Abstract:Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengetahui Peran Kepemimpinan Kepala desa dalam Optimalisasi Pelayanan Masyarakat pada Desa Unaasi Jaya Kecamatan Abuki Kabupaten Konawe. Teknis Analisis Data dalam penelitian ini, baik…
baik data primer maupun data sekunder dianalisis secara deskriptif, dengan menggunakan metode kualitatif. Metode penelitian kualitatif adalah sebuah cara atau metode penelitian yang lebih menekankan analisa atau deskriptif. Hasil penelitian dalam penelitian ini dapat disimpuilkan bahwa Peran Kepemimpinan Kepala Desa dalam Optimalisai Pelayanan Masyarakat pada Desa Unaasi Jaya Kecamatan Abuki Kab. Konawe ditinjau pada tiga aspek yakni pertama; Kemampuan Analitis. Kemampuan analitis kepala Desa Unaasi Jaya Kecamatan Abuki dalam optimalisasi pelayanan menunjukan kemampun analitis yang baik, hal ini dapat dipahami dari proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh kepala desa melalui beberapa tahapan dan pendalaman masalah. Kedua; keterampilan Komunikasi. Keterampilan komunikasi kepala desa dalam memberikan pelayanan di Desa Unaasi Jaya Kecamatan Abuki dinilai memiliki kemampuan komunikasi yang baik, walaupun dari aspek komunikasi formal masih belum optimal. Sedangkan kemampuan kepala Desa Unaasi Jaya Kecamatan Abuki pada aspek kemampuan mendengarkan dan adaptasi menunjukan bahwa kepala desa memiliki kemampuan yang mumpuni, hal tersebut dapat dilihat dari sikap kepala desa yang merespon dengan baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan, latarbelakang masyarakat yang heterogen di Desa Unaasi Jaya Kecamatan Abuki. Ketiga;. Ketegasan. kepemimpinan kepala desa dari aspek ketegasan dalam optimalisasi pelayanan kepada masyarakat belum mampu memberikan kepuasan dengan baik.
Abstract:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Loyalitas Pelanggan Pada Salon Ully Kitty Shop di Sintang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelanggan yang menggunakan produk…
roduk atau jasa Salon Ully Kitty Shop di Sintang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling dengan jumlah sampel 100 Responden. Adapun metode analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana.
Berdasarkan hasil analisis regresi linear sederhana menunjukan persamaan regresi yaitu. Hasil nilai koefisien korelasi (R) menunjukan angka sebesar 0,640. Hal ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara Kualitas Pelayanan (X) dan Loyalitas Pelanggan (Y). Hasil koefesien determinasi didapatkan sebesar 0,410. Yang artinya pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen sebesar 41%. Hasil uji kelayakan model dapat diketahui bahwa Fhitung 68,123 dengan taraf signifikan sebesar 0,000 sedangkan F tabel sebesar 3,94 dengan taraf signifikan sebesar 0,05 (5%). Maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya model Regresi linier Sederhana dapat digunakan untuk memprediksi nilai Kualitas Pelayanan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel Loyalitas Pelanggan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana mahasiswa pengajar bahasa Arab UINSU mengkonstruksi pengetahuannya dalam bahasa Arab.metode penelitian ini dilakukan secara kualitatif dan Melalui wawancara mendalam terhadap…
adap lima mahasiswa, penelitian ini mengungkap keberagaman pemahaman epistemologis yang dipengaruhi oleh latar belakang akademis, pengalaman belajar, dan interaksi sosial. Siswa dengan perspektif konstruktivis cenderung lebih aktif dalam belajar dan mampu menghubungkan pengetahuan baru dengan pengalaman sebelumnya, sedangkan siswa dengan perspektif positivis cenderung pasif dan bergantung pada otoritas 'guru'. Hasil tersebut menunjukkan pentingnya pendekatan pembelajaran fleksibel yang mengakomodasi pemahaman siswa yang beragam, serta pengembangan program yang menekankan pada proses konstruksi pengetahuan. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman yang lebih mendalam tentang pembelajaran bahasa Arab dan mempunyai implikasi penting bagi praktik pendidikan.
Abstract:Data mining merupakan bagian dari data analytics dan disiplin ilmu Data Science yang memiliki manfaat luas dan tepat guna. Kepadatan penduduk diberbagai provinsi akan mengakibatkan banyak dampak yang akan dialami oleh masyarakat,…
syarakat, karena ketidaktahuan masyarakat akan lokasi kepadatan penduduk atau informasi tentang pengelompokan kepadatan penduduk disetiap provinsi, sehingga masyarakat yang memilih lokasi bertempat tinggal semaunya cenderung berada dalam pusaran permasalahan akibat dampak kepadatan penduduk disetiap provinsi yang ada. Untuk menghindari atau meminimalkan dampak kepadatan penduduk, maka perlu dilakukan pengelompokan kepadatan penduduk kedalam 3 kelompok (cluster), yaitu sangat padat(cluster 2), padat(cluster 0), dan sedang(cluster 1). Algoritma yang digunakan dalam penelitian ini adalah algoritma K-Means dengan rapid miner. Dengan hasil penggunaan algoritma K-Means dengan rapid miner menghasilkan bahwa dari 34 provinsi yang ada, terdapat 1 provinsi Sangat Padat (cluster 2), 6 provinsi padat (cluster 0), dan 27 kecamatan sedang (cluster 1). Sehingga dengan adanya cluster kepadatan penduduk ini akan memberikan pengetahuan baru kepada masyarakat yang melakukan urbanisasi, transmigrasi, dan imigrasi karena faktor pekerjaan, faktor ingin menetap, maupun faktor lainnya, sehingga menghindari atau meminimalisi dampak permasalahan karena faktor kepadatan penduduk.
Abstract:Merokok merupakan aktivitas yang dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan, baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain. Hal itu dikarenakan terdapat banyak kandungan yang berbahaya bagi kesehatan. Data mining merupakan…
rupakan bagian dari data analytics dan disiplin ilmu data science yang memiliki manfaat luas dan tepat guna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelompokkan perokok dengan usia lebih dari 15 tahun di setiap Provinsi. Data yang digunakan dalam penelitian ini diambil dari Badan Pusat Statistik (BPS). Metode yang digunakan adalah Clustering dengan algoritma K-Means menggunakan tools RapidMiner dan validasinya menggunakan operator Davies Bouldin Indeks untuk mencari nilai yang mendekati 0. Pengelompokkan perokok dengan rentan usia lebih dari 15 tahun yang dihasilkan dapat dilihat melalui 3 cluster, Cluster 1 merupakan tingkat perokok tinggi sejumlah 9 provinsi, Cluster 2 merupakan tingkat sedang dengan 17 provinsi dan Cluster 3 merupakan tingkat rendah dengan 8 provinsi.
Abstract:Fokus penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengelolaan keuangan mahasiswa penerima beasiswa KIP-Kuliah apakah dipengaruhi oleh financial literacy dan self control. Pengelolaan keuangan yang efektif merupakan…
akan keterampilan penting bagi mahasiswa untuk mengatur pengeluaran, menabung, dan merencanakan keuangan masa depan. Financial Literacy mencakup pemahaman konsep dan produk keuangan yang memungkinkan pengambilan keputusan finansial yang tepat, sedangkan Self Control adalah kemampuan mengendalikan pengeluaran impulsif. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dan data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa penerima beasiswa KIP-Kuliah FEB UNESA angkatan 2023-2024. Sebanyak 84 responden dipilih menggunakan hasil rumus Slovin. Untuk menganalisis data, program SPSS digunakan untuk menguji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, dan hipotesis. Menurut hasil penelitian Financial Literacy dan Self Control berdampak baik pada pengelolaan keuangan mahasiswa penerima KIP-Kuliah dan juga ini mengindikasikan bahwa kombinasi antara Financial Literacy dan Self Control yang baik meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk mengelola keuangan pribadi secara lebih efektif.
Abstract:Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar Bahasa Indonesia dikarenakan kurangnya penggunaan model dan proses pembelajaran belum optimal. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan hasil…
pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas II.
Jenis penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model induktif kata bergambar berbasis TPACK. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas II SD Negeri 16/III Pondok Siguang Kabupaten Kerinci pada semester 1 tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menghasilkan data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik dan data kualitatif berupa hasil lembar observasi guru dan peserta didik.
Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus dan terdiri dari 3 kali pertemuan. Peningkatan hasil belajar ditandai oleh peningkatan ketuntasan belajar peserta didik. Pada siklus I didapatkan hasil belajar Bahasa Indonesia 40%, sedangkan pada siklus II 93,33%, maka terjadi peningkatan 53,33%. Pada pengamatan aktivitas guru juga mengalami peningkatan dari siklus I yaitu 81,03%, lalu meningkat pada siklus II yaitu 94,82%. Sedangkan pada aspek peserta didik siklus I yaitu 62,15%, lalu meningkat pada siklus II yaitu 92,91%. Maka dapat disimpulkan bahwa penelitian tindakan kelas menggunakan model induktif kata bergambar berbasis TPACK dapat meningkat proses dan hasil belajar peserta didik.
Abstract:Penelitian ini dilakukan karena rendahnya hasil belajar peserta didik pada pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas V, yang ditunjukkan oleh rata-rata nilai yang belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)…
KTP) yang telah ditetapkan yaitu 70. Tujuan penelitian ini yaitu meningkatkan hasil belajar peserta didik secara interaktif dan menyenangkan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Index Card Match. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V SD Negeri 21 Kandang Baniah Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan pada semester I tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menghasilkan data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik dan data kualitatif berupa hasil lembar observasi guru dan peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siklus I pertemuan 1 diperoleh tingkat ketuntasan dengan persentase 55,6%, pertemuan 2 meningkat menjadi 66,7%. Pada siklus II pertemuan 1 diperoleh tingkat ketuntasan 88,9%, sedangkan pelaksanaan pertemuan 2 meningkat menjadi 100%. Dari hasil penelitian ini terdapat peningkatan yang signifikan dalam proses pembelajaran Pendidikan Pancasila. Berarti model yang digunakan cocok dan berhasil.
Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS di kelas IV, yang belum tuntas mencapai KKTP. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti menerapkan model pembelajaran Inquiry,…
iry, yang diharapkan mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan cara yang lebih interaktif dan menyenangkan.
Jenis penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Inquiry. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas IV UPT SDN 21 Kandang Baniah Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan pada semester 1 tahun pelajaran 2024/2025. Data penelitian yang digunakan data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik dan kualitatif berupa hasil observasi guru dan peserta didik.
Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus dan terdiri dari empat kali pertemuan. Peningkatan hasıl belajar ditandai oleh peningkatan ketuntasan belajar peserta didik. Pada siklus 1 didapatkan hasil belajar IPAS 44%, sedangkan pada siklus II 87%. Pada pengamatan aktivitas guru dan peserta didik juga mengalami peningkatan dari siklus I yaitu 79%, lalu meningkat pada siklus II yaitu 90%. Sedangkan pada aspek peserta didik siklus 1 yaitu 79%, lalu meningkat pada siklus II yaitu 89% Maka dapat simpulkan bahwa penelitian tindakan kelas menggunakan model Inquiry dapat meningkat proses dan hasıl belajar peserta didik.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Siswa Kelas VII SMPN 15 Krui Semester I melalui penerapan Model pembelajaran Kooperatif Type STAD tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian…
2024/2025. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMPN 15 Krui tahun pelajaran 2024/2025 sebanyak 11 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan lembar tes. Data yang didapatkan dari metode tes hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian dengan menerapkan Model pembelajaran Kooperatif Type STAD ini menunjukkan bahwa (1) rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 77.24 Dengan rincian 7 siswa atau 63,63 % kategori bisa memenuhi target KKM yang di tetapkan sekolah standarnya adalah 75,sedangkan 4 orang siswa atau 36,36 % berada di bawah standar KKM ,jadi terdapat 4 orang siswa yang belum tuntas. Daya serap siswa 77.24 %, ,sedangkan pada siklus II rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 78.19 dengan daya serap siswa adalah 85.71%. Tedapat 3 siswa atau 27,27% katagori di bawah KKM yang ditetapkan KKM Pendidikan Agama Hindu untuk kelas VII adalah 75 dan 8 orang 85.71% katagori diatas KKM bidang study. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Kooperatif Type STAD dapat Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Siswa Kelas VII SMPN 15 Krui tahun Pelajaran 2024/2025. Oleh karena itu peneliti menyarankan kepada guru untuk menerapkan Metode Kooperatif Type STAD dalam proses pembelajaran di kelas demi peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran.