Abstract:Penelitian ini menganalisis perkembangan penelitian artificial intelligence (AI) dalam konteks perpustakaan, khususnya perannya dalam mendukung komunikasi digital. Metode yang digunakan adalah analisis bibliometrik dengan…
n visualisasi menggunakan VOSviewer, berdasarkan 115 artikel yang diambil dari database Scopus melalui Publish or Perish. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan publikasi AI di perpustakaan selama periode 2013–2023. Tema seperti challenge, academic libraries, dan artificial intelligence chatbot masih tergolong baru dan belum banyak diteliti. Penulis dengan sitasi tertinggi adalah Cox, A. M., Pinfield, S., dan Rutter, S., sementara jurnal paling produktif adalah Library Hi Tech. Temuan ini memberikan gambaran tren dan peluang riset AI di perpustakaan ke depan.
Abstract:PT Pertamina RU V Balikpapan sebagai bagian dari BUMN besar di Indonesia semakin mengandalkan sistem informasi berbasis cloud untuk mendukung operasional bisnisnya, termasuk dalam pengelolaan data logistik, produksi, keuangan,…
angan, dan pelanggan. Namun, ketergantungan terhadap cloud menyebabkan munculnya risiko keamanan yang signifikan seperti data leakage, serangan man-in-the-middle, ransomware, dan akses tidak sah terhadap informasi sensitif. Saat ini, sistem keamanan yang diterapkan di PT Pertamina masih menggunakan enkripsi tradisional seperti SSL/TLS dan enkripsi simetris statis, yang dinilai rentan terhadap serangan modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelemahan sistem keamanan data yang ada, mendalami penerapan teknik enkripsi hybrid yang menggabungkan algoritma AES (simetris) dan RSA (asimetris), serta merancang pendekatan enkripsi hybrid yang dapat diimplementasikan secara langsung oleh tim teknologi informasi PT Pertamina. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode problem-solving melalui tinjauan dokumen internal, analisis studi kasus, dan telaah literatur dari jurnal ilmiah terpercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode enkripsi hybrid (AES + RSA) berhasil menyeimbangkan antara kecepatan enkripsi dan tingkat keamanan, dengan peningkatan kecepatan enkripsi sebesar 40% dibandingkan penggunaan RSA murni. Implementasi hybrid juga menunjukkan peningkatan keamanan terhadap serangan brute-force dan man-in-the-middle karena kunci sesi tidak disimpan secara terbuka. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan platform manajemen kunci terpercaya, penerapan kebijakan key rotation otomatis, serta pelatihan bagi staf TI mengenai praktik keamanan siber terbaik.
Abstract:Penelitian ini membahas pengembangan dan implementasi sistem informasi berbasis cloud untuk mendukung manajemen data terintegrasi di lingkungan pendidikan tinggi. Tujuan utama penelitian adalah merancang sistem yang mampu…
u mengoptimalkan penyimpanan, pengolahan, dan distribusi data akademik secara real-time, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional institusi. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan waterfall, melibatkan analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, dan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi berbasis cloud mampu mengurangi redundansi data sebesar 45%, mempercepat akses informasi hingga 60%, dan meningkatkan keamanan data melalui enkripsi end-to-end. Temuan ini membuktikan bahwa integrasi teknologi cloud dalam pengelolaan data perguruan tinggi dapat menjadi solusi efektif menghadapi tantangan era transformasi digital.
Abstract:TB Paru merupakan penyakit menular yang memerlukan kepatuhan tinggi dalam pengobatan menggunakan Obat Anti Tuberkulosis (OAT). Rendahnya kepatuhan minum obat masih menjadi masalah utama yang dapat menyebabkan kegagalan pengobatan.…
engobatan. Tujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan terstruktur dengan pendekatan komunikasi terapeutik keluarga terhadap kepatuhan minum OAT pada pasien TB paru di Poli Paru RS UMMI Bogor Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Sampel pada penelitian ini berjumlah 20 pasien TB paru yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Intervensi diberikan melalui edukasi terstruktur yang melibatkan keluarga pasien selama 2 kali pertemuan. Data dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kepatuhan minum OAT setelah intervensi dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan terstruktur dengan pendekatan komunikasi terapeutik keluarga efektif dalam meningkatkan kepatuhan minum OAT pada pasien TB paru.
Abstract:Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan angka kejadian yang tinggi di Indonesia. Salah satu upaya pencegahan penularan TBC adalah pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) pada kontak serumah…
rumah pasien TBC. Namun, cakupan TPT masih rendah, salah satunya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan keluarga mengenai manfaat dan tujuan TPT. Pendidikan kesehatan melalui media e-book merupakan salah satu media edukasi yang mudah diakses dan berpotensi meningkatkan pengetahuan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan melalui media e-book Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) terhadap tingkat pengetahuan keluarga pasien tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 20 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan tentang TPT diberikan satu kali intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tingkat pengetahuan sebelum intervensi sebesar 70,75% dan meningkat menjadi 99,00% setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah diberikan pendidikan kesehatan melalui media e-book. Kesimpulan penelitian ini adalah pendidikan kesehatan melalui media e-book efektif dalam meningkatkan tingkat pengetahuan keluarga pasien tuberkulosis mengenai Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT).
Abstract:Kesalahan dalam pengobatan (Medication error) adalah kejadian yang merugikan pasien akibat pemakaian obat selama dalam penanganan tenaga kesehatan, yang sebetulnya dapat dicegah. Medication error yang terjadi pada berbagai…
ai fase dalam pelayanan obat di RSPBA Bandar Lampung. Ada 3 Fase yang dinilai dalam medication error ini yaitu fase prescribing, fase transcribing, dan fase dispensing. Penelitian ini merupakan observasional dengan desain cross sectional terhadap data-data resep yang ada di Instalasi Farmasi RSPBA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi medication error pada ketiga fase tersebut. Fase prescribing potensia kesalahan terjadi karean: tidak adanya nama dokter (9,13%), tidak adanya nomor SIP (17,1%), tidak adanya tanggal penulisan resep (217%), tidak adanya paraf dokter (16,3%), tidak adanya tanggal lahir pasien (9,5%), tidak adanya nomor rekam medik (1,5%). Pada fase transcribing potensi kesalahan terjadi karena: tidak jelas nama dokter (8,7%) tidak jelas nomor SIP dokter (14,8%), tidak jelas cara pakai obat (0,39%). Sedangkan pada fase dispensing potensi terjadi kesalahan terjadi karena: jumlah obat yang disiapkan tidak sesuai dengan yang diresepkan (0,39%).
Abstract:Diabetes Mellitus (DM) Tipe II merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi dan resistensi insulin. Prevalensi DM yang terus meningkat menjadi permasalahan kesehatan…
tan masyarakat, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Sekip Palembang. Salah satu faktor yang berperan dalam keberhasilan pengendalian kadar gula darah adalah kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat secara teratur. Ketidakpatuhan minum obat dapat menyebabkan kadar gula darah tidak terkontrol dan meningkatkan risiko terjadinya komplikasi jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan minum obat dan kadar gula darah pada penderita Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Sekip Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 74 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data kepatuhan minum obat dikumpulkan menggunakan kuesioner ARMS-12, sedangkan data kadar gula darah diperoleh dari hasil pemeriksaan di Puskesmas. Analisis data dilakukan secara univariat untuk melihat distribusi frekuensi dan persentase masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden termasuk dalam kategori patuh (82,4%), sedangkan 17,6% tidak patuh. Untuk kadar gula darah, 51,4% responden berada dalam kategori terkontrol dan 48,6% tidak terkontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun mayoritas pasien telah patuh, masih terdapat proporsi yang cukup besar dengan kadar gula darah belum terkendali. Diharapkan agar tenaga kesehatan meningkatkan edukasi berkelanjutan, konseling rutin, serta melibatkan keluarga dalam mendukung kepatuhan terapi guna membantu pasien mencapai kontrol gula darah yang optimal dan mencegah komplikasi lebih lanjut.
Abstract:Penyakit tuberkulosis (TB) merupakan penyakit akibat infeksi oleh basil Mycobacterium tuberculosis, yang umumnya menyerang pada organ paru-paru. Efektifnya pengobatan TB paru dibutuhkan pengawas minum obat (PMO) untuk menjamin…
njamin keberlangsungan pengobatan hingga tuntas. Inovasi digital sering dilakukan untuk menunjang pelayan kesehatan, salah satunya penggunaan Whatsapp Group guna mengoptimalkan peran PMO dalam pelayanan Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pengawas Minum Obat (PMO) berbasis Whatsapp Group terhadap tingkat kepatuhan minum obat pada pasien TB paru. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment two group pretest-posttest, dengan melibatkan 46 responden di Puskesmas Muka Cianjur. Intervensi dilakukan selama 3 minggu berturut-turut pada jam yang telah disepakati. Pengukuran variabel independent menggunakan kuesioner PMO yang berisi 15 pertanyaan, sedangkan variabel dependen menggunakan kuesioner MMAS-8 (Morisky Medication Adherence Scale). Hasil uji Paired T Test menunjukan meningkatnya nilai rerata skor tingkat kapatuhan kelompok intervensi dengan rata-rata 5.48 menjadi 6.64, sedangkan kelompok kontrol dari 5.20 menjadi 5.66. Hasil uji Independent T Test menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pengawas minum obat (PMO) berbasis whatsapp group terhadap tingkat kepatuhan minum obat pada pasien TB paru (p = .005 (p < 0,05)).
Abstract:Kebutuhan spiritual pasien merupakan suatu kebutuhan yang penting akan proses penyembuhan, oleh karena itu perlu adanya peran perawat dalam memberikan asuhan keperawatan sebagai pendengar yang baik, memberikan dukungan…
emosional, dan menciptakan lingkungan spiritual, agar orang yang dilayani mampu memahami tentang pengalaman hidup terhadap penyakit dan akan kedekatannya dengan Tuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran peran perawat dalam pemenuhan kebutuhan spiritual pasien di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2024. Desain penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan jumlah populasi 117 responden, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrument yang digunakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukan peran perawat dalam pemenuhan kebutuhan spiritual pasien di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan mayoritas dengan kategori baik sebanyak 116 responden (99,1%). Diharapkan perawat tetap meningkatkan pemenuhan kebutuhan spiritual pada pasien dalam pelayanan yang tulus, mendengarkan dengan baik, penuh empati serta kasih sayang yang dapat meningkatakan kebutuhan spiritual pasien.
Abstract:Enterobius vermicularis atau cacing kremi merupakan nematoda usus yang sering menginfeksi anak usia sekolah dasar dan ditularkan melalui jalur fekaloral akibat tertelannya telur infektif dari lingkungan yang terkontaminasi.…
si. Pengetahuan wali murid berperan penting dalam pencegahan infeksi ini melalui penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Tujuan: Menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan wali murid kelas 2 salah satu SD di Jawa Timur dengan kejadian infeksi cacing kremi pada anak. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional menggunakan pendekatan cross-sectional dilakukan pada Juni–Juli 2025 terhadap 39 responden dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Fisher’s Exact Test dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Sebanyak 25 responden (64,1%) memiliki tingkat pengetahuan baik dan 14 responden (35,9%) memiliki pengetahuan kurang baik. Sebanyak 7 anak (17,9%) terindikasi mengalami gejala infeksi cacing kremi dan 32 anak (82,1%) tidak menunjukkan gejala. Hasil uji Fisher’s Exact Test menunjukkan nilai p = 0,005 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan wali murid dengan kejadian infeksi cacing kremi pada anak kelas 2 salah satu SD di Jawa Timur.