Abstract:QR code (Quick Response Code) telah berkembang pesat sebagai alat untuk melakukan transaksi pembayaran secara cepat dan efisien di berbagai sektor ekonomi. Dalam konteks pembayaran internasional, QR code menawarkan solusi…
i yang mengurangi hambatan geografis, mempermudah transaksi lintas negara, serta meningkatkan kenyamanan pengguna. Penggunaan QR code memungkinkan konsumen dan bisnis untuk melakukan pembayaran secara langsung melalui perangkat mobile, tanpa memerlukan perangkat keras khusus seperti terminal kartu kredit. Dengan mengintegrasikan teknologi QR code dalam sistem pembayaran global, proses transaksi menjadi lebih murah, cepat, dan aman, serta dapat meminimalisir biaya konversi mata uang dan mengurangi ketergantungan pada kartu kredit atau jaringan pembayaran konvensional. Studi ini mengkaji potensi dan tantangan penggunaan QR code dalam sistem pembayaran internasional, serta dampaknya terhadap inklusi finansial, efisiensi pasar, dan pengurangan biaya transaksi di tingkat global. Selain itu, dibahas juga bagaimana berbagai negara dan lembaga keuangan memanfaatkan teknologi ini untuk mempercepat digitalisasi ekonomi global, dengan menyoroti contoh penggunaan QR code di beberapa negara yang telah mengimplementasikan sistem pembayaran internasional berbasis QR code.
Abstract:Sebagai filosofi utama negara Indonesia, Pancasila memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Ini adalah penelitian tentang bagaimana nilai-nilai Pancasila berkontribusi pada…
a pengembangan dan inovasi teknologi yang berkelanjutan, bermartabat, dan bermoral. Penelitian ini menyelidiki bagaimana Pancasila dapat berfungsi sebagai landasan filosofis dan moral untuk kemajuan teknologi di Indonesia dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis literatur. Pancasila tidak sekadar menjadi filosofi statis, melainkan kerangka dinamis untuk memandu pengembangan IPTEK di era digital dan transformasi teknologi yang semakin kompleks. Studi ini menunjukkan bagaimana setiap sila dapat diterjemahkan menjadi prinsip-prinsip etis dalam inovasi teknologi, mulai dari pertimbangan moral dan spiritual hingga aspek kemanusiaan yang inklusif. Kajian mendalam menunjukkan bahwa Pancasila dapat berfungsi sebagai kompas etis 2 yang dapat mengarahkan kemajuan teknologi agar tetap selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan sosial, dan keberlanjutan.
Abstract:Pancasila sebagai dasar negara Indonesia memiliki peran strategis dalam membentuk moral dan karakter bangsa, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi dan perubahan zaman. Ini membahas urgensi moral Pancasila dalam…
membangun generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan menghadapi persaingan global menuju Indonesia Emas 2045. Dengan menelusuri nilai-nilai dasar Pancasila yang mengedepankan gotong royong, keadilan sosial, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia, penelitian ini menggali bagaimana penerapan nilai-nilai tersebut dapat memperkuat moralitas generasi muda Indonesia. Di samping itu, pembahasan ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi generasi muda dalam menginternalisasi moral Pancasila serta pentingnya pendidikan karakter berbasis Pancasila dalam menciptakan SDM yang unggul dan berdaya saing. Dengan demikian, penguatan moral Pancasila menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 yang adil, makmur, dan berkemajuan.
Abstract:Artikel ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sudah mencerminkan dan mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Sebagai dasar negara,…
Pancasila diharapkan dapat menjadi pedoman utama dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-analitis dengan menilai keselarasan antara prinsip-prinsip Pancasila dan kebijakan serta praktik pemerintahan yang ada, melalui analisis konstitusi, undang-undang, dan dinamika politik di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sistem pemerintahan Indonesia secara teoretis mengadopsi nilai-nilai Pancasila, dalam praktiknya masih terdapat sejumlah ketidaksesuaian, terutama dalam hal implementasi
demokrasi, keadilan sosial, dan pengelolaan kekuasaan. Oleh karena itu, meskipun dasar negara telah jelas, penguatan pengamalan Pancasila dalam sistem pemerintahan masih perlu dilakukan agar tujuan nasional dapat tercapai secara maksimal.
Abstract:Artikel ini membahas pentingnya integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai agama dalam konteks kesehatan. Konsep Wahdatul Ulum, yang berakar pada prinsip tauhid, menekankan bahwa semua pengetahuan, termasuk ilmu kesehatan,…
esehatan, harus dipandang sebagai kesatuan yang harmonis, di mana sains dan agama saling melengkapi dan tidak terpisahkan.Penerapan nilai Wahdatul Ulum dalam etika kesehatan bertujuan untuk menciptakan praktik kesehatan yang tidak hanya fokus pada aspek fisik, tetapi juga memperhatikan dimensi spiritual dan moral. Hal ini diharapkan dapat menghasilkan pendekatan yang lebih holistik dalam pelayanan kesehatan, di mana pasien tidak hanya disembuhkan secara fisik tetapi juga mendapatkan kesejahteraan spiritual. Melalui pendidikan yang berbasis pada nilai-nilai Wahdatul Ulum, diharapkan para profesional kesehatan dapat mengembangkan karakter yang berakhlak mulia dan berwawasan luas. Ini penting untuk memastikan bahwa kemajuan dalam bidang kesehatan sejalan dengan prinsip moral dan etika yang diajarkan oleh agama Islam. Dengan demikian, Wahdatul Ulum berperan sebagai fondasi dalam membangun etika kesehatan yang komprehensif dan berkelanjutan, memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan umat manusia secara keseluruhan.
Abstract:Pembentukan karakter siswa yang berbudi pekerti luhur menjadi salah satu tujuan utama dalam pendidikan, khususnya dalam pendidikan agama Hindu. Ajaran Tri Kaya Parisudha, yang mencakup berpikir yang baik (manacika), berkata…
ata yang baik (wacika), dan berbuat yang baik (kayika), memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan ajaran Tri Kaya Parisudha dalam kehidupan sehari-hari siswa di SD Inpres 4 Birobuli serta dampaknya terhadap perkembangan sikap dan perilaku mereka.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ajaran Tri Kaya Parisudha di sekolah dilakukan melalui pembiasaan kegiatan positif, seperti berdoa sebelum dan sesudah pelajaran, berbicara sopan kepada guru dan teman, serta berpartisipasi dalam kegiatan sosial di lingkungan sekolah. Guru berperan sebagai teladan utama dalam mengajarkan nilai-nilai kebaikan ini kepada siswa melalui metode pembelajaran yang interaktif dan berbasis praktik langsung.
Dengan diterapkannya ajaran Tri Kaya Parisudha secara konsisten, siswa menunjukkan perubahan positif dalam sikap dan perilaku mereka, seperti meningkatnya rasa hormat kepada guru, teman, dan orang tua, serta kesadaran untuk selalu berbuat baik dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini membuktikan bahwa ajaran Tri Kaya Parisudha dapat menjadi landasan yang kuat dalam membentuk karakter siswa yang berbudi pekerti luhur.
Abstract:Pancasila sebagai sumber hukum bangsa Indonesia,yang terdiri dari 5 sila,Pancasila juga mengalami perkembangan agar tetap sesuai dengan kemajuan teknologi,politik,dan budaya di Indonesia.Pancasila mengatur segala unsur dari…
ari bangsa Indonesia,yaitu masyarakat serta seluruh wilayah nya.Pancasila memiliki nilai nilai penting dan dijadikan sebagai tuntunan masyarakat dalam berperilaku.Maka dari itu Pancasila diartikan sebagai landasan hukum negara Indonesia.
Kata Kunci: Pancasila, Orde Lama
Abstract:Pemasaran digital menjadi salah satu solusi bagi usaha kecil dan menengah (UKM) untuk meningkatkan brand awareness di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. Dengan memanfaatkan berbagai platform digital, UKM dapat menjangkau…
enjangkau pasar yang lebih luas dengan biaya yang lebih efisien. Jurnal ini membahas strategi pemasaran digital yang dapat digunakan oleh UKM untuk meningkatkan kesadaran merek, termasuk penggunaan media sosial, SEO, content marketing, dan email marketing. Selain itu, jurnal ini juga mengkaji tantangan yang dihadapi UKM dalam implementasi pemasaran digital dan bagaimana cara mengatasinya.
Abstract:Gotong royong, sebagai salah satu nilai luhur budaya Indonesia, memiliki peran penting dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan saling mendukung. Nilai ini tidak hanya relevan dalam kehidupan sosial, tetapi…
api juga menjadi fondasi penting dalam dunia pendidikan. "Gotong royong merupakan wujud nyata dari kebersamaan dan kesatuan masyarakat Indonesia dalam menghadapi tantangan bersama," sebagaimana diungkapkan oleh Geertz (1961) dalam penelitiannya mengenai masyarakat Jawa. Dalam konteks pendidikan, gotong royong dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan kolaboratif, di mana setiap peserta didik saling membantu untuk mencapai tujuan bersama.
Namun, dalam kenyataannya, tidak semua peserta didik memahami dan menerapkan nilai gotong royong dalam proses belajar. Fenomena siswa yang egois, tidak mau membantu teman sekelas, dan selalu ingin menang sendiri semakin sering ditemukan. Menurut penelitian oleh Rachmadi (2019), "sikap egois di kalangan pelajar sering kali disebabkan oleh tekanan untuk berprestasi secara individual, sehingga mengesampingkan pentingnya kerja sama dan saling mendukung." Sikap ini tidak hanya merugikan teman sekelas, tetapi juga merugikan diri sendiri karena mereka kehilangan kesempatan untuk belajar dari orang lain dan mengembangkan keterampilan sosial yang penting.
Sikap egois ini juga berdampak negatif pada dinamika kelas, di mana suasana belajar menjadi kurang kondusif dan penuh dengan persaingan yang tidak sehat. Dalam studi oleh Suryadi (2020), ditemukan bahwa "kelas dengan tingkat individualisme yang tinggi cenderung memiliki tingkat stres yang lebih tinggi dan prestasi belajar yang lebih rendah." Oleh karena itu, penting untuk menemukan solusi yang dapat mendorong peserta didik untuk kembali mengutamakan kerja sama dan gotong royong dalam belajar.
Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah melalui pembelajaran berbasis praktik, seperti pembuatan canang sari. Canang sari, yang merupakan bagian dari tradisi Bali dalam upacara keagamaan, dapat menjadi media pembelajaran yang efektif untuk mengajarkan nilai gotong royong. Sebagaimana dikemukakan oleh Sudarsana (2017), "melalui praktik pembuatan canang sari, siswa dapat belajar pentingnya kerjasama, tanggung jawab, dan saling menghargai peran masing-masing dalam mencapai hasil yang diinginkan."
Praktikum pembuatan canang sari tidak hanya memperkenalkan siswa pada aspek budaya dan keagamaan, tetapi juga menumbuhkan keterampilan kolaboratif yang esensial dalam kehidupan sehari-hari. Proses pembuatan canang sari yang melibatkan berbagai langkah dan bahan membutuhkan kerja sama yang baik antar siswa. Sebagaimana dijelaskan oleh Ratna (2018), "setiap tahap dalam pembuatan canang sari memerlukan kontribusi dari setiap anggota kelompok, sehingga tidak ada yang bisa bekerja sendiri tanpa bantuan orang lain."
Abstract:Penelitian ini membahas hubungan agama dan negara di Indonesia yang mengadopsi model "religious nation-state," di mana Pancasila menjadi dasar negara sekaligus pedoman kehidupan berbangsa. Sebagai negara dengan populasi…
Muslim terbesar, Indonesia berhasil menjaga keseimbangan antara nilai-nilai religius dan prinsip konstitusi yang inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, memanfaatkan data primer seperti dokumen resmi dan data sekunder dari literatur akademik untuk menggali dinamika hubungan agama-negara.Hasil penelitian menunjukkan bahwa model relasi agama-negara di Indonesia memungkinkan implementasi nilai-nilai agama dalam kehidupan publik, tanpa mengarah pada dominasi satu agama tertentu. Tantangan yang dihadapi termasuk menguatnya politik identitas berbasis agama, radikalisme, dan pengaruh globalisasi. Strategi yang diusulkan mencakup penguatan regulasi, pendidikan toleransi, pemberdayaan lembaga keagamaan, penegakan hukum yang adil, dan optimalisasi peran media.Model ini terbukti efektif menjaga harmoni sosial-politik dalam masyarakat yang plural, meskipun memerlukan adaptasi berkelanjutan. Temuan ini memberikan kontribusi strategis bagi penguatan hubungan agama-negara yang moderat, inklusif, dan menghormati pluralitas, sehingga dapat menjadi contoh bagi negara lain yang menghadapi tantangan serupa.