Abstract:Pendidikan kesehatan tentang schistosomiasis tidak sepenuhnya dapat merubah dan mengontrol penularan schistosomiasis, namun hal ini merupakan upaya awal dalam meningkatkan pengetahuan dan merubah sikap dalam membangun kesadaran…
sadaran pada masyarakat tentang infeksi cacing schistosomiasis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pre experimental dengan pendekatan one group pre test dan post test. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 900 orang tetapi yang digunakan sebagai sampel berjumlah 20 orang. Pengambilan sampel dengan menggunakan metode random sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap tentang schistosomiasis. Hasil penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon. Diperoleh hasil, nilai Asymp.Sig. (2-tailed) dari variabel pengetahuan yaitu 0,001 dan dengan menggunakan uji Wilcoxon diperoleh hasil nilai Asymp.Sig. (2-tailed) dari variabel sikap yaitu 0,001. Kesimpulan yaitu ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap masyarakat tentang infeksi cacing schistosomiasis. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai sumber informasi dan pengetahuan tentang pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap masyarakat dengan penyakit schistosomiasis.
Abstract:RSUD Anuntaloko Parigi yang merupakan salah satu Rumah Sakit yang berada didaerah Parigi, dengan jumlah perawat 36 orang untuk ruangan rawat inap Akasia dan Agatis, dari hasil wawancara dengan 2 ketua tim dan 4 perawat pelaksana…
elaksana diruangan Akasia dan Agatis mengatakan bahwa dalam melaksanakan komunikasi SBAR pada saat pelaksanaan timbang terima masih mengalami kendala, perawat masih belum sepenuhnya menerapkan sesuai SPO karena terburu-buru sehingga pada pelaksanaannya belum sesuai SBAR. Tujuan penelitian diketahuinya hubungan penggunaan metode komunikasi efektif SBAR dengan pelaksanaan timbang terima (handover) di RSUD Anuntaloko Parigi. Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini merupakan 18 perawat di ruangan Akasia dan 18 perawat di ruangan Agatis RSUD Anuntaloko Parigi yaitu berjumlah 36 orang pada bulan Januari sampai April tahun 2023. Sampel berjumlah 36 orang. Teknik Total Sampling. Hasil Penelitian Metode SBAR sebagian besar baik berjumlah 27 orang (75%) dan kurang berjumlah 9 orang (25%). Timbang terima (handover) sebagian besar baik berjumlah 27 orang (75%) dan kurang berjumlah 9 orang (25%). Uji Chi-square diperoleh p-value =0.000 (<p=0.05) yang berarti ada Hubungan penggunaan metode komunikasi efektif SBAR dengan pelaksanaan timbang terima (handover) di RSUD Anuntaloko Parigi. Kesimpulan Ada Hubungan penggunaan metode komunikasi efektif SBAR dengan pelaksanaan timbang terima (handover) di RSUD Anuntaloko Parigi. Saran diharapkan lebih meningkatkan penerapan komunikasi SBAR secara efektif saat handover terutama di Ruang pelayanan dengan cara memberikan pelatihan kepada perawat tentang komunikasi SBAR agar menghasilkan kepuasan kerja sehingga meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dalam mencapai derajat kesehatan
Abstract:Sasaran keselamatan pasien merupakan indikator terpenting dalam sistem pelayanan kesehatan, dan diharapkan dapat menjadi acuan dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik dan mengurangi cidera pada pasien. Ada beberapa…
faktor dalam pelaksanaan sasaran keselamatan pasien di rumah sakit yaitu pengetahuan dan sikap perawat serta perilaku perawat. Tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap perawat terhadap perilaku penerapan sasaran keselamatan pasien di ruangan ICU & ICVCU RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Metode penelitian menggunakan Jenis penelitian kuantitatif dengan desain analitik menggunakan pendekatan cross sectional study. Penelitian dilakukan pada tanggal 10 agustus hingga 18 agustus 2023. Populasi adalah semua perawat yang ada di ruangan ICU dan ICVCU RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah pada saat penelitian berlangsung dengan jumlah sampel 38 orang menggunakan rumus total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukan dari 38 responden sebagian besar memiliki pengetahuan baik 24 orang (63,2%), pengetahuan cukup 14 orang (36,8%).sikap cukup 15 orang(39.5%) dan sikap baik 23 orang (60.5%), sebagian perilaku cukup 18 orang (47.4%) dan perilaku baik 20 orang (52.6%). Hasil uji bivariate didapatkan nilai p= 0,003 (p-value<0,05). Simpulan dari penelitian ini bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan perawat terhadap perilaku penerapan sasaran keselamatan pasien. Upaya yang harus dilakukan perawat yaitu harus lebih meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku dalam penerapan patient safety.
Abstract:Masalah kesehatan dapat dinilai dari angka kematian ibu dan bayi yang terus menerus mengalami peningkatan tiap tahunnya. Angka kematian bayi beberapa diantaranya dipengaruhi dipengaruhi oleh terjadinya kasus Bayi Berat Lahir…
ahir Rendah (BBLR). Perawatan metode kanguru merupakan suatu metode yang digunakan dalam merawat bayi yang lahir dengan BBLR. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perawatan Metode Kanguru (PMK) terhadap peningkatan suhu tubuh pada BBLR di Kamar Bayi RSU Anutapura Palu Jenis penelitian kuantitatif dengan desain one group pretest postest. Populasi dalam penelitian ini adalah semua orang tua yang memiliki bayi BBLR di kamar bayi RSU Anutapura Palu. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 responden. menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata (mean) suhu tubuh bayi BBLR sebelum perawatan metode kanguru yaitu 36.10 dan rata-rata (mean) suhu tubuh bayi BBLR setelah perawatan metode yaitu 36.67. Hasil uji statistik didapatkan p value = 0,000. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh perawatan metode kanguru terhadap peningkatan suhu tubuh pada BBLR di Kamar bayi RSU Anutapura Palu. Disarankan bagi RSU Anutapura Palu agar meningkatkan dukungan bagi ibu maupun petugas kesehatan dalam upaya mengoptimalkan pelaksanaan perawatan metode kanguru sehingga bayi BBLR yang mengalami gangguan suhu tubuh (hipertermi) dapat teratasi.
Abstract:Perilaku merokok adalah suatu perbuatan yang berbahaya untuk kesehatan. Tindakan merokok tidak hanya pada kelompok orang dewasa melainkan juga di kelompok remaja. Studi pendahuluan remaja mengatakan merokok dilakukan karena…
ena meniru orang tua, merokok dilakukan tanpa sepengetahuan orang tua dan merokok dilakukan karena diajak oleh temannya saat berkumpul bersama. Tujuan penelitian menganalisis hubungan peran orang tua dan teman sebaya dengan perilaku merokok pada remaja usia 11-19 tahun di Desa Balane Kecamatan Kinovaro Kabupaten Sigi. Jenis penelitian ini kuantitatif serta desain penelitian korelasional dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua remaja usia 11-19 tahun berdomisili di Desa Balane yang berjumlah 156 remaja, teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan jumlah sampel 61 remaja. Analisis data menggunakan uji Chi Square dan Fishers Exact Test. Simpulannya adalah tidak ada hubungan peran orang tua dengan perilaku merokok pada remaja usia 11-19 tahun dan ada hubungan teman sebaya dengan perilaku merokok pada remaja usia 11-19 tahun. saran bagi masyarakat Desa Balane Kecamatan Kinovaro Kabupaten Sigi khususnya orang tua agar selalu mengawasi dan meningkatkan kedekatan orang tua dengan remaja agar remaja terbuka sehingga jujur menceritakan masalah dalam lingkungan pergaulan baik dalam hal perilaku positif maupun negatif.
Abstract:Peningkatan jumlah penduduk setiap tahun serta meningkatnya gaya hidup masyarakat mengakibatkan maraknya penyakit kronis. Salah satu penyakit kronis yang sering terjadi adalah penyakit diabetes melitus (DM). Ketaatan dan…
sikap disiplin menjalankan diet sangat penting bagi penderita DM dan dalam menjalakan diat memerlukan dukungan keluarga dan tenaga kesehatan agar berhasil menjalankan diet Penelitian ini bertujuan untuk hubungan social support keluarga dan petugas kesehatan terhadap kepatuhan diet penderita diabetes melitus di Puskesmas Tinggede. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh populasi yaitu semua penderita diabetes melitus di Puskesmas Tinggede berjumlah 201 orang. Besar sampel 50 orang menggunakan teknik non random sampling dengan cara pengambilan sampel accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan responden yang menyatakan bahwa mendapat support keluarga yaitu 76,0%, yang menyatakan bahwa mendapat dukungan dari petugas kesehatan yaitu 74,0%, responden patuh menjalankan diet yaitu berjumlah 74,0%. Hasil uji Fisher's Exact di dapatkan nilai support keluarga dan dukungan petugas kesehatan masing-masing p=0,007 dan 0,000 (p <0,05), ini berarti secara statistik ada hubungan social support keluarga dan petugas kesehatan terhadap kepatuhan diet penderita diabetes melitus. Simpulan pada penelitian ini adalah ada hubungan social support keluarga dan petugas kesehatan terhadap kepatuhan diet penderita diabetes melitus. Disarankan agar hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan bagi Puskesmas Tinggede dalam meningkatkan pelayanan pada pasien diabetes melitus terutama dalam meningkatkan kepatuhan pasien dalam menjalankan diet.
Abstract:Salah satu terapi terhadap penderita gagal ginjal kronik yaitu hemodialisis. Hemodialisis bertujuan untuk mengeliminasi sisa-sisa produk metabolisme atau protein didalam tubuh. Tindakan ini juga dapat menyebabkan komplikasi,…
asi, diantaranya yaitu mempengaruhi status gizi pasien. Beberapa pasien mengalami kesulitan dalam pengelolaan asupan nutrisi, namun mereka tidak mendapatkan pemahaman tentang bagaimana strategi yang dapat membantu dalam pengelolaan diet nutrisi sehingga strategi yang perlu dilakukan adalah pemberian edukasi nutrisi pada pasien hemodialisa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh edukasi nutrisi terhadap tingkat pengetahuan pengelolaan diet nutrisi pasien chronic kidney disease yang menjalani hemodialisa di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Jenis penelitian ini adalah Kuantitatif dengan desain Pre-experimen yang menggunakan rancangan One Grop Pre Test and Post Test Design. Sampel penelitian berjumlah 18 responden yang diambil menggunakan teknik Purposive sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner yang di analisis dengan uji non-parametric wilcoxon diperoleh nilai p=0,000 (p ≤ 0,05). Menunjukkan bahwa ada pengaruh edukasi nutrisi terhadap tingkat pengetahuan pengelolaan diet nutrisi pasien chronic kidney disease yang menjalani hemodialisa di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Diharapkan penelitian ini bisa menjadi sumber informasi dalam meningkatkan upaya pelayanan kesehatan dengan melakukan pemberian edukasi nutrisi, khususnya pada pasien hemodialisa.
Abstract:Model Praktek Keperawatan Profesional merupakan suatu sistem dengan struktur, proses, dan nilai-nilai profesional yang sangat menekankan pada mutu kinerja tenaga keperawatan, permasalahan terkait dengan pelaksanaan model…
praktek keperawatan profesional adalah terbatasnya jumlah perawat dan fasilitas sarana pendukung, kompetensi perawat yang belum terstandar, belum optimalnya fungsi manajemen pelayanan keperawatan, Rumah sakit menggunakan model praktik keperawatan profesional untuk melaksanakan proses sistem asuhan keperawatan di bangsal guna untuk meningkatkan dan mewujudkan mutu pelayanan keperawatan, mutu pelayanan keperawatan yang optimal untuk mencapai derajat kesehatan dan kesejahteraan, mencerminkan perasaan seorang perawat terhadap kepuasan akan pekerjaanya,Pasien dan perawat sama-sama puas sebagai akibat dari perawatan yang diberikan oleh perawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Penerapan Model Praktek Keperawatan Profesional Terhadap Kepuasan Kerja Perawat Di Rumah Sakit Tora Belo. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian adalah semua perawat yang bekerja di ruang Cemara 1 dan Cemara 2 Rumah Sakit Tora Belo yang berjumlah 33 perawat. Dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner model praktik keperawatan profesional dan kepuasan kerja perawat. Hasil penelitian dari 33 responden menggunakan uji Chi-Square, diperoleh nilai p = 0,001 (p<0,005). Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan penerapan model praktik keperawatan profesional terhadap kepuasan kerja perawat di Rumah Sakit Tora Belo. Saran bagi Rumah Sakit Tora Belo agar dapat lebih meningkatkan penerapan model praktik keperawatan profesional dalam melakukan asuhan keperawatan dan agar dapat memberikan pelayanan keperawatan yang baik dan optimal kepada pasien.
Abstract:Data World Health Organization (WHO) tahun 2015 menunjukkan bahwa sekitar 1,13 miliar orang di dunia menderita hipertensi, yang berarti satu dari tiga orang di dunia menderita hipertensi. Jumlah penderita hipertensi terus…
s bertambah setiap tahunnya, pada tahun 2025 sekitar 1,5 miliar orang akan terkena hipertensi dan setiap tahun 9,4 juta orang akan meninggal akibat hipertensi dan komplikasinya. Tujuan : untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Puskesmas Sukadiri. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan jenis penelitian Cross Sectional dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sample menggunakan purposive sampling. Jumlah sample sebanyak 87 orang. Hasil Penelitian : Hasil uji statistik didapatkan pada hubungan riwayat keluarga dengan hipertensi p-Value 0,049 dan nilai OR 95% CI sebesar 2,698(1,098 – 6,630), pada hubungan usia dengan hipertensi p-Value 0,042 dan nilai OR 95% CI sebesar 3,078 (1,152 – 8,232), pada hubungan jenis kelamin dengan hipertensi p-Value 0,250 dan pada hubungan pola makan dengan hipertensi p-Value 0,233. Kesimpulan : Dari keempat faktor, hanya faktor riwayat keluarga dan usia yang ada hubungan dengan kejadian hipertensi. Saran : Diharapkan bagi lansia terutama penderita hipertensi untuk memeriksakan kesehatan secara rutin dipelayanan kesehatan.
Abstract:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat kesehatan kinerja keuangan pada PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang yang dapat dilihat dari laporan keuangan. Kondisi keuangan perusahaan yang terdapat di laporan keuangan…
an dievaluasi dengan menggunakan suatu analisis yaitu dengan rasio keuangan. Rasio keuangan diukur dengan menggunakan rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio aktivitas dan rasio profitabilitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian ini jika ditinjau dari tujuan dan sifatnya adalah deskriptif. Hasil penelitian perusahaan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang jika dilihat dari tingkat rasio likuiditas periode tahun 2018 sampai dengan tahun 2022 pada kinerja keuangan diketahui dalam kondisi baik. Hal itu menunjukkan bahwa perusahaan masih mampu memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Tingkat rasio solvabilitas PT Pupuk Sriwidjaja Palembang pada periode tahun 2018 sampai tahun 2022 diketahui dalam kondisi baik. Hal ini menunjukkan bahwa PT Pupuk Sriwidjaja Palembang mampu menggunakan persentase total aktiva dan modal yang ada untuk membayar hutang perusahaan. Tingkat rasio aktivitas menunjukkan nilai yang bervariasi, akan tetapi PT Pupuk Sriwidjaja Palembang masih efektif dalam penggunaan aset perusahaan dalam melaksanakan kegiatan operasional perusahaan. Tingkat rasio profitabilitas PT Pupuk Sriwidjaja Palembang periode tahun 2018 sampai dengan tahun 2022 pada kinerja keuangan diketahui dalam kondisi baik. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan mampu memperoleh laba dengan menggunakan aset atau modal perusahaan.