Search Articles & Publications

Showing 976 articles found for "Islam"

Islamic Educational Philosophical Thought On The Formation Of Ethics In Education

Firmansah Kobandaha, Rakhmawati Rakhmawati, Muh. Rusli, Annisa Nuraisyah Annas
Abstract: The objectives of Islamic educational philosophy include examining the function of Islamic educational philosophy in the context of education, explaining and analyzing philosophy in Islam, its objectives, and its methodology.… logy. Methods in Islamic educational philosophy generally involve literature research and philosophical analysis of various aspects of Islamic education. The application of technology is also considered a means to facilitate discussion and reflection on teaching ethics. The contribution of Islamic educational philosophy to ethical development is explained through the relevance of ethical concepts. A deep understanding of monotheism, justice, compassion, and honesty are promoted as the main foundations in shaping Islamic character. The relevance of these ethical concepts in the context of Islamic education is found in the integration of moral values ​​into the curriculum and teaching practices, thus providing concrete guidelines in everyday life. Recommendations are made for improving the education system, including further integration of ethical concepts into the curriculum and community involvement in ethical development. Furthermore, research development and collaboration between academics and educational practitioners are proposed as an effort to support further understanding and implementation of ethical concepts in Islamic education.

Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Di Subdirektorat Publikasi DJBC

Arif Nugroho, Dyah Setyaningsih, Eka, Islami, Vina
Abstract: Penelitian ini berjudul Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Di Subdirektorat Publikasi DJBC memiliki tujuan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi dampak dari variabel independen terhadap&#8230; ap dependen. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode survei melakukan penyebaran kuesioner kepada 40 responden di Subdirektorat Publikasi, hasil survei diolah dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 27 pada Windows. Dari hasil penelitian ini dapat jelaskan pada uji hipotesis berdasarkan hasil uji parsial (T) yaitu X1 terhadap Y secara parsial adalah nilai Sig 0,032 < 0,05 dan nilai t-hitung 2,223 > 2,026 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima bahwa memiliki pengaruh dan signifikan, X2 terhadap Y secara parsial adalah nilai Sig 0,008 < 0,05 dan nilai t-hitung 2,787 > 2,026 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima bahwa memiliki pengaruh dan signifikan. Serta hasil uji simultan (F) yaitu X1 dan X2 terhadap Y secara simultan adalah nilai Sig. 0,001 < dari 0,05 dan dengan hasil 13,599 > 3,252 sehingga menolak pendapat Ho dan menerima pendapat Ha yaitu memiliki pengaruh dan signifikan. pada uji koefisien determinasi dalam R Square adalah hasil nilai 0,424 atau 42,4%, sehingga X1 bersamaan X2 dalam model regresi (secara simultan) mempunyai kemampuan cukup dalam menjelaskan terhadap variabel Y, maka sisa dari (100% - 42,4%) adalah 57,6% atau 0,576 merupakan penyebab pengaruhnya dari faktor lain.

Peran Organisasi Santri Darunnajah Cipining (OSDC) Dalam Membentuk Karakter Kepemimpinan Santri Di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor

Ridwan, Muhammad, Arizqi Ihsann Pratama, M. Irfanudin Kurniawan
Abstract: Peran Organisasi Santri Darunnajah Cipining Dalam Membentuk Karakter Kepemimpinan Santri Di Pesantren Darunnajah 2 Cipining". Skripsi: Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (Tarbiyah), Sekolah Tinggi Agama Islam Darunnajah,&#8230; najah, Bogor, 2022, xii+ 79 halaman, dan lampiran. Untuk mengetahui Organisasi Santri Darunnajah Cipining Dalam Membentuk Karakter Kepemimpinan Santri Darunnajah 2 Cipining menurut para ahli. Metode Penelitian kualitatif, data primer dan sekunder. Observasi, Wawancara, dokumentasi. Hasil Penelitian ditemukan bahwa Dalam membentuk karakter kepemimpinan santri ialah karakter diri yang belum terbiasa menyesuaikan atau belum mampu beradaptasi dengan lingkungan pesantren dan juga faktor pertemanan yang tidak bisa di jadikan pemacu semangat. Faktor penghambat dalam membentuk karakter santri dalam hal kepemimpinan, santri kurang aktif dalam melakukan kegiatan OSDC yang seharusnya santri itu ikut dalam kegiatan yang direncanakan dan dilaksanakan. Faktor penghambat dalam sarana dan prasarana untuk membentuk karakter santri di pondok pesantren Darunnajah 2 Cipining dalam kegiatan OSDC tidak ada yang kurang meliputi: Peran dan faktor pendukung dan penghambat.

Konsep Pendidikan Menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas Dan Relevansinya Terhadap  Pendidikan Di Pesantren Darunnajah 2 Cipining

Abdur Rahman, Anjaluddin Anjaluddin, Arizqi Ihsan Pratama
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh krisis pendidikan modern yang cenderung sekuler dan kehilangan dimensi spiritual, serta pentingnya mengkaji relevansi pemikiran tokoh pendidikan Islam kontemporer terhadap praktik pendidikan&#8230; didikan di pesantren. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) menganalisis konsep pendidikan menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan (2) mengkaji relevansi konsep pendidikan Al-Attas terhadap konsep pendidikan di Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research (penelitian kepustakaan) yang diperkuat dengan pendekatan filosofis dan historis. Data primer diperoleh dari karya-karya Al-Attas, terutama The Concept of Education in Islam, sedangkan data sekunder berasal dari berbagai literatur pendukung. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif, induktif, historis, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, konsep pendidikan Al-Attas berpusat pada konsep ta'dib yang komprehensif, mencakup penanaman adab, islamisasi ilmu pengetahuan, penghormatan terhadap fitrah, integrasi pengetahuan dalam kerangka tauhid, dan pendidikan holistik yang mengembangkan aspek intelektual, spiritual, dan moral secara seimbang. Kedua, konsep pendidikan Al-Attas memiliki relevansi signifikan dengan pendidikan di Pesantren Darunnajah 2 Cipining, tercermin dalam: penerapan konsep adab dalam sistem pengasuhan santri, integrasi ilmu agama dan umum dalam kurikulum, pengembangan fitrah santri melalui pendekatan individual, peran sentral kyai dan ustadz sebagai model spiritual, serta pendidikan holistik yang mencakup aspek ibadah, akhlak, intelektual, dan keterampilan. Penelitian ini berkontribusi dalam meneliti pemikiran Syed Muhammad Naquib Al-Attas dalam dunia pendidikan dan merelevansikan pemikiran tersebut dalam    pengembangan sistem pendidikan pesantren Darunnajah 2 Cipining.

Application of AHP-SAW Based Decision Support System for Objective and Comprehensive Junior High School Student Selection

Sheptian, Riky, Dwi Rismi Ocy, Eny Cahyaningsih, Iva Syarifah, Achmad Ridwan
Abstract: The admission process in Integrated Islamic Junior High Schools (SMPIT) often faces challenges of subjectivity, inefficiency, and lack of transparency in determining selection results. This can lead to inappropriate student&#8230; ent placement and decreased trust from stakeholders. This study aims to develop a Decision Support System (DSS) based on a combination of Analytic Hierarchy Process (AHP) and Simple Additive Weighting (SAW) to improve objectivity and accountability in student selection. AHP is used to determine the weights of the four main academic criteria-the report card scores of Mathematics, Science, Indonesian, and English-based on consistent expert judgment. Furthermore, the SAW method processes the normalized and weighted scores to produce a final ranking of 100 prospective students. The implementation results show that the AHP-SAW integration is able to produce quantitative, transparent, and data-based rankings, thus minimizing subjectivity in the selection process. It provides a structured and replicable model, supporting fairness and efficiency in student admission. This approach is relevant to be applied in educational institutions that want to align the selection process with Islamic educational values and multi-criteria-based objectivity principles.

Mobile Learning Applications for Islamic Studies: A Systematic Review of Design Principles and Learning Outcomes

Ibadurrahman, Muhammad, Asep Supriyadi, Muhamad Nizan Solahudin, Wawan Ridwan, Lina Nuraini, Aas Solihat, Andriyana Andriyana
Abstract: The advancement of digital technology has paved the way for the emergence of various mobile learning applications increasingly used within the context of Islamic education. This phenomenon not only reflects the trend of&#8230; integrating technology into modern learning systems but also raises fundamental questions about how these applications are designed and how far they impact learners’ experiences and learning outcomes. This article presents a systematic review of scholarly studies discussing the use of mobile applications in Islamic studies education. The review focuses on two key aspects: the design principles employed in application development and the learning outcomes achieved following their use. The review involved selecting literature from the past six years using specific inclusion criteria, including content relevance, source credibility, and its connection to mobile learning practices in Islamic education. Analysis reveals that designs considering cultural appropriateness, user interface interactivity, and integration of Islamic values positively influence students' emotional engagement, motivation, and content comprehension. Learning outcomes also extend into affective and spiritual domains, not merely cognitive. These findings serve as an initial foundation for developers and educators to build an adaptive, meaningful, and value-based Islamic mobile learning ecosystem.

Flipped Classroom in Islamic Education: A Systematic Review of Pedagogical Impact at Junior and Senior High School Levels

Syamsudin, Ahmad, Rofiani Rofiani, Andriyana Andriyana, Zul Andrivat, Azizah Nur Islami
Abstract: The flipped classroom model has increasingly been implemented as an alternative instructional approach in the digital era, including in Islamic Religious Education (IRE) at junior and senior high school levels. This article&#8230; cle aims to systematically examine eight empirical publications from 2021 to 2025 that explore the application of this model within IRE contexts. The review focuses on instructional design, pedagogical outcomes, and implementation challenges. Findings from the analyzed studies suggest that applying the flipped classroom model in IRE can enhance students’ cognitive understanding, foster learning motivation, and develop critical and collaborative thinking skills. However, the effectiveness of this model depends heavily on the quality of digital learning design, the teacher’s readiness to facilitate active learning, and the ability to meaningfully integrate Islamic values into the learning process. In addition, this model faces several challenges, including limitations in technological infrastructure, lack of professional teacher training, and the need for curriculum adaptation. This study highlights the importance of systemic support and digital competency development among educators to ensure that flipped classroom implementation is not merely a technical strategy, but a means of strengthening the spiritual dimension and core values of Islamic education in the digital age.

TAM’s Influence on Behavioral Intention to Use M-Din Mobile Banking Usage in West Java

Erick Ermawan, Ronny Samsul Bahri
Abstract: This study examines the influence of the Technology Acceptance Model (TAM), focusing on Perceived Ease of Use (PEOU) and Perceived Usefulness (PU), on users’ Behavioral Intention (BI) to adopt and continue using M-Din, a&#8230; a Sharia-based mobile banking application at Bank Muamalat in West Java. Employing a quantitative survey of 100 active M-Din users, data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results show that PEOU significantly affects PU, and both PEOU and PU significantly influence BI; additionally, PU partially mediates the effect of PEOU on BI. This research contributes to the digital banking literature by reaffirming TAM constructs within an Islamic finance context and offers practical recommendations for optimizing Sharia-compliant mobile banking strategies. Implications for enhancing user interface design and promoting key features to boost adoption are discussed.

Implementasi Program KKG Dalam Mengembangkan Kompetensi Profesional Guru Pai Dengan Mengintegrasikan Nilai “Agung” Di Kabupaten  Hulu Sungai Utara

Rebani
Abstract: Penelitian ini mengkaji implementasi program Kelompok Kerja Guru (KKG) dalam meningkatkan kompetensi profesional guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan mengintegrasikan nilai kearifan lokal “Agung” di Kecamatan Amuntai&#8230; ntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan informan kunci (misalnya, Kasi PAI, pengawas, ketua KKG, dan guru), serta dokumentasi. Program KKG dilaksanakan melalui pelatihan teknis, lokakarya, diskusi ilmiah, pembinaan profesionalisme, dan kegiatan keagamaan, didukung kebijakan yang menekankan integrasi nilai moral dan spiritual. Strategi meliputi pendekatan berbasis moral, praktik langsung, dan kolaborasi antarpihak. Evaluasi dilakukan secara sistematis, mencakup input, proses, output, dan outcomes, yang menunjukkan peningkatan kompetensi guru serta integrasi nilai moral dalam pembelajaran. Tantangan meliputi keterbatasan penguasaan teknologi, rendahnya motivasi guru, dan kurangnya fasilitas. Temuan ini menegaskan efektivitas program KKG dalam meningkatkan profesionalisme guru jika didukung oleh strategi kuat dan integrasi nilai lokal, dengan rekomendasi untuk pelatihan teknologi dan dukungan infrastruktur yang lebih baik.

Penerapan Sanksi Qanun Tentang Kasus Khamar Di Aceh

Raihan Arhab Adinugraha, Rahayu Sri Utami
Abstract: Provinsi Aceh memiliki kekhususan dalam sistem hukum nasional Indonesia dengan diberlakukannya Syariat Islam sebagai dasar hukum, termasuk dalam penegakan hukum pidana (jinayah). Salah satu komponen penting dalam penerapan&#8230; an hukum Islam diaceh ialah penerapan sanksi terhadap pelanggaran hukum jinayat, khususnya kasus khamar (minuman keras). Penelitian ini membahas penerapan Qanun Aceh No. 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat maupun Qanun Aceh No. 7 Tahun 2013 tentang Hukum Acara Jinayat terhadap pelanggaran jarimah khamar. Dalam hukum Islam, khamar merupakan perbuatan haram karena merusak akal yang merupakan salah satu dari maqashid al-syari'ah. Penegakan hukum terhadap pelanggaran ini melibatkan Wilayatul Hisbah, Mahkamah Syar'iyah, serta perangkat hukum formal dan substantif sesuai dengan ketentuan Qanun. Sanksi yang dijatuhkan dapat berupa uqubat hudud, ta’zir, dan denda sesuai dengan beratnya pelanggaran. Selain itu, proses pembuktian, alat bukti, dan prinsip-prinsip hukum acara jinayat turut menjadi faktor penting dalam menjamin keadilan dan efektivitas pelaksanaan hukum. Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem penegakan hukum jinayat di Aceh, meskipun menghadapi tantangan, memiliki dasar yuridis, normatif, dan sosial yang kuat dalam menanggulangi peredaran dan konsumsi khamar