Abstract:Penelitian ini bertujuan menganalisis motivasi mahasiswa yang bekerja paruh waktu di Kota Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam…
dan observasi terhadap mahasiswa yang aktif bekerja paruh waktu minimal tiga bulan, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi mahasiswa bekerja paruh waktu dipengaruhi oleh dua dimensi utama, yakni motivasi ekonomi berupa kebutuhan memenuhi biaya pendidikan dan kebutuhan sehari-hari, serta motivasi non-ekonomi seperti keinginan memperoleh pengalaman kerja, mengembangkan kompetensi profesional, dan memperluas jaringan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa motivasi mahasiswa bersifat multidimensional dan tidak semata-mata didorong oleh faktor finansial. Temuan ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan institusi pendidikan dalam merancang kebijakan akademik yang lebih responsif terhadap kondisi mahasiswa di Kota Pekanbaru.
Abstract:Penelitian ini menganalisis efektivitas kebijakan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) di Gugus Tugujaya Kecamatan Cigombong. Kajian terdahulu tentang BOSP cenderung menekankan kepatuhan administratif, sedangkan…
gkan keterkaitan antara pengelolaan dana dan capaian mutu pendidikan belum banyak dijelaskan secara mendalam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, Focus Group Discussion, observasi, dan analisis dokumen perencanaan, realisasi, pelaporan, serta triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan BOSP pada tujuh sekolah dasar telah berjalan on-track secara prosedural karena perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pelaporan mengikuti mekanisme yang berlaku serta didukung dokumen RKAS dan pertanggungjawaban. Namun, kebijakan belum sepenuhnya on-target karena kontribusinya terhadap mutu pembelajaran, pemanfaatan sarana prasarana, dan capaian belajar belum optimal. Faktor yang memengaruhi efektivitas meliputi kapasitas sumber daya manusia, komunikasi, struktur organisasi, dan sikap pelaksana. Kebaruan penelitian ini adalah pembedaan evaluatif antara kepatuhan prosedural dan efektivitas substantif dalam pengelolaan BOSP.
Abstract:Skizofrenia merupakan gangguan jiwa kronis yang membutuhkan pengobatan jangka panjang dan kepatuhan tinggi dalam minum obat untuk mencegah kekambuhan. Namun, fenomena yang sering terjadi di lapangan adalah rendahnya tingkat…
kat kepatuhan pasien skizofrenia dalam menjalani terapi farmakologis. Salah satu faktor yang diduga berpengaruh terhadap kepatuhan minum obat adalah dukungan keluarga. Keluarga sebagai support system utama berperan penting dalam proses pemulihan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Skizofrenia di Puskesmas Lubuk Buaya Padang Tahun 2025. Penelitian menggunakan desain Kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian telah dilakukan di Puskesmas Lubuk Buaya Padang. Pengumpulan data dilakukan selama 11 hari yaitu tanggal 14 Juli- 24 Juli 2025. Populasi penelitian ini sebanyak 234 dengan sampel sebanyak 70 pasien Skizofrenia yang menjalani pengobatan menggunakan rumus slovin dengan teknik pengambilan sampel Simple Random Sampling. Instrument Kepatuhan Minum Obat yang digunakan adalah kuisoner Morisky Medication Adherene Scale (MMAS-8) dan instrument Dukungan Keluarga. Analisa dilakukan secara Univariat dan Bivariat menggunakan uji Chi-Square. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa 65,7% responden kurang patuh dalam minum obat dan 52,9% memiliki keluarga kurang mendukung. Uji Bivariat menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat (p-value=0,002). Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan minum obat pada pasien skizofrenia di Puskesmas Lubuk Buaya Padang. Diharapkan perawat jiwa di Puskesmas dapat memberikan informasi dan edukasi tentang pentingnya patuhan minum obat kepada keluarga pasien skizofrenia.
Abstract:Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan hiperglikemia dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius apabila tidak ditangani secara tepat. Kepatuhan pasien dalam melakukan kontrol gula darah secara…
cara rutin menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan komplikasi. Salah satu determinan kepatuhan pasien adalah dukungan keluarga, baik berupa dukungan emosional, informasional, instrumental, maupun penghargaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga terhadap kepatuhan kontrol gula darah pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Belimbing Kota Padang tahun 2025. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi adalah seluruh pasien diabetes melitus yang berkunjung ke Puskesmas Belimbing berjumlah 275 orang. Sampel penelitian sebanyak 71 responden dipilih dengan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner kepatuhan kontrol gula darah. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-square pada tingkat kepercayaan 95% (p = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak mendapatkan dukungan keluarga (52,1%) dan tidak patuh dalam melakukan kontrol gula darah (52,1%). Uji Chi-square menghasilkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan kontrol gula darah. Kesimpulan penelitian ini adalah dukungan keluarga berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan pasien DM terhadap kontrol gula darah rutin. Oleh karena itu, diharapkan keluarga dapat memberikan dukungan optimal, baik secara emosional, informasional, maupun praktis, sehingga kepatuhan pasien dapat meningkat dan risiko komplikasi diabetes dapat diminimalisir.
Abstract:Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberkulosis. Penyakit ini umumnya menyerang pada paru, tetapi juga dapat menyerang bagian tubuh yang lain seperti kelenjar, selaput otak, kulit,…
ulit, tulang, dan persendian. Sumatera Barat tahun 2024 mencatat kasus tuberkulosis paru sebanyak 8.277 kasus dan Puskesmas Andalas menjadi kasus tuberkulosis paru tertinggi yaitu 126 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan peran petugas kesehatan dengan kepatuhan minum obat pada penderita tuberkulosis paru di Puskesmas Andalas tahun 2025. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan kuantitatif desain cross sectional. Penelitian ini telah dilakukan di Puskesmas Andalas Kota Padang dari bulan Maret sampai Agustus 2025 dan pengambilan data dilakukan dari tanggal 7-25 Agustus 2025. Populasi pada penelitian ini adalah penderita tuberkulosis paru sebanyak 33 orang, sedangkan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat mengunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian lebih dari separuh (63.6%) tidak patuh minum obat, lebih dari separuh (57.6%) dukungan keluarga tidak mendukung dan lebih dari separuh (60.6%) peran petugas kesehatan kurang baik. Ada hubungan dukungan keluarga (0,0013) dan peran petugas kesehatan (0,040) dengan kepatuhan minum obat pada penderita tuberkulosis paru di Puskesmas Andalas tahun 2025. Hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan dukungan keluarga dan peran petugas kesehatan dengan kepatuhan minum obat pada penderita tuberkulosis paru. Saran, Melalui kepala Puskesmas dan penanggung jawab program tuberkulosis paru diharapkan dapat meningkat upaya penyuluhan mengenai kepatuhan minum obat. Penyuluhan sebaiknya dilakukan secara berkala melalui kegiatan edukasi kesehatan,serta diperkuat dengan media informasi seperti leaflet dan poster yang ditempel dipuskesmas,sehingga pasien lebih memahami pentingnya minum obat secara teratur.
Abstract: Campak masih menjadi masalah kesehatan masyarakat serius yang mengancam balita, dengan komplikasi berat hingga kematian. Cakupan imunisasi campak di Sumatera Barat, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Andalas, masih jauh…
auh di bawah target yang direkomendasikan WHO (95%) dengan hanya mencapai 12,3%. Kondisi ini menunjukkan adanya urgensi tinggi untuk meningkatkan kepatuhan imunisasi campak demi mencegah peningkatan kasus dan komplikasi yang lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan motivasi ibu dengan kepatuhan pemberian imunisasi campak pada balita di wilayah kerja Puskesmas Andalas Kota Padang.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu yang memiliki balita usia 1–5 tahun, dengan sampel sebanyak 52 responden yang dipilih menggunakan metode accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan dan motivasi ibu, serta lembar observasi untuk menilai kepatuhan imunisasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan tinggi (61,5%), motivasi baik (73,1%), dan kepatuhan dalam pemberian imunisasi (74%). Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan ibu dengan kepatuhan (p=0,045) serta motivasi ibu dengan kepatuhan (p=0,011). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan motivasi berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan imunisasi campak pada balita. Disarankan agar tenaga kesehatan meningkatkan penyuluhan serta dukungan keluarga untuk memperkuat motivasi ibu dalam melaksanakan imunisasi sesuai jadwal.
Abstract:Cakupan imunisasi tetanus toksoid pada ibu hamil di Sumatera Barat tahun 2023 sebesar 41,2% masih belum mencapai target 95% berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Padang. Puskesmas Padang Pasir mempunyai cakupan terendah…
pemberian imunisasi tetanus toksoid sebesar 42,57% di Kota Padang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan imunisasi tetanus toksoid pada ibu hamil di Puskesmas Padang Pasir Tahun 2025. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Padang Pasir pada bulan Maret – Agustus 2025. Pengumpulan data dilaksanakan pada tanggal 14 – 29 Juli 2025. Populasi seluruh ibu hamil trimester III yang berjumlah 59 ibu hamil dengan teknik pengambilan sampel total population. Data dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji statistic Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 62,8% ibu hamil yang tidak patuh 60,5% ibu hamil memiliki pengetahuan kurang 72,1% ibu hamil yang tidak mendapatkan dukungan suami. 51,2% ibu hamil yang tidak mendapatkan peran petugas kesehatan. Dalam imunisasi tetanus toksoid terdapat hubungan antara pengetahuan (p value = 0,041), dukungan suami (p value = 0,005), peran petugas kesehatan (p value = 0,020) dengan kepatuhan imunisasi tetanus toksoid. Berdasrakan hasil pengetahuan, dukungan suami, peran petugas kesehatan berhubungan dengan kepatuhan imunisasi tetanus toksoid pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Pasir tahun 2025. Diharapkan petugas kesehatan di Puskesmas Padang Pasir dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil melalui penyuluhan yang terjadwal dan media edukasi yang menarik serta mudah dipahami. Hal yang perlu ditingkatkan dengan cara memberikan informasi yang akurat, pelayanan yang ramah, dan memanfaatkan setiap kunjungan ibu hamil sebagai kesempatan untuk memberikan edukasi dan memotivasi pelaksanaan imunisasi.
Abstract:Latar Belakang: Pasien penyakit ginjal kronik (PGK) yang menjalani hemodialisis sering mengalami kecemasan, yang berdampak pada kualitas hidup dan kepatuhan terapi. Hipnosis lima jari merupakan teknik relaksasi non-farmakologis…
kologis yang potensial untuk mengurangi kecemasan. Tujuan: Meninjau efektivitas teknik relaksasi lima jari dalam menurunkan tingkat kecemasan pada pasien PGK yang menjalani hemodialisis. Metode: Literature review dilakukan dengan mengumpulkan dan mensintesis penelitian dari Google Scholar dan Garuda periode 2020–2025. Kata kunci yang digunakan meliputi “five-finger hypnosis relaxation technique,” “anxiety,” dan “chronic kidney disease” beserta padanannya dalam bahasa Indonesia. Kesimpulan: Hipnosis lima jari merupakan intervensi keperawatan non-farmakologis yang efektif, aman, dan mudah diterapkan untuk menurunkan kecemasan pasien PGK yang menjalani hemodialisis, baik secara mandiri maupun dikombinasikan dengan teknik relaksasi lain.
Abstract:Berdasarkan data BPBD Kota Padang, tercatat 198 kasus kebakaran pada tahun 2023 dan meningkat menjadi 245 kasus pada tahun 2024. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) memegang peran penting dalam pencegahan, penanggulangan,…
angan, hingga penyelamatan korban kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pemadam Kebakaran Kota Padang dalam manajemen bencana kebakaran tahun 2025, yang mencakup aspek input (personel, sarana prasarana, pendanaan, dan kebijakan), proses (pra, saat, dan pasca bencana), serta output yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain fenomenologi, dilaksanakan pada Maret–Agustus 2025. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap enam informan, yaitu Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Kasi Pengawasan, Kasi Pencegahan, Kasi Operasional, Kasi Sarana dan Prasarana, dan Komandan Plenton. Data juga diperkuat melalui observasi lapangan dan telaah dokumen. Teknik analisis data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen kebakaran oleh Pemadam Kebakaran Kota Padang telah berjalan cukup efektif, dengan koordinasi lintas instansi yang optimal. Kebijakan yang diterapkan telah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Namun demikian, masih terdapat beberapa sarana yang belum terpenuhi, serta banyak peralatan yang sudah tidak layak pakai dan sulit mendapatkan suku cadangnya. Ketersediaan dana juga terbatas sehingga belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan operasional. Penanganan saat bencana berlangsung cukup terarah, namun tetap menghadapi kendala seperti keterbatasan armada dan alat, akses jalan yang sempit, serta rendahnya partisipasi masyarakat. Secara keseluruhan, peran Pemadam Kebakaran Kota Padang dinilai cukup efektif dalam menjalankan tugasnya. Meski demikian, kendala terkait keterbatasan armada, alat rescue, akses jalan, dan partisipasi masyarakat masih menjadi tantangan. Diharapkan petugas pemadam kebakaran dapat meningkatkan kedisiplinan dan kesiapsiagaan personel dalam setiap tahapan manajemen bencana.
Abstract: Keluhan gangguan kulit banyak dialami oleh pekerja informal yang kurang memperhatikan sanitasi dan perlindungan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan gangguan…
angguan kulit pada pekerja industri tahu di Kabupaten Solok Selatan tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel 56 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, dan analisis data menggunakan uji Chi-Square pada tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara masa kerja (p-value = 0,000) dan penggunaan alat pelindung diri (p-value = 0,005) dengan keluhan gangguan kulit. Faktor usia tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Disarankan kepada pengelola industri tahu untuk menyediakan APD lengkap dan mengawasi kepatuhan penggunaannya.
Kata Kunci : APD, Industri Tahu, Keluhan Gangguan Kulitma