Abstract:Keputusan pembelian fesyen berkelanjutan dipengaruhi oleh pemasaran limbah tekstil yang ramah lingkungan. Instrumen utama untuk pengumpulan informasi adalah jajak pendapat skala Likert. Jumlah responden dalam penelitian…
ini adalah 30 responden yang merupakan klien yang pernah membeli barang desain pendukung. Teknik pemeriksaan yang digunakan adalah kuantitatif dan strategi kajian informasi penting. Penelitian asosiatif yang fokus penelitiannya adalah hubungan atau pengaruh sebab akibat, khususnya hubungan atau pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat, merupakan klasifikasi lain dari jenis penelitian ini. Berdasarkan hasil pengujian diketahui nilai r tabel adalah 0,439 dimana nilai Cronbach alpha dari Green Promoting adalah 0,747 dan nilai Cronbach alpha dari Procurement Choice adalah 0,746 yang lebih penting dari 0,06. Nilai t tabel sebesar 2,048, nilai signifikansi (0,000) berada dibawah (kurang dari 0,05), dan nilai t hitung Green Marketing (X) sebesar 5,020. Nilai t-nya berasal dari n-2 (30-2): 28. Jadi hitung, tabelnya adalah 5.020, 2.048. Variabel independen green marketing mempunyai koefisien determinasi sebesar 47,4% terhadap variabel dependen keputusan pembelian. Sisanya sebesar 52,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Dimensi Green Product memberikan pengaruh sebesar -3,6% terhadap keputusan pembelian, dimensi Green Price memberikan pengaruh sebesar 7,5 persen, dimensi Green Place memberikan pengaruh sebesar 15,4%, dan dimensi Green Promotion memberikan pengaruh sebesar 28,1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green Showcase Material Waste mempunyai dampak positif dan hubungan tingkat sedang dengan pilihan pembelian pada gaya ekonomis. Dengan memperhatikan dimensi green product, green price, green place, dan green Promotion yang bertujuan untuk proses pengembangan yang baik dan memberikan nilai positif kedepannya, maka perusahaan perlu melakukan perbaikan dan perhatian terhadap produk olahan dari bahan limbah tekstil yang memiliki dampak yang lebih besar terhadap lingkungan dan digunakan sebagai fesyen berkelanjutan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel Return on Equity (ROE) dan Current Ratio (CR) terhadap nilai perusahaan pada PT. Pembangunan Perumahan Persero Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama…
ma periode 2015-2022. Penelitian ini menggunakan metode regresi linier berganda untuk menguji pengaruh variabel independen secara simultan terhadap variabel dependen. Hasil uji t menunjukkan bahwa ROE tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, dengan nilai signifikansi sebesar 0,540 dan t-hitung yang lebih kecil daripada t-tabel (0,619 < 2,026). Sebaliknya, CR berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, dengan nilai signifikansi 0,006 dan t-hitung yang lebih besar daripada t-tabel (2,992 > 2,026). Analisis korelasi Pearson mengungkapkan bahwa hubungan antara ROE dan nilai perusahaan tergolong rendah (r = 0,334), sementara hubungan antara CR dan nilai perusahaan berada dalam kategori sedang (r = 0,563). Uji F menunjukkan bahwa secara simultan, ROE dan CR memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, dengan nilai F-hitung sebesar 7,016 dan signifikansi 0,003, melebihi F-tabel 3,25. Koefisien determinasi (R²) sebesar 43,3% mengindikasikan bahwa ROE dan CR secara bersama-sama menjelaskan 43,3% variasi nilai perusahaan. Temuan ini menyarankan bahwa perusahaan perlu fokus pada pengelolaan CR untuk meningkatkan nilai perusahaan, sementara ROE perlu dievaluasi lebih lanjut. Penelitian ini memberikan wawasan penting untuk strategi manajerial dan keputusan investasi di PT. Pembangunan Perumahan Persero Tbk.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal kerja kotor dan penjualan terhadap laba bersih setelah pajak pada PT. Astra Otoparts Tbk, yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2016-2023. Metode…
penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif asosiatif. Data yang digunakan meliputi laporan keuangan PT. Astra Otoparts Tbk selama periode tersebut. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t untuk analisis parsial dan uji F untuk analisis simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, modal kerja kotor dan penjualan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih setelah pajak. Modal kerja kotor berpengaruh positif dengan nilai signifikansi 0,000 dan t-hitung 5,570, sementara penjualan juga menunjukkan pengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,000 dan t-hitung 6,297. Secara simultan, modal kerja kotor dan penjualan mempengaruhi laba bersih setelah pajak dengan kontribusi sebesar 76,9%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan modal kerja kotor dan strategi penjualan yang efektif dapat meningkatkan laba bersih perusahaan. Diharapkan temuan ini dapat membantu perusahaan dalam merencanakan strategi keuangan yang lebih baik dan meningkatkan kinerja keuangan di masa depan.
Abstract:Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan yang mempunyai resiko tinggi terjadinya kecelakaan kerja khususnya perusahaan yang berkaitan dengan pekerjaan industri manufaktur…
i manufaktur pembuatan mesin. Tujuan utama adanya keselamatan dan kesehatan kerja ialah agar tenaga kerja merasa aman, nyaman dan tenang dalam melakukan pekerjaannya. Oleh karena itu keselamatan dan kesehatan kerja sangat diutamakan sebagai peranan dalam penyelesaian sebuah pekerjaan industri manufaktur pembuatan mesin.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan keselamatan dan kesehatan kerja pada pekerja di bidang manufaktur pembuatan mesin.Metode studi literatur. Studi literatur sendiri merupakan kegiatan pengumpulan data baik data pustaka maupun dokumentasi.Data-data tersebut bersumber dari riset dan kajian yang terkait dengan pengaruh penerapan keselamatan dan kesehatan kerja pada pekerja di bidang Manufaktur pembuatan mesin. Dapat disimpulkan bahwa penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) mempunyai pengaruh yang besar dan positif terhadap kinerja pekerja, sehingga semakin baik penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di bidang manufaktur pembuatan mesin maka akan meningkatkan kinerja pekerja.
Abstract:Setiap pegawai berhak mendapatkan jaminan untuk keamanan, kesehatan, dan keselamatan di tempat kerja. Karena itulah semua perusahaan wajib menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, atau yang sering disingkat SMK3. …
ingkat SMK3. Penerapan sistem manajemen K3 ini sudah diinstruksikan oleh pemerintah dan diatur di dalam undang-undang. Selanjutnya perusahaan tinggal mengikuti dan mengimplementasikan ketentuan yang sudah diatur. Dalam artikel kali ini akan dibahas lengkap dan ringkas mengenai apa itu sistem manajemen K3, dasar hukum, tujuan, dan cara penerapannya. Berdasarkan PP nomor 50 tahun 2012, sistem manajemen keselamata dan kesehatan kerja adalah bagian dari sistem manajemen perusahaan secara keseluruhan dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja, guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien, dan produktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis penerapan Sistem Manajeman Kesehatan dan Keselamatan (SMK3) di PG Djombang Baru. Melalui cara-cara pencegahan kecelakaan kerja, termasuk penyakit yang dapat timbul akibat pekerjaan. Selain melindungi pekerja dari potensi bahaya di lingkungan kerja, penerapan aturan K3 ini dapat meningkatkan efektifitas dan menjaga aktivitas produksi perusahaan. Pengaturan K3 berlangsung di berbagai negara, dengan pedoman yang diberlakukan oleh masing-masing otoritas. Jadi penerapan aturan ini bersifat normatif dan harus dipatuhi setiap perusahaan.
Abstract:Keunggulan kompetitif berkelanjutan merupakan kunci keberhasilan jangka panjang suatu organisasi di tengah persaingan yang semakin ketat. Artikel ini menguraikan konsep keunggulan kompetitif berkelanjutan, dengan fokus pada…
ada Resource Based View (RBV) yang menekankan peran sumber daya manusia (SDM) sebagai elemen kunci. RBV menyoroti nilai, kelangkaan, ketidakmampuan untuk ditiru, dan ketidakutuhan substitusi sebagai indikator keunggulan kompetitif. Keberlanjutan keunggulan kompetitif dapat dicapai melalui inovasi, keunggulan ekonomi, dan ketidakmampuan pesaing untuk meniru strategi. Manajemen sumber daya manusia (MSDM) menjadi fokus strategis dalam mencapai keunggulan kompetitif berkelanjutan. Praktik MSDM, seperti keamanan pekerjaan, seleksi karyawan, pembentukan tim mandiri, pelatihan ekstensif, dan pengurangan perbedaan status, menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan berorientasi pada prestasi. Perusahaan perlu mengembangkan, melibatkan, dan memanfaatkan sumber daya manusia secara efektif untuk mencapai keunggulan kompetitif yang bersifat jangka panjang. Melalui penerapan MSDM, organisasi dapat menciptakan tim yang memiliki keterampilan kritis dalam teknologi tertentu, menjadi sumber potensial bagi keunggulan kompetitif. Keseluruhan, artikel ini menyajikan wawasan komprehensif tentang peran MSDM dalam mencapai keunggulan kompetitif berkelanjutan dan mengatasi tantangan di pasar yang dinamis
Abstract:Penelitian ini berfokus pada analisis pengaruh kualitas pelayanan dan fasilitas terhadap kepuasan penumpang di bandar udara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan fasilitas memiliki pengaruh signifikan…
n terhadap kepuasan penumpang. Kualitas pelayanan yang baik dan fasilitas yang memadai dapat meningkatkan kepuasan penumpang, sedangkan kekurangan fasilitas dan kualitas pelayanan yang buruk dapat mengurangi kepuasan mereka. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode literatur dan mengumpulkan data melalui google scholar yang membahas tentang fasilitas dan kualitas layanan yang ada dibandar udara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap kepuasan penumpang, di mana penumpang merasa lebih puas ketika fasilitas yang tersedia di bandara lengkap dan dalam kondisi baik. Selain itu, kualitas pelayanan juga memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap kepuasan penumpang, terutama dalam hal kecepatan layanan, keramahan staf, dan ketepatan informasi yang diberikan. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi bagi bandar udara dan perusahaan transportasi lainnya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas yang mereka tawarkan, serta meningkatkan kepuasan penumpang yang mereka layani.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses manajemen risiko strategis melalui identifikasi, evaluasi, pengendalian, dan pemantauan risiko yang dihadapi. Dengan implementasi sistem pengendalian internal yang kuat, perusahaan…
usahaan dapat mengelola risiko secara proaktif dan memastikan tercapainya tujuan organisasi. Di samping itu, kepemimpinan memiliki peran yang sangat vital dalam mendorong perubahan serta inovasi yang dibutuhkan untuk mengatasi tantangan dalam lingkungan bisnis yang terus berkembang. Penerapan manajemen risiko strategis yang efektif tidak hanya meningkatkan kinerja operasional, tetapi juga membantu perusahaan beradaptasi dengan perubahan di pasar dan teknologi, serta meraih keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.
Abstract:Indonesia merupakan salah satu negara yang berkomitmen dalam melaksanakan dan melaksanakan SDGs karena SDGs merupakan agenda jangka panjang yang telah dilaksanakan dan merupakan visi pembangunan di Indonesia, sehingga keikutsertaan…
ikutsertaan Indonesia dalam SDGs tidak hanya sekedar berpartisipasi dalam program pembangunan berkelanjutan global Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi persepsi dan motivasi manajemen pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dalam pelaporan keberlanjutan perusahaan. Metode yang digunakan adalah teknik Systematic Literature Review (SLR). SLR digunakan untuk menemukan, mengkaji, dan mengevaluasi semua penelitian yang ada mengenai topik fenomena yang menarik dan penting.Dari 127 artikel terdapat 52 artikel yang diterbitkan mulai tahun 2017 hingga 2024 yang dianalisis secara sistematis. Dalam penelitian ini berbagai studi dan literatur terkait dianalisis secara sistematis untuk mengidentifikasi tren, tantangan dan praktik terbaik dalam integrasi SDGs ke dalam laporan keberlanjutan. Hasil SLR menunjukkan bahwa manajemen semakin menyadari pentingnya SDGs dan mendukung integrasinya dalam strategi dan laporan Keberlanjutan. Namun, terdapat tantangan signifikan dalam implementasi dan pelaporan, seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya data yang dapat diandalkan, dan kesulitan dalam mengukur dampak jangka panjang. Rekomendasi untuk masyarakat dan pemerintah agar memanfaatakan sumber daya alam berdasarkan prinsip-prinsip dasar ekonomi. Penelitian ini juga menemukan bahwa transparansi dalam pelaporan keberlanjutan memainkan peran kunci dalam membangun kepercayaan dan reputasi perusahaan. Kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk perusahaan, pemerintah, dan organisasi non-pemerintah, dianggap penting untuk mengatasi tantangan dan mencapai SDGs secara efektif.
Abstract:Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak likuiditas terhadap kemungkinan kebangkrutan PT Bata, salah satu perusahaan ternama dalam industri alas kaki. Penelitian ini menggunakan data keuangan dari laporan tahunan…
PT Bata selama lima tahun terakhir (2019-2023). Likuiditas perusahaan diukur menggunakan dua rasio utama, yaitu rasio lancar (current ratio) dan rasio cepat (quick ratio), yang menggambarkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Risiko kebangkrutan dievaluasi menggunakan model Altman Z-score, sebuah alat prediktif yang menggabungkan berbagai rasio keuangan untuk menilai kesehatan keuangan perusahaan dan memprediksi kebangkrutan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penurunan likuiditas dan peningkatan risiko kebangkrutan. Current ratio dan quick ratio yang semakin menurun dari tahun ke tahun menunjukkan bahwa PT Bata mengalami kesulitan dalam menjaga tingkat likuiditas yang sehat. Z-score yang dihitung juga menunjukkan tren penurunan yang mengkhawatirkan, dengan skor yang mendekati atau bahkan berada di bawah ambang batas yang mengindikasikan risiko kebangkrutan. Temuan ini menekankan pentingnya manajemen likuiditas yang efektif dalam menjaga stabilitas keuangan dan keberlanjutan operasional PT Bata. Untuk mengurangi risiko kebangkrutan, perusahaan disarankan untuk meningkatkan pengelolaan kas, mengurangi biaya operasional, dan mengadopsi strategi penjualan yang lebih agresif. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi literatur keuangan dengan mengilustrasikan betapa krusialnya likuiditas dalam mempengaruhi stabilitas keuangan perusahaan.