Abstract:Laporan keuangan merupakan hasil akhir dari proses akuntansi yang mencerminkan kondisi keuangan dan hasil operasi suatu perusahaan. Penelitian ini menganalisis kinerja keuangan PT Alam Sutera Realty Tbk melalui pengukuran…
n rasio likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas selama periode 2021 hingga 2023. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek, kemampuan memenuhi seluruh kewajiban, dan kemampuan dalam menghasilkan laba. Hasil analisis menunjukkan bahwa perusahaan memiliki likuiditas yang tidak optimal, dengan quick ratio dan cash ratio yang selalu di bawah rata-rata industri. Selanjutnya, solvabilitas perusahaan tergolong tinggi, di mana Debt to Asset Ratio (DAR) dan Debt to Equity Ratio (DER) menunjukkan ketergantungan besar pada utang dibandingkan modal sendiri. Di sisi lain, meskipun ada kelemahan dalam likuiditas dan solvabilitas, PT Alam Sutera Realty Tbk menunjukkan profitabilitas yang kuat dengan Gross Profit Margin (GPM) yang tetap di atas rata-rata industri selama tiga tahun berturut-turut. Temuan ini menunjukkan bahwa perusahaan dapat menjalankan operasinya secara efisien dan tetap menghasilkan laba, meskipun menghadapi tantangan dalam aspek likuiditas dan solvabilitas. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pemangku kepentingan dalam menilai kesehatan finansial dan prospek pertumbuhan PT Alam Sutera Realty Tbk.
Abstract:Tax avoidance represents a strategic maneuver by taxpayers to minimize their tax burden by capitalizing on the intricacies of tax legislation. This complex phenomenon encompasses a range of tactics, including leveraging…
exemptions, deductions, tax incentives, non-taxable income, deferring tax liabilities, and, regrettably, engaging in unethical practices such as bribery and forgery. This study seeks to unravel the intricate relationships between profitability, solvency, capital intensity, and company size regarding tax avoidance within the manufacturing sector, specifically targeting food and beverage firms listed on the Indonesia Stock Exchange from 2017 to 2022. Employing the Cash Effective Tax Rate (CETR) as a proxy for tax avoidance, we meticulously selected a sample of 70 companies through purposive sampling based on rigorous criteria. Our analysis, conducted via multiple linear regression using SPSS 25, reveals compelling insights: profitability, solvency, and capital intensity significantly bolster tax avoidance strategies, while larger company size appears to dampen these efforts. Collectively, these factors create a multifaceted influence on tax avoidance behaviors, highlighting the intricate dynamics at play within the corporate landscape.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat beli pada produk Tap Cash BNI yang dipromosikan oleh NCT 127 melalui akun Social Media X @nctzenbase. Menggunakan paradigma positivisme dengan…
ngan pendekatan kuantitatif, metode survei diterapkan pada populasi pengikut @nctzenbase yang berjumlah 897.618 akun, dengan sampel 100 responden yang dipilih melalui teknik Non Probability Sampling. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner, sementara data sekunder dikumpulkan dari literatur dan sumber online. Validitas dan reliabilitas instrumen diuji menggunakan SPSS 26, menunjukkan semua variabel valid dan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha di atas 0,70. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima dimensi utama endorsement—Trustworthiness, Expertise, Attractiveness, Respect, dan Similarity—berpengaruh signifikan terhadap minat beli. NCT 127 dianggap sebagai endorser yang terpercaya, berpengalaman, menarik, dihargai, dan memiliki kesamaan dengan audiens, yang semuanya meningkatkan kredibilitas dan loyalitas konsumen terhadap Tap Cash BNI. Iklan kolaborasi BNI dengan NCT 127 berhasil menarik perhatian (39 responden sangat setuju), membangkitkan minat (67 responden setuju), keinginan (60 responden sangat setuju), dan tindakan pembelian (58 responden sangat setuju). Nilai kebaruan dari penelitian ini terletak pada pemahaman mendalam tentang pengaruh celebrity endorsement dalam konteks pemasaran perbankan digital di Indonesia. Implikasi pada dunia pendidikan adalah penekanan pada pentingnya strategi pemasaran yang memanfaatkan selebriti dalam meningkatkan minat beli konsumen, serta panduan untuk penelitian lanjutan yang melibatkan variabel lain seperti pengalaman konsumen dan persepsi kualitas. Penelitian ini dapat menjadi referensi penting untuk studi terkait di masa mendatang, khususnya dalam mengembangkan strategi pemasaran yang efektif dan tepat sasaran.
Abstract:Penelitian ini akan membahas tentang penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai strategi dalam melakukan pembayaran dan memperkuat ekonomi digital di era…
a digitalisasi. QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) merupakan inovasi baru yang diluncurkan sebagai standarisasi pembayaran non tunai berbasis QR Code sebagai pemersatu pembayaran non tunai. Dengan adanya QRIS para Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hanya perlu menyediakan 1 QR Code berlogo QRIS yang dapat membaca semua aplikasi pembayaran non tunai baik berupa uang elektronik, dompet elektronik, dan mobile banking. Dengan adanya QRIS menciptakan solusi yang efektif bagi UMKM untuk mengadopsi gaya hidup tanpa uang tunai (cashless) dan meningkatkan efisiensi dalam transaksi keuangan. Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah kami telaah dapat disimpulkan bahwa penggunaan QRIS memiliki dampak yang beragam terhadap UMKM di berbagai kota di Indonesia. Penggunaan QRIS cenderung masih didominasi oleh kalangan pekerja kantoran daripada remaja atau mahasiswa. Namun demikian, penggunaan QRIS di kalangan UMKM menunjukkan potensi untuk memperluas pasar dan meningkatkan produktivitas, terutama jika didukung dengan inovasi teknologi dan pengetahuan yang lebih luas tentang manfaatnya. Hasil penelitian ini berimplikasi pada perlunya upaya lebih lanjut untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi UMKM dalam penggunaan QRIS. Peranan pemerintah dan pihak terkait penting untuk memberikan sosialisasi yang lebih luas tentang manfaat QRIS dan memberikan insentif bagi UMKM yang mengadopsinya. Selain itu, perlu dilakukan pelatihan tambahan untuk memastikan bahwa pelaku UMKM memahami secara menyeluruh cara menggunakan QRIS untuk meningkatkan efisiensi transaksi dan memperluas pasar mereka dan lebih optimal dalam memanfaatkan teknologi pembayaran digital untuk pertumbuhan dan kelangsungan usaha mereka.
Abstract:Medical personnel are a group of workers who are at high risk of experiencing work accidents and occupational diseases. One type of occupational disease that is often experienced by medical personnel is mental illness. Mental…
ental illnesses experienced by medical workers can have a negative impact on their quality of life, performance and productivity. Therefore, medical personnel who suffer from mental illness have the right to receive protection and guarantees from the government and employers. However, in practice, medical personnel who suffer from mental illness often experience difficulties in submitting claims. The research entitled "Recognition of Mental Illness as a Consequence of Medical Personnel in Work Accident Insurance Claim Procedures in Indonesia" is normative-qualitative research. Medical workers face a lot of stress and workload, especially during the COVID-19 pandemic, and mental illness is one of the consequences. Mental illness can impair their performance, health, and well-being, and place them at risk to patients and their work environment. With the recognition of mental illness as a consequence of medical personnel in the JKK claim procedure in Indonesia, JKK is a social security program organized by BPJS Employment. This program provides guarantees to workers or laborers to receive health services and cash compensation due to work accidents or work-related illnesses. So it is hoped that it can provide benefits for medical personnel in the form of getting proper protection, increasing the productivity of medical personnel and improving the quality of health services.
Abstract:Di era globalisasi seperti saat ini perkembangan teknologi sangatlah pesat, pembayaran yang awalnya berupa uang Cash telah diganti dengan Cashless, Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor memilih pembayaran kartu berbasis…
rbasis Radio Frekuensi, yaitu Radio Frekuency Identification (RFID), Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus, di mana penelitian dilakukan langsung melalui Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi di lapangan. Dari hasil penelitian yang di peroleh, Manajemen RFID yang diterapkan Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor sudah optimal dimaulai dari Perencanaan (planning), Pengorganisasian (organizing), Penerapan (actuating), dan Pengawasanya (controlling). Kelebihan dari RFID ini adalah, simpel, uang lebih aman, pembayaran lebih cepat, dan pengisian saldo mudah. Sedangkan kekurangannya sendiri yaitu, harus terhubung ke internet pada perangkat scanner yang digunakan, hanya bisa digunakan pada perangkat dengan frekuensi yang sama, dan terjadi pemborosan.
Abstract:The purpose of community service which raised the title of Assistance in Making Standard Operating Procedure Flow Diagrams for Cimahi City Drinking Water BLUD Cash Receipts to improve the financial performance of Cimahi…
City Drinking Water BLUD, one of the things that is of concern is that there are differences in data between the Revenue Treasurer and the Accounting Department. While the accounting department is duty to provide financial statement data to DPKP Cimahi City which will then be consolidated to BPKAD Cimahi City. When the accounting department reconciles data with BPKAD, there is different income data between BAPPENDA and BPKAD. This happened because there was no data reconciliation first between the revenue treasurer and the Accounting Section of the Cimahi City Drinking Water BLUD before the data was provided to interested parties. So far, BLUD Drinking Water uses SOPs that have not been updated. The problem occurred because the Cash Receipt SOP had not been updated and had not complied with the SOP preparation standards set by the local government. Needed to create a new Cash Receipt SOP so that the data provided by the Revenue Treasurer or Accounting Section becomes one vote. The methods used in preparing SOP are interviews, observations, and literature studies. The result of the community service carried out is that there is an excel format of the latest Cash Receipt SOP even though it has not been ratified because it is still waiting for the completion of SOP in other divisions.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja keuangan pada PT XYZ melalui analisis rasio keuangan. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menilai kinerja keuangan perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan,…
jualan, aset dan ekuitasnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang dianalisis merupakan laporan keuangan perusahaan dari tahun 2022 hingga 2024, yang diperoleh melalui wawancara langsung dengan karyawan perusahaan. Rasio keuangan yang digunakan dalam analisis ini meliputi Current Ratio, Cash Ratio, Debt to Equity Ratio, Debt to Assets Ratio, Return on Equity (ROE), Return on Assets (ROA), Net Profit Margin (NPM), dan Gross Profit Margin (GPM). Hasil temuan menunjukan bahwa kinerja keuangan PT XYZ secara keseluruhan tetap stabil dan sehat. Rata-rata ROE sebesar 24,16% dan ROA sebesar 19,40% dikategorikan sangat baik, mencerminkan profitabilitas yang kuat dan pemanfaatan aset yang efektif. Selain itu, NPM sebesar 22,45% dan GPM sebesar 94,19% menunjukan kemampuan perusahaan dalam mempertahankan margin keuntungan yang tinggi, yang menjadi indikator utama atas keunggulan kompetitif dan efisiensi operasional perusahaan.
Abstract:This research examines the intricate relationships between company size, growth in cash flow, and stock performance, revealing complexities that challenge traditional financial analysis. While company size is often associated…
iated with stable stock performance due to advantages such as economies of scale and market power, the findings indicate that size alone does not positively impact stock performance. Furthermore, the study demonstrates that growth in cash flow does not significantly moderate the relationship between company size and stock performance. This suggests that external factors, such as regulatory changes or market sentiment, may play a more decisive role. The results underscore that cash flow, while an important indicator of financial health, does not enhance the influence of company size on stock performance, particularly in certain industries where external conditions prevail. This underscores the need for a more comprehensive evaluation approach that considers a broader range of factors when assessing stock performance. It's time to move beyond traditional metrics like profitability and cash flow growth and equip ourselves with a more robust set of tools for analysis. Ultimately, this research advocates for a multifactorial approach to stock performance evaluation, emphasizing the importance of understanding the interplay between various variables, including industry trends and macroeconomic conditions. By adopting this comprehensive perspective, investors and analysts can make more informed decisions and strategies, enhancing their ability to navigate the complexities of the financial markets.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam pengembangan ekonomi lokal di Kelurahan Palas, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru, menggunakan kerangka Teori Pemberdayaan…
an Masyarakat Ife dan Tesoriero (2006). Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap 15 pelaku UMKM, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM berbasis keluarga—seperti pedagang makanan ringan, usaha rumahan kuliner, kios kelontong, dan jasa pencucian motor—memiliki kontribusi signifikan terhadap peningkatan pendapatan masyarakat (Rp2–5 juta/bulan pelaku utama; Rp500.000–Rp1 juta/bulan pekerja paruh waktu), penyediaan lapangan kerja informal (remaja, ibu rumah tangga: 15–20 jam/minggu), penguatan aktivitas perekonomian lokal melalui cash flow harian Rp150.000–Rp300.000 dan efek multiplier 20–30% terhadap PDB lokal, serta mendorong kemandirian ekonomi rumah tangga tanpa ketergantungan total pada bantuan eksternal.UMKM ini meningkatkan perputaran ekonomi melalui transaksi harian dan rantai pasok lokal, konsisten dengan peningkatan penyerapan tenaga kerja 25% di Riau (Suharno & Khamal, 2025). Namun, penelitian juga menemukan hambatan struktural seperti keterbatasan modal (akses bantuan hanya 15–20% pelaku), rendahnya pemanfaatan teknologi pemasaran digital, minimnya pelatihan manajerial, dan tingginya persaingan informal serta shock eksternal.Temuan ini menegaskan UMKM sebagai pilar pemberdayaan bottom-up, namun memerlukan dukungan berkelanjutan melalui pelatihan wajib, akses kredit mikro (KUR), literasi digital, dan inkubator kelurahan untuk daya saing dan keberlanjutan usaha.