Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rasio profitabilitas dan rasio aktivitas dalam menilai kinerja keuangan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk periode 2020-2023. Rasio profitabilitas yang digunakan adalah…
Return on Asset (ROA) dan Return on Equity (ROE), sedangkan rasio aktivitas meliputi perputaran persediaan, perputaran modal kerja, dan perputaran total aset. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan teknik analisis data kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja perusahaan berdasarkan ROA dan ROE masih belum maksimal karena berada di bawah standar industri. Untuk rasio aktivitas, perputaran persediaan mengalami fluktuasi, perputaran modal kerja sudah baik sesuai standar industri, namun perputaran total aset belum optimal karena terlalu banyak dana tertanam pada aset yang kurang produktif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk perlu meningkatkan kinerjanya dalam memanfaatkan modal untuk menghasilkan laba serta mengoptimalkan penggunaan aset secara produktif.
Abstract:Allo Bank memulai transformasi model bisnis dari perbankan konvensional menjadi perbankan digital pada tahun 2021. Hal ini melibatkan pengalihan beberapa aset konvensional ke perusahaan lain dalam Kelompok Usaha Bank, sehingga…
hingga jumlah cabang berkurang secara signifikan dari 16 menjadi hanya 2. Dengan meminimalkan cabang dan jaringan ATM dan berfokus pada pengembangan sistem dan teknologi untuk menyediakan layanan perbankan digital dan peningkatan pengalaman nasabah melalui aplikasi Allo Bank,perseroan telah mampu menekan biaya operasional dari 82% (2021) menjadi 60% (2022) dari pendapatan operasional (PT Allo Bank Indonesia Tbk., 2022). Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif kuantitatif karena dalam penelitian ini menggunakan data empiris yang berupa fakta atau angka yang bisa dihitung yaitu laporan arus kas PT Allo Bank Indonesia. Penelitian ini menyelidiki dampak pelaporan keuangan terhadap kinerja ekonomi PT.Allo Bank Indonesia adalah bank terkemuka di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan bank, seperti dampak pelaporan keuangan terhadap kinerja perekonomian, dan dampak pelaporan keuangan terhadap rasio aset bank terhadap kinerja perekonomian.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laporan keuangan terhadap kinerja keuangan pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Tahun 2021-2023 yang mencakup seputar laporan keuangan dan kinerja keuangan yang terjadi selama periode…
riode waktu tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik dokumentasi, yaitu pengumpulan data dari jurnal akuntansi yang sudah ada sebelumnya serta laporan keuangan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang dapat diunduh di situs resmi Bursa Efek Indonesia. Dengan menggunakan 3 metode perhitungan rasio dari analisis laporan keuangan, yaitu rasio likuiditas, rasio solvabilitas, dan rasio rentabilitas (profitabilitas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memiliki kinerja yang relatif kuat dalam menghasilkan laba dan membayar kewajibannya. Meskipun demikian, ada beberapa yang perlu dipantau lebih lanjut seperti penurunan Net Profit Margin dan fluktuasi dalam Primary Ratio. Dengan pemantauan yang tepat, bank dapat mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan kinerja keuangannya dan mengurangi risiko yang mungkin terjadi di masa depan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menilai seberapa baik pengembangan rasio profitabilitas dalam menilai kinerja keuangan PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk. Metode yang diterapkan adalah dengan pendekatan deskriptif kuantitatif.…
. Sumber data diambil dari laporan keuangan tahunan PT Wijaya Karya, yang bisa diakses secara online melalui Bursa Efek Indonesia dan situs web resmi perusahaan. Analisis rasio seperti Return on Assets (ROA), Retur non Equity (ROE), dan Net Profit Margin (NPM) dianalisis untuk menilai kinerja keuangan perusahaan dari tahun 2020-2024. Hasil penelitian menunjukkan penurunan yang signifikan Rasio ROA, ROE, dan NPM mengalami penurunan tajam hingga mencapai nilai negatif, yang menunjukkan adanya penurunan efisiensi operasional kerugian bagi pemegang saham, dan ketidakmampuan pendapatan untuk menutupi biaya. Hal ini mengindikasikan bahwa profitabilitas dan kinerja keuangan perusahaan berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Dengan analisis ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran yang komprehensif dan objektif mengenai kinerja keuangan PT Wijaya Karya, sehingga dapat menjadi dasar pertimbangan dalam pengambilan keputusan investasi serta perumusan strategi perusahaan di masa depan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengungkapan pengelolaan risiko bank pada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Metode penelitian menggunakan analisis konten dan pengolahan data dilakukan pada laporan tahunan…
n 2023 dengan metode penskoran. Hasil penelitian menemukan bahwa nilai persentase pengungkapan pengelolaan risiko bank secara keseluruhan sebesar 97%, dapat dikatakan sangat baik. Perusahaan yang mampu meningkatkan laba mempunyai tingkat pengungkapan manajemen risiko yang sangat baik. Sedangkan secara parsial hanya tujuh risiko bank yang pengungkapan pengelolaan risikonya bernilai 100% yaitu risiko kredit, likuiditas, operasional, hukum, reputasi, stratejik, dan kepatuhan. Persentase pengungkapan pengelolaan risiko pasar sebesar 75% dengan peringkat cukup baik, hal tersebut dikarenakan pemantauan risiko tidak diungkapkan dalam laporan tahunan.
Abstract:Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 yang selanjutnya disebut UU 1/2025 menyebutkan Anggota Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas BUMN yang selanjutnya disebut Organ Persero di BUMN bukan merupakan Penyelenggara Negara,…
, lantas hal ini tidak membuat Organ Persero di BUMN tidak dapat dimintakan pertanggungjawaban. Dalam tindakannya menjalankan BUMN Organ Persero di BUMN dapat terhindar dari pertanggungjawabannya jika memenuhi kriteria business judgemnet rule. Muncul kekhawatiran UU 1/2025 jika Organ Persero di BUMN tidak dapat dimintakan pertanggungjawaban karena telah spesifik menyebutkan “bukan penyelenggara negara”. Terlepas dari kata “penyelenggara negara” Organ Persero di BUMN tetap dapat dimintakan pertanggungjawaban atas dasar UU 31/1999 jo. UU 20/2001. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dari sudut legal formal yang menelaah peraturan perundang-undangan atau norma hukum dengan berbagai teori dan asas hukum untuk mendapatkan pemahaman yuridis. Hasil dari penelitian menyimpulkan bahwa bentuk kriminalisasi yang dilakukan oleh APH karena kurang pemahaman terhadap “tindakan” dan “akibat kerugian negara” yang menjadi salah satu alasan Organ Persero di BUMN menghilangkan frasa “penyelenggara negara” dalam UU 1/2025. Petanggungjawaban Organ Persero di BUMN tetap dapat dilakukan berdasarkan UU 31/1999 jo. UU 20/2001 jika memenuhi unsur yang tertuang dalam UU tersebut.
Abstract:This study aims to analyze the effect of Debt to Asset Ratio (DAR) and Long Term Debt to Equity Ratio (LTDTER) on Return on Investment (ROI) at PT Semen Indonesia (Persero) Tbk during the period 2016–2023. The method used…
sed is descriptive associative with a quantitative approach, using secondary data in the form of the company's quarterly financial reports obtained through purposive sampling techniques. The analytical tools used include Pearson Product Moment correlation analysis, coefficient of determination (R²), t-test and F-test, and multiple linear regression. The results of the study show that DAR has a negative correlation with ROI of -0.607, while LTDTER also shows a negative correlation of -0.478, both of which are included in the weak relationship category. The coefficient of determination value of 50.4% indicates that half of the variation in ROI can be explained by the two independent variables, while the remaining 49.6% is influenced by other factors outside the study. The F test shows that DAR and LTDTER simultaneously have a significant effect on ROI. This finding confirms that a high debt-based capital structure has a negative impact on investment returns, making it important for financial management to consider the efficiency of long-term debt use and total debt in long-term financial strategies.
Abstract:Pesatnya perkembangan informasi teknologi menjadi tantangan bagi berbagai sektor, termasuk PT. PLN (Persero) yang berperan penting dalam menyediakan listrik bagi seluruh Indonesia. Sebagai unit layanan pelanggan, PT. PLN…
(Persero) ULP Banyuwangi Kota masih menggunakan sistem manual dalam proses monitoring data peminjaman kunci panel pelanggan, yang mencakup pendataan, peminjaman, serta pencatatan masuk dan keluar. Proses ini dinilai kurang efektif karena tidak memungkinkan terjadinya kolaborasi antar bagian terkait seperti perencanaan, gudang, dan jaringan.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi pemantauan data peminjaman kunci berbasis web dengan menggunakan PHP dan MySQL. Sistem ini diharapkan dapat mempermudah dan mempercepat pengelolaan data, serta memungkinkan akses simultan oleh berbagai bagian terkait. Dengan demikian, sistem yang dirancang ini dapat meningkatkan efisiensi operasional, mendukung pengambilan keputusan manajerial, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Abstract:Perseroan Terbatas (PT) kerap kali menghadapi kesulitan dalam memenuhi kewajibannya, sehingga kepailitan sering menjadi solusi. Kepailitan merupakan penyitaan umum atas aset debitur yang dikelola oleh kurator di bawah pengawasan…
ngawasan hakim pengawas. Setelah PT dinyatakan pailit, kreditor akan menuntut pelunasan piutang mereka.
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penyelesaian hak-hak kreditor pasca putusan pailit sesuai dengan peraturan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif, dengan mengkaji undang-undang dan teori hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa apabila rencana perdamaian ditolak, PT akan memasuki fase insolvensi. Aset perusahaan dijual dan dibagikan berdasarkan asas pari passu prorate parte. Namun, regulasi mengenai kepailitan masih memiliki kekurangan, terutama terkait perlindungan terhadap kreditor konkuren.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel Return on Equity (ROE) dan Current Ratio (CR) terhadap nilai perusahaan pada PT. Pembangunan Perumahan Persero Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama…
ma periode 2015-2022. Penelitian ini menggunakan metode regresi linier berganda untuk menguji pengaruh variabel independen secara simultan terhadap variabel dependen. Hasil uji t menunjukkan bahwa ROE tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, dengan nilai signifikansi sebesar 0,540 dan t-hitung yang lebih kecil daripada t-tabel (0,619 < 2,026). Sebaliknya, CR berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, dengan nilai signifikansi 0,006 dan t-hitung yang lebih besar daripada t-tabel (2,992 > 2,026). Analisis korelasi Pearson mengungkapkan bahwa hubungan antara ROE dan nilai perusahaan tergolong rendah (r = 0,334), sementara hubungan antara CR dan nilai perusahaan berada dalam kategori sedang (r = 0,563). Uji F menunjukkan bahwa secara simultan, ROE dan CR memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, dengan nilai F-hitung sebesar 7,016 dan signifikansi 0,003, melebihi F-tabel 3,25. Koefisien determinasi (R²) sebesar 43,3% mengindikasikan bahwa ROE dan CR secara bersama-sama menjelaskan 43,3% variasi nilai perusahaan. Temuan ini menyarankan bahwa perusahaan perlu fokus pada pengelolaan CR untuk meningkatkan nilai perusahaan, sementara ROE perlu dievaluasi lebih lanjut. Penelitian ini memberikan wawasan penting untuk strategi manajerial dan keputusan investasi di PT. Pembangunan Perumahan Persero Tbk.