Abstract:MSMEs have a major contribution to the national economy, but the use of information technology in this sector is still low. This community service activity aims to empower MSMEs in Silo Baru Village through the application…
on of the Business Intelligence (BI) concept to improve the effectiveness of business management. The program is implemented in the form of training and technical assistance, which includes a basic understanding of BI, the use of simple accounting applications, digital marketing strategies, and data analysis and visualization techniques. This activity involves MSME actors directly in practice and simulations based on case studies of their respective businesses. Through a participatory and application approach, participants are equipped with the skills to record transactions digitally, monitor business performance, and make data-based decisions. Evaluation is carried out through pre-tests and post-tests, interviews, and observations, where the results show an increase in participants' digital literacy of up to 70% and technical skills of up to 60%. As many as 65% of participants have also implemented BI in daily business processes. This program is expected to be an effective collaborative model in encouraging the sustainable digital transformation of village MSMEs towards increasing competitiveness in the digital economy era.
Keywords: MSME; data analysis; business intelligence; business management; digital marketing
Abstrak: UMKM memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, namun pemanfaatan teknologi informasi di sektor ini masih rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM di Desa Silo Baru melalui penerapan konsep Business Intelligence (BI) guna meningkatkan efektivitas manajemen usaha. Program dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan teknis, yang mencakup pemahaman dasar BI, penggunaan aplikasi akuntansi sederhana, strategi pemasaran digital, serta teknik analisis dan visualisasi data. Kegiatan ini melibatkan pelaku UMKM secara langsung dalam praktik dan simulasi berbasis studi kasus usaha masing-masing. Melalui pendekatan partisipatif dan aplikatif, peserta dibekali keterampilan untuk mencatat transaksi secara digital, memantau kinerja usaha, serta mengambil keputusan berbasis data. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, wawancara, serta observasi, dimana hasilnya menunjukkan peningkatan literasi digital peserta hingga 70% dan keterampilan teknis hingga 60%. Sebanyak 65% peserta juga telah mengimplementasikan BI dalam proses bisnis sehari-hari. Program ini diharapkan dapat menjadi model kolaboratif yang efektif dalam mendorong transformasi digital UMKM desa secara berkelanjutan menuju peningkatan daya saing di era ekonomi digital.
Kata kunci: UMKM; analisis data; business intelligence; manajemen bisnis; pemasaran digital
Abstract:Efficient and transparent administration management is a primary requirement in village governance in the digital era. This community service activity was carried out with the aim of empowering the Silo Baru Village apparatus,…
ratus, Silau Laut District, through training in the use of information technology, especially the use of Microsoft Office applications (Word, Excel, and PowerPoint). This training is designed to increase the capacity of village apparatus in compiling administrative documents, managing data, and presenting information effectively and systematically. The implementation method includes a participatory approach with a combination of material delivery, direct practice, and intensive mentoring. The results of the activity showed an increase in the skills of village apparatus in operating office applications independently, which had a positive impact on work efficiency, data management accuracy, and transparency of administrative services. This program is expected to be the first step in encouraging the digitalization of village government towards more modern and accountable governance.
Keywords: Village Administration; Village Apparatus; Information Technology; Microsoft Office; Digitalization of Government
Abstrak: Pengelolaan administrasi yang efisien dan transparan menjadi tuntutan utama dalam tata kelola pemerintahan desa di era digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberdayakan perangkat Desa Silo Baru, Kecamatan Silau Laut Kabupaten Asahan, melalui pelatihan pemanfaatan teknologi infomasi, khususnya penggunaan aplikasi Microsoft Office (Word, Excel, dan PowerPoint). Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas perangkat desa dalam menyusun dokumen administrasi, mengelola data, serta menyajikan informasi secara efektif dan sistematis. Metode pelaksanaan meliputi pendekatan partisipatif dengan kombinasi penyampaian materi, praktik langsung, dan pendampingan intensif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan perangkat desa dalam mengoperasikan aplikasi perkantoran secara mandiri, yang berdampak positif terhadap efisiensi kerja, akurasi pengelolaan data, serta transparansi layanan administrasi. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong digitalisasi pemerintahan desa menuju tata kelola yang lebih modern dan akuntabel.
Kata kunci: Administrasi Desa; Perangkat desa; Teknologi informasi; Microsoft Office; Digitalisasi Pemerintahan
Abstract:Waste management has become one of the major challenges faced by modern society, especially in urban areas. Improperly managed waste can lead to various negative impacts, such as environmental pollution, health issues, and…
nd ecosystem damage. The purpose of this Community Service Program (PKM) is: a) To raise awareness among the community about the importance of proper waste management through sorting, recycling, and composting; b) To assist the community in establishing an integrated waste management system at the household and community levels, thereby reducing the amount of waste sent to landfills (TPA) and encouraging the adoption of an eco-friendly lifestyle. The target group for this activity is the residents of Kelurahan Talang Aman, Kemuning District, Palembang City, primarily housewives and members of the PKK (Family Welfare Empowerment) group in the area, with 20 participants. This program aims to increase participants' knowledge about household waste management by 50%. With a solid understanding of waste management, the community will be able to minimize the negative environmental impacts in Kelurahan Talang Aman.
Keywords: Waste; Environment; Reservoir; Retention
Abstrak: Pengelolaan sampah menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi masyarakat modern, terutama di kawasan perkotaan. Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti pencemaran lingkungan, gangguan kesehatan, dan kerusakan ekosistem. Kegiatan PKM ini bertujuan a) Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan benar; dengan cara pemilahan, daur ulang, dan pembuatan kompos; b) Membantu masyarakat membangun sistem pengelolaan sampah terpadu di tingkat rumah tangga dan komunitas; sehingga mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA) dan mendorong masyarakat untuk mengadopsi pola hidup ramah lingkungan. Sasaran kegiatan ini adalah Warga masyarakat di Kelurahan Talang Aman Kecamatan kemuning Kota Palembang, utamanya ibu ibu rumah tangga dan Ibu Ibu PKK di kelurahan Talang Aman sebanyak 20 orang. Pengabdian ini meningkatkan pengetahuan peserta tentang pengelolaan sampah rumah tangga sebesar 50% sesudah. Dengan adanya pengetahuan yang baik tentang penglolaan sampah maka dapat meminimilisir dampak negatif terhadap lingkungan Kelurahan Talang Aman
Kata kunci: Sampah; Lingkungan; Waduk; Retensi
Abstract:Sustainable and technology-based tourism development is a necessity to face the digital era. This community service activity aims to support digital transformation in the Lombok tourism sector through the implementation…
of electronic tickets, as a step towards smart tourism. The implementation of electronic tickets is designed to improve operational efficiency, tourist comfort, and facilitate the management of tourist destinations. By utilizing information and communication technology (ICT), this system is expected to reduce queues at tourist locations, speed up the tourist entry process, and provide real-time data that is useful for destination managers. This activity involves training for tourism managers in Lombok, as well as the implementation of an electronic ticket system at Bangsal Port which leads to the 3 Gili tourist destinations, namely Gili Trawangan, Gili Medno and Gili Air, where ticket sales have so far been manual and managed by the Karya Bahari Bangsal sea transportation cooperative. The results of this program show an increase in the quality of tourism services and management efficiency, while encouraging the use of technology in the promotion and management of tourism data. With the success of this program, it is hoped that Lombok, especially the 3 Gili tourist area, can become a pioneer in the implementation of smart tourism in Indonesia, increasing its competitiveness as a modern and technology-friendly global tourist destination.
Keywords: smart tourism; electronic ticketing; digital transformation; lombok
Abstrak: Pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan berbasis teknologi menjadi sebuah kebutuhan untuk menghadapi era digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung transformasi digital di sektor pariwisata Lombok melalui implementasi tiket elektronik, sebagai langkah menuju pariwisata cerdas (smart tourism). Implementasi tiket elektronik dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional, kenyamanan wisatawan, serta mempermudah pengelolaan destinasi wisata. Dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), sistem ini diharapkan dapat mengurangi antrian di lokasi wisata, mempercepat proses masuk wisatawan, serta memberikan data real-time yang bermanfaat bagi pengelola destinasi. Tahapan pertama yang akan dilakukan dalam PKM ini melakukan identifikasi masalah, merumuskan masalah, menetapkan tujuan, pengumpulan data, pembuatan e-tiket, membangun sistem dan ujicoba, promosi melalui media sosial, pelatihan hingga sistem di implementasikan oleh mitra. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan kualitas pelayanan wisata dan efisiensi pengelolaan, sekaligus mendorong penggunaan teknologi dalam promosi dan manajemen data pariwisata. Dengan keberhasilan program ini, diharapkan Lombok khususnya wisata 3 gili dapat menjadi pionir dalam penerapan pariwisata cerdas di Indonesia, meningkatkan daya saingnya sebagai destinasi wisata global yang modern dan ramah teknologi.
Kata kunci: pariwisata cerdas; tiket elektronik; transformasi digital; lombok
Abstract:Sadeng Village, Gunungpati, is still facing challenges in implementing Occupational Safety and Health (K3) among builders. Lack of understanding and awareness of the importance of K3 causes risky work practices and has the…
he potential to cause work accidents. This Community Service Program (PPM) aims to increase the competency of builders in implementing K3 principles. The method used is an integrated and participatory approach, including outreach and direct visits to projects and laboratories. The results of activities show increased compliance with K3 principles. It is hoped that this program can be the first step to building a safe and healthy work culture among builders in Sadeng Village, as well as encouraging sustainable implementation of K3 in the future.
Keywords: Occupational Safety and Health; K3; Construction Workers; Laboratory; Community Service
Abstrak: Kelurahan Sadeng, Gunungpati, masih menghadapi tantangan dalam penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di kalangan tukang bangunan. Kurangnya pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya K3 menyebabkan praktik kerja yang berisiko dan berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja. Program Pengabdian pada Masyarakat (PPM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tukang bangunan dalam menerapkan prinsip-prinsip K3. Metode yang digunakan adalah pendekatan terpadu dan partisipatif, meliputi sosialisasi dan kunjungan langsung ke proyek dan laboratorium. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip K3. Diharapkan, program ini dapat menjadi langkah awal untuk membangun budaya kerja yang aman dan sehat di kalangan tukang bangunan di Kelurahan Sadeng, serta mendorong penerapan K3 yang berkelanjutan di masa mendatang.
Kata kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja; K3; Pekerja Konstruksi; Laboratorium; Pengabdian Masyarakat
Abstract:The Kidspreneur program was created with the aim of building the mental and mental independence of children from an early age, enhancing entrepreneurial motivation, improving their knowledge and skills of entrepreneurship,…
p, as well as teaching them how to promote business products, develop their knowledge and entrepreneur skills, and develop their company's product marketing skills. The service of this community was carried out at the LKSA Panti Asuhan Hasbi Rabbi Bandar Lampung on July 10–14, 2023. The method used is participatory, involving partners in various stages of activities such as training, the practice of entrepreneurial ideas, and support. The results of these activities are motivating and encouraging participants to become entrepreneurs at a young age, enhancing entrepreneurial skills and ideas, and getting information about digital marketing. Benefits of this activity in addition to the success of the government program in the realization of the program Kota Bandar Lampung Ramah Anak. It is also expected to be an additional source of income or even a primary source of search to reduce the dependence of orphanage members on donations in order to realize the financial independence of the orphans.
Keywords: kidspreneur; training; orphanage
Abstrak: Program Kidspreneur dibuat dengan tujuan untuk membangun mental dan jiwa kemandirian anak sejak usia dini, meningkatkan motivasi kewirausahaan, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan, serta mengajari mereka cara mempromosikan produk bisnis, pengetahuan dan kemampuan kewirausahaan, dan mengembangkan keterampilan pemasaran produk perusahaan mereka. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di LKSA Panti Asuhan Hasbi Rabbi Bandar Lampung pada tanggal 10-14 Juli 2024. Metode yang digunakan adalah bersifat partisipatif, dengan melibatkan mitra dalam berbagai tahapan kegiatan seperti pelatihan, praktik ide kewirausahaan, serta pendampingan. Hasil dari kegiatan ini adalah memotivasi dan mendorong peserta untuk menjadi wirausahawan di usia muda, meningkatkan keterampilan dan ide kewirausahaan, serta mendapatkan informasi mengenai pemasaran digital. Manfaat dari kegiatan ini bentuk kontribusi pada program pemerintah dalam mewujudkan program Kota Bandar Lampung Ramah Anak. Diharapkan juga dapat menjadi sumber penghasilan tambahan atau bahkan sumber pencarian utama untuk mengurangi ketergantungan anggota panti asuhan terhadap donatur demi mewujudkan kemandirian finansial anggota panti asuhan.
Kata kunci: kidspreneur; pelatihan; panti asuhan
Abstract:Vocabulary is one of the important aspects that must be mastered by students before learning a language as well as in learning English. In Indonesia, English has been included in the education curriculum since 1994, but…
the changes that occurred in the 2013 curriculum, which resulted in the loss of English as a subject at the elementary school level had an impact on students' knowledge of English, especially their knowledge of vocabulary. This assistance is provided to help students learn and memorize new English vocabulary in an effort to improve their memorization. The community service method used is Service Learning (SL). A total of 20 students participated as course participants who will be assisted in this service activity. Several stages of action were carried out: planning English vocabulary lessons, presenting English vocabulary materials, introducing and using English vocabulary, and encouraging children to interpret or define new English vocabulary that has been taught. The results of the assistance in this service show that the assistance activities in memorizing vocabulary for students of SDN Jabiren-2 help students increase their vocabulary acquisition.
Keywords: Assistance, English vocabulary, Memorizing, SDN Jabiren-2
Kosakata merupakan salah satu aspek penting yang harus dikuasai oleh siswa sebelum belajar suatu bahasa seperti halnya dalam belajar bahasa Inggris. Di Indonesia bahasa Inggris mulai dimuat dalam kurikulum pendidikan sejak tahun 1994, namun perubahan yang terjadi pada kurikulum 2013 yang membuat hilangnya bahasa Inggris sebagai mata pelajaran di tingkat sekolah dasar berdampak pada pengetahuan siswa terhadap bahasa Inggris khususnya pengetahuan mereka pada kosakata. Pendampingan ini diberikan untuk membantu siswa mempelajari dan menghafal kosakata bahasa Inggris yang baru dalam upaya untuk meningkatkan hafalan mereka. Metode pengabdian kepada masyarakat yang digunakan adalah Service Learning (SL). Sebanyak 20 siswa berpartisipasi sebagai peserta kursus yang akan didampingi dalam kegiatan pengabdian ini. Beberapa tahapan tindakan dilakukan: merencanakan pelajaran kosakata bahasa Inggris, menyajikan materi kosakata bahasa Inggris, memperkenalkan dan menggunakan kosakata bahasa Inggris, dan mendorong anak untuk menafsirkan atau mendefinisikan kosakata bahasa Inggris baru yang telah diajarkan. Hasil pendampingan dalam pengabdian ini menunjukkan bahwa kegiatan pendampingan dalam menghafal kosakata pada siswa-siswi SDN Jabiren-2 membantu siswa dalam meningkatkan perolehan kosakata mereka.
Kata kunci: Kosakata bahasa Inggris; Menghafal; Pendampingan; SDN Jabiren-2
Abstract:Abstract: Based on a preliminary survey with the owner of the rehab, it was found that the Nyaman Jiwo Rehab has a total of 35 patients being treated, 6 nurses who take care of patients with mental disorders every day. The…
he owner of the rehab stated that the foundation already has a concept plan for developing vocational therapy skills including making agricultural land (vegetables, secondary crop), animal husbandry (cows, goats, ducks), sewing skills and cooking/cooking skills. It is hoped that through the rehabilitation services at the Nyaman Jiwo Rehab, the patient will be able to be independent "Migunani Tumraping Liyan" meaning that it is useful for others. The purpose of the Integrated Community Service (PPMT) is to increase the knowledge of nursing home nurses so that they can be used as a provision in encouraging the realization of one of the missions of the Nya-man Jiwo Rehabilitation Institution, which is to provide physical, psychosocial, spiritual therapy and skills/productive economic efforts. This service method uses 4 stages, namely preparation, socialization, training and also assistance in the application of MPKP, assistance in patient independence activities, and also assistance in morning exercise activities. This activity received a good response from the owner of the orphanage and also the nurses. Participants were very enthusiastic about the activities given to them.
Keywords: psychiatric nursing; rehab; services
Abstrak: Berdasarkan survei pendahuluan dengan pemilik panti, di dapatkan bahwa Panti Rehabilitasi Nyaman Jiwo ini memiliki sejumlah 35 pasien yang dirawat, 6 perawat yang setiap harinya merawat pasien-pasien dengan gangguan jiwa. Pemilik Panti mengemukakan bahwa, yayasan sudah memiliki rencana konsep pengembangan vokasional terapi ketrampilan meliputi pembuatan lahan pertanian (sayur mayor, polo wijo), peternakan (sapi, kambing, bebek), ketrampilan menjahit dan tata boga/memasak. Diharapkan melalui layanan rehabilitasi di Yayasan Panti Rehabilitasi Nyaman Jiwo, pasien mampu mandiri “Migunani Tumraping Liyan “artinya bermanfaat bagi yang lain. Tujuan Pengabdian pada Masyarakat Terpadu (PPMT) adalah untuk meningkatkan pengetahuan perawat Panti sehingga bisa digunakan sebagai bekal dalam mendorong terwujudnya salah satu misi Panti Rehabilitasi Nyaman Jiwo yaitu memberikan terapi fisik, psikososial, spiritual dan ketrampilan/ usaha ekonomi produktif. Metode pengabdian ini menggunakan 4 tahapan yaitu persiapan, sosialisasi, pelatihan dan juga pendampingan dalam penerapan MPKP, pendampingan dalam kegiatan kemandirian pasien, dan juga pendampingan dalam kegiatan senam pagi. Kegiatan ini mendapatkan sambutan yang baik dari pemilik panti dan juga perawat yang ada. Peserta sangat antusias dengan kegiatan yang diberikan kepada mereka.
Kata kunci: keperawatan jiwa; panti rehabilitasi; pelayanan
Abstract:Abstract: Stunting refers to a chronic undernutrition that make children look smaller than children in their age. In the program of community service, role of cadre (a health volunteer) is very important to disseminate the…
he information about stunting to community. Increase cadre’s knowledge and encourage them to be more confidence when giving the information to community about stunting and local food that can meet childreen nutrition requirement to prevent stunting in community. This program is the second year program of community service to continue the evaluation from last year program. This program is specilally for cadre in Sumberkalong village. Each meeting was conducted through focus discussion group about prevention of stunting. Then, cadres disseminated the information to community including, pregnant women, newly marriage couple and toddler moms by visiting their home or door-to-door. There were 10 cadres who participate in the communitity service in the phase of year 1 until year 2 thouroughly. Three cadres were active and often asked some questions during meeting sessions. Some others were active if they were encouraged to ask or to give an opinion. Cadres explained that cadres' knowledge increase after joining several meeting session and focus group discussion. The cadres disseminated the information to the community with confidence. Program of community service which using a focus group discussion is considered effective to increased cadres’ knowledge. Focus group discussion can be employed in encouraging cadres in the community service program.
Keywords: cadre’s knowledge; focus group discussion; stunting.
Abstrak: Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada tubuh dan otak yang diakibatkan keadaan kurang gizi dalam waktu yang lama. Sehingga, anak stunted memiliki tubuh yang lebih pendek dari anak normal seusianya. Peran kader kesehatan sangat penting dalam mendesiminasikan informasi kesehatan, termasuk informasi terkait pencegahan stunting anak balita di masyarakat, untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan dan kemampuan kader kesehatan tentang stunting dan zat gizi lokal yang dapat membantu pemenuhan kebutuhan gizi untuk mencegah stunting di masyarakat. Kegiatan ini merupakan program pengabdian kepada masyarakan tahun ke-2 yang berfokus pada pemberdayaan kader kesehatan Desa Sumberkalong Kecamata Kalisat Kabupaten Jember. Setiap pertemuan kegiatan dilaksanakn Focus Group Discussion (FGD) bersama para kader kesehatan yang membahas pencegahan stunting. Kemudian, kader kesehatan mendesiminasikan informaasi yang telah diperoleh dari tim pelaksana program pengabdian kepada masyarakat, meliputi ibu-ibu yang memiliki anak usia balita, ibu hamil dan pasangan usia subur dengan melakukan kunjungan ke secara door-to-door ke rumah. Terdapat 10 kader kesehatan berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat tahun ke-1 dan tahun ke-2. Sebanyak 3 kader yang aktif bertanya selama proses pertemuan dengan tim pelaksana pengabdian kepada masyarakat. Sebagain kader bertanya atau memberikan pendapatnya jika diminta. Seluruh kader menyampaikan bahwa pengetahuan kader meningkat selama mengikuti rangkaian pertemuan dan FGD.
Kata kunci: Focus Group Discussion (FGD); pengetahuan kader; stunting.
Abstract:Abstract: Along with advances in information technology that is increasingly changing and encouraging various efforts to change, where the Sei Harapan Sekupang community is still unfamiliar with information and communication…
tion technology, many people, especially school children and adolescents who still do not understand the application of information technology in the field of blogging and also still lack of understanding of the application of ICT, especially applications that are on the computer, therefore the purpose of this coaching is to invite the Sei Harapan community to find out the use of information technology in the field of Blogging. This blogging coaching is also to find out the latest technology and information that is currently growing rapidly including blogging and know the benefits of information technology development in the field of blogging so that the public can be motivated to evaluate and learn information technology in the field of blogging as a basis for learning and to support various activities in daily life are included in online sales activities using blogs, and are accustomed to using information technology tools appropriately and optimally to obtain and process information in learning, working and other activities so that the community is able to be creative, develop imaginative attitudes, develop independent exploration capabilities , and easy to adapt to new developments in the environment.
Keywords: Coaching, Training, Applications, Blogging
Abstrak: Seiring dengan kemajuan teknologi informasi yang semakin mengalami perubahan dan mendorong berbagai usaha perubahan, dimana masyarakat Sei Harapan Sekupang masih awam tentang teknologi informasi dan komunikasi, banyaknya masyarakat khususnya anak-anak sekolah dan remaja yang masih belum paham akan penerapan teknologi informasi dibidang blogging dan juga masih kurang paham akan penerapan TIK khususnya aplikasi yang ada di komputer, maka dari itu tujuan pembinaan ini mengajak masyarakat Sei Harapan untuk mengetahui pemanfaatan teknologi informasi dibidang Blogging. Pembinaan blogging ini juga untuk mengetahui teknologi dan informasi terbaru yang saat ini berkembang dengan pesat termasuk blogging dan mengetahui manfaat perkembangan teknologi informasi dibidang blogging sehingga masyarakat dapat termotivasi untuk mengevaluasi dan mempelajari teknologi informasi dibidang blogging sebagai dasar untuk belajar dan untuk mendukung berbagai aktifitas dalam kehidupan sehari-hari termasuk dalam hal aktivitas penjualan secara online dengan menggunakan blog, dan terbiasa menggunakan perangkat teknologi informasi secara tepat dan optimal untuk mendapatkan dan memproses informasi dalam kegiatan belajar, bekerja, dan aktifitas lainnya sehingga masyarakat mampu berkreasi, mengembangkan sikap imaginatif, mengembangkan kemampuan eksplorasi mandiri, dan mudah beradaptasi dengan perkembangan baru di lingkungannya.
Kata kunci: Pembinaan, Pelatihan, Aplikasi, Blogging