Abstract:Abstract: Because of the presence of the 4.0 Industrial Revolution, digital technology and the internet have become the backbone of technology, one of which is social media. Different types of popular social media, such…
as Twitter, Facebook, and instagram, serve different functions and serve different purposes. The Marketplace is a social media platform that has many advantages when used properly. Traders can sell their goods online on the marketplace by providing clear photos and descriptions. Furthermore, the payment method is made on the marketplace, on average, after the goods arrive, they pay or many call it COD (cash on delivery). Everything has changed, however, as a result of the Covid 19 pandemic. The government's health protocol restrictions have resulted in a decrease in income. The purpose of this service is to provide guidance to the Hang Nadim Batam School. The method used is by conducting a survey, then training and finally an evaluation. The results of this service showed that 80% of students could understand digital marketing technology
Keywords: digital marketing; entrepreneurship; social media; pandemic covid
Abstrak: Dengan hadirnya Revolusi Industri 4.0, teknologi digital dan internet menjadi tulang punggung teknologi, salah satunya media sosial. Berbagai jenis media sosial populer, seperti Twitter, Facebook, dan instagram, memiliki fungsi dan tujuan yang berbeda. Marketplace adalah platform media sosial yang memiliki banyak keuntungan jika digunakan dengan benar. Pedagang dapat menjual barangnya secara online di marketplace dengan memberikan foto dan deskripsi yang jelas. Selain itu metode pembayaran yang dilakukan di marketplace rata-rata setelah barang sampai mereka membayar atau banyak yang menyebutnya COD (cash on delivery). Namun, semuanya berubah akibat pandemi Covid-19. Pembatasan protokol kesehatan yang dilakukan pemerintah berdampak pada penurunan pendapatan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pembinaan pada Sekolah Hang Nadim Batam. Metode yang dilakukan dengan melakukan survey selanjutnya pelatihan dan terakhir evaluasi. Hasil dari pengbadian ini didapat bahwa siswa-siswa 80% bisa mengerti dengan teknologi digital marketing.
Kata kunci: digital marketing; kewirausahaan; media sosial; pandemi covid
Abstract: Abstract: Based on the results of National Basic Health Research in 2018 according to the proportion of total cholesterol levels in the population aged ≥45 years, 5 stated that as many as ≥10.5% of people had high…
had high cholesterol levels. The factors that cause hypercholesterolemia are nutritional status, especially obesity. Obesity is associated with lipoprotein, decreased High-Density Lipoprotein (HDL), and increased triglycerides and LDL, especially in central obesity. People who have a high percentage of body fat tend to have higher total cholesterol, LDL, and triglycerides compared to people who have normal weight. Nutrition counseling activities are carried out at the Johar Baru District Health Center which will be held on November 7, 2022. Respondents will be given a pre-test form containing 10 true and false statements for 10-15 minutes and then counseling will be carried out through poster media. After that, the respondent was given a post-test form. After 3 days of giving the material, monitoring, and evaluation were carried out on 5 respondents. This Monitoring and Evaluation will be carried out via telephone or the Whatsapp app. Based on the results of bivariate analysis, the results of knowledge obtained were p-value = 0.055 (p-value <0.05) so that it could be concluded that there was no difference in knowledge before and after nutritional education counseling using poster media in PTM patients at the Johar Baru District Health Center, Central Jakarta.
Keywords: cholesterol; fat consumption
Abstrak: Berdasarkan Hasil Riset Kesehatan Dasar Nasional pada tahun 2018 menurut proporsi kadar kolesterol total pada penduduk umur ≥45 tahun, 5 menyebutkan bahwa sebanyak ≥10,5% masyarakat memiliki kadar kolesterol tinggi. Adapun faktor penyebab hiperkolesterolemia adalah status gizi terutama obesitas. Terdapat keterkaitan antara obesitas dengan lipoprotein, peningkatan trigliserida dan LDL, penurunan High Density Lipoprotein (HDL), terutama pada obesitas sentral. Individu dengan persen lemak tubuh yang tinggi cenderung memiliki total kolesterol, LDL dan trigliserida yang lebih tinggi dibandingkan dengan individu dengan berat badan normal. Kegiatan penyuluhan gizi dilakukan di Puskesmas Kecamatan johar Baru yang dilaksanakan pada tanggal 7 November 2022. Responden akan diberikan form pre test yang berisikan 10 pernyataan benar dan salah selama 10-15 menit dan selanjutnya akan dilakukan penyuluhan melalui media poster. Setelah itu responden diberikan form post test. Setelah 3 hari pemberian materi dilakukan monitoring dan evaluasi kepada 5 responden. Monitoring dan Evaluasi ini akan dilakukan melalui telepon ataupun app Whatsapp. Berdasarkan hasil analisis bivariat, didapatkan hasil pengetahuan nilai p value = 0.055 (p-value < 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan edukasi gizi menggunakan media poster pada pasien PTM di Puskesmas Kecamatan Johar Baru Jakarta Pusat.
Kata kunci: kolesterol; konsumsi lemak
Abstract:Abstract: Interior Design is a branch of art that discusses the inner side of a building. Interior design also intersects with architecture which is the global study of building design. Architecture majors have started to…
o enter Vocational High Schools including at SMK Negeri 1 Mempura. Vocational School 1 Mempura has a Department of Building Modeling and Information Design which in its syllabus has building drawing learning. But in the discussion, there is no further knowledge about interior design. SMK Negeri 1 Mempura wants to develop students' knowledge about interior design or interior design properly. From this problem, Interior Design Educators at Lancang Kuning University who are community service partners from SMK Negeri 1 Mempura will add to their students' knowledge about interior design. So that through this program, Mempura 1 State Vocational School can develop interior design knowledge, which not only learns about room size but also about managing the atmosphere of space from designing ceilings, walls, floors, and furniture. The target to be achieved is for partners to understand the basics of Interior Design and its differences from Architecture and other Design Sciences. The outputs to be obtained are learning services for the community, service reports, drafts of teaching materials, and scientific articles in journals.
Keywords: interior design; furniture; workshop
Abstrak: Desain Interior adalah salah satu cabang ilmu seni rupa yang membahas tentang perancangan ruang dalam pada suatu bangunan. Desain interior juga beririsan dengan ilmu arsitektur yang merupakan ilmu perancangan bangunan secara global. Jurusan arsitektur sudah mulai masuk ke Sekolah Menengah Kejuruan termasuk di SMK Negeri 1 Mempura. SMK Negeri 1 Mempura memiliki jurusan Desain Permodelan dan Informasi Bangunan yang dalam silabusnya memiliki pembelajaran gambar bangunan. Tetapi dalam pembahasannya,belum ada pengetahuan lebih lanjut mengenai perancangan ruang dalam.SMK Negeri 1 Mempura ingin mengembangkan pengetahuan yang dimiliki peserta didik pada perancangan ruang dalam atau desain interior dengan benar. Dari permasalahan ini, Tenaga Pendidik Desain Interior Universitas Lancang Kuning yang merupakan mitra pengabdian masyarakat dari SMK Negeri 1 Mempura akan menambah pengetahuan siswa/i nya tentang merancang ruang dalam. Sehingga melalui program ini, SMK Negeri 1 Mempura dapat mengembangakan pengetahuan desain ruang dalam, yang tidak hanya mempelajari tentang ukuran ruangan, tapi juga pada pengolahan suasana ruang dari perancangan langit-langit, dinding, lantai dan furnitur. Target yang ingin dicapai adalah mitra paham tentang dasar-dasar Desain Interior serta perbedaannya dengan Arsitektur dan Ilmu Desain lainnya. Luaran yang ingin diperoleh adalah jasa pembelajaran untuk masyarakat, laporan pengabdian, draf bahan ajar dan artikel ilmiah di jurnal.
Kata kunci: desain interior; furniture; workshop
Abstract:Abstract: Tofu is one of the daily foods of Indonesian people. The tofu industry itself has been found quite a lot in the Manggarai Regency area, but the remaining tofu dregs are not processed further and are only used as…
s animal feed. Referring to the various studies that have been carried out, it is emphasized that tofu dregs can be processed as raw materials for processed various foods, one of which is tofu dregs crackers. Processing tofu dregs into crackers is one of the innovations made without reducing the nutritional value in tofu dregs. Tofu waste processing activities are carried out in Poco Mal Village, Langke Rembong District, Manggarai Regency. The methods of implementing the activities implemented are implementation methods, business management, tofu dregs processing techniques, and marketing strategies. Each activity method applied will be evaluated through discussion activities with members and if any obstacles are found, the team will quickly address the existing obstacles. This method becomes an organized processing system with a business management approach. The results of this activity have a positive impact in the form of new innovations in the management of tofu waste into crackers. The innovations provided are in the form of spicy, original, and fried onions. The sales target for tofu dregs crackers will be gradually increased and for this stage, business activities are focused on increasing sales each time it is produced.
Kata kunci: pulp; processing; tofu
Abstrak: Tahu merupakan salah satu makanan sehari-hari masyarakat Indonesia. Industri tahu sendiri sudah cukup banyak di temui di daerah Kabupaten Manggarai namun sisa ampas tahu tidak diolah lebih lanjut dan hanya dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Mengacu dari berbagai penelitian yang sudah dilakukan mempertegaskan bahwa ampas tahu dapat diolah sebagai bahan baku olahan aneka makanan, salah satunya ialah kerupuk ampas tahu. Pengolahan ampas tahu menjadi kerupuk merupakan salah satu inovasi yang dibuat tanpa mengurangi nilai gizi yang ada dalam ampas tahu. Kegiatan pengolahan ampas tahu dilaksanakan di Kelurahan Poco Mal Kecamatan Langke Rembong Kabupaten Manggarai. Metode pelaksanaan kegiatan yang diterapkan berupa metode pelaksanaan, manajemen usaha, teknik pengolahan ampas tahu, dan strategi pemasaran. Setiap metode kegiatan yang diterapkan akan dievaluasi melalui kegiatan diskusi bersama anggota dan jika ditemukan adanya kendala maka tim secara cepat menyikapi kendala yang ada. Metode ini menjadi suatu sistem pengolahan yang terorganisir dengan pendekatan manajemen usaha. Hasil kegiatan ini memberi dampak positif berupa adanya inovasi baru terhadap pengelolaan limbah ampas tahu menjadi kerupuk. Inovasi yang diberikan berupa pemberian rasa pedas, original,dan bawang goreng. Target penjualan kerupuk ampas tahu akan ditingkatkan secara bertahap dan untuk tahap ini kegiatan usaha difokuskan pada peningkatan penjualan setiap kali produksi.
Kata kunci: ampas; pengolahan; tahu
Abstract:Abstract: The gap between the role of treasurer and financial affairs with competence becomes an obstacle in the accountability process for using village finance. Increasing the capacity of village officials in the village…
ge financial management and administration is the goal of implementing community service programs in the village government of Ciburial, Mandala Mekar, and Mekarsaluyu Kab. Bandung, West Java Province. The treasurer and village finance department will be provided with assistance on village financial administration and management. The implementation of this program uses the mentoring method for the treasurer and the village finance department in each community service partner. This activity will provide a conceptual and technical understanding of the administration and management of village assets. Furthermore, the treasurers and the finance department will be asked to simulate the preparation of the accountability report. To provide better results in implementing this program, we, together with the team, will provide assistance and training related to managing and administering village assets. This activity program will make it easier for asset managers to prepare village accountability reports following applicable regulations.
Keywords: mentoring; village assets; village government
Abstrak: Kesenjangan antara peran sebagai bendahara dan urusan keuangan dengan kompetensi menjadi kendala dalam proses pertanggungjawaban penggunaan keuangan desa. Peningkatan kapasitas perangkat desa dalam bidang pengelolaan dan penatausahaan keuangan desa merupakan tujuan dalam pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat di pemerintah desa Ciburial, Mandala Mekar dan Mekarsaluyu Kab. Bandung Propinsi Jawa Barat. Bendahara dan Bagian keuangan desa yang akan diberikan pendampingan tentang penatausahaan dan pengelolaan keuangan desa. Pelaksanaan program ini dengan menggunakan metode pendampingan bagi bendahara dan bagian keuangan desa di masing masing mitra pengabdian masyarakat. Kegiatan ini akan memberikan pemahaman konsep dan teknis tentang penatausahaan dan pengelolaan aset desa. Selanjutnya para bendahara dan bagian keuangan akan diminta untuk menjalankan simulasi penyusunan laporan pertanggungjawaban. Untuk memberikan hasil yang lebih baik dalam pelaksanaan program ini kami bersama dengan tim akan memberikan pendampingan dan pelatihan berkaitan dengan pengelolaan dan penatausahaan aset desa. Program kegiatan ini akan lebih memudahkan bagi pengelola aset menyusun laporan pertanggungjawaban desa sesuai dengan aturan berlaku.
Kata kunci : aset desa; pemerintah desa; pendampingan.
Abstract:The international world has recognized Indonesia for its extraordinary natural wealth, this makes many tourists interested in coming to Indonesia. In addition to aiming to travel, it also aims to invest or invest in Indonesia,…
nesia, various investments are made, one of which is trying to own and control land in Indonesia using a nominee agreement or a name-borrowing agreement. The research used in this journal uses normative legal research methods, the prohibition of making nominee agreements has been regulated in Article 33 paragraph (1) of the Investment Law so that the nominee agreement has no binding legal force and is declared null and void or considered an agreement. it never happened. But in fact, there are still many practices of borrowing share names by foreigners in investment in the territory of the State of Indonesia, this can result in losses in the field of state revenue, the State should get higher income from foreign investment, but it is reduced due to fraud committed by the foreign investor.
Keywords: investment; legitimacy; nominee agreement.
Abstrak : Didunia Internasional telah mengakui Indonesia dengan kekayaan alamnya yang luar biasa, hal ini membuat banyak wisatawan tertarik untuk datang ke Indonesia. Selain bertujuan untuk berwisata mereka juga menanamkan modal atau melakukan investasi di Indonesia, berbagai investasi dilakukan, salah satunya berusaha memiliki dan menguasai tanah di Indonesia dengan menggunakan perjanjian nominee yang selanjutnya di sebut perjanjian pinjam nama. Aktifitas pengabdian ini menggunakan metode penelitian hukum normative. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah larangan Pembuatan perjanjian nominee telah diatur dalam Pasal 33 ayat (1) Undang-undang Penanaman Modal, Sehingga, perjanjian nominee tersebut tidak memiliki kekuatan hukum yang mengikat dan dinyatakan batal demi hukum atau dianggap perjanjian tersebut tidak pernah terjadi. Tetapi pada kenyataanya masih banyak ditemui praktik pinjam nama saham oleh orang asing dalam penanaman modal di wilayah Negara Indonesia, hal ini dapat mengakibatkan kerugian dibidang pendapatan Negara. Negara seharusnya mendapatkan pendapatan yang lebih tinggi dari penanaman modal asing, akan tetapi berkurang dikarenakan kecurangan yang dilakukan oleh penanam modal asing.
Kata kunci : investasi; keabsahan; perjanjian nominee.
Abstract:Abstract : Klambir Lima Kebun Village has excellent potential in the form of availability of agricultural land and livestock, as a center for beef cattle development, large amounts of agricultural waste such as corn straw…
w and the majority of the community work as plantation employees, farming and raising livestock. The abundant corn straw in the village of Klambir Lima Kebun can be stored and used when there is a shortage of green fodder, such as a long dry season. To maintain the stability of animal feed, it is necessary to optimize local feed technology by processing fermented corn straw and silage which aims to determine the potential of fermented corn straw and silage which can be used as ruminant animal feed and to determine the capacity of livestock from the potential of fermented corn straw and silage in village of Klambir lima Kebun, Hamparan Perak, Deli Serdang. The implementation method used in this community service is a training method which will then be followed by discussions and hands-on practice on the manufacture of fermented corn straw and silage as well as direct feeding of fermented corn straw and silage to livestock. The results of the activity show that the village of Klambir Lima Kebun has the potential to produce ruminant feed based on local agricultural waste, namely corn straw.
Keywords: corn straw; fermentation; silage; feed; livestock
Abstrak : Desa Klambir Lima Kebun memiliki potensi unggulan berupa tersedianya lahan pertanian dan peternakan, sebagai sentra pengembangan ternak sapi potong, banyaknya limbah pertanian contohnya jerami jagung dan mayoritas masyarakat bekerja sebagai karyawan perkebunan, bertani dan beternak. Jerami jagung yang melimpah di desa Klambir Lima Kebun dapat disimpan kemudian digunakan pada saat kekurangan pakan penghijauan seperti musim kemarau panjang. Untuk menjaga kestabilan pakan ternak dibutukan optimalisasi teknologi pakan lokal dengan pengolahan jerami jagung fermentasi dan silase yang bertujuan untuk mengetahui potensi dari jerami jagung fermentasi dan silase yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak ruminasia dan mengetahui kapasitas tampung ternak dari potensi jerami jagung fermentasi dan silase di desa Klambir lima Kebun, Hamparan Perak, Deli Serdang. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode pelatihan yang selanjutnya akan dilanjutkan dengan diskusi serta praktek langsung tentang pembuatan jerami jagung fermentasi dan silase serta pemberian langsung jerami jagung fermentasi dan silase pada ternak. Hasil kegiatan diketahui bahwa desa Klambir Lima Kebun sangat berpotensi menghasilkan pakan ternak ruminansia berbasis limbah lokal pertanianya yaitu jerami jagung.
Kata kunci: fermentasi; jerami jagung; pakan; silase; ternak.
Abstract:The economic disruption makes conventional traders experience a decrease in sales turnover because they cannot compete with online traders. Most traders at Pakem market only sell in the conventional way because they do not…
ot have knowledge in terms of buying and selling online. This resulted in the turnover of traders who increasingly decreased day by day. The purpose of this service is to increase the sales volume of Pakem Market traders through the implementation of e-commerce. The service team started counseling and assistance in introducing social media and the marketplace as one of the sales channels that could be utilized by traders. After that, the service team began to guide traders in creating good marketing content by implementing the AIDA concept (Awerness, Interest, Desire, Action). Then the marketing content will be used as sales content in making sales on social media and also in the marketplace. This counseling and assistance has been carried out online and offline. In practice, Pasar Pakem traders are directly involved in creating marketing content and immediately try to put it into practice. This service runs smoothly and the purpose of this service can be achieved because of the cooperation and participation of all parties.
Keywords: AIDA; e-commerce; market marketing
Abstrak: Disrupsi ekonomi ini membuat pedagang konvensional mengalami penurunan omset karena kalah dengan pedagang online. Hal ini juga terjadi pada para pedagang di Pasar Pakem. Sebagian besar pedagang hanya berjualan dengan cara konvensional saja karena mereka tidak memiliki pengetahuan dalam hal jual beli secara online. Hal ini mengakibatkan omset pedagang yang semakin hari semakin mengalami penurunan. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan volum penjualan pedagang Pasar Pakem melalui implementasi e-commerce. Tim pengabdi memulai penyuluhan dan pendampingan dalam mengenalkan sosial media dan marketplace sebagai salah satu saluran penjualan yang bisa dimanfaatkan oleh pedagang. Setelah itu tim pengabdi mulai membimbing para pedagang dalam pembuatan konten marketing yang baik dengan mengimplementasikan konsep AIDA (Awerness, Interest, Desire, Action). Konten marketing tersebut selanjutnya akan digunakan sebagai materi dalam melakukan penjualan di sosial media dan juga di marketplace. Penyuluhan dan pendampingan ini dilakukan secara online dan offline. Dalam pelaksanaannya pedagang Pasar Pakem secara langsung terlibat dalam pembuatan konten marketing dan langsung mencoba mempraktekkannya. Pengabdian ini berjalan dengan lancar dan tujuan pengabdian ini bisa tercapai karena kerjasama dan partisipasi dari semua pihak.
Kata kunci: AIDA; e-commerce; pasar; marketing
Abstract:Abstract: Tanggulangin Subdistrict in Sidoarjo Regency, East Java, is a well-known area as the center of the biggest bag and convection industry in East Java. One of them is Sartika Ratu, which has 10 employees and dozens…
s of partners with the Tanggulangin SMEs. Sartika Ratu has a long experience in supplying traveling equipment for Umrah and Hajj travel agencies. Due to the COVID-19 pandemic, this business has shifted its production to cloth masks to ensure its business continuity. However, the cloth mask business is now very competitive. Meanwhile, the Tanggulangin SMEs develop mask design in a sporadic way without a strong design concept. This community service program using counseling method to assist the Tanggulangin SMEs in order to produce mask designs that have fashion value so that they have differentiation that increases the selling value. The team provides various alternative mask designs for the Tanggulangin SMEs in the form of a design bank book. Next, selected designs were produced and tested for users. After user testing, the team identifies some critical points that determine the quality of fashion masks. The results of this evaluation become a guide for SMEs to produce better masks and have a high selling value.
Keywords: cloth mask; fashion; quality control
Abstrak: Kecamatan Tanggulangin di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, merupakan daerah yang terkenal sebagai sentra industri pengrajin tas dan konveksi terbesar di Jawa Timur. Salah satu di antaranya adalah Sartika Ratu, yang selama ini menjadi pemasok perlengkapan perjalanan umroh dan haji. Sehubungan dengan adanya pandemi COVID-19, UKM yang memiliki 10 karyawan dan belasan mitra di Tanggulangin ini mengalihkan produksinya pada masker kain agar kelangsungan bisnis tetap terjamin. Namun persaingan produk masker saat ini sangat kompetitif, sementara itu pengembangan produk masker yang dilakukan oleh UKM ini bersifat masih bersifat sporadis dan belum berkonsep. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendampingan UKM Tanggulangin agar dapat menghasilkan desain masker yang bernilai fashion sehingga memiliki diferensiasi yang meningkatkan nilai jual. Tim pengabdi memberikan berbagai alternatif desain masker kepada UKM dalam bentuk buku bank desain, yang dilanjutkan dengan pengujian terhadap beberapa desain terpilih. Setelah dilakukan pengujian produksi, diperoleh hasil evaluasi berupa identifikasi titik kritis yang menjadi penentu kualitas masker fashion. Hasil evaluasi ini menjadi pegangan bagi UKM untuk memproduksi masker yang lebih baik dan bernilai jual tinggi.
Kata kunci: fashion; kontrol kualitas; masker kain
Abstract:Abstract: Eggplant is one of the most widely cultivated food commodities in Indonesia. One of them was carried out by "Dawuhan Jaya", the eggplant farmer group in Dawuhan Village, Tenggarang District, Bondowoso Regency,…
in which the majority of its members cultivated purple eggplant varieties. All the time, eggplant peel is usually thrown away when the vegetable is consumed. It only becomes unutilized waste. However, it is known that purple eggplant peel has many health benefits, including antibacterial and antioxidant. Therefore, in this service activity, product diversification of eggplant peel was carried out to process it into dish soap, a product that is widely used in households. The method used in the implementation of the activity was the participatory rural appraisal. The service activity aimed to empower the community, especially eggplant farmer group partners. The stages of activities carried out included counseling and training to increase the partner’s knowledge and skills regarding processing purple eggplant peel into high-value products. The next stage was mentoring carried out to determine and ensure the partner’s ability in production and marketing activities independently. This program was expected to be able to utilize purple eggplant by-products and increase people's income.
Keywords: dish soap; product diversification; purple eggplant peel
Abstrak: Terong merupakan salah satu komoditas pangan yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Salah satunya dilakukan oleh kelompok petani terong “Dawuhan Jaya†di desa Dawuhan, kecamatan Tenggarang, kabupaten Bondowoso yang mayoritas anggotanya membudidayakan varietas terong ungu. Selama ini biasanya kulit terong selalu dibuang bila akan dikonsumsi, sehingga hanya menjadi sampah yang tak termanfaatkan. Namun, diketahui bahwa kulit terong ungu memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, diantaranya sebagai antibakteri dan antioksidan. Oleh karena itu, dalam kegiatan pengabdian ini dilakukan upaya diversifikasi produk kulit terong menjadi produk yang banyak digunakan dalam rumah tangga, seperti sabun cuci piring. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan adalah participatory rural appraisal. Tahapan kegiatan yang dilakukan mencakup penyuluhan dan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra mengenai pengolahan kulit terong ungu menjadi produk yang bernilai jual tinggi. Tahapan selanjutnya adalah pendampingan yang dilaksanakan untuk mengetahui dan memastikan kemampuan mitra dalam kegiatan produksi dan pemasaran secara mandiri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, khususnya mitra kelompok petani terong. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat memanfaatkan produk sampingan terong ungu sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.
Kata kunci: diversifikasi produk; kulit terong ungu; sabun cuci piring