Search Articles & Publications

Showing 91 articles found for "Device"

Jarak Penempatan Lightning Arrester sebagai Pelindung Transformator terhadap Tegangan Lebih pada Gardu Induk 150 Kv Harapan Baru

Toyib, M. Zainuddin, Rusdiansyah, Bustani, La Bima
Abstract: The substation is part of the electrical energy distribution system, therefore depending on its function it must be protected from disturbances that cause disruption to the distribution of electrical energy. One of the important… mportant equipment in a substation is a transformer, and the protection device used is a lightning rod. With its good characteristics, the arrester plays a role in bypassing lightning currents so that the equipment does not produce high overvoltages. The analysis results show that the maximum distance between the arrester and the transformer is 10.96 meters, while the installation distance in the field is 3.2 meters, so the arrester can still protect the transformer because it is still lower than the maximum distance. Allowed. After the arrester turns on for 9.54 μs, the voltage on the transformer will drop. And because the BIL of the transformer is 650 KV and the peak voltage reaches 751.3 kV at 300 μs, the arrester can still protect the transformer.

Penerapan The Dude Sebagai Monitoring System Untuk Optimalisasi Kinerja Infrastruktur Jaringan

Furqon, Fairuz, Saputra, Herman, Sahren, Sahren
Abstract: Abstract: The development of network infrastructure in higher education environments demands a monitoring system capable of detecting disruptions quickly and accurately. Royal University does not yet have an integrated and… nd real-time network monitoring system, so network administrators often discover disruptions after receiving reports from users. This condition results in slow response to disruption handling and suboptimal network performance. This study aims to implement The Dude as a network monitoring system to support the optimization of Royal University's network infrastructure performance. The research method used is a qualitative approach with the stages of problem identification, literature study, system analysis, system design, implementation, and system testing. The monitoring system is implemented with The Dude Server architecture running on MikroTik CHR, while The Dude Client is used by the administrator via a laptop. The results show that the system is capable of performing network discovery, monitoring device status in real-time, displaying network topology visualization, recording monitoring history, and providing notifications when disruptions occur. System testing proves that all monitoring functions run according to the analyzed requirements. Thus, the implementation of The Dude is proven effective in increasing the speed of disruption detection, troubleshooting efficiency, and optimizing the network performance of Royal University. Keywords: mikrotik; network monitoring; network discovery; network optimization; the            dude Abstrak: Perkembangan infrastruktur jaringan di lingkungan perguruan tinggi menuntut adanya sistem pemantauan yang mampu mendeteksi gangguan secara cepat dan akurat. Universitas Royal belum memiliki sistem monitoring jaringan yang terintegrasi dan real-time, sehingga administrator jaringan sering mengetahui gangguan setelah menerima laporan dari pengguna. Kondisi ini berdampak pada lambatnya respons penanganan gangguan serta kurang optimalnya kinerja jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan The Dude sebagai sistem monitoring jaringan guna mendukung optimalisasi kinerja infrastruktur jaringan Universitas Royal. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tahapan identifikasi masalah, studi literatur, analisis sistem, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian sistem. Sistem monitoring diimplementasikan dengan arsitektur The Dude Server yang berjalan pada MikroTik CHR, sedangkan The Dude Client digunakan oleh administrator melalui laptop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan network discovery, memantau status perangkat secara real-time, menampilkan visualisasi topologi jaringan, mencatat histori monitoring, serta memberikan notifikasi ketika terjadi gangguan. Pengujian sistem membuktikan bahwa seluruh fungsi monitoring berjalan sesuai dengan kebutuhan yang telah dianalisis. Dengan demikian, implementasi The Dude terbukti efektif dalam meningkatkan kecepatan deteksi gangguan, efisiensi troubleshooting, dan optimalisasi kinerja jaringan Universitas Royal. Kata kunci:     mikrotik; monitoring jaringan; network discovery; optimalisasi jaringan; the       dude

IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI E-MAGAZINE PADA KANTOR DESA RANTAU BERTUAH KECAMATAN MINAS BERBASIS WEB

Martahan, Sutan, Nasution, Nurliana
Abstract: Abstract: Information Technology and Computers are currently experiencing very rapid development, both in terms of hardware and software, the website is a tool for disseminating information and communication among the public,… blic, while the internet, which can be accessed via smartphones, can provide a lot of information without the need for money and time. Magazine is a medium that contains content and images packaged in an attractive and simple way to make it easier to understand concepts, magazines also contain educational information that can add insight Waterfall is a sequential development model, which is systematic and sequential in building a device software, and the manufacturing process follows the flow from analysis, design, code, testing and maintenance.   Keywords: information system; e-magazine; modeling     Abstrak : Teknologi Informasi dan Komputer saat ini mengalami perkembangan yang sangat pesat, baik dari segi hardware maupun software, website adalah alat sebagai penyebar informasi dan komunikasi di kalangan masyarakat sedangkan internet yang disudah bisa diakses melalui smartphone ini dapat menyajikan banyak informasi tanpa memerlukan biaya dan waktu E-Magazine merupakan media yang berisi konten-konten dan gambar dikemas secara menarik dan ditampilkan dengan sederhana agar memudahkan dalam memahami konsep, majalah juga berisi informasi-informasi edukatif yang dapat menambah wawasan Waterfall merupakan suatu model pengembangan secara sekuensial, yang bersifat sistematis dan berurutan dalam membangun sebuah perangkat lunak, dan Proses pembuatannya mengikuti alur dari mulai analisis, desain, kode, pengujian dan pemeliharaaHasil analisis dapat memudahkan kita dalam memahami masalah dan dapat mengidentifikasi, mengevaluasi suatu permasalahan dan hambatan yang terjadi untuk mendapatkan kebutuhan yang diharapkan dari suatu sistem sehingga dapat diusulkan perbaikan   Kata Kunci: sistem informasi; e-magazine; pemodelan  

Penerapan Metode Single Moving Average (SMA) Persediaan Jarum Suntik Pada Puskesmas Air Joman

Hasibuan, Azura Rahmadani, Ramdhan, William, Latiffani, Chitra
Abstract: Abstract: The Air Joman Health Center is a community health center that provides services in the form of medical services to the Air Joman community and its surroundings. Based on the observations made by the author, the… use of syringes at the Air Joman Health Center fluctuates every month consisting of 1 ml  syringes, 2.5 ml syringes, 3 ml syringes, 5 ml syringes and 10 ml syringes. After use, the syringe should not be reused and must be discarded. However, sometimes there are obstacles in serving patients, this is due to the limitations of syringes. The number of needles data can only be estimated from the number of available medical devices (stock), because the need for each month is different. This resulted in not all the needs of medical devices were met and there was often additional stock. To overcome problems regarding the processing of medical device stock data, assistance with forecasting is needed, which is the process of estimating future demand. The forecasting system is designed using the PHP programming language and MySQL database. Forecasting the supply of syringes at the Air Joman Health Center speeds up the cashier's work process to make reports because the forecasting system automatically produces forecasting results when the calculate button is clicked and prints the report. Keywords: Single Moving Average Method; Syringe Supplies; Joman Water Health Center.   Abstrak: Puskesmas Air Joman merupakan pusat kesehatan masyarakat yang memberikan pelayanan dalam bentuk jasa pengobatan kepada masyarakat Air Joman dan sekitarnya. Berdasarkan observasi yang dilakukan penulis, adapun penggunaan jarum suntik di Puskesmas Air Joman setiap bulan berfluktuasi yang terdiri atas jarum suntik 1 ml, jarum suntik 2,5 ml, jarum suntik 3 ml, jarum suntik 5 ml dan jarum suntik 10 ml. Setelah pemakaian, jarum suntik tidak boleh dipakai kembali dan harus dibuang. Namun, terkadang terjadi kendala dalam melayani pasien, hal ini disebabkan karena keterbatasan jarum suntik. Banyaknya data jarum suntik hanya bisa diperkirakan dari banyak atau sedikitnya alat kesehatan yang ada (stok), dikarenakan kebutuhan setiap bulan berbeda-beda. Hal ini mengakibatkan tidak semua kebutuhan alat kesehatan terpenuhi dan sering terjadi stok tambahan. Untuk mengatasi permasalahan mengenai pengolahan data stok alat kesehatan, maka dibutuhkan bantuan dengan peramalan (forecasting) yang merupakan proses pengestimasian permintaan di masa mendatang. Sistem peramalan tersebut dirancang menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Peramalan persediaan jarum suntik pada Puskesmas Air Joman mempercepat proses kerja Kasir untuk melakukan pembuatan laporan karena sistem peramalan secara otomatis menghasilkan hasil peramalan ketika diklik tombol hitung dan cetak laporan.   Kata Kunci: Metode Single Moving Average; Persediaan Jarum Suntik; Puskesmas Air Joman.  

Penerapan Sistem Pengereman dan Parkir Mobil Listrik Menggunakan Sensor Ultrasonik Berbasis Arduino UNO

Dayus, Azhar Robbi, Hutagalung, Jhonson Efendi, Harahap, Indra Ramadona
Abstract: Abstract: Most of the braking systems used still use the drum system so that an automatic braking system is needed so that collisions rarely occur due to sudden braking which results in many accidents that claimed lives.… This automatic brake control system is a device that functions as an automatic braking controller on four-wheeled vehicles without the driver having to press the brake pedal or brake manually. This system uses ultrasonic sensors to detect the distance of the car to objects that are in the way both in front and behind the car. Controlled by Arduino Uno microcontroller which is connected to servo motor and buzzer. The system can control the speed of vehicles and parking cars in the parking lot by designing and making a braking and parking system that works using ultrasonic sensors so that it can notify objects or things that are blocking both in front and behind the car. The car can stop quickly and accurately so it doesn't touch the object in front of it and the car can also park properly in the designated parking space.   Keyword: Ultrasonic Sensor; Microcontroller; Arduino Uno; Servo Motor; Buzzer     Abstrak: Sistem Pengereman kebanyakan digunakan masih menggunakan sistem  tromol sehingga dibutuhkan system pengereman otomatis sehingga jarang terjadi tabrakan karena pngereman yang tiba-tiba yang mengakibatkan banyaknya kecelakaan yang menelan korban jiwa. Sistem kendali rem otomatis ini adalah sebuat alat yang mempunyai fungsi sebagai pengendali pengereman otomatis pada kendaraan roda empat tanpa si pengemudi harus menekan pedal rem atau pengereman secara manual. Sistem ini menggunakan sensor ultrasonik untuk mendeteksi jarak mobil terhadap benda yang mengahalangi baik di depan maupun di belakang mobil. Dikendalikan oleh mikrokontroler Arduino Uno yang terhubung ke motor servo dan buzzer. Sistem dapat mengendalikan laju kendaraan dan pemakiran mobil pada tempat parkir dengan merancang dan membuat sistem pengereman dan parkir yang bekerja dengan menggunakan sensor ultrasonic sehingga dapat memberitahukan benda atau sesuatu yang menghalangi baik di depan maupun di belakang mobil. Mobil dapat berhenti dengan cepat dan akurat sehingga tidak menyentuh benda did depannya dan mobil juga dapat parkir dengan tepat di tempat parkir yang telah ditentukan.   Kata kunci: Sensor Ultrasonik; Mikrokontroler; Arduino Uno; Motor Servo; Buzzer  

Sistem Pakar Pemilihan Alat Kontrasepsi KB Pada Kantor DPP dan KB Kota Tanjungbalai

Purnama, Rezeki, Syafwan, Havid, Santoso, Santoso
Abstract: Abstract: The use of contraception is one solution in overcoming the rising pregnancy rate which is part of the Family Planning (KB) program. The problem that occurs today is the lack of public knowledge in choosing contraceptives… raceptives that are in accordance with health conditions. Limited time, place and experts in conveying the right contraceptive information is one of the obstacles. With the existence of an expert system which is a computer-based application, it will be able to solve problems as thought by experts. The design of this expert system is built to diagnose the type of contraception that is suitable according to health conditions. Knowledge of an expert, namely a midwife or obstetrician in diagnosing contraceptives that are in accordance with the health conditions of the acceptor's body implanted in a system using the Forward Chaining method. From these criteria, the system will conclude which contraception is suitable for use. With this expert system, it will help users and make it easier to determine the choice of the appropriate contraceptive. The test results show that the expert system application made is feasible and can be used by the community in conducting computerized consultations. This application is made using the PHP programming language and MySQL as the database server.   Keywords: Expert System;Forward Chaining Method;Contraceptive Devices;Family   Planning (KB)             Abstrak: Penggunaan alat kontrasepsi  adalah salah satu solusi dalam mengatasi naiknya tingkat kehamilan yang merupakan bagian dari program Keluarga Berencana (KB). Permasalahan yang terjadi saat ini adalah masih minimnya pengetahuan masyarakat dalam memilih alat kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi kesehatan. Keterbatasan waktu, tempat dan tenaga para ahli dalam menyampaikan informasi alat kontrasepsi yang tepat menjadi salah satu kendalanya. Dengan adanya sistem pakar yang merupakan aplikasi berbasis komputer nantinya dapat menyelesaikan masalah sebagaimana yang dipikirkan oleh para pakar. Perancangan sistem pakar ini dibangun untuk mendiagnosa jenis kontrasepsi yang cocok sesuai dengan kondisi kesehatan. Pengetahuan seorang pakar yaitu bidan atau dokter ahli kandungan dalam mendiagnosa alat kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi kesehatan tubuh akseptor yang ditanamkam pada sebuah sistem menggunakan metode Forward Chaining. Dari kriteria-kriteria tersebut sistem akan menyimpulkan alat kontrasepsi yang sesuai untuk digunakan. Dengan adanya sistem pakar ini akan membantu pengguna dan mempermudah  dalam menentukan pilihan alat kontrasepsi yang sesuai. Hasil uji menunjukan bahwa aplikasi sistem pakar  yang dibuat layak dan bisa digunakan oleh masyarakat dalam melakukan konsultasi secara komputerisasi. Aplikasi ini dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySQL sebagai database server.   Kata kunci: Sistem Pakar;Metode Forward Chaining;Alat Kontrasepsi;Keluarga Bere-ncana (KB)

Perancangan Sistem Keamanan File Transfer Protocol Dengan Secure Socket Layer Pada Server Centos 7

Tambunan, Alexander Theo Philus, Lubis, Adi Prijuna, Anggraini, Syartika
Abstract: Abstract: An advancement in communication technology currently has an influence on developments in data management in the joints of life, making the need for a media center something a must in digital archive storage. Data… ta will not always be stored in personal computers, but it would be better if there was a centralized data container to be a solution in storage media, in order to prevent data loss or data backup. The term network (network) is used when there are at least two or more devices that are connected to one another. To carry out data exchange in this network, a protocol is used that specifies how data is exchanged, and one of the most widely used protocols is the File Transfer Protocol (FTP). FTP  is generally useful as a means of exchanging files or data in a network. The FTP protocol is not secure enough, because when data transfer there is no security to protect it. Therefore the FTP protocol is necessary for additional security, by implementing the SSL security protocol or Secure Socket Layer Security protecting the FTP protocol during data transfer. SSL certificates are used for the purpose of handling the security of data packets transmitted over the network system. When SSL is activated, the server and client when the connection occurs will be encrypted so that the data cannot be seen by others.   Keywords: FTP; Network; Server; SSL     Abstrak: Suatu Kemajuan teknologi komunikasi saat ini memiliki pengaruh terhadap perkembangan didalam pengelolaan data didalam sendi kehidupan, membuat kebutuhan akan media center menjadi sesuatu yang harus dalam penyimpanan arsip digital. Data tidak selamanya akan tersimpan di dalam personal computer saja tetapi akan lebih baik jika ada wadah data terpusat menjadi solusi dalam media penyimpanan, agar menjaga dari kehilangan data atau cadangan data. Istilah jaringan (network) dipakai apabila terdapat minimal dua atau lebih perangkat yang terhubungkan satu dengan yang lainnya. Untuk melaksanakn pertukaran data didalam jaringan ini, digunakan protocol yang menspesifikasikan bagaimana data dipertukarkan, dan salah satu protocol yang banyak digunakan adalah File Transfer Protocol (FTP). FTP umumnya bermanfaat sebagai sarana pertukaran file atau data dalam suatu network. Protokol FTP tidaklah cukup aman, dikarenakan ketika transfer data tidak ada keamanan untuk melindunginya. Maka dari itu protokol FTP perlu untuk penambahan keamanan, dengan menerapkan protokol keamanan SSL atau  Secure Socket Layer Security melindungi protokol FTP pada saat transfer data. Sertifikat SSL dimanfaatkan  untuk keperluan menangani keamanan paket data yang ditransmisikan melalui sistem jaringan. Ketika SSL diakatifkan, maka server dan client ketika terjadi koneksi akan ter enkripsi sehingga data yang ada tidak dapat untuk dilihat oleh orang lain.   Kata kunci: FTP;Network;  Server; SSL  

Pengenalan Teknologi OLT Dalam Optimasi Manajemen Jaringan Bagi Siswa SMK N 1 BP Mandoge

Jalsa Marpaung, Hari, Ramadhani, Andrew, Andri Agus, Raja Tama, Almeina Lubis, Iin
Abstract: Abstract: This community service activity aims to introduce Optical Line Terminal (OLT) technology as the main device in GPON-based Fiber to the Home (FTTH) access networks to students of SMK Negeri 1 BP Mandoge in order… to improve their technical understanding regarding fiber optic network management. The main problem faced is the limited knowledge of students regarding optical access network architecture, OLT-ONU communication mechanisms, and service and bandwidth management. The methods used include observation, interviews, direct practice, and question and answer sessions. The practical activities focused on introducing OLT device architecture, basic GPON concepts, logical port configuration, service VLAN management, and network performance monitoring. The results of the activity showed an increase in students' technical understanding of fiber optic network operation and management. This activity supports the improvement of student competencies according to the needs of the telecommunications industry. Keywords: GPON; network management; OLT; vocational education; fiber optic   Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan teknologi Optical Line Terminal (OLT) sebagai perangkat utama dalam jaringan akses Fiber to the Home (FTTH) berbasis GPON kepada siswa SMK Negeri 1 BP Mandoge guna meningkatkan pemahaman teknis mereka terkait manajemen jaringan serat optik. Permasalahan utama yang dihadapi adalah keterbatasan pengetahuan siswa mengenai arsitektur jaringan akses optik, mekanisme komunikasi OLT–ONU, serta pengelolaan layanan dan bandwidth. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, praktik langsung, dan sesi tanya jawab. Kegiatan praktik difokuskan pada pengenalan arsitektur perangkat OLT, konsep dasar GPON, konfigurasi logis port, pengelolaan VLAN layanan, serta monitoring kinerja jaringan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman teknis siswa terhadap pengoperasian dan manajemen jaringan serat optik. Kegiatan ini mendukung peningkatan kompetensi siswa sesuai kebutuhan industri telekomunikasi. Kata kunci: GPON; manajemen jaringan; OLT; pendidikan vokasi; serat optik

Sosialisasi Media Pembelajaran Anak Tunanetra Reading Interaction Console With Kinetic Intelligence Braille Versi Prototipe

Ricki Ananda, Muhammad Amin, Muhammad Iqbal Haitame Tambunan, Saifuddin Muhammad Jalil
Abstract: Abstract: The Reading And Interaction Console With Kinetic Intelligence – Braille prototype aims to introduce an innovative educational technology for blind students at SLB Negeri Kota Tanjungbalai. The school, under the… he authority of the Province of North Sumatra, has 111 students across elementary, junior high, and senior high school levels. SLBN Tanjungbalai is led by Mrs. Resti, S.Pd., supported by 13 teachers and 1 administrative staff member. This media integrates an interactive kinesthetic system, binary Braille sensors, and artificial intelligence (AI) capable of recognizing Braille letter patterns based on tactile input and providing real-time voice feedback. Braille letters are converted into six-dot binary codes (Braille-cell), such as A (100000), B (110000), C (100100), D (100110), up to Z (101011). These binary combinations are detected by tactile sensors or push buttons, then processed by an ESP32S connected to a 2004 LCD with I2C, a DFPlayer Mini, and a speaker to produce the corresponding letter sounds. The socialization activity was conducted at SDLB Negeri Kota Tanjungbalai, involving companion teachers and eight blind students. The activities included device demonstration, usage training, and interactive trials. The results show positive responses from both teachers and students, as the media enhances motivation, accuracy, and speed in learning Braille letters. RICKI-Braille proved to be more interactive and adaptive compared to conventional Braille learning media. Keywords: Braille; visually impaired; inclusive learning media; assistive technology inclusive education;   Abstrak: Media Reading And Interaction Console With Kinetic Intelligence – Braille versi prototipe bertujuan memperkenalkan inovasi teknologi pendidikan bagi peserta didik tunanetra di SLB Negeri Kota Tanjungbalai. Sekolah yang berada di bawah naungan Provinsi Sumatera Utara ini memiliki 111 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. SLBN Tanjungbalai dipimpin oleh Ibu Resti, S.Pd., dengan dukungan 13 guru dan 1 tenaga tata usaha. Media ini memadukan sistem kinestetik interaktif, sensor Braille biner, dan kecerdasan buatan (AI) yang mampu mengenali pola huruf Braille berdasarkan input titik-titik taktil, kemudian memberikan umpan balik suara secara real-time. Huruf Braille dikonversi menjadi kode biner enam titik (Braille-cell), misalnya A (100000), B (110000), C (100100), D (100110), dan seterusnya hingga Z (101011). Sensor taktil atau push button membaca kombinasi biner tersebut, lalu memprosesnya melalui ESP32S yang terhubung dengan LCD 2004 + I2C, DFPlayer Mini, dan speaker untuk menghasilkan suara huruf yang sesuai. Sosialisasi dilakukan di SDLB Negeri Kota Tanjungbalai dengan melibatkan guru pendamping dan delapan siswa tunanetra. Kegiatan mencakup demonstrasi alat, pelatihan penggunaan, serta uji coba interaktif. Hasilnya, guru dan siswa memberikan respons positif karena media ini meningkatkan motivasi, ketepatan, dan kecepatan belajar huruf Braille. RICKI-Braille terbukti lebih interaktif dan adaptif dibanding media Braille konvensional. Kata kunci: Braille; tunanetra; media pembelajaran inklusif; teknologi asistif; pembelajaran inklusif

Pengembangan dan Pelatihan LMS Interaktif Berbasis Game Untuk Literasi Numerasi Siswa SD Negeri 067240 Medan

Kiswanto, Dedi, Br Bangun, Melly, Napitupulu, Safrida
Abstract: Abstract: The literacy and numeracy achievements of elementary school students in Indonesia still face various challenges, despite showing an upward trend based on the results of the National Assessment. One cause is the… implementation of conventional and less interactive learning models. This community service activity aims to develop and train the use of the interactive Learning Management System (LMS) kelaspetualang.com integrated with Scratch-based educational games to support literacy and numeracy learning at SD Negeri 067240 Medan. The implementation method used an interactive workshop based on practice-based learning that included needs analysis, material development, training, implementation, mentoring, and evaluation. The activity participants consisted of 20 teachers. The evaluation was conducted using a 1–5 Likert scale questionnaire to measure understanding, interest, and effectiveness of the activity. The results of the activity showed that 18 teachers successfully developed and uploaded game-based teaching materials to the LMS, while two teachers experienced technical difficulties with the device. The evaluation results showed a very good level of understanding and enthusiasm, especially regarding interest in developing game-based learning media, although further mentoring is still needed on technical aspects. This activity has been proven to improve teachers' digital competence and literacy and has the potential to enrich literacy and numeracy learning in an innovative way. Keywords: educational; games; scratch; literacy; numeracy   Abstrak: Capaian literasi dan numerasi siswa sekolah dasar di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, meskipun menunjukkan tren peningkatan berdasarkan hasil Asesmen Nasional. Salah satu penyebabnya adalah penerapan model pembelajaran yang masih konvensional dan kurang interaktif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan melatih pemanfaatan Learning Management System (LMS) interaktif kelaspetualang.com yang terintegrasi dengan game edukatif berbasis Scratch guna mendukung pembelajaran literasi dan numerasi di SD Negeri 067240 Medan. Metode pelaksanaan menggunakan workshop interaktif berbasis practice-based learning yang meliputi analisis kebutuhan, pengembangan materi, pelatihan, implementasi, pendampingan, dan evaluasi. Peserta kegiatan terdiri atas 20 guru. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert 1–5 untuk mengukur pemahaman, minat, dan efektivitas kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 18 guru berhasil mengembangkan dan mengunggah materi ajar berbasis game ke dalam LMS, sementara dua guru mengalami kendala teknis perangkat. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat pemahaman dan antusiasme yang sangat baik, terutama pada minat pengembangan media pembelajaran berbasis game, meskipun masih diperlukan pendampingan lanjutan pada aspek teknis. Kegiatan ini terbukti meningkatkan kompetensi dan literasi digital guru serta berpotensi memperkaya pembelajaran literasi dan numerasi secara inovatif. Kata kunci: pendidikan; permainan; Scratch; literasi; numerasi.