Search Articles & Publications

Showing 867 articles found for "Kuantitatif"

Pengaruh PENGARUH CONTENT MARKETING DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK UMKM TELUR ASIN REMPAH SABARAYA DI KOTA BANDUNG

Anggraeni, Sinta Nur, Pramudya FR, Agung
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh content marketing dan persepsi harga terhadap keputusan pembelian produk UMKM Telur Asin Rempah Sabaraya di Kota Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif&#8230; dengan metode survei, melalui penyebaran kuesioner kepada 100 konsumen yang pernah melakukan pembelian, yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis secara deskriptif dan verifikatif menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil analisis deskriptif menunjukkan content marketing berada pada kategori baik (80,97%), persepsi harga berada pada kategori sangat baik (82%), dan keputusan pembelian berada pada kategori baik (81%). Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 4,400 + 0,236X1 + 0,889X2. Secara parsial, content marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (t = 3,428; Sig. = 0,001), dan persepsi harga juga berpengaruh positif dan signifikan serta menjadi variabel paling dominan (t = 12,011; Sig. < 0,001; β = 0,733). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (F = 152,198; Sig. < 0,001), dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,758, yang berarti 75,8% variasi keputusan pembelian dijelaskan oleh content marketing dan persepsi harga, sedangkan sisanya 24,2% dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan pentingnya penyampaian konten pemasaran yang relevan, akurat, dan konsisten, disertai penetapan harga yang kompetitif dan sesuai nilai yang dirasakan konsumen, dalam memperkuat keputusan pembelian produk UMKM di era pemasaran digital.

Perbandingan Kematangan Karier Siswa Berdasarkan Keikutsertaan Dalam Kegiatan Ekstrakurikuler Di Madrasah Aliyah Negeri Kota Serang

Hafidz Maulana Syamputra, Arga Satrio Prabowo, Alfiandy Warih Handoyo
Abstract: Kematangan karier merupakan salah satu aspek penting yang perlu dimiliki peserta didik sebagai bekal dalam menentukan pilihan pendidikan lanjutan maupun pekerjaan di masa depan. Salah satu faktor yang diduga berhubungan&#8230; dengan kematangan karier adalah keikutsertaan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kematangan karier antara siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dengan siswa yang tidak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di Madrasah Aliyah Negeri Kota Serang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparatif. Sampel penelitian berjumlah 404 siswa yang berasal dari MAN 1 Kota Serang dan MAN 2 Kota Serang, yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket kematangan karier yang disusun berdasarkan enam aspek kematangan karier yaitu orientasi karier, informasi dan perencanaan karier, konsistensi pilihan karier, pemantapan karakteristik diri, kemandirian dalam memilih karier, serta kebijaksanaan dalam memilih karier. Data dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kematangan karier siswa secara umum berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata sebesar 194,16. Namun demikian, hasil pengujian hipotesis menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dan siswa yang tidak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler (Sig. = 0,347 > 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan ekstrakurikuler bukan merupakan faktor yang membedakan tingkat kematangan karier siswa. Kematangan karier diduga lebih dipengaruhi oleh berbagai faktor lain, seperti pemahaman diri, dukungan keluarga, pengalaman belajar, layanan bimbingan karier, dan akses terhadap informasi karier. Career maturity is an important aspect that students need to develop in preparing for future educational and occupational choices. One factor that is assumed to be related to career maturity is participation in extracurricular activities. This study aimed to examine the differences in career maturity between students who participated in extracurricular activities and those who did not in State Islamic Senior High Schools (Madrasah Aliyah Negeri) in Serang City. This study employed a quantitative approach using a comparative research design. The sample consisted of 404 students from MAN 1 Serang City and MAN 2 Serang City selected through stratified random sampling. Data were collected using a career maturity questionnaire six dimensions of career maturity: career orientation, career information and planning, consistency of career preferences, crystallization of self-characteristics, career independence, and wisdom in career choice. Data were analyzed using normality testing, homogeneity testing, and comparative analysis. The results indicated that students' career maturity was generally at a good level, with a mean score of 194.16. However, the hypothesis testing revealed no significant difference in career maturity between students who participated in extracurricular activities and those who did not (Sig. = 0.347 > 0.05). These findings suggest that participation in extracurricular activities is not a distinguishing factor in students' career maturity. Career maturity is likely influenced by other factors, including self-understanding, family support, learning experiences, career guidance services, and access to career information.

Membangun Kepercayaan Publik: Analisis Komunikasi Interpersonal Pegawai Kantor Pertanahan Kota Serang

Mohammad Fauzan Hafidz, Siti Muhibah, Arga Satrio Prabowo
Abstract: Kepercayaan publik merupakan faktor penting dalam keberhasilan penyelenggaraan pelayanan publik, termasuk pada sektor pertanahan yang memiliki kompleksitas administrasi dan koordinasi kerja yang tinggi. Penelitian ini bertujuan&#8230; rtujuan menganalisis kemampuan komunikasi interpersonal pegawai Kantor Pertanahan Kota Serang sebagai upaya membangun kepercayaan publik terhadap kualitas layanan yang diberikan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian berjumlah 102 pegawai, dengan sampel sebanyak populasi. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disusun berdasarkan indikator komunikasi interpersonal menurut DeVito, yaitu keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan. Hasil uji instrumen menunjukkan seluruh item pernyataan valid dengan nilai corrected item-total correlation di atas 0,349 serta reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,969. Temuan penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal pegawai berperan penting dalam memperkuat koordinasi internal, meningkatkan kejelasan informasi, serta mengurangi potensi miskomunikasi yang dapat memengaruhi persepsi masyarakat terhadap pelayanan pertanahan. Komunikasi interpersonal yang efektif mendorong terciptanya pelayanan yang lebih transparan, responsif, dan akuntabel sehingga berkontribusi pada peningkatan kepercayaan publik terhadap Kantor Pertanahan Kota Serang. Public trust is a crucial factor in the successful implementation of public services, including the land administration sector, which is characterized by complex administrative processes and extensive work coordination. This study aims to analyze the interpersonal communication competence of employees at the Serang City Land Office as an effort to build public trust in the quality of public services provided. This research employed a quantitative method with a survey approach. The study population consisted of 102 employees, all of whom were included as the research sample using a total sampling technique. Data were collected through a questionnaire developed based on DeVito’s interpersonal communication indicators, namely openness, empathy, supportiveness, positiveness, and equality. The instrument testing results indicated that all questionnaire items were valid, with corrected item-total correlation values exceeding 0.349, and reliable, with a Cronbach’s Alpha coefficient of 0.969. The findings reveal that employees’ interpersonal communication plays a significant role in strengthening internal coordination, improving information clarity, and minimizing the potential for miscommunication that may influence public perceptions of land services. Effective interpersonal communication contributes to more transparent, responsive, and accountable public services, thereby enhancing public trust in the Serang City Land Office.

PENGARUH MOTIVASI DAN KONTEN KEWIRAUSAHAAN DI TIKTOK TERHADAP KEPUTUSAN BERWIRAUSAHA MAHASISWA PROGRAM STUDI ADMINISTRASI BISNIS ANGKATAN 2022 INTERNATIONAL WOMEN UNIVERSITY

Ardillah, Lisni, Nuratri, Bangkit
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Motivasi dan Konten Kewirausahaan di TikTok terhadap Keputusan Berwirausaha mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Angkatan 2022 International Women&#8230; n University. Penelitian dilakukan terhadap 100 responden menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda. Analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa variabel Motivasi (X1) memiliki nilai rata-rata sebesar 17,61 dari skor maksimum 20, yang mengindikasikan bahwa tingkat motivasi berwirausaha mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Angkatan 2022 International Women University tergolong tinggi. Variabel Konten Kewirausahaan di TikTok (X2) memiliki nilai rata-rata sebesar 19,87 dari skor maksimum 25, menunjukkan bahwa paparan konten kewirausahaan yang diterima mahasiswa melalui TikTok berada pada kategori baik. Sementara itu, variabel Keputusan Berwirausaha (Y) memiliki nilai rata-rata sebesar 20,22 dari skor maksimum 25, yang menggambarkan bahwa keputusan berwirausaha mahasiswa berada pada kategori cukup tinggi, meskipun hasil pra-survei sebelumnya mengungkap masih adanya kesenjangan antara keinginan dan keberanian untuk mengeksekusi keputusan berwirausaha secara nyata. Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Berwirausaha mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Angkatan 2022 International Women University. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 3,250 yang lebih besar dari t tabel 1,985 dan nilai signifikansi sebesar 0,002 yang lebih kecil dari 0,05. Nilai koefisien regresi sebesar 0,523 menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu satuan pada variabel Motivasi akan meningkatkan Keputusan Berwirausaha sebesar 0,523 satuan. Artinya, semakin tinggi motivasi yang dimiliki mahasiswa baik dalam bentuk kebutuhan berprestasi, keinginan sukses, dorongan mandiri, maupun semangat mencoba usaha maka semakin besar pula keputusan mahasiswa untuk berwirausaha. Konten Kewirausahaan di TikTok berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Berwirausaha mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Angkatan 2022 International Women University. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 4,168 yang lebih besar dari t tabel 1,985 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Nilai koefisien regresi sebesar 0,399 menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu satuan pada variabel Konten Kewirausahaan di TikTok akan meningkatkan Keputusan Berwirausaha sebesar 0,399 satuan. Nilai t hitung variabel ini (4,168) merupakan yang tertinggi dibandingkan variabel Motivasi (3,250), yang mengindikasikan bahwa Konten Kewirausahaan di TikTok memiliki pengaruh yang lebih dominan terhadap Keputusan Berwirausaha dalam penelitian ini. Motivasi dan Konten Kewirausahaan di TikTok secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Berwirausaha mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Angkatan 2022 International Women University. Hal ini dibuktikan dengan nilai F hitung sebesar 23,180 yang lebih besar dari F tabel 3,09 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,323 menunjukkan bahwa kedua variabel independen tersebut secara bersama-sama mampu menjelaskan variasi Keputusan Berwirausaha sebesar 32,3%, sedangkan 67,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian ini seperti pendidikan kewirausahaan, self-efficacy, akses permodalan, dan faktor lingkungan.

PENGARUH PENGEMBANGAN UMKM BERBASIS MARKETPLACE DAN PEMBAGIAN PERAN GENDER TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN PADA TOKO MIF17.OFFICIAL DI PLATFORM SHOPEE

Agnia, Khoirul, Merdiani, Wentri
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengembangan UMKM berbasis marketplace dan pembagian peran gender terhadap keputusan pembelian konsumen pada Toko MIF17.Official di platform Shopee. Penelitian menggunakan&#8230; akan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Sampel penelitian berjumlah 96 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji parsial (t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi menggunakan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan UMKM berbasis marketplace dan pembagian peran gender berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen, sedangkan 44,5% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan pentingnya optimalisasi pengelolaan marketplace dan pembagian peran yang efektif untuk meningkatkan keputusan pembelian konsumen.

EFEKTIVITAS PROGRAM PEMBINAAN KARAKTER ISLAMI TERHADAP PERILAKU SISWA DI SDI DATOK SULAIMAN PALOPO

Astari, Rina, Muhaemin, Muhaemin, Tanal, Ali Nahruddin, Munawir, Ahmad, Alauddi, Alauddi, Sarmila, Sarmila
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program pembinaan karakter Islami yang diterapkan di SDI Datok Sulaiman Palopo dalam membentuk perilaku siswa serta menganalisis pandangan guru, siswa, dan orang tua&#8230; a terhadap efektivitas program pembinaan karakter Islami di SDI Datok Sulaiman Palopo.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian campuran (mixed methods), yaitu pendekatan yang menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif dalam satu rangkaian penelitian. Metode kuantitatif digunakan untuk memperoleh data yang bersifat terukur, khususnya terkait pandangan guru, siswa, dan orang tua mengenai efektivitas program pembinaan karakter Islami melalui penyebaran angket, sedangkan metode kualitatif digunakan untuk memahami lebih dalam mengenai pelaksanaan program melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang digunakan terdiri dari data primer yang diperoleh secara langsung dari kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua, serta data sekunder yang berasal dari buku, jurnal, dan sumber pendukung lainnya. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif, inferensial, dan analisis kualitatif model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program pembinaan karakter Islami di SDI Datok Sulaiman Palopo telah berjalan dengan baik dan terstruktur melalui metode pembiasaan, keteladanan, dan integrasi nilai-nilai Islami dalam pembelajaran serta berpengaruh signifikan terhadap perilaku siswa, terutama dalam aspek religiusitas, kedisiplinan, tanggung jawab, dan akhlak. Selain itu, pandangan guru, siswa, dan orang tua terhadap efektivitas program ini secara umum sangat positif, meskipun masih terdapat kendala dalam konsistensi penerapan nilai-nilai tersebut di luar sekolah sehingga diperlukan kerja sama yang lebih kuat antara sekolah dan keluarga.

Analisis Potensi Serapan Karbondioksida Pada Pohon Nyatoh (Palaquium obtusifolium) di Hutan Kota Bonawang Kotamobagu

Ziban Poli, Hendra Amon
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biomassa di atas permukaan tanah, cadangan karbon dan potensi serapan CO2 pada pohon nyatoh (Palaquium obtusifolium) di Hutan Kota Bonawang Kotamobagu. Jenis penelitian kuantitatif,&#8230; atif, dengan menggunakan metode Non-Destructive Sampling yang berfungsi untuk pengambilan data tanpa merusak pohon secara permanen sehingga memungkinkan penggunaan kembali obyek yang sama. Metode pengumpulan data menggunakan pendekatan inventarisasi hutan dengan teknis sensus, di mana seluruh jenis pohon nyatoh yang dijumpai di lokasi penelitian diukur diameter batangnya, yaitu diameter at breast height (DBH = 130 cm) dengan menggunakan pita meter. Diameter batang pohon nyatoh diukur mulai dari 30 cm. Hasil menunjukkan bahwa populasi nyatoh (Palaquium obtusifolium) sebanyak 128 individu dengan kelas diameter mulai dari 30 cm hingga 214,09 cm. Jumlah individu terbanyak terdapat pada kelas diameter 50 cm hingga 60 cm sebesar 18 pohon (14,06%). Total biomassa sebesar 3.582.437 kg (3.581,44 ton), cadangan karbon sebesar 1.683.275,74 kg C (1.683,28 ton C), dan serapan karbondioksida sebesar  6.177.621,98 kg CO2 (6.177,62 ton CO2). Diameter lebih dari 200 cm mendominasi potensi ekologis, menyumbang 23,88% dari dengan potensi biomassa 855,18 ton, cadangan karbon 401,94 ton C, dan serapan CO2 1.475,11 ton CO2. Dengan rata-rata kerapatan karbon 397,94 ton C/ha di lahan seluas 4,23 ha, kawasan ini masuk dalam kriteria tinggi, menegaskan pentingnya pelestarian pohon besar untuk mitigasi iklim kawasan perkotaan.

Pengaruh Transparansi, Kompetensi Pemerintah Desa, Aksesibilitas Laporan Keuangan Dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa Di Kecamatan Silo Kabupaten Jember

Irfan Ainun Habibi, Diana Dwi Astuti, Helmi Agus Salim
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transparansi, kompetensi pemerintah desa, aksesibilitas laporan keuangan, dan partisipasi masyarakat terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa di Kecamatan Silo, Kabupaten&#8230; bupaten Jember. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel 56 perangkat desa. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial hanya transparansi yang berpengaruh signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa, sedangkan kompetensi pemerintah desa, aksesibilitas laporan keuangan, dan partisipasi masyarakat tidak berpengaruh signifikan. Namun, secara simultan keempat variabel berpengaruh signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,582. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa transparansi menjadi faktor penting dalam meningkatkan akuntabilitas pengelolaan dana desa di Kecamatan Silo.

Tingkat Cemaran Timbal (Pb) Pada Air Sungai Di Kota Jayapura Sebagai Indikator Risiko Lingkungan

Wahyukumalasari, Sri Herawati, Dasima Aziz Rahim
Abstract: Sungai perkotaan berperan penting sebagai sumber daya lingkungan dan penopang aktivitas masyarakat, namun rentan terhadap pencemaran akibat tekanan aktivitas antropogenik. Salah satu pencemar yang berbahaya dan bersifat&#8230; persisten adalah logam berat timbal (Pb), yang berpotensi menimbulkan dampak ekologis dan risiko kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat cemaran timbal (Pb) pada air sungai di Kota Jayapura serta menjadikannya sebagai indikator risiko lingkungan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan bersifat eksploratif. Sampel air diambil secara grab sampling dari empat sungai di Kota Jayapura, yaitu Sungai Acai, Sungai Entrop, Sungai Hanyaan, dan Sungai Siborongonyi. Analisis kadar timbal dilakukan menggunakan metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel air sungai mengandung timbal dengan konsentrasi yang melampaui baku mutu kualitas air sungai nasional sebesar 0,03 mg/L. Kadar timbal tertinggi ditemukan pada Sungai Siborongonyi sebesar 0,69 mg/L, diikuti Sungai Hanyaan sebesar 0,37 mg/L, Sungai Acai sebesar 0,29 mg/L, dan Sungai Entrop sebesar 0,18 mg/L. Variasi kadar timbal antar sungai menunjukkan perbedaan tingkat tekanan lingkungan yang diterima masing-masing badan air. Secara keseluruhan, temuan ini mengindikasikan bahwa sungai-sungai di Kota Jayapura telah mengalami cemaran timbal yang signifikan dan berpotensi menimbulkan risiko lingkungan serta kesehatan masyarakat. Penelitian ini memberikan gambaran awal kondisi kualitas air sungai di Kota Jayapura dan dapat digunakan sebagai dasar pemantauan lingkungan serta peringatan dini terhadap degradasi kualitas perairan perkotaan  

Gambaran Kesiapan Berhenti Merokok pada Perokok di Desa Puuwonggia, Kabupaten Konawe Utara Tahun 2026

Handayani, Listy, Paridah
Abstract: Kebiasaan merokok masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena menimbulkan ketergantungan, meningkatkan risiko penyakit, dan menyebabkan paparan asap rokok pada anggota keluarga. Penelitian ini bertujuan menggambarkan&#8230; an kesiapan berhenti merokok pada perokok di Desa Puuwonggia, Kecamatan Motui, Kabupaten Konawe Utara tahun 2026. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan potong lintang. Penelitian dilakukan pada Bulan Januari 2026 di Desa Puuwonggia, Konawe Utara. Populasi dan sampel terdiri atas 47 rumah tangga yang memiliki anggota keluarga perokok dan dipilih menggunakan total sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur, kemudian dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 40,4% perokok pernah mencoba berhenti dalam 12 bulan terakhir, sedangkan 57,4% belum pernah mencoba. Sebanyak 51,1% perokok belum mau berubah dan 48,9% baru bersedia mengurangi jumlah rokok, sementara tidak ada perokok yang menyatakan siap berhenti sepenuhnya. Penyebab utama kegagalan berhenti merokok adalah ketagihan atau rasa gelisah dan pengaruh lingkungan teman atau tempat kerja, masing-masing sebesar 33,3%. Dukungan yang paling banyak dibutuhkan adalah komitmen keluarga dan pembatasan tempat merokok, masing-masing sebesar 31,15%. Kesiapan berhenti merokok masih rendah sehingga diperlukan konseling motivasional, dukungan keluarga, pelayanan berhenti merokok di puskesmas, dan penerapan rumah bebas asap rokok