Search Articles & Publications

Showing 1524 articles found for "Model"

Determinants of Social Interdependence and Interaction Among the Kanum Ethnic Group

Imelda C Laode, Fransin Kontu, Fitriani
Abstract: This study aims to analyze the factors influencing the social interaction of the Kanum ethnic group as cross-border actors between the Sota area (Indonesia) and Waiber (Papua New Guinea). The Kanum people are indigenous… communities residing on both sides of the border, sharing strong historical, cultural, and economic ties. The research was conducted in Kampung Sota, Sota District, Merauke Regency, South Papua Province, using a qualitative method with a descriptive approach and interactive model analysis by Miles, Huberman, and Saldana. The findings reveal that the key supporting factors for social interaction are mostly located in Sota-Indonesia, including better geographic access, infrastructure availability, border pass policy, favorable security conditions, and active economic and educational activities. On the other hand, the main hindering factors are found in Waiber-PNG, such as difficult geographic access, lack of infrastructure, limited governmental policies, and issues related to civil registration. Culturally and socially, the Kanum people experience no barriers due to shared values, traditions, and language. This study concludes that cross-border interdependence is not solely determined by national boundaries but also shaped by socio-cultural dynamics and inclusive policies. Keywords: Kanum ethnic, social interaction, cross-border, border, interdependence.

Strategy for Improving the Quality of Public Services at the Buton Regency Population and Civil Registration Service

Nurdin
Abstract: The main problems that are the focus of this research are: (1) What strategies to improve the quality of public services are carried out by the Population and Civil Registration Service of Buton Regency? (2) What factors… influence the quality of public services at the Buton Regency Population and Civil Registration Service? The research location is the Population and Civil Registration Service of Buton Regency. This research uses a qualitative descriptive approach, the sampling technique uses Purposive Sampling with primary data from in-depth interviews supported by documentary data and field observations. The data analysis technique uses qualitative analysis, namely an interactive analysis model through data reduction, data presentation and drawing conclusions. From the research results, it was concluded that the strategy implemented by the Buton Regency Population and Civil Registration Service has generally worked well, although it has not been fully implemented, this has been felt by the community. The failure to implement this strategy optimally is caused by a lack of communication between authorities, because there are no local government regulations that clearly regulate communication patterns between authorities.

Persepsi Wajib Pajak Terhadap Layanan Coretax: Studi Kasus pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Merauke

Ilham, Mohamad, Kastanya, Mensy Otelyo, Wati, Caecilia Henny Setya
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi wajib pajak UMKM terhadap layanan Coretax di Kabupaten Merauke. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan dipilih secara purposive,… ve, yaitu pelaku UMKM yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan telah menggunakan Coretax dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis temuan mengacu pada Technology Acceptance Model (TAM) serta Model Keberhasilan Sistem Informasi DeLone dan McLean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku UMKM memiliki persepsi positif terhadap Coretax karena dinilai membantu proses perhitungan, pembayaran, dan pelaporan pajak secara lebih efisien. Meskipun demikian, masih terdapat kendala yang memengaruhi pengalaman pengguna, seperti kesulitan memahami fitur dan istilah perpajakan, gangguan server, lambatnya akses sistem, serta tampilan antarmuka yang kurang nyaman. Temuan penelitian menunjukkan bahwa persepsi wajib pajak terhadap layanan Coretax dipengaruhi oleh manfaat yang dirasakan, kemudahan penggunaan, kualitas sistem, dan kualitas informasi yang tersedia. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kualitas layanan, penyederhanaan antarmuka, serta penyajian informasi yang lebih mudah dipahami guna mendukung keberhasilan implementasi Coretax pada sektor UMKM.

Konstruksi Model Social Entrepreneurship Sebagai Gagasan Inovasi Sosial Bagi Pembangunan Perekonomian Di Distrik Semangga

Awal, Muhamad, Nahumury, Marthen A. I., Arifudin, Aldisa
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan membangun model social entrepreneurship yang adaptif terhadap kondisi masyarakat asli Papua guna mendorong penciptaan nilai sosial dan peningkatan kesejahteraan. Metode yang digunakan… digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kajian pustaka (library research), yang dikombinasikan dengan analisis konteks sosial ekonomi lokal. Penelitian ini merumuskan model social entrepreneurshipyang berlandaskan pada empat elemen utama, yaitu: social value, civil society, innovation, dan economic activity. Model ini menekankan pentingnya partisipasi masyarakat lokal, pemanfaatan kearifan lokal, serta kolaborasi lintas sektor sebagai kunci sukses pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model social entrepreneurship dapat menjadi strategi yang efektif dalam menekan angka pengangguran dan kemiskinan melalui penciptaan lapangan kerja berbasis sosial. Selain itu, keterlibatan generasi muda sebagai pelaku kewirausahaan sosial dinilai mampu menjadi motor penggerak perubahan sosial yang inklusif. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan kajian social entrepreneurship di Indonesia serta menawarkan kerangka praktis untuk implementasi model pada wilayah-wilayah tertinggal.

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Disiplin Kerja dalam Meningkatkan Kinerja Guru Sd YPPK St. Fransiskus Xaverius II Merauke

Oktavianus, Siamsa, Simon
Abstract: Disiplin kerja guru merupakan salah satu faktor kunci dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif dan meningkatkan mutu pendidikan di sekolah. Namun, fenomena keterlambatan, ketidakhadiran, serta lemahnya penerapan… n sanksi masih menjadi persoalan yang dihadapi oleh lembaga pendidikan, termasuk di SD YPPK St. Fransiskus Xaverius II Merauke. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi disiplin kerja guru serta dampaknya terhadap kinerja guru di lingkungan sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, dan staf SD YPPK St. Fransiskus Xaverius II Merauke. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman, melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum disiplin kerja guru berada dalam kategori cukup baik, meskipun masih ditemukan permasalahan seperti keterlambatan hadir, pemanfaatan sarana pembelajaran yang belum maksimal, serta kurang tegasnya penerapan sanksi terhadap pelanggaran disiplin. Faktor-faktor utama yang memengaruhi kedisiplinan kerja guru meliputi ketepatan waktu, keteladanan pimpinan, dan konsistensi penerapan sanksi. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan disiplin kerja tidak hanya bergantung pada peraturan tertulis, tetapi juga pada komitmen pimpinan, keadilan dalam manajemen sumber daya manusia, dan penyediaan sarana yang memadai. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi manajerial sekolah dalam menciptakan lingkungan kerja yang disiplin, produktif, dan profesional.

Analisis Springate (S-Score) Sebagai Alat Untuk Memprediksi Financial Distress Perusahaan

Wardani, Kurnia Kusuma
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi financial distress dengan menggunakan model Springate (Sscore), dengan variabel rasio modal kerja bersih terhadap total aset, rasio laba sebelum pajak dan bunga… terhadap total aset, laba sebelum bunga dan pajak terhadap total aset, rasio sebelum pajak terhadap total liabilitas lancar, dan rasio penjualan terhadap total aset. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan sub sektor hotel, restoran dan pariwisata yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan metode purposive sampling. Jumlah perusahaan dalam penelitian  yaitu  28 dalam kurun waktu 4 tahun dari 2018 sampai 2021, atau sebanyak 112 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 18 perusahaan sub sektor hotel, restoran dan pariwisata dalam kurun waktu 4 tahun  mengalami kondisi financial distress secara terus-menerus. Jika dibiarkan maka perusahaan bisa saja mengalami kebangkrutan.

PENGARUH TINGKAT HUTANG DAN STRUKTUR MODAL TERHADAP PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN SUBSEKTOR PERKEBUNAN YANG TERDAFTAR PADA BURSA EFEK INDONESIA

Karolina, Karolina, Arif Hidayat
Abstract: Tujuan dilakukannya investigasi ini adalah guna menguji seberapa besar dampak Tingkat Hutang serta Struktur Modal dalam menentukan Profitabilitas pada entitas subsektor perkebunan yang melantai di BEI dalam rentang waktu… 2019 hingga 2024, baik melalui tinjauan terpisah maupun gabungan. Prosedur kuantitatif diaplikasikan melalui pemanfaatan teknik analisis regresi data panel yang dieksekusi dengan perangkat lunak EViews 13, di mana pemilihan spesifikasi model yang paling tepat ditentukan berdasarkan rangkaian prosedur uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier, kemudian validasi dugaan dilakukan melalui uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Berdasarkan temuan data, ditemukan bahwa Tingkat Hutang memiliki kaitan yang signifikan terhadap Profitabilitas secara individual dengan nilai t hitung 2.050214 melampaui ambang t tabel 1.69236 serta probabilitas 0.0013 di bawah 0.05 sehingga Ha1 dinyatakan valid. Sebaliknya, variabel Struktur Modal tidak memberikan kontribusi nyata terhadap Profitabilitas dikarenakan perolehan t hitung 0.065961 yang berada di bawah t tabel 1.69236 dengan tingkat signifikansi 0.9478 melampaui 0.05 yang menyebabkan Ha2 harus digugurkan. Penyelidikan secara kolektif membuktikan adanya pengaruh signifikan Tingkat Hutang dan Struktur Modal terhadap Profitabilitas, yang dibuktikan dengan nilai F hitung 4.189942 melampaui F tabel 2.89 dan tingkat signifikansi 0.023903 di bawah 0.05 sehingga Ha3 diterima. Angka Adjusted R2 sebesar 0.654178 memberikan gambaran bahwa 65% fluktuasi Profitabilitas bersumber dari Tingkat Hutang dan Struktur Modal, sementara 35% sisanya merupakan kontribusi dari variabel di luar ruang lingkup model ini.

Pengaruh Kualitas Produk Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Burger Bangor Di Sukamaju Depok

Naufal Hafizh Adhyatma, Wiwin Wianti, Yosie Noverha
Abstract: Industri restoran cepat saji di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang pesat, didorong oleh meningkatnya permintaan konsumen serta perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan yang semakin praktis. Burger Bangor, sebagai salah… lah satu merek lokal dengan jaringan lebih dari seratus empat puluh gerai di berbagai wilayah Indonesia, menghadapi tantangan dalam menjaga konsistensi mutu produk dan pelayanan, sebagaimana tercermin dari sejumlah keluhan pelanggan terkait cita rasa yang tidak stabil serta proses pelayanan yang berlangsung lambat, khususnya pada gerai Sukamaju, Depok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan, baik secara parsial maupun simultan, pada objek tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain survei, sedangkan data primer dihimpun melalui penyebaran kuesioner kepada sembilan puluh delapan responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan bantuan perangkat lunak statistik SPSS versi dua puluh lima, meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, serta uji koefisien determinasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, demikian pula kualitas pelayanan. Secara simultan, kedua variabel tersebut terbukti berpengaruh positif dan signifikan, dengan kontribusi gabungan sebesar 62,6 persen terhadap kepuasan pelanggan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini.

Integritas Kepemimpinan Musa dalam Bilangan 12:3-8 dan Implikasinya bagi Kepemimpinan Guru Pendidikan Agama Kristen

Safira
Abstract: This study is grounded in the crisis of leadership integrity within Christian education, characterized by inconsistency between teaching and the lived practice of Christian Religious Education teachers, which consequently… y weakens the formation of students’ character. The research problem addresses how Moses’ leadership integrity in Numbers 12:3–8 is understood through exegetical analysis and how it is relevant to the leadership of contemporary Christian Religious Education teachers. This study aims to identify the principles of Moses’ leadership integrity and to formulate its theological and practical relevance for Christian education. The research employs a descriptive qualitative method through biblical exegesis, theological analysis, and practical theology based on library research. The findings indicate that Moses’ integrity is grounded in profound humility, an intimate relationship with God as the source of leadership legitimacy, and moral consistency in obedience to the divine calling despite criticism and internal conflict. The study concludes that leadership integrity is not based on formal position, but on character quality aligned with the will of God and a living spiritual relationship. Its implication for Christian Religious Education teachers is that integrity constitutes the foundation of pedagogical and spiritual authority in shaping students’ character through life example, alignment between faith and action, and deep spiritual devotion. The novelty of this research lies in integrating the exegetical study of Numbers 12:3–8 with the construction of a leadership model for Christian Religious Education teachers based on three core dimensions of Moses’ integrity, forming a coherent theological framework applicable to contemporary Christian education.

Manajemen Supervisi Akademik Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru SD Se-Kecamatan Grogol, Kota Cilegon

Inti Hujah, Ifa Hafiroh, Ramdan, Sudaryono
Abstract: Principal academic supervision management is a crucial factor in improving elementary school teacher performance amid the increasing demands for educational quality and digital transformation in the Grogol District, Cilegon… gon City. The background of the study indicates persistent issues in teacher performance, including suboptimal lesson planning, less innovative teaching methods, and limited integration of educational technology. The research problem is formulated as how principals manage academic supervision to enhance teacher performance through planning, implementation, evaluation, and follow-up processes. This study employs a qualitative case study approach involving eleven public elementary schools. The findings reveal that academic supervision is conducted systematically, collaboratively, and continuously through classroom observations, reflective discussions, workshops, and On-the-Job Training supported by the Academic Learning System. The results indicate a 15 percent improvement in teacher performance, increasing from 75 to 95, as well as an 80 percent improvement in school learning achievement. The study concludes that integrated, collaborative, and technology-based academic supervision management significantly enhances teacher professionalism. The novelty of this research lies in the development of a digital-collaborative supervision model that integrates teacher participation, continuous professional development, and real-time digital monitoring systems to ensure more effective, efficient, and measurable teacher performance management. Supporting factors include principal commitment, teacher openness, collaborative school culture, and technological support. In contrast, the main obstacles include time constraints, administrative workload, and variations in teacher competence. The findings imply that academic supervision should be managed as adaptive, participatory, and sustainable professional development oriented toward continuous improvement of learning quality in Indonesian elementary schools, serving as a reference for developing a more effective, systematic, and sustainable digital-collaborative supervision model.