Search Articles & Publications

Showing 976 articles found for "Islam"

Bibliometric Analysis on Islamic Entrepreneurship, Islamic Finance and Sustainable Development Goals (SDGs): Study Based on the Scopus Database

Neni Hardiati Tresna
Abstract: Objectives - Intellectual curiosity about Islamic entrepreneurship, Islamic finance and Sustainable Development Goals (SDGs) whose issues have increased recently in various sharia sectors. Design/Methodology/approach - Based… ased on the scopus database, descriptive bibliometric analysis with the visualization tool VosViewer was used to assess 385 documents on Islamic entrepreneurship, Islamic Finance and SDGs, which peaked in 2024 based on the period of 2010-2024. Findings- This study found many articles on Islamic entrepreneurship, Islamic finance and the SDGs. According to this study, Malaysia is the country that publishes the most publications of this research compared to other countries. Then the University of Brunei Darussalam was the most prolific affiliate to publish articles on this. The history of article production growth that started from 2010-2024, continues to increase and peaks in 2024, with 55 documents and the lowest number of documents in 2010 with 10 published documents. This is increasing because there may be a need for sharia synergy to increase Islamic entrepreneurship in Islamic finance and sustainable development (SDGs). Romadoni, V as the most prolific writer about this research. Islamic entrepreneurship, Islamic finance and SDGs provide the potential for sustainable development and is in line with the goals of sharia, namely maqashid sharia for the benefit of the ummah, this encourages sustainable development (SDGs) through Islamic entrepreneurship and Islamic finance. Practical Implications - Research can be used as a useful research proposal for future researchers who use bibliometric methods in systematic literature review by introducing the network of various variables related to this research, then by getting to know famous authors in the field can provide opportunities to collaborate for further research. In addition, this study makes it easier for future researchers to be able to expand even more by looking at the variables obtained in this study as gaps to be researched further.

Dialektika Adat Dan Hukum Islam: Menelusuri Peran Budaya Lokal Dalam Penegakan Hukum Perzinaan Di Aceh

Sofiatus Zahra Rochma, Rahayu Sri Utami
Abstract: Aceh merupakan satu-satunya provinsi di Indonesia yang secara formal menerapkan hukum Islam melalui Qanun Jinayat, termasuk dalam hal penegakan hukum terhadap tindak pidana perzinaan. Namun, penerapan hukum tersebut tidak… k berdiri sendiri, melainkan berdialektika dengan nilai-nilai adat dan budaya lokal yang masih kuat melekat dalam masyarakat Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri bagaimana peran budaya lokal, khususnya hukum adat, berinteraksi dengan hukum Islam dalam proses penegakan hukum terhadap pelaku perzinaan. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual dan perundang-undangan, serta ditunjang dengan data sekunder berupa literatur hukum dan studi empiris sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum adat di Aceh berfungsi sebagai instrumen sosial yang memperkuat efektivitas hukum Islam melalui pendekatan restoratif, seperti penyelesaian kekeluargaan dan pemberian sanksi sosial, sebelum pelaku diserahkan kepada aparat penegak hukum syariah. Kesimpulannya, budaya lokal berperan signifikan dalam memberikan legitimasi sosial terhadap penerapan syariat Islam, serta menjadi jembatan antara norma agama dan realitas sosial masyarakat. Dialektika ini menciptakan model pluralisme hukum yang kontekstual, harmonis, dan lebih diterima oleh masyarakat Aceh.

Implikasi Hukum Jual Beli Wakaf Oleh Ahli Waris Wakif Studi Kasus Di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Sumatera Tengah

Mohamad Abil Faroj Al Jawawi, Eka Wahyu Setiawan, Rahayu Sri Utami
Abstract: Wakaf  merupakan sebuah kegiatan yang telah ada sejak berpuluh–puluh tahun oleh masyarakat indonesia yang beragama islam, akan tetapi masih banyak problematik terkait wakaf karna kurangnya pemahaman di masyarakat dan perlindungan… perlindungan hukum yang memadai. salah satu problematika yang terjadi khususnya tentang wakaf salah satunya terjadi dikota pekanbaru yang mana ahli waris wakif menjual tanah yang diwakafkan orangtuanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh hukum Islam, khususnya yang berkaitan dengan hukum positif, terhadap isu ini. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif, meliputi kajian tentang hukum Islam serta undang-undang yang relevan. Kesimpulan. Terdapat implikasi hukum dan masih perlunya kesadaran hukum dimasyarakat, serta harmonisasi dan perlindungan hukum terkait wakaf. khususnya yang terjadi di kota pekanbaru.

Integration Of Artificial Intelligence In Learning Islamic Religious Education Based On Emotional Intelligence In Primary Schools

Dwi Priyanto, Annisa Nuraisyah Annas, Andi Fitriani Djollong, Khaerul Khaerul, Yasir Arafat
Abstract: This research aims to analyze the integration of artificial intelligence (AI) in Islamic Religious Education (PAI) learning based on emotional intelligence (EQ) in elementary schools in order to increase the effectiveness… s of adaptive and characterful learning. This study focuses on the use of AI to personalize teaching materials, strengthen spiritual values, and develop students' empathy and social skills through an EQ-based approach. The method used is literature study by analyzing various sources such as journals, books and articles related to AI, PAI and EQ-based learning. The research results show that AI integration can facilitate interactive and enjoyable learning, while the EQ approach strengthens students' internalization of religious and emotional values. However, its success depends on collaboration between technology, teachers and a curriculum oriented towards the holistic development of children. 

Curriculum Analysis Of The Character Education System In Indonesia And Malaysia

Retno Anggraini, Ansori Ansori, Natal Kristiono, Rinovian Rais, Budi Mardikawati
Abstract: This research aims to analyze the comparison of character education system curricula in Indonesia and Malaysia, with a focus on the approach, implementation and effectiveness in shaping students' moral values ​​and character.… haracter. The aim is to identify similarities and differences between the two education systems, as well as provide recommendations for improving the quality of character education in Indonesia. The research method used is a literature study with a qualitative approach. The research results show that Malaysia integrates character education through special subjects such as Islamic and Moral Education, while Indonesia emphasizes the integration of character values ​​in all subjects through the 2013 Curriculum. However, both countries face challenges in implementation, such as a lack of teacher training and gaps between theory and practice. The research results also reveal that Malaysia places more emphasis on religious values ​​and multiculturalism in character education, while Indonesia focuses on the values ​​of nationalism and diversity. Nevertheless, both countries agree that character education plays an important role in forming a generation with noble and responsible morals. Recommendations from this research are the need to increase teacher training, strengthen collaboration between schools, families and communities, as well as develop a more contextual and applicable curriculum. By adopting best practices from Malaysia and adapting them to the local context, Indonesia can increase the effectiveness of character education in forming students who are not only academically intelligent but also have strong character.

Implementasi Dan Relevansi Hukum Islam Dalam Bahan Ajar Pendidikan Agama Islam Pada Kurikulum Merdeka Di Sman 3 Banjarmasin

Ruhansyah
Abstract: penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mendalam mengenai Implementasi dan Relevansi Hukum Islam dalam bahan ajar Pendidikan Agama Islam pada Kurikulum Merdeka di SMAN 3 Banjarmasin. Kurikulum Merdeka dalam mata… ta pelajaran Pendidikan Agama Islam bertujuan untuk mempersiapkan peserta didik agar matang secara spiritual, berakhlak mulia, serta memiliki pemahaman yang kuat tentang dasar-dasar agama Islam dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam ruang lingkup Negara Republik Indonesia, terutama dalam bidang muamalah. Namun, meskipun bahan ajar tersebut mencakup 30 materi yang berkaitan dengan ibadah dan muamalah, tidak semua materi dibahas secara komprehensif. Pembahasan hukum Islam dalam materi yang diajarkan hanya mencakup beberapa topik seperti asuransi, bank, koperasi, pernikahan, hukum khamar, narkoba, al-kulliyah al-khamsah, dan waris. Selain itu, terdapat pengulangan materi antara jenjang kelas X dan XI, yang menunjukkan adanya keterbatasan dalam keberagaman dan kedalaman pembahasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan merupakan penelitian lapangan (field research) yang bertujuan untuk menggali data secara langsung dari objek penelitian, yaitu guru pengajar Pendidikan Agama Islam di SMAN 3 Banjarmasin. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih lanjut tentang bagaimana implementasi dan relevansi hukum Islam dalam bahan ajar tersebut, serta memberikan wawasan tentang pengembangan bahan ajar yang lebih komprehensif di masa depan.

Islamic Education Management In The Society 5.0 Era: Building A Educational System That Is Responsive To Technological And Social Changes

Qur Rohman, Agus Fawait, Ahmadi Pramuja
Abstract: This research aims to analyze Islamic education management in facing the Society 5.0 era, characterized by the integration of digital technology in social and educational life. Using a mixed-methods approach, this research… ch collected quantitative data through surveys of 150 respondents from Islamic educational institutions and qualitative data through in-depth interviews with 15 school principals and pesantren administrators. The research results show that although technology has been adopted by most Islamic educational institutions, significant challenges arise related to infrastructure limitations, teachers' digital skills, and access disparities in various regions. Adaptive and technology-based leadership plays a crucial role in designing policies that support digital transformation in Islamic educational institutions. Moreover, the integration of Islamic values with technology has also proven to be important in maintaining the identity and morality of Islamic education. This research suggests the importance of intensive training for educators and equitable access to technology so that Islamic education management can be more responsive to social and technological changes, and capable of improving the quality of education in the future.

The Basis Of The Epistemological Paradigm In A Review Of The Philosophy Of Islamic Education

Firmansah Kobandaha, Annisa Nuraisyah Annas, Rakhmawati Rakhmawati, Muh. Rusli
Abstract: Dalam filsafat pendidikan Islam, sumber utama pengetahuan adalah al-Qur'an dan Sunnah, yaitu wahyu yang diberikan oleh Allah kepada Nabi Muhammad saw. al-Qur'an dianggap sebagai wahyu ilahi yang sempurna dan menjadi sumber… er pengetahuan yang otoritatif dalam semua aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Sunnah Nabi Muhammad saw juga menjadi sumber pengetahuan yang penting, karena merupakan contoh nyata dari penerapan ajaran al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Metode pencarian pengetahuan dalam pendidikan Islam melibatkan pembacaan, studi, dan refleksi terhadap al-Qur'an dan Sunnah. Pendidikan Islam juga mendorong penggunaan akal dan rasionalitas dalam memahami ajaran agama. Namun, akal tidak boleh bertentangan dengan wahyu, dan pemahaman akal harus selaras dengan ajaran al-Qur'an dan Sunnah. Proses pembentukan pengetahuan dalam pendidikan Islam melibatkan tahap-tahap seperti memahami teks-teks suci, mengkaji tafsir dan hadis, mempelajari sejarah dan konteks ajaran agama, serta menghubungkan pengetahuan dengan praktik kehidupan sehari-hari. Pendidikan Islam juga menekankan pentingnya pembentukan karakter yang baik dan moral yang kuat dalam proses pembentukan pengetahuan.

Epistemologi Irfani Dalam Tradisi Pemikiran Islam

Ma'rifah, Imroatul, Sudirman Sudirman
Abstract: Pada masa dominasi positivisme dalam ilmu pengetahuan, pendekatan irfani dianggap kurang dapat diterima. Namun, perkembangan filsafat ilmu modern, seperti gagasan Paul Feyerabend, membuka peluang bagi berbagai metode untuk… uk digunakan. Dalam penelitian ini, pendekatan kajian literatur dipilih sebagai metode utama oleh peneliti. Irfani dapat dicapai oleh siapa saja yang menjalani perjalanan spiritual. Lebih dari sekadar pendekatan epistemologis, irfani merupakan pengalaman batin yang mendalam, yang dianggap sebagai bagian penting dari kekayaan spiritual Islam dan perlu dihargai untuk memperbaiki praktik keislaman itu sendiri. Melalui metode irfani, individu didorong untuk mendekatkan diri kepada Allah Yang Maha Benar (al-Haqq). Realitas bukan sekadar sesuatu yang ditemukan, melainkan sesuatu yang dicapai. Pemahaman tentang realitas tercapai ketika para ‘arif melakukan perjalanan spiritual untuk mendekat kepada Yang Mahabenar, baik melalui cara ittihad dan hulul, maupun melalui maqom mukasyafah (penyingkapan) terhadap hakikat-Nya. Dengan membersihkan jiwa, para ‘arif memperoleh pemahaman tentang-Nya, yang kemudian memungkinkan mereka untuk mengerti realitas yang dapat dijangkau oleh panca indera dan nalar. Dalam tradisi pemikiran Islam, epistemologi irfani adalah studi tentang pengetahuan yang diperoleh melalui pengalaman spiritual atau batiniah yang mendalam, dengan fokus pada makrifah atau pencerahan sebagai bentuk pengetahuan tertinggi. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengkaji konsep epistemologi irfani dalam konteks tradisi pemikiran Islam, menggali teori-teori utama, dan menyoroti kontribusi tokoh-tokoh penting dalam pengembangannya, seperti Ibn Arabi, Al-Ghazali, dan Jalaluddin Rumi. Epistemologi irfani berbeda dengan epistemologi rasionalis dan empiris karena bergantung pada pengalaman mistik dan intuisi yang melampaui batasan logika dan indera manusia. Epistemologi irfani menawarkan pendekatan komprehensif dalam memahami apa itu pengetahuan, Tuhan, dan eksistensi manusia dengan mengintegrasikan perspektif rasional dan spiritual.

"Marakka Bola": Tradisi Gotong Royong Memindahkan Rumah Adat Bugis dalam Perspektif Islam

Arham Ahmad, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna dan nilai dari tradisi marakka bola dalam suku Bugis dan bagaimana Islam memaknai tradisi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan… ulkan data melalui observasi dan sejumlah artikel ilmiah yang relevan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi marakka bola merupakan praktik budaya khas suku Bugis yang melibatkan pemindahan rumah panggung secara gotong royong oleh masyarakat. Tradisi yang sudah ada sejak zaman nenek moyang kita ini memiliki konsep yang mendalam tentang nilai melindungi warisan budaya dan ikatan dengan tanah leluhur. Pada kenyataannya, merelokasi rumah membutuhkan peralatan dan perencanaan khusus, serta bantuan dari lingkungan sekitar. Dari sudut pandang filosofis, Marakka Bola mewujudkan prinsip-prinsip Islam termasuk kerendahan hati, ketekunan, kesabaran, dan kerja sama. Ketekunan dan kesabaran menunjukkan semangat Islam dalam mengatasi rintangan, sementara kerja sama yang terjadi selama proses pemindahan rumah mengajarkan nilai untuk saling membantu dengan cara yang baik. Kerendahan hati dalam tradisi ini menunjukkan bahwa setiap orang dalam masyarakat, tanpa memandang status sosial ekonomi, secara aktif berkontribusi dalam pencapaian tujuan bersama. Secara umum, tradisi Marakka Bola merupakan representasi dari prinsip-prinsip moral dan spiritual Islam yang mengutamakan persatuan, kerja keras, dan kerendahan hati, serta merupakan warisan budaya.