kesenjangan infrastruktur digital di pedesaan, serta rendahnya kompetensi teknologi sebagian nazhir. Oleh karena itu, optimalisasi wakaf digital memerlukan sinergi kuat antara regulator, Badan Wakaf Indonesia, dan pengembang fintech untuk membangun ekosistem yang aman, patuh syariah, dan user-friendly.  

Identifikasi Jalur Evakuasi Banjir sebagai Upaya Penanggulangan Bencana di Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Maimun

Ahmad Fauzi Sinuraya, Vita Nurliana, Rusniatri Hasugian, Abdi Eralisasi Harefa, Riki Rahmad, Elsa Kardiana
Abstract: Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun merupakan salah satu wilayah di Kota Medan yang sering mengalami banjir akibat luapan Sungai Deli. Namun, informasi mengenai kondisi jalur evakuasi dan titik evakuasi yang dapat… digunakan masyarakat saat banjir masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi jalur evakuasi banjir serta menganalisis perannya dalam mendukung penanggulangan bencana. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang didukung analisis spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, dokumentasi, studi literatur, dan pemetaan berbasis ArcGIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jalur evakuasi yang digunakan masyarakat masih memanfaatkan jalan lingkungan dan jalan utama yang digunakan sehari-hari. Beberapa kendala yang ditemukan meliputi lebar jalan yang terbatas, genangan air pada beberapa ruas jalan, kurangnya rambu evakuasi, dan minimnya penerangan jalan. Penelitian ini juga mengidentifikasi lima titik evakuasi potensial, yaitu Masjid Abidin, UPT SDN 060898 Medan Maimun, Rumah Sakit Regina Maris, Masjid Ash Sholihin, dan Masjid Darul Ali. Jalur evakuasi berperan penting dalam mendukung proses penyelamatan masyarakat, mobilitas menuju lokasi aman, serta distribusi bantuan saat bencana. Oleh karena itu, peningkatan kualitas jalur evakuasi dan sarana pendukung diperlukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana banjir di Kelurahan Sei Mati.

Pengaruh Mismatch Jatuh Tempo terhadap Risiko Likuiditas Bank Syariah Indonesia Periode 2021–2025

Asy Syifa’ Nur Rochmah, Aisha Ayu Maharani, Nasrotul Khusniya, Cindy Dwi Yuliati, Anang Haris Firmansyah
Abstract: Pengelolaan risiko likuiditas merupakan aspek penting dalam menjaga stabilitas perbankan syariah, khususnya dalam mengelola ketidaksesuaian jatuh tempo antara aset dan liabilitas. Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai bank… k syariah terbesar di Indonesia menghadapi tantangan dalam menjaga keseimbangan struktur jatuh tempo pembiayaan dan sumber pendanaan agar kondisi likuiditas tetap optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mismatch jatuh tempo aset dan liabilitas terhadap risiko likuiditas Bank Syariah Indonesia periode 2021–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan BSI. Analisis dilakukan melalui pengukuran maturity gap, statistik deskriptif, serta pengujian statistik untuk mengetahui hubungan antara mismatch jatuh tempo dengan kondisi likuiditas yang diproksikan menggunakan Financing to Deposit Ratio (FDR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mismatch jatuh tempo memiliki hubungan yang signifikan terhadap risiko likuiditas, yang ditunjukkan melalui hubungan negatif yang kuat antara maturity gap dan FDR. Temuan ini menunjukkan bahwa perubahan struktur jatuh tempo aset dan liabilitas berpengaruh terhadap pengelolaan likuiditas bank. Oleh karena itu, penerapan strategi manajemen aset dan liabilitas yang efektif diperlukan untuk meminimalkan risiko likuiditas serta menjaga stabilitas operasional perbankan syariah.

Analisis Persepsi Mahasiswa terhadap Perlindungan Data Pribadi dalam Aplikasi Digital

Syafitri, Yuni, Irwan Padli Nasution, Muhammad
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa terhadap perlindungan data pribadi dalam penggunaan aplikasi digital. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menelaah berbagai jurnal ilmiah dalam… alam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa mahasiswa telah memiliki kesadaran awal mengenai pentingnya privasi digital, namun belum diikuti oleh perilaku yang konsisten dalam menjaga keamanan data pribadi. Ditemukan adanya fenomena privacy paradox, yaitu ketidaksesuaian antara sikap dan tindakan dalam melindungi privasi. Selain itu, rendahnya kebiasaan membaca kebijakan privasi, keterbatasan literasi keamanan digital, serta tingginya kepercayaan terhadap platform digital turut mempengaruhi perilaku mahasiswa. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan literasi digital, edukasi keamanan data, serta penguatan regulasi dan transparansi dari penyedia layanan digital agar penggunaan teknologi menjadi lebih aman dan bertanggung jawab.

Tinjauan Keamanan Data Terhadap Fenomena Kejahatan Social Engineering Pada Pengguna Platform Pembayaran Digital Di Indonesia

Khairiyah Nazri, Mutiara, Irwan Padli Nasution, Muhammad
Abstract: Penelitian ini mengkaji fenomena kejahatan siber berbasis social engineering (rekayasa sosial) yang menargetkan pengguna platform pembayaran digital di Indonesia. Di tengah penguatan sistem keamanan teknologi, aspek manusia… sia tetap menjadi titik lemah yang sering dieksploitasi oleh pelaku kejahatan melalui manipulasi psikologis. Metode penelitian yang di gunakan adalah deskriptif kualitatif dengan studi literatur, yang menganalisis berbagai pola modus penipuan seperti phishing, vishing, dan impersonation yang marak terjadi melalui media sosial dan aplikai pesan singkat. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa rendahnya literasi keamanan data mengakibatkan pengguna dengan mudah memberikan informasi sensitif seperti kode OTP dan PIN kepada pelaku. Penelitian ini merumuskan langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan oleh penyedia layanan dan pengguna untuk meminimalisir risiko kerugian finansial akibat manipulasi siber.

Perilaku Konsumsi Semu akibat Tren Media Sosial Ditinjau dari Ekonomi Islam

Afriyani Harahap, Amanda, Nafisha Zuhra, Nafisha, Ria Armayani Hasibuan, Reni
Abstract:   Fenomena maraknya budaya pencitraan digital memicu pergeseran motif belanja generasi muda Muslim dari pemenuhan kebutuhan fungsional menjadi sekadar pemenuhan identitas artifisial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis… nalisis karakteristik perilaku konsumsi semu akibat tren media sosial serta meninjau kesesuaiannya dengan prinsip etika konsumsi dalam ekonomi Islam. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap informan Muslim perkotaan yang dipilih secara purposive dan snowball sampling, dikombinasikan dengan observasi digital serta dokumentasi teks sosial. Hasil penelitian mengonstruksi temuan kebaruan bahwa konsumsi semu digerakkan oleh sindrom ketakutan tertinggal dari tren viral (fear of missing out), ulasan kelompok, gaya hidup hedonistik, dan tawaran kilat lokapasar, di mana barang dikonsumsi demi validasi sosial berupa apresiasi digital ketimbang asas manfaat nyata. Ditinjau dari ekonomi Islam, perilaku ini terbukti beririsan negatif dan bertentangan dengan prinsip kesederhanaan (qana'ah), keseimbangan, dan prioritas maslahat, serta dikategorikan sebagai tindakan berlebih-lebihan (israf) dan pemborosan (tabdzir) yang mengabaikan perlindungan harta (hifz al-maal). Kesimpulannya, konsumsi semu merusak stabilitas finansial dan spiritual individu, sehingga memerlukan penguatan etika tauhid dan optimalisasi media sosial sebagai sarana dakwah gaya hidup minimalis serta literasi keuangan syariah.

Ruang Digital Tanpa Batas: Menakar Efektivitas Perlindungan Data Konsumen Di E-Commerce

Ariyani, Lisa, Irwan Padli Nasution, Muhammad
Abstract: Kemajuan teknologi digital, khususnya dalam bidang e-commerce, telah memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi secara daring. Namun demikian, perkembangan tersebut juga menimbulkan ancaman terhadap keamanan… eamanan data pribadi konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana efektivitas perlindungan hukum terhadap data pribadi pengguna aplikasi e-commerce di Indonesia. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif melalui studi kepustakaan, yaitu dengan menelaah berbagai sumber sekunder seperti jurnal, buku, dan dokumen resmi yang berkaitan dengan perlindungan data pribadi. Hasil kajian menunjukkan bahwa walaupun pemerintah Indonesia telah menetapkan regulasi mengenai perlindungan data pribadi, pelaksanaannya masih belum optimal karena adanya kendala seperti rendahnya kesadaran masyarakat, kurang maksimalnya pengawasan, serta masih terjadinya kasus kebocoran data. Dengan demikian, diperlukan peningkatan pengawasan dan edukasi kepada masyarakat guna mewujudkan perlindungan data pribadi konsumen yang lebih efektif dalam transaksi e-commerce.

Analisa Dan Segmentasi Wilayah Rawan Gempa Di Sumatera Utara Menggunakan K-Means Clustering

Pashla Ritonga, Roni, khair, Rizaldy
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk melakukan segmentasi wilayah rawan gempa bumi di Kabupaten Tapanuli Utara menggunakan metode K-Means Clustering. Data yang digunakan berasal dari United States Geological Survey (USGS) periode… ode 2000–2025 dengan parameter latitude, longitude, magnitudo, dan kedalaman. Tahapan penelitian meliputi pembersihan data, normalisasi, serta penentuan jumlah cluster menggunakan metode Elbow dan Silhouette Score. Hasil menunjukkan bahwa jumlah cluster optimal adalah lima. Hasil clustering menunjukkan bahwa persebaran gempa tidak merata dan membentuk kelompok dengan karakteristik berbeda. Cluster dengan kedalaman gempa dangkal memiliki potensi risiko lebih tinggi dibandingkan cluster lainnya. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam memahami pola kerawanan gempa serta mendukung upaya mitigasi bencana di wilayah penelitian.

EFEKTIVITAS PROGRAM KESEHATAN IBU DAN ANAK DI SUKAJAYA

Holish Novitasari, Muhammad Husein Maruapey, Saprudin
Abstract: Kesehatan ibu dan anak tetap menjadi prioritas strategis pembangunan kesehatan karena mencerminkan mutu pelayanan kesehatan, implementasi kebijakan, dan kesejahteraan masyarakat. Di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, pelaksanaan… elaksanaan Program Kesehatan Ibu dan Anak menghadapi tantangan berupa hambatan geografis, ketimpangan akses layanan, dan belum optimalnya pelayanan lanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Program Kesehatan Ibu dan Anak serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya di Kecamatan Sukajaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain evaluatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan enam informan yang dipilih secara purposif, meliputi unsur pemerintah kecamatan, pimpinan puskesmas, tenaga kesehatan, dan penerima layanan. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, sedangkan evaluasi program mengacu pada model CIPP serta perspektif efektivitas Dunn dan Steers. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program telah berjalan cukup efektif, terutama pada layanan dasar seperti persalinan di fasilitas kesehatan, pelayanan nifas, imunisasi, dan pelayanan balita. Namun, program belum optimal karena keterbatasan sumber daya manusia, kondisi geografis yang sulit, belum lengkapnya kunjungan antenatal, lemahnya penanganan rujukan komplikasi, dan belum meratanya kesadaran masyarakat. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggabungan analisis capaian indikator program dengan faktor implementasi kebijakan pada konteks wilayah terpencil. Penguatan layanan jemput bola, sistem rujukan, distribusi tenaga kesehatan, dan edukasi masyarakat menjadi kunci peningkatan efektivitas program.

Dinamika Identitas Budaya Mahasiswa Nias dalam Mempertahankan Nilai Tradisional di Kampus Multikultural Universitas Negeri Medan

Shintia Malau, Septian Prayogi, Feny Cristanti Siburian, Lasmauli Marpaung, Rohani, Elsa Kardiana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika identitas budaya mahasiswa Nias dalam mempertahankan nilai-nilai tradisional di lingkungan kampus multikultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif… iptif dengan teknik purposive sampling terhadap delapan mahasiswa Nias di Jurusan Pendidikan Geografi, Universitas Negeri Medan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas budaya berkembang secara dinamis melalui proses adaptasi dan interaksi sosial. Mahasiswa tidak hanya menyesuaikan diri dengan budaya baru, tetapi juga mempertahankan identitas melalui penggunaan bahasa daerah, praktik alih kode, serta pemertahanan nilai-nilai tradisional. Faktor pendukung meliputi dukungan keluarga, komunitas mahasiswa, dan solidaritas kelompok, sedangkan hambatan berasal dari dominasi budaya mayoritas dan keterbatasan jumlah mahasiswa. Temuan ini menunjukkan bahwa adaptasi tidak selalu menghilangkan identitas budaya, melainkan dapat memperkuatnya dalam konteks sosial yang baru.